Claim Missing Document
Check
Articles

SURVEI PROSES PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI ADAPTIF DI SDLB C KABUPATEN SRAGEN TAHUN 2019/2020 Nur Alim; Arif Rohman Hakim; Karlina Dwijayanti
JURNAL ILMIAH PENJAS (Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran) Vol. 7 No. 1 (2021): Jurnal Ilmiah Penjas
Publisher : UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jip.v7i1.1361

Abstract

Penelitiam ini bertujuan untuk mendeskripsikan mengenai pelaksanaan pembelajaran Pendidikan jasmani adaptif anak tuna grahita. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilakukan di SDLB C Kabupaten Sragen yaitu: YPSLB C Gemolong, SLB B-C Bagaskara, SLB Negeri Sragen dari bulan Juli sampai Agustus 2020. Informan dalam penelitian ini adalah guru mata pelajaran Pendidikan jasmani adaptif, guru kelas, dan wali murid. Pengumpulan data pada penelitian ini adalah mengunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Validasi data pada penelitian ini yaitu Triangulasi data yang terdiri dari triangulasi sumber, triangulasi Teknik, triangulasi waktu. Hasil penelitian menunjukan bahwa pelaksanaan pembelajaran tergolong baik, pembelajaran di lakukan sesuai dengan jenis ketunaan peserta didik, sedangkan fasilitas sarana dan prasarana dasar penunjang pembelajaran penjas adaptif untuk di SLB Negeri Sragen dan SLB B-C Bagaskara sudah cukup lengkap dan YPSLB Gemolong kurang lengkap. Pelaksanaan pembelajaran di SLB Negeri Sragen, SLB B-C Bagaskara dan YPSLB Gemolong sudah memisahkan pembelajaran berdasarkan jenis ketunaan peserta didik, Namun belum bisa maksimal daan kondusif karena guru mengalami kesulitan dalam mengenadalikan peserta didik. Untuk sarana dan prasarana di sekolah mayoritas sudah baik di SLB Negeri Sragen dan SLB B-C Bagaskara Sragen sudah memiliki fasilitas sarana dan prasarana penunjang pembelajaran penjas adaptif, sedangkan di YPSLB Gemolong sarana prasarana belum terlalu lengkap karena belum tersedia lapangan untuk bermain, olahraga dan upacara secara khusus dan terpisah, peralatan atletik juga belum lengkap sehingga agak susah untuk melaksanakan pembelajaran secara maksimal.
Perbedaan Pengaruh Senam Aerobik Low Impact dan Zumba Fitness Terhadap Kebugaran Jasmani Pada Ibu – ibu Usia 25 – 35 tahun Desa Bulupayung Kabupaten Cilacap Elysa Agustika; Karlina Dwijayanti; Slamet Santoso
JURNAL ILMIAH PENJAS (Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran) Vol. 7 No. 1 (2021): Jurnal Ilmiah Penjas
Publisher : UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jip.v7i1.1384

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk megetahui perbedaan pengaruh latihan senam aerobik low impact dan zumba fitness terhadap kebugaran jasmani pada ibu – ibu 25 – 35 tahun Desa Bulupayung Kabupaten Cilacap Tahun 2020. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode Pre – eksperimen. Penelitian dilaksanakan dengan tes awal (pretest) dan diberikan perlakuan (treatment) dan diakhiri dengan tes akhir (posttest), dilaksanakan untuk mengetahui perbedaan pengaruh senam aerobik low impact dan zumba fitness terhadap kebugaran jasmani. Subjek penelitian adalah ibu – ibu usia 25 – 35 tahun Desa Bulupayung Kabupaten Cilacap yang berjumlah 30 orang. Teknik pengumpulan data adalah dilakukan tes pengukuran kebugaran jasmani dengan Harvard Step Up Test. Analisis data menggunakan uji prasyarat analisis data (uji normalitas dan uji homogenitas) dan uji perbedaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh perbedaan hasil latihan senam aerobik low impact dan zumba fitness terhadap kebugaran jasmani pada ibu – ibu usia 25 – 35 tahun Desa Bulupayung Kabupaten Cilacap Tahun 2020, karena nilai t yang diperoleh sebesar - 4,841 lebih kecil dari t tabel - 2,048 dan angka signifika 0,000 < 0,05 sehingga ada perbedaan signifikan nilai tingkat kebugaran jasmani antara kedua kelompok setelah diberikan perlakuan. Hal ini menunjukkan dari hasil analisis latihan senam aerobik low impact dan zumba fitness terhadap kebugaran jasmani mempunyai pengaruh yang berbeda. Presentase rata – rata peningkatan latihan zumba fitness lebih baik pengaruhnya dari pada senam aerobik low impact, yaitu dengan zumba fitness peningkatan sebesar 33,05% dan latihan senam aerobik low impact peningkatan sebesar 32,16%.
PENGARUH METODE LATIHAN FIGURE EIGHT WITH DRIBBLING DAN METODE LATIHAN NECK WAIST AND LEG CIRCLES TERHADAP HASIL DRIBBLE PADA HURRICANE BASKETBALL CLUB DI KECAMATAN GEMOLONG Seno Widyantoro; Agustanico Dwi Muryadi; Karlina Dwijayanti
JURNAL ILMIAH PENJAS (Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran) Vol. 7 No. 2 (2021): Jurnal Ilmiah Penjas
Publisher : UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jip.v7i2.1542

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan Metode Latihan Figure Eight With Dribbling dan Metode Latihan Neck Waist And Leg Circles Terhadap Hasil Dribble pada Hurricane Basketball Club di Kecamatan Gemolong Tahun 2020 Penelitian eksperimen kuantitatif pretest post-test design. Penelitian ini dilakukan pada Hurricane Basketball Club. Dilaksanakan dari bulan Juni sampai bulan Desember 2020 diawali pretest, diberikan perlakuan dan diakhiri post-test. Subjek penelitian ini adalah pemain Hurricane Basketball Club kelompok SMA yang berjumlah 30 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan tes dribble zig-zag. Analisis data menggunakan uji prasyarat analisis data (uji normalitas dan uji homogenitas) dan uji perbedaan. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat pengaruh hasil Metode Latihan Figure Eight With Dribbling dan Metode Latihan Neck Waist And Leg Circles Terhadap Hasil Dribble pada Hurricane Basketball Club di Kecamatan Gemolong Tahun 2020, karena nilai t yang diperoleh sebesar 7,006 lebih besar dari t tabel 2,045 dan angka signifikan 0,000 < 0,05 sehingga ada perbedaan signifikan nilai hasil kemampuan dribble dan menunjukan adanya pengaruh yang berbeda antara kedua kelompok setelah diberi perlakuan. Berdasarkan hasil perhitungan menunjukkan pada kelompok Figure Eight With Dribbling dengan nilai rata-rata hasil akhir sebesar 37,07 dan untuk kelompok Neck, Waist And Leg Circles dengan nilai rata-rata hasil akhir sebesar 32.20. menunjukan bahwa kelompok Figure Eight With Dribbling lebih baik pengaruhnya terhadap hasil dribble pada Hurricane Basketball Club di Kecamatan Gemolong Tahun 2020
PERBEDAAN PENGARUH LATIHAN ONE HAND SET SHOOT DAN TWO HAND SET SHOOT TERHADAP TEMBAKAN BEBAS (FREE THROW) DALAM PERMAINAN BOLA BASKET PADA ATLET BALKA CLUB TAHUN 2020 Maulana Iqbal; Agustanico Dwi Muryadi; Karlina Dwijayanti
JURNAL ILMIAH PENJAS (Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran) Vol. 7 No. 2 (2021): Jurnal Ilmiah Penjas
Publisher : UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jip.v7i2.1642

Abstract

The aims of this study were: (1) To determine the effect of one hand set shoot practice on free throws in basketball games. (2) Knowledge of the effect of the two hand set shoot exercise on free throws in basketball games. (3) Knowing the difference in the effect between one hand set shoot and two hand set shoot exercises on free throws in basketball games. The research method used is the experimental method. The subjects in this study were Balka Club athletes number 30 participants in Purwodadi Village, Purwodadi District, Grobogan Regency in 2020. The collection technique to obtain the data needed in this study used a one-handed and two-handed shot test against free throws. results based on data analysis: There is a significant effect of one-handed shooting practice on basketball free throws in Balka Club 2020 athletes (1). There is a significant effect of two-handed shooting practice on basketball free throws for Balka Club 2020 athletes (2). There is a significant difference in the effect of one-handed and two-handed shooting practice on basketball free shots for Balka Club 2020 athletes. From the calculations that have been made, the t-value is 0.879, it is smaller (table 5%) which is 2.131. Two-handed shooting training has a better effect on basketball free throw skills for Balka Club 2020 athletes. The increase in free throw practice skills in group 2 (the group receiving two-handed training) is 92% > group 1 (the group that received the one-handed shot practice treatment) was 74% (3).
PERBEDAAN PENGARUH LATIHAN SENAM CERDAS BUGAR INDONESIA (SBCI) 2013 DAN SENAM AEROBIC TERHADAP PENINGKATAN KESEGARAN JASMANI SISWA PUTRI KELAS XI PADA SMK NEGERI 6 SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2015/2016 KARLINA DWIJAYANTI
JURNAL ILMIAH PENJAS (Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran) Vol. 2 No. 1 (2016): JURNAL ILMIAH PENJAS
Publisher : UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui:(1). Perbedaan Pengaruh Latihan Senam Cerdas Bugar Indonesia (SCBI) 2013 Terhadap Peningkatan Kesegaran Jasmani pada siswa putri SMK Negeri 6 Surakarta kelas XI Tahun Pelajaran 2015/2016.(2) Pengaruh latihan Senam Aerobic Terhadap Peningkatan Kesegaran Jasmani pada siswa putri SMK Negeri 6 Surakarta kelas XI Tahun Pelajaran 2015/2016. (3). Pengaruh yang lebih baik dalam Latihan Senam Cerdas Bugar Indonesia (SCBI) 2013 Dan Senam Aerobic Terhadap Peningkatan Kesegaran Jasmani pada siswa putri SMK Negeri 6 Surakarta kelas XI Tahun Pelajaran 2015/2016. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. Dasar penggunaan metode ini adalah kegiatan percobaan yang diawali dengan memberikan perlakuan kepada sampel yang diakhiri dengan suatu bentuk tes guna mengetahui pengaruh perlakuan yang telah diberikan. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh pada siswa putri SMK 6 Surakarta kelas XI Tahun 2015. Besar  sampel yang diambil sebanyak 120 siswi.Teknik pengumpulan data menggunakan tes dan pengukuran. Untuk tingkat kesegran jasmani usia 12-15 tahun menggunakan tes kesegaran jasmani yaitu dengan lari multi tahap atau mulistage fitnes test,yang digunakan untuk mengatur VO2 max dan daya tahan aerobic. Teknik analisis data yang digunakan adalah independent test (Uji T) tidak berpasangan dengan tingkat kemaknapaan p<0,05. Berdasarkan hasil tes awal mrnunjukan rata-rata VO2 max kelompok 1 SCBI sebesar 26,31dan rata-rata VO2 max kelompok 2 senam aerobic low impact sebesar 26,32. Hasil tes akhir kelompok 1 menunjukan rata-rata VO2 max sebesar 26,93, dan rata-rata VO2 max kelompok 2 sebesar 27,78. Hasil penghitungan menunjukan pada kelompok 1 senam SCBI 2013 dengan presentase peningkatan sebesar 2,36% dan untuk kelompok 2 senam aerobic lom impact dengan presentase peningkatan 5,55%. Pengujian hipotesis dengan adalah independent test (t hitung) (3,067) > t tabel (2,00) dan angka signifikan (0,0003) > (0,05) sehingga ada perbedaan signifikan nilai VO2max antara kedua kelompok setelah diberikan perlakuan. Berdasarkan hasil dan analisis data, maka dapat disimpulkan senam aerobic low impact memiliki efektifitas yang lebih baik pengaruhnya dalam meningkatkan kesegaran jasmani karena presentasenya lebih besar.
HUBUNGAN ANTARA KEKUATAN OTOT LENGAN DENGANKEKUATAN OTOT PERUT TERHADAP KEMAMPUAN SERVIS ATAS BOLA VOLI PADA SISWA PUTRA KELAS X SMA NEGERI 1 NGEMPLAK TAHUN PELAJARAN 2016/2017 KARLINA DWIJAYANTI
JURNAL ILMIAH PENJAS (Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran) Vol. 3 No. 1 (2017): JURNAL ILMIAH PENJAS
Publisher : UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hubungan Antara Kekuatan Otot Lengan denganKekuatan Otot Perut Terhadap Kemampuan Servis Atas Bola Voli Pada Siswa Putra Kelas XSMANegeri 1 Ngemplak Tahun Pelajaran 2016/2017 Bola voli merupakan permainan beregu,tetapi meskipun demikian kemampuan perorangan yang tinggi akan memudahkan untuk menggalang suatu kerja sama yang memberikan hasil akhir yang bermutu dan baik. Dua unsur komponen kondisi fisik yang dapat mendukung kemampuan servis atas bola voli, yang juga merupakan variabel bebas dalam penelitian ini adalah kekuatan otot lengan dan kekuatan otot perut.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara kekuatan otot lengan dengan kekuatan otot perutterhadap kemampuan servis atas bola voli pada pada siswa putra Kelas X SMANegeri 1 Ngemplak Tahun Pelajaran 2016/2017. Populasi penelitian adalah pada siswa putra Kelas X SMANegeri 1 Ngemplak Tahun Pelajaran 2016/2017,sejumlah 113 siswa. Sebagai sampel diambil 71 siswa yang ditentukan melalui teknik purposive sampling. Pengambilan data penelitan meliputi tes push up 1 menit, tes sit up 1 menitdan tes servis atas yang dilaksanakan tanggal 02-20 September2016. Data yang terkumpul kemudian dianalisis secara statistik, diperoleh nilai – nilai sebagai berikut : Korelasi X1 dengan Y (ry1) = 0,498 lebih dari r tabel = 0,306 pada taraf signifikan 1 %. Kontribusi X1 terhadap Y = 24,80 %. Korelasi X2 dengan Y ( ry2 ) = 0,748 lebih dari  r tabel = 0,306 pada taraf signifikan 1 %. Kontribusi X2 terhadap Y = 55,95 %. Korelasi X1, X2 dengan Y (Ry 1 2) = 0,386. Diuji dengan statistik F menghasilkan F hitung = 0,5676, lebih dari F tabel 2 : 71 pada taraf signifikan 1 % = 2,92. Kontribusi X1, X2 terhadap Y = 32,21698%. Dari hasil – hasil tersebut dapat disimpulkan: “Adahubungan yang signifikan antara kekuatan otot perut dengankekuatan otot perutterhadap kemampuan servis atas bola voli pada siswa putra Kelas X SMANegeri 1 Ngemplak Tahun Pelajaran 2016/2017,“  
PERAN GURU PAMONG DAN DOSEN PEMBIMBING TERHADAP KEBERHASILAN PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN (PPL) MAHASISWA PJKR UTP SURAKARTA 2017 KARLINA DWIJAYANTI
JURNAL ILMIAH PENJAS (Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran) Vol. 4 No. 3 (2018): JURNAL ILMIAH PENJAS
Publisher : UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk membuktikan dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan PPL mahasiswa pada Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (PJKR) Universitas Tunas Pembangunan (UTP) Surakarta. Model penelitian ini menggunakan metode survei dengan teknik regresi berganda. Hasil penelitian diperoleh : 1) Terdapat pengaruh peran guru pamong dan dosen pembimbing secara bersamaan terhadap keberhasilan PPL mahasiswa PJKR dengan pengaruh yang sedang. 2) Ada pengaruh peran guru pamong terhadap keberhasilan PPL mahasiswa PJKR. 3) Ada pengaruh peran dosen pembimbing terhadap keberhasilan PPL mahasiswa PJKR.
KONTRIBUSI GURU PAMONG, DOSEN PEMBIMBING DAN KEPALA SEKOLAH TERHADAP PELAKSANAAN PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN (PPL) MAHASISWA PJKR DI SEKOLAH LATIHAN MUH. YUSUF; KARLINA DWIJAYANTI
JURNAL ILMIAH PENJAS (Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran) Vol. 5 No. 1 (2019): JURNAL ILMIAH PENJAS
Publisher : UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Praktik Pengalaman lapangan (PPL) merupakan salah satu kegiatan kurikuler yang dilakukan oleh mahasiswa, yang mencakup baik latihan mengajar maupun tugas kependidikan di luar mengajar secara terbimbing dan terpadu untuk memenuhi persyaratan pembentukan profesi kependidikan. Program PPL dilaksanakan secara seimbang, terpadu dan terarah. Berdasarkan pengalaman pelaksanaan PPL prodi PJKR disekolah latihan masih banyak ditemui masalah-masalah yang sifatnya insternal maupun eksternal. Tentu saja peran  guru pamong dosen pembimbing maupun kepala sekolah menjadi berarti dalam pelaksanaan PPL PJKR. Tujuan penelitian menganalisi kontribusi guru pamong dosen pembimbing dan kepala sekolah terhadap pelaksanaan praktek pengalaman lapangan mahasiswa PJKR Di Sekolah Latihan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif korelasional dengan mencari pengaruh atau korelasi antar variabel dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik wawancara, dokumentas dan angket hasil prosentase presepsi mahasiswa. Proses analisis data menggunakan data kuesioner diberikan melalui online melalui google form model terbuka dan tertutup. Penelitian dilakukan dengan Tri angulasi observasi, wawancara dan angket, yang diberikan kepada mahasiswa dengan terbuka dan tertutup menggunakan metode analitik statistik. Dari analisis data dapat disimpulkan bahwa kontribusi guru pamong, dosen pembimbing dan kepala sekolah terhadap pelaksanaan praktek pengalaman lapangan mahasiswa PJKR Di Sekolah latihan sudah baik dilihat dari respon mahasiswa PJKR terhadap guru pamong dosen pembimbing kepala sekolah pada pelaksanaan PPL disekolah dan dari hasil prosentase 64 mahasiswa responden menghasilkan 83,3%. Berdasarkan hasil penelitian ini disarankan diadakan penelitian lebih lanjut tentang kontibusi guru pamong dosen pembimbing dan kepala sekolah terhadap pelaksanaan praktek pengalaman lapangan (PPL) PJKR ditahun selanjutnya.
Menarik Minat Pengunjung Pantai Petanahan Untuk Berolahraga Melalui Modifikasi Lapangan Olahraga Rima Febrianti; Karlina Dwijayanti
JURNAL ILMIAH PENJAS (Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran) Vol. 6 No. 1 (2020): Jurnal ILmiah Penjas
Publisher : UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kabupaten Kebumen merupakan salah satu kabupaten yang ada di Jawa Tengah yang memiliki prestasi olahraga yang rendah,salah satu faktornya adalah kurangnya minat dan antusias masyarakat terhadap olahraga. Untuk itu diperlukan suatu usaha dalam meningkatkan minat masyarakat untuk berolahraga dengan membuatkan beberapa sarana olahraga yang dimodifikasi,seperti sarana bermain futsal,basket,dan voli. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dan menggunakan metode pendekatan kualitatif eksperimental dengan menggunakan desain one shot case study Design.Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan wawancara ,observasi dan dokumentasi. Sedangkan metode analisis datanya menggunakan triangulasi data mulai dari reduksi data,penyajian data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian minat pengunjung pantai untuk berolahraga menggunakan prasarana modifikasi di pantai Petanahan, menyebarkan angket kepada 100 orang pengunjung dan melakukan wawancara dengan beberapa pengunjung dan masyarakat sekitar yang menjadi pedagang warung serta pengelola obyek wisata pantai Petanahan didapatkan hasil sebagian besar pengunjung pantai berminat melakukan olahraga menggunakan fasilitas prasarana modifikasi dengan prosentase 88,3% berminat,dan hasil wawancara juga menunjukan adanya dukungan dari masyarakat sekitar dan dari pengelola obyek wisata dengan adanya prasarana modifikasi tersebut.
SURVEI PROSES PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI ADAPTIF DI SDLB C KABUPATEN SRAGEN TAHUN 2019/2020 Nur Alim; Arif Rohman Hakim; Karlina Dwijayanti
JURNAL ILMIAH PENJAS (Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran) Vol. 7 No. 1 (2021): Jurnal Ilmiah Penjas
Publisher : UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jip.v7i1.1361

Abstract

Penelitiam ini bertujuan untuk mendeskripsikan mengenai pelaksanaan pembelajaran Pendidikan jasmani adaptif anak tuna grahita. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilakukan di SDLB C Kabupaten Sragen yaitu: YPSLB C Gemolong, SLB B-C Bagaskara, SLB Negeri Sragen dari bulan Juli sampai Agustus 2020. Informan dalam penelitian ini adalah guru mata pelajaran Pendidikan jasmani adaptif, guru kelas, dan wali murid. Pengumpulan data pada penelitian ini adalah mengunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Validasi data pada penelitian ini yaitu Triangulasi data yang terdiri dari triangulasi sumber, triangulasi Teknik, triangulasi waktu. Hasil penelitian menunjukan bahwa pelaksanaan pembelajaran tergolong baik, pembelajaran di lakukan sesuai dengan jenis ketunaan peserta didik, sedangkan fasilitas sarana dan prasarana dasar penunjang pembelajaran penjas adaptif untuk di SLB Negeri Sragen dan SLB B-C Bagaskara sudah cukup lengkap dan YPSLB Gemolong kurang lengkap. Pelaksanaan pembelajaran di SLB Negeri Sragen, SLB B-C Bagaskara dan YPSLB Gemolong sudah memisahkan pembelajaran berdasarkan jenis ketunaan peserta didik, Namun belum bisa maksimal daan kondusif karena guru mengalami kesulitan dalam mengenadalikan peserta didik. Untuk sarana dan prasarana di sekolah mayoritas sudah baik di SLB Negeri Sragen dan SLB B-C Bagaskara Sragen sudah memiliki fasilitas sarana dan prasarana penunjang pembelajaran penjas adaptif, sedangkan di YPSLB Gemolong sarana prasarana belum terlalu lengkap karena belum tersedia lapangan untuk bermain, olahraga dan upacara secara khusus dan terpisah, peralatan atletik juga belum lengkap sehingga agak susah untuk melaksanakan pembelajaran secara maksimal.