Claim Missing Document
Check
Articles

Proses Pembelajaran, Pendidikan Jasmani, Covid-19 Karlina Dwijayanti
Gelanggang Pendidikan Jasmani Indonesia Vol 5, No 2 (2021): VOL 5. NO. 2 DESEMBER 2021
Publisher : Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um040v5i2p168-174

Abstract

Proses Pelaksanaan Pembelajaran Pendidikan Jasmani di Masa Pandemi Covid-19  kurang efektif karena guru tidak bisa bertatap muka secara langsung dengan siswa. Banyak siswa yang mengeluh karena pembelajarannya dilalukan secara daring. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui proses pelaksanaan kegiatan belajar mengajar pendidikan jasmani di masa pandemi Covid-19 pada SMA Sederajat di Kecamatan Boyudono Kabuapaten Boyolali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa survey proses pelaksanaan pembelajaran pendidikan jasmani di masa pandemi Covid-19 pada SMA Sederajat kelas XI yang menjawab “Sangat Setuju” sebesar 30%, “Setuju” 42%, “Tidak Setuju” 20% , “Sangat Tidak Setuju” 8%. Berdasarkan nilai rata–rata yaitu 74,75. Disimpulkan bahwa survey proses pelaksanaan pembelajaran pendidikan jasmani di masa pandemi Covid-19 pada SMA Sederajat kelas XI di Kecamatan Bayudono Kabupaten Boyolali, siswa menjawab “Setuju”.
PERAN ORANG TUA DALAM MENDUKUNG KEGIATAN BELAJAR ANAK SEKOLAH DASAR KELAS BAWAH Hakim, Arif Rohman; Kodrad Budiyono; Agustanico Dwi Muryadi; Rima Febrianti; Karlina Dwijayanti; Aan Budi Santoso
Jurnal Ilmiah Spirit Vol. 24 No. 2 (2024): JURNAL ILMIAH SPIRIT
Publisher : Universitas Tunas Pembangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jis.v24i2.3661

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran orang tua dalam membantu anak sekolah dasar di kelas rendah dalam belajar. Penelitian ini adalah jenis penelitian kualitatif deskriptif yang menggunakan teknik pengumpulan data seperti observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah reduksi, penyampaian, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua berperan sebagai pendukung pembelajaran dengan bertindak sebagai mentor, penghubung antara guru dan anak, dan penyedia layanan pendukung. Selain itu, ada beberapa hambatan dalam pelaksanaannya, seperti orang tua yang tidak memahami materi pembelajaran dan kecenderungan anak untuk menurunkan motivasinya. Oleh karena itu, orang tua berusaha mencari berbagai sumber untuk mendorong anak dan meningkatkan pemahaman mereka.
PERBEDAAN PENGARUH LATIHAN ZIG-ZAG DAN LATIHAN SEGITIGA TERHADAP KEMAMPUAN DRIBBLE BOLA DALAM PERMAINAN SEPAK BOLA PADA ATLET USIA 10-12 TAHUN SEKOLAH SEPAK BOLA (SSB) AKADEMI PLUMPUNGAN UNITED Kurnia Surya Utama; Agustanico Dwi Muryadi; Karlina Dwijayanti
JURNAL ILMIAH PENJAS (Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran) Vol. 10 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah Penjas
Publisher : UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jip.v10i2.2435

Abstract

This study aims to determine the difference in influence between zig-zag dribble training and triangle dribble training on the ability to dribble the ball in soccer games in athletes aged 10-12 years at SSB Plumpungan United Academy. The method used is an experiment with a pretest-post-test design. The population of this study was 50 athletes aged 10-12 years at SSB Plumpungan United Academy. The sample used in this research was 30 people using random sampling technique through lottery. Of the 30 students used as research samples, they were divided into two groups using ordinal pairing. Group 1, consisting of 15 people, received zig-zag dribble training. Group 2, consisting of 15 people, received triangle dribble training. Data collection techniques using tests and measurements of soccer dribbling abilities. Data analysis technique with t-test with a significance level of 5%. The research results showed that there was a significant difference in the influence between zig-zag dribble training and triangle dribble training on the ability to dribble the ball in soccer games in athletes aged 10-12 years at SSB Plumpungan United Academy with a calculated t-test value of 6.99 and a t-table of 2.14 level. significance 5%. From the results of calculating the percentage increase in ball dribbling ability, it is known that group 1 had an increase of 20.24%, while group 2 was 6.43%.
Pengaruh Lotto Warna dan Balok Kubus untuk Meningkatkan Kemampuan Mengenal Warna Anak Tunagrahita Ringan di Sekolah Hakim, Arif Rohman; Nugroho, Untung; Dwijayanti, Karlina; Muryadi, Agustanico Dwi; Febrianti, Rima
Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi Vol. 10 No. 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi FKIP Universitas PGRI Mahadewa Indonesia bekerjasama dengan Asosiasi Prodi Olahraga Perguruan Tinggi PGRI (APOPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59672/jpkr.v10i1.3047

Abstract

Perkembangan kognitif merupakan aspek yang mempengaruhi tingkat intelegensi anak dan tentunya dapat mempengaruhi aspek-aspek perkembangan anak lainnya. Kemampuan mengenal warna merupakan bagian dari suatu kemampuan kognitif. Lotto dan balok merupakan bentuk permainan untuk meningkatkan kemampuan warna. Lotto bisa disebut permainan edukasi, permainan yang bisa dibongkar pasang, yang berisikan warna dan berbagai macam bentuk. Media lain dalam mengenal warna yaitu dengan permainan balok kubus yang dibuat warna-warni sehingga dapat merangsang anak untuk menciptakan sesuatu yang baru, hal ini tergantung pada kemampuan anak untuk mendapatkan pengetahuan yang sudah dia terima kemudian di tuangkan dalam balok kubus tersebut sehingga anak dapat menciptakan sesuatu yang baru. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh lotto warna dan balok kubus untuk meningkatkan kemampuan mengenal warna anak tunagrahita ringan di sekolah. Penelitian ini eksperimen yang berbentuk Single Subject Research penelitian ini menggunakan desain A-B-A yang pelaksanaan berjumlah 11 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan dengan cara observasi langsung yaitu melalui tes, wawancara, obeservasi, dokumentasi dan tes kemampuan anak. Analisis data menggunakan statistik sederhana. Berdasarkan hasil penelitian, nilai kemampuan mengenal warna anak menggunakan lotto warna dan balok kubus diperoleh rata-rata kemampuan mengenal warna anak awal sebesar 45,446, kemudian setelah pelatihan nilainya menjadi 71,218 peningkatan diperoleh sebesar 25,773 jika dipersenkan nilainya sebesar 56,711%. Hasil perhitungan secara statistik diperoleh nilai t hitung sebesar -5,487 dan nilai probabilitias 0,000. Nilai probabilitas < 0,05 yang berarti bahwa terdapat kemampuan mengenal warna anak tunagrahita secara signifikan dengan lotto warna dan balok kubus.
Pengaruh Latihan Bola Gantung dan Latihan Net Multitahap terhadap Servis Atas Bola Voli pada Mahasiswa Putra Universitas Tunas Pembangunan Surakarta Sari, Yudi Karisma; Dwijayanti, Karlina; Hartini
Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi Vol. 10 No. 2 (2024): Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi FKIP Universitas PGRI Mahadewa Indonesia bekerjasama dengan Asosiasi Prodi Olahraga Perguruan Tinggi PGRI (APOPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59672/jpkr.v10i2.3852

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui latihan bola gantung dan net multitahap yang diterapkan untuk meningkatkan ketepatan servis atas dalam permainan bola voli. Metode dalam penelitian adalah metode eksperimen dengan rancangan pretest-posttest design. Sampel penelitian ini adalah mahasiswa putra Program Studi Kepelatihan Olahraga Universitas Tunas Pembangunan Surakarta berjumlah 30 orang yang terbagi menjadi dua kelompok dengan cara ordinal pairing. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes dan pengukuran kemampuan servis atas bola voli. Teknik analisis data yang digunakan dengan uji t pada taraf signifikansi 5%. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh simpulan : Berdasarkan hasil penelitian diperoleh simpulan : 1) ada perbedaan pengaruh yang signifikan antara latihan  bola gantung dan net multitahap terhadap Mahasiswa Putra Program Studi Kepelatihan Olahraga Universitas Tunas Pembangunan Surakarta, dengan nilai perhitungan probabilitas sebesar 0,000 yang lebih kecil dari taraf signifikansi 5%; 2) latihan servis dengan ketinggian net bertahap lebih baik pengaruhnya daripada latihan servis dengan ketinggian tetap terhadap kemampuan servis atas bola voli pada Mahasiswa Putra Program Studi Kepelatihan Olahraga Universitas Tunas Pembangunan Surakarta. Kelompok latihan bola gantung memiliki peningkatan kemampuan servis atas bola voli sebesar 25,971%, sedangkan kelompok latihan net multitahap memiliki peningkatan kemampuan servis atas bola voli sebesar 36,865%.
Pengaruh Penggunaan Alat Swim Vest dan alat Swimming Board terhadap Kemapuan Renang Gaya Bebas Siswa Sekolah Dasar Dwijayanti, Karlina; Santoso , Slamet; Muryadi , Agustanico Dwi; Febrianti , Rima; Firdaus , Mokhammad
Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi Vol. 10 No. 2 (2024): Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi FKIP Universitas PGRI Mahadewa Indonesia bekerjasama dengan Asosiasi Prodi Olahraga Perguruan Tinggi PGRI (APOPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59672/jpkr.v10i2.3855

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah : 1) untuk mengetahui pengaruh penggunaan rompi pelampung (Swim Vest) terhadap peningkatan keterampilan renang gaya bebas; 2) untuk mengetahui pengaruh penggunaan papan renang (Swimming Board) terhadap peningkatan keterampilan renang gaya bebas dan 3) pengaruh yang lebih baik antara penggunaan alat rompi pelampung (Swim Vest) dengan papan renang (Swimming Board) terhadap peningkatan keterampilan renang gaya bebas. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menganalisis keterampilan renang siswa menggunakan rompi dan papan berdasarkan kecepatan renang gaya bebas siswa. Populasi penelitian ini adalah siswa siswa SD Negeri Tegalgiri 3 yang berjumlah 26 siswa. Penelitian ini menggunakan metode total sampling sebanyak 26 siswa yang kemudian dibagi 2, yaitu 13 siswa kelompok rompi dan 13 siswa kelompok papan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1) penggunaan rompi pelampung (Swim Vest) berpengaruh signifikan terhadap peningkatan keterampilan renang gaya bebas. Dari perhitungan yang telah dilakukan diperoleh nilai t sebesar 0,042 ternyata lebih kecil dari sigifikansi 0,05; 2) penggunaan papan renang (Swimming Board) berpengaruh signifikan terhadap peningkatan keterampilan renang gaya bebas. Dari perhitungan yang telah dilakukan diperoleh nilai t sebesar 0,037 ternyata lebih kecil dari sigifikansi 0,05 dan 3) perbedaan hasil dari penggunaan alat rompi pelampung (Swim Vest) lebih baik pengaruhnya dibandingkan penggunaan papan renang (Swimming Board) terhadap peningkatan keterampilan renang gaya bebas. Peningkatan terhadap hasil renang gaya bebas kelompok 1 (kelompok yang mendapat perlakuan latihan alat rompi pelampung (Swim Vest) adalah sebesar 18% > kelompok 2 (kelompok yang mendapat perlakuan latihan papan renang (Swimming Board)) yaitu sebesar 6%
SOSIALISASI PELATIHAN BOLA TANGAN BAGI GURU SISWA SMP DAN MTS KOTA KEDIRI TAHUN 2023 Mokhammad Firdaus; M. Anis Zawawi; Ardhi Mardiyanto Indra Purnomo; Slamet junaedi; Karlina Dwijayanti
PROFICIO Vol. 5 No. 1 (2024): PROFICIO: Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v5i1.3189

Abstract

Olahraga bola tangan merupakan olahraga yang usianya sangat tua dan bisa ditelusuri kebenaran sejarahnya. Sebagai fakta bahwa seorang laki-laki lebih mahir menggunakan tangannya dari pada kakinya. Dari sejarah perkembangan olahraga bola tangan mengalami kemajuan yang signifikan walapun dengan mengunakan peraturan yang masih kuno, sampai mengalami perubahan dari cara permainan dan peraturan permainan bola tangan hingga sekarang. Permainan bola tangan pada saat ini semakin populer dimasyarakat karena permainan sangat menarik dilihat dari pola permainannya berlangsung dengan tempo yang sangat cepat, dinamis dalam teknik dan taktik yang spektakuler dari para pemain dan juga bolanya, kemudian diakhiri dengan gerakan menembak yang dilakukan cepat, keras dan tepat kearah gawang. Akan tetapi olahraga bolatangan itu sendiri keberadaannya kurang diperhitungkan karena beberapa hal, yaitu jenis permainan yang kurang populer karena di indonesia sendiri sempat mengalami kemunduran, minimnya sosialisasi pelatihan pelatih maupun wasit baik dipusat maupun didaerah, dan belum banyak memiliki induk organisasi olahraga cabang bola tangan. Salah satu cabang olahraga permainan, bolatangan memiliki beberapa dampak positif bagi pelakunya antara lain perkembangan fisik, mental,sosial emosional kedisipinan, kerjasama,dan keterampilan hidup. Dengan adanya Pelatihan Bola Tangan Bagi Guru Siswa SMP Dan MTS Kota Kediri Tahun 2023 akan dapat mempopulerkan permainan bola tangan dan mencari bibit-bibit atlit bola tangan untuk meningkatkan prestasi bola tangan di Kota Kediri.
PENDIDIKAN INKLUSI SEBAGAI PEMBANGUN SUMBERDAYA MANUSIA Arif Rohman Hakim; Santoso, Aan Budi; Agustanico Dwi Muryadi; Rima Febrianti; Karlina Dwijayanti; Antonius Elia Nur Aditya
Jurnal Ilmiah Spirit Vol. 25 No. 1 (2025): JURNAL ILMIAH SPIRIT
Publisher : Universitas Tunas Pembangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jis.v25i1.4339

Abstract

Pendidikan merupakan salah satu dasar proses transformasi yang memiliki peran penting dalam pembangunan pada era pembangunan yang sedang berkembang saat ini. Pendidikan merupakan sarana pengubah sikap dan perilaku seseorang melalui pembelajaran yang dilaksanakan. Pada saat ini kesenjangan perlakuan di masyarakat masih dirasakan oleh anak yang membutuhkan layanan khusus dan berkebutuhan khusus. Seiring dengan deklarsi hak asasi manusia timbulah pandangan bahwa semua anak luar biasa harus mendapatkan pendidikan sama dengan anak normal. Hal ini jika anak berkebutuhan khusus tidak diperhatikan, maka pembangunan sumber daya manusianya kurang maksimal. Sehingga masalah lapangan pekerjaan untuk anak yang membutuhkan layanan khusus kurang dan banyak masyarakat menganggap anak berkebutuhan khusus dengan sebelah mata. Pendidikan ini memberikan kesempatan yang sama kepada setiap anak untuk mendapat pendidikan tanpa memandang kondisi anak, yang memungkinkan peserta didik berkebutuhan khusus mengikuti pendidikan disekolah reguler. Melalui dasar inilah peserta didik yang membutuhkan layanan khusus dan berkebutuhan khusus bisa mendapatkan pendidikan yang sama disekolah reguler dan bisa menjadi sumber daya manusia yang unggul pembangun bangsa. Kata kunci: pendidikan, anak berkebutuhan khusus, sumberdaya manusia
Kajian terhadap Antusiasme Siswa dalam Mengikuti Pembelajaran Pendidikan Jasmani di SMAN 1 Simo Hartono, Muhammad Bagus Bimo; Dwijayanti, Karlina
SPRINTER: Jurnal Ilmu Olahraga Vol. 5 No. 3 (2024): SPRINTER: Jurnal Ilmu Olahraga
Publisher : MAN Insan Cendekia Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46838/spr.v5i3.569

Abstract

Physical education has a strategic role in creating individuals who are not only physically healthy, but also able to face life's challenges with a strong mentality and good character. However, students' enthusiasm for participating in physical education lessons is often a concern in efforts to increase participation and learning outcomes. This research aims to determine students' enthusiasm for participating in physical education at the high school level. The survey was conducted on 100 students at SMA N 1 Simo using a questionnaire developed based on related literature and discussions with physical education experts. The questionnaire completed by students aims to measure aspects such as students' perceptions about the importance of physical health, fitness, skills acquired, as well as factors that influence students' enthusiasm in participating in physical education activities. The results of student data analysis show that the enthusiasm of SMA N 1 Simo students in participating in educational learning achieved good results with a percentage of 45.37%. These findings can provide a more in-depth picture of how to increase students' enthusiasm and effectiveness in participating in physical education learning in high school. 
Kajian Kebugaran Jasmani Siswa Putra Kelas XII SMA Negeri 1 Simo Kabupaten Boyolali Tahun 2024 Wijaya, Tony; Dwijayanti, Karlina; Sunjoyo
SPRINTER: Jurnal Ilmu Olahraga Vol. 5 No. 3 (2024): SPRINTER: Jurnal Ilmu Olahraga
Publisher : MAN Insan Cendekia Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46838/spr.v5i3.662

Abstract

Physical education serves an important role in forming people who are not only physically fit, but can also overcome life's challenges with a tough mind and good nature. However, physical fitness is also an important aspect in participating in physical education lessons and in daily activities, and is often a concern in efforts to improve achievement and learning outcomes. This study aims to understand the level of physical fitness among high school students. The survey was conducted on 113 students at SMA N 1 Simo using descriptive and quantitative research methods by collecting data through the TKPN testing tool. The test carried out by students serves to assess the extent of physical fitness of class XII male students at SMA N 1 Simo. The results of student data collection show that the physical fitness condition of class XII male students at SMA N 1 Simo is categorized as poor with a percentage of 51% for 58 male students. These findings may provide deeper insight into methods for measuring students' physical fitness in high schools.