Claim Missing Document
Check
Articles

Pengembangan Media Pembelajaran Menggunakan Video Interaktif pada Gerakan Senam Lantai untuk Siswa Sekolah Dasar Dwijayanti, Karlina; Sari, Yudi Karisma
Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi Vol. 11 No. 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi FKIP Universitas PGRI Mahadewa Indonesia bekerjasama dengan Asosiasi Prodi Olahraga Perguruan Tinggi PGRI (APOPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59672/jpkr.v11i1.4410

Abstract

Tujuan penelitian yang hendak dicapai adalah menghasilkan sebuah produk berupa video untuk pembelajaran gerakan senam lantai peserta didik di Sekolah Dasar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengembangan (research and development) yang berarti penelitian ini merupakan penelitian berorientasi pada produk. Subyek Uji coba adalah siswa SDN II Tegalgiri dengan jumlah siswa sebanyak 29 siswa. Dengan 10 siswa untuk uji coba terbatas dan 19 siswa untuk ujicoba luas. Model dalam penelitian pengembangan ini adalah model prosedural, yaitu model yang bersifat deskriptif dan menggariskan pada langkah-langkah pengembangan. Prosedur yang dilakukan dalam penelitian pengembangan ini meliputi : Potensi dan masalah, Pengumpulan data, Desain produk, Validasi Desain, Perbaikan Desain, Uji Coba Produk. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan untuk siswa SD, didapatkan kesimpulan yaitu, dari tahap-tahap desain media yang meliputi dari perumusan tujuan, rancangan media yang akan dikembangkan, persiapan awal dalam perancangan media yang menyangkut : bahan, materi, serta aspek perancangan lainnya telah menghasilkan media pembelajaran gerakan senam lantai untuk siswa SD yang berisi pengertian senam lantai, sarana dan prasaranana dalam senam lantai dan cara melakukan gerakan senam lantai. Produk berupa video pembelajaran ini layak digunakan dalam pembelajaran SD ditinjau dari aspek media pembelajaran dan aspek materi pembelajaran. Validitas dari media pembelajaran gerakan senam lantai, materi pada media pembelajaran gerakan senam lantai dan pada uji coba lapangan dengan hasil rata rata 82% termasuk dalam kategori sangat valid.
Studi Etnografi : Analisis Fear of Missing Out (FoMO) Masyarakat dalam Partisipasi Mengikuti Trampoline Dance Fitness Dwijayanti, Karlina; Rima Febrianti; Ciendy Priskila Jati
Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi Vol. 11 No. 2 (2025): Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi FKIP Universitas PGRI Mahadewa Indonesia bekerjasama dengan Asosiasi Prodi Olahraga Perguruan Tinggi PGRI (APOPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59672/jpkr.v11i2.4784

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena Fear of Missing Out (FoMO) dalam partisipasi masyarakat mengikuti Trampoline Dance Fitness melalui pendekatan etnografi. FoMO merupakan kondisi psikologis ketika individu merasa cemas atau takut tertinggal dari pengalaman sosial yang dianggap penting oleh orang lain. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan menyebarkan kuesioner yang telah divalidasi dan terbukti reliabel kepada 120 responden wanita yang mengikuti kegiatan Trampoline Dance Fitness, baik melalui klub kebugaran maupun saat pelaksanaan Car Free Day. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi masyarakat dalam Trampoline Dance Fitness yang dikaitkan dengan fenomena Fear of Missing Out (FoMO) secara umum berada pada kategori cukup, berdasarkan rata-rata nilai dari keseluruhan 30 item pernyataan yang dianalisis. Ditinjau dari masing-masing aspek, social exclusion anxiety, peer influence, fitness participation motivation, dan self-presentation and validation masing-masing berada dalam kategori cukup, dengan rata-rata nilai antara 3,22 hingga 3,27. Sementara itu, aspek social media engagement dan participation behavior termasuk dalam kategori baik, dengan rata-rata masing-masing sebesar 3,563 dan 3,405. Secara keseluruhan FoMO Masyarakat dalam Partisipasi Mengikuti Trampoline Dance Fitness memiliki 30 item pernyataan dan diperoleh rata-rata sebesar 4,9195 yang termasuk ke dalam kategori cukup. Temuan ini mengindikasikan bahwa ketergantungan terhadap media sosial dan keterlibatan aktif dalam aktivitas turut memperkuat kecenderungan FoMO, meskipun beberapa aspek psikososial lainnya menunjukkan pengaruh yang sedang. Dengan demikian, partisipasi masyarakat dalam Trampoline Dance Fitness tidak hanya dipengaruhi oleh motivasi fisik, tetapi juga oleh dinamika sosial yang kompleks.
Analisis Statistik Kecemasan dan Kemampuan Dasar pada Ekstrakurikuler Basket Putra di SMA Negeri 1 Sukoharjo Winata, Garin AJi; Dwijayanti, Karlina; Nugroho, Untung
SPRINTER: Jurnal Ilmu Olahraga Vol. 6 No. 3 (2025): SPRINTER: Jurnal Ilmu Olahraga
Publisher : MAN Insan Cendekia Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46838/spr.v6i3.742

Abstract

The purpose of this study is to examine and identify the levels of anxiety and basic basketball skills among male students participating in the basketball extracurricular at SMA Negeri 1 Sukoharjo. This research is expected that accurate data can be obtained regarding the relationship between anxiety levels and the mastery of fundamental basketball techniques among students. This study employs a descriptive statistical approach. The sampling technique used is total sampling, with data collected through an anxiety level test and a basic basketball skill assessment. Based on the results of the anxiety and basic skill assessments, the majority of participants were in the "moderate" category, with a percentage of 38.78% or 19 students. The lowest category for anxiety was "very low," with 8.16% or 4 students. Regarding basic skill levels, most participants fell into the "average" category, with 34.69% or 17 students. The lowest categories, "very poor" and "poor," each accounted for 0% or no participants. These findings indicate that out of 49 participants, only six students exhibited very high anxiety levels, while only three students demonstrated basic basketball skills categorized as excellent.
Efek intensitas latihan beban tubuh terhadap penurunan indeks massa tubuh (BMI) pada mahasiswa. Dwijayanti, Karlina; Nugroho, Untung; Rumpoko, Satrio Sakti; Muryadi, Agustanico Dwi; Sari, Yudi Karisma
Jurnal SPORTIF : Jurnal Penelitian Pembelajaran Vol 9 No 3 (2023): Jurnal SPORTIF: Jurnal Penelitian Pembelajaran
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/js_unpgri.v9i3.19838

Abstract

Obesity in adolescents is very prone to occur due to consumption of fast food, sweet food/drink patterns, likes to play games without knowing the time, and low physical activity. Overnutrition in adolescents is characterized by relatively excessive body weight. The nutritional needs of adolescents are very important, for example, the needs of athletes, so an appropriate training model is needed. Physical activity can burn fat in the body, thereby increasing the body's metabolism. Bodyweight workout is a form of physical activity to maintain body weight. This study aimed to determine the effect of bodyweight workouts on reducing BMI. The study subjects used the Proportionate stratified random sampling technique by taking a sample of 35 male and female university students with a body mass index above 25. The research instrument uses body mass index (BMI) measurements. The data analysis technique used prerequisite tests for normality, homogeneity, and data analysis using SPSS 25. The decreased results were obtained from an average BMI of 27.411 to 25.086, 2.326 or 8.486%. This study concludes the importance of doing bodyweight workouts to reduce BMI in college students.
Peningkatan pembelajaran gerak lokomotor menggunakan Model Aktivitas Sirkuit (MAS) melalui pos kemampuan anak siswa sekolah dasar Dwijayanti, Karlina; Supriyoko, Agus
Journal of Physical Activity (JPA) Vol. 1 No. 2 (2020): Published in July 2020
Publisher : Asosiasi Program Studi Olahraga PGRI Indonesia (APOPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gerak lokomotor yang baik akan meningkatkan perkembangan gerakan otot-otot besar sehingga kerkembangan anak menjadi optimal. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui peningkatan pembelajaran gerak lokomotor dengan model aktivitas sirkuit (MAS) melalui pos kemampuan anak pada siswa kelas 2 SDN 01 Ngasem Colomadu. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) pelaksanaan berjumlah 22 siswa. Berdasarkan hasil penelitian, Penerapan model pembelajaran model aktivitas sirkuit (MAS) melalui pos kemampuan anak, sangat baik untuk meningkatkan hasil belajar gerak lokomotor pelajaran olahraga siswa kelas dua SDN 01 Ngasem Colomadu. Hasil analisis yang diperoleh dari pra siklus, siklus I dan siklus II selalu mengalami peningkatan. Peningkatan pembelajaran gerak lokomotor siswa tersebut dapat dilihat dari pemberian tes seperti Pre Test, Siklus I, dan Siklus II. Pada siklus I, kemampuan gerak lokomotor siswa mencapai kriteria tuntas yaitu 16 siswa dari 22 siswa atau sebesar 72,72%. Pada siklus II, kemampuan gerak lokomotor siswa mencapai kriteria tuntas yaitu 16 siswa dari 22 siswa atau sebesar 81,82%. siswa yang telah mencapai kriteria tuntas meningkat dari siklus I 72,72% menjadi 81,82%. Dengan metode aktivitas sirkuit melalui pos kemampuan anak dapat meningkatkan gerak lokomotor pada siswa kelas 2 SDN 01 Ngasem Colomadu.
Mapping Kebugaran Jasmani dan Kemampuan Motorik Siswa Sekolah Dasar di Era Aktivitas Minim Gerak Dwijayanti, Karlina; Hakim, Arif Rohman; Febrianti , Rima; Alfin, Fadlan
SPRINTER: Jurnal Ilmu Olahraga Vol. 6 No. 3 (2025): SPRINTER: Jurnal Ilmu Olahraga
Publisher : MAN Insan Cendekia Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46838/spr.v6i3.921

Abstract

This study aims to describe the level of physical fitness and motor skills of elementary school students. The method used is quantitative research with a survey design, involving 60 students as subjects through a total sampling technique. Data collection instruments include the TKJI Instrument used through several types of tests, namely the 40-meter run, the hanging arm strength test with bent elbows, the abdominal muscle strength test while sitting, the explosive power test of the leg muscles in the vertical jump, and the 600-meter running endurance test, as well as motor skills tests that include the standing stork test, sprinting, ball throwing, and shuttle run test. The results of the study indicate that the level of physical fitness of students is in the moderate category with an average value of 14.40 and a percentage of 48%. Meanwhile, students' motor skills are also classified as moderate with an average value of 31 and a percentage of 52%. Overall, this study concludes that the level of physical fitness and motor skills of elementary school students are in the moderate category.
PELATIHAN DAN KOMPETISI GOARA-GOARA DI PULANG PISAU KALIMANTAN SELATAN Santoso, Slamet; Fatkhul Imron; Shodiq Hutomono; Untung Nugroho; Erik Teguh Prakoso; Karlina Dwijayanti
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 1 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i1.6202

Abstract

Kemjuan teknologi tidak dapat dibendung dan akan berdampak positif maupun negative. Dampak negative dengan kemajuan teknologi ini adalah permainan tradisional sudah mulai memudar dan beberapa sudah tidak dimainkan Kembali oleh masyarakat. Sebagai akademisi yang cinta budaya merasa tergugah hatinya untuk melestarikan kearifan lokal dan permainan tradisional. Upaya konservasi dan memperkenalkan Kembali permanan tradisional yang hampir punah ini dengan cara menyelenggarakan pelatihan dan kompetisi goara-goara. Goara –goara adalah Gabungan Olahraga Tradisional Indonesia yang didisain menjadi satu kesatuan sehingga menjadi permainan baru yang unik, menarik dan menyenangkan. Inovasi permainan Goara-Goara yang terdiri dari 7-8 permainan/olahraga tradisional seperti rangku alu, balap karung, lompat tali bertahap, suda manda/engklek, egrang bambu, boy boyan dan yang terakhir panjat bambu (bisa dimainkan bisa tidak). Pelaksanaan pengabdian ini dilaksanakan melalui 3 tahap, yaitu: 1) mensosialisasikan permainan Goara- Goara melalui media sosial dan dibagikan ke pihak panitia pelatihan, 2) Pelatihan permainan Goara-Goara dilaksanakan selama 32 Jam, 3) Penyelenggaraan kompetisi Goara- Goara antar peserta pelatihan dan Siswa SMA se Kabupaten Pulang Pisau. Kegiatan pelatihan dan kompetisi goara-goara ini terselenggara dan didanai oleh oleh pemerintah daerah Pulang Pisau Melalui Dinas Kebudayaan Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata. Jumlah Peserta pelatinan ini sebanyak 100 orang yang terdiri dari 61 peserta guru olahraga dan penggiat olahraga serta 39 peserta SMA/SMK.
PENGENALAN DAN PENGAPLIKASIAN FUNDAMENTAL MOVEMENT SKILL (FMS) PADA SISWA TK LABORATORIUM UNP KEDIRI TAHUN 2025 Firdaus, Mokhammad; Ardhi Mardhiyanto Indra Purnomo; Rizki Burstiando; Karlina Dwijayanti
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 1 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i1.6229

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengenalkan dan mengaplikasikan Fundamental Movement Skill (FMS) pada siswa TK Laboratorium UNP Kediri Tahun 2025 sebagai upaya mendukung perkembangan motorik dasar anak usia dini. Fundamental Movement Skill meliputi keterampilan gerak lokomotor, non-lokomotor, dan manipulatif yang menjadi fondasi penting bagi perkembangan fisik, kognitif, serta sosial-emosional anak. Metode pelaksanaan pengabdian dilakukan melalui pendekatan praktik langsung dengan bentuk permainan edukatif, demonstrasi gerak, dan aktivitas fisik terstruktur yang disesuaikan dengan karakteristik perkembangan anak taman kanak-kanak. Subjek kegiatan adalah siswa TK Laboratorium UNP Kediri yang terlibat aktif dalam seluruh rangkaian kegiatan. Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan gerak dasar siswa, ditandai dengan koordinasi gerak yang lebih baik, keseimbangan yang meningkat, serta keberanian dan kepercayaan diri dalam melakukan aktivitas fisik. Selain itu, siswa menunjukkan antusiasme dan partisipasi aktif selama kegiatan berlangsung. Kegiatan ini juga memberikan dampak positif bagi guru, khususnya dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan dalam merancang pembelajaran pendidikan jasmani berbasis pengembangan gerak dasar. Dengan demikian, pengenalan dan pengaplikasian FMS pada anak usia dini diharapkan mampu menjadi dasar pembentukan pola hidup aktif dan sehat sejak dini serta dapat dijadikan sebagai model pembelajaran yang berkelanjutan di lingkungan pendidikan anak usia dini. Pengaplikasian FMS secara sistematis terbukti berkontribusi positif terhadap peningkatan koordinasi gerak, keseimbangan, serta kepercayaan diri siswa dalam melakukan aktivitas jasmani. Kegiatan pengabdian ini juga memberikan manfaat bagi guru, khususnya dalam menambah wawasan dan keterampilan dalam merancang pembelajaran pendidikan jasmani yang berbasis pengembangan gerak dasar