Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Analisis Implementasi Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (K3) Pada Proyek Konstruksi Damayanti, Ayu Dita; Masgode, Muhammad Buttomi; Rustan, Fathur Rahman; Dirgantara, Arya
Mining Science And Technology Journal Vol 2 No 2 (2023): Mining Science and Technology Journal
Publisher : Program Studi Teknik Pertambangan, Fakultas Teknik, Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/minetech-journal.v2i2.485

Abstract

Pekerjaan konstruksi merupakan pekerjaan kompleks yang melibatkan material konstruksi, metode konstruksi, biaya konstruksi dan tenaga kerja yang dapat menjadi sumber potensial terjadinya kecelakaan. Salah satu wilayah di Indonesia dengan tingkat kecelakaan kerja yang terus meningkat disetiap tahunnya adalah provinsi Sulawesi Tenggara. Implementasi keselamatan dan kesehatan kerja (K3) pada pekerja pada proyek konstruksi di PT. HK, dalam kategori Sangat Setuju sebanyak 11 respon (6,79%), kategori Setuju sebanyak 10 respon (6,3%), kategori Ragu-ragu sebanyak 3 respon (33,3%), kategori tidak setuju sebanyak 2 respon (33%) dan kategori Sangat Tidak Setuju sebanyak 1 respon (100%). Sedangkan pada karyawan PT. HK, dapat diinteprestasikan bahwa semua karyawan berada dalam kategori iya (100%). Pemahaman pekerja dan karyawan tentang keselamatan dan kesehatan kerja (K3) konstruksi pada proyek konstruksi di PT. HK, dapat diinterpretasikan dalam kategori sangat paham (100%).
Pelaksanaan Pembangunan Rangka Atap Baja Gedung PT. Jhonlin Batu Mandiri Ditinjau Dari Aspek Penerapan K3 Setiawan, Asep; Masgode, Muhammad Buttomi; Hidayat, Arman; Mansyur, Mansyur; Prasetyo, Bagus Eko; Puspaningtyas, Retno
Mining Science And Technology Journal Vol 2 No 3 (2023): Mining Science and Technology Journal
Publisher : Program Studi Teknik Pertambangan, Fakultas Teknik, Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/minetech-journal.v2i3.540

Abstract

Masalah keselamatan dan kesehatan kerja (K3) secara umum di dunia konstruksi masih sering terabaikan. Hal ini ditunjukkan dengan masih tingginya angka kecelakan kerja yang terjadi dilingkungan kerja. Kondisi ini disebabkan oleh banyak faktor salah satunya rendahnya kesadaran akan pentingnya melakukan penerapan sistem manajemen keselamatan dan kesehatn kerja (SMK3) yang baik dan sesuai dengan peraturan perundangan – undangan yang berlaku. Pada pekerjaan pembangunan gedung gudang gula PT. Jhonlin Batu Mandiri adalah salah satu proyek pembangunan yang memiliki tingkat risiko cukup tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana tingkat resiko kecelakaan kerja pada pemasangan rangka atap baja pada pembanguna gedung gudang gula PT. Jhonlin Batu Mandiri. Dengan demikian diharapkan dapat memberikan saran atau gagasan kepada pihak perusahaan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Matriks risiko. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu survey, dan studi pustaka/literatur. Berdasarkan hasil pemberian penilaian tingkat resiko kecelakaan kerja didapatkan 2 variabel resiko yang memiliki level resiko (High Risk) yaitu variabel, pekerja kejatuhan material dan terpeleset/terjatuh. 8 variabel level risiko (Medium Risk) yaitu, kebakaran, tersengat aliran listrik, tangan terkena alat potong, terjepit tumpukan besi, terjepit pada saat pemasangan baut pengikat, terkena percikan api pengelasan, tertindis besi, dan paparan sinar matahari. Selain itu, untuk pengendalian lanjutan didapatkan 8 variabel level resiko kecil dan 2 variabel level dengan resiko sedang.
Uji Kekuatan Tekan Beton FC’ 20 MPa Dengan Menggunakan Semen OPC dan Bahan Aditif SP Sikament-ln Jamaludin, Jamaludin; Masgode, Muhammad Buttomi; Hidayat, Arman; Indah, Mutiara
Mining Science And Technology Journal Vol 3 No 1 (2024): Mining Science and Technology Journal
Publisher : Program Studi Teknik Pertambangan, Fakultas Teknik, Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/minetech-journal.v3i1.596

Abstract

Pembangunan infrastruktur di Indonesia tidak lepas dari penggunaan beton. Pondasi, plat lantai, kolom, bendungan, jalan, dan jembatan adalah semua pekerjaan yang menggunakan beton. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan kekuatan tekan beton dengan mutu rencana Fc 20 Mpa yang menggunakan semen OPC dan aditif Sikament-LN. Pengujian ini menggunakan metode eksperimen di laboratorium PT. PP sesuai dengan standar nasional Indonesia (SNI). 30 sampel, dengan ukuran 150 mm x 300 mm, (27 sampel aditif dan 9 sampel non-aditif), memiliki umur rencana 7, 14 dan 28 hari. Hasil pengujian kuat tekan normal (0%) untuk beton normal adalah 22,08 Mpa pada hari ke-7, 23,97 Mpa pada hari ke-14, dan 25,52 Mpa pada hari ke-28. Nilai kuat tekan beton 0,3% bahan aditif adalah 26,52 Mpa pada 7 hari, 28,79 Mpa pada 14 hari, dan 30,30 Mpa pada 28 hari. Nilai kuat tekan beton 0,8% adalah 15,02 Mpa pada 7 hari, 24,84 Mpa pada 14 hari, dan 27,56 Mpa pada 28 hari. Setelah menambah 1,2% bahan aditif, nilai kuat tekan beton selama 7 hari sebesar 17,34 Mpa, 14 hari sebesar 21,45 Mpa, dan 28 hari sebesar 31,28 Mpa. Dari data ini, dapat disimpulkan bahwa penambahan SP Sikament-LN pada beton dapat meningkatkan nilai kuat tekan bon dari mutu rencana Fc 20 Mpa.
Pendampingan Perencanaan Fasilitas Wisata Pantai Pasir Putih di Kolaka Utara Hidayat, Arman; Puspaningtyas, Retno; Masgode, Muhammad Buttomi; Rustan, Fathur Rahman; Ola, Mursalim Ninoy La
TENANG : Teknologi, Edukasi, dan Pengabdian Multidisiplin Nusantara Gemilang Vol. 2 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Perhimpunan Ahli Teknologi Informasi dan Komunikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71234/tenang.v2i1.43

Abstract

Pasir Putih Beach in Kolaka Utara possesses considerable potential as a leading tourist destination. Nonetheless, insufficient infrastructure continues to pose a significant obstacle to attracting additional visitors. This community service initiative seeks to develop tourism infrastructure that meets the need of local populations and adheres to sustainable principles. The Participatory Action Research methodology was utilized to guarantee active community engagement in identifying demands, doing analysis, and planning facilities. The phases of the activity encompassed field observation, focus group discussions, planning, and community validation. The result of this action is a planning document that includes facility designs, cost estimates, implementation timelines, and management strategies. The proposed amenities comprise public restrooms, parking zones, seating arrangements, informational displays, and divided garbage receptacles. The transfer of the planning document to local authorities constitutes the preliminary phase of participatory implementation. This strategy not only produces facilities that address community requirements but also enhances awareness and cultivates a sense of ownership among residents concerning the stewardship of Pasir Putih Beach. This effort aims to foster sustainable tourism development, enhance tourist visitation, and yield economic advantages for the local community
Edukasi Penggunaan dan Penyalahgunaan Obat dengan Metode DAGUSIBU Dirgantara, Arya; Ridwan, Resky; Azizah, Nur; F, Kadek Karina; Rahayu, Ismi Sry; Rahmadani, Ririn; Sulastri, Mamiek; Fauziah, Nurul Ummi; Egi, Made; Nurkhalisa, Nurkhalisa; Arisandi, Irwan; Pratama, Eksal; Puspaningtyas, Retno; Hidayat, Arman; Masgode, Muhammad Buttomi; Purnama, Haerul; La Ode, Al Tafakur
Empowerment Vol. 7 No. 02 (2024): Empowerment
Publisher : Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/empowerment.v7i02.10704

Abstract

Penyalahgunaan obat dan penggunaan obat yang tidak tepat masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat yang signifikan di berbagai wilayah. Edukasi terkait penggunaan obat yang benar serta bahaya penyalahgunaan obat sangat penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini tentang DAGUSIBU (DApatkan, GUnakan, SImpan, dan BUang) bertujuan untuk memberikan edukasi kepada siswa sekolah tentang penggunaan obat yang aman dan bahaya penyalahgunaan obat. Metode yang digunakan dalam edukasi ini adalah melalui pembagian brosur, presentasi, dan diskusi interaktif. Sasaran kegiatan ini adalah siswa di SMA Negeri 1 Wolo Kecamatan Wolo Kabupaten Kolaka Sulawesi Tenggara. Pelaksanaan kegiatan ini melibatkan dosen dan mahasiswa Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan pemahaman kepada siswa tentang penggunaan obat yang aman dan juga berhasil meningkatkan pemahaman siswa tentang bahaya penyalahgunaan obat. Kata kunci : Edukasi, obat, DAGUSIBU
Pengabdian Masyarakat melalui Kuliah Kerja Nyata di Desa Sabiano, Kecamatan Wundulako, Kabupaten Kolaka Ola, Mursalim Ninoy La; Dzulhajir, Dzulhajir; Wahyuni, Wahyuni; Harmayani, Harmayani; Asdita, Asdita; Putra, Alfian Eka; Amir, Sarlinda; Zalzabilah, Alya; Muharram, Ayu lestari; Khaliq, Nur; Amelia, Riski; Syajrudin, Syajrudin; abdillah, Maulana Fitrah; Masgode, Muhammad Buttomi
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Edisi April - Juni
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang dilaksanakan selama 40 hari pada Agustus–September 2024 di Desa Sabiano, Kecamatan Wundulako, Kolaka, merupakan bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi oleh mahasiswa Universitas Sembilanbelas November Kolaka. Pengabdian ini bertujuan memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa serta memperkenalkan pola interaksi sosial berbasis partisipasi dengan masyarakat desa. Program kerja yang dilaksanakan meliputi kegiatan sederhana seperti pembuatan denah pemukiman, pengecatan masjid, pembuatan plang dusun, sosialisasi stop bullying, dan pembelajaran mengaji. Metode kegiatan menggunakan pendekatan kolaboratif melalui observasi lapangan, perencanaan berbasis musyawarah, dan pelaksanaan bersama warga. Hasil kegiatan bersifat simbolik namun memberikan ruang bagi warga untuk terlibat dalam perbaikan lingkungan desa dan kegiatan edukatif dasar. Kegiatan ini juga menjadi sarana mahasiswa untuk belajar beradaptasi, berkomunikasi, dan memahami dinamika sosial secara langsung di masyarakat.
Analisis Perilaku Penyeberang Pejalan Kaki Di Zebra Cross Jalan Pemuda Kecamatan Kolaka Kabupaten Kolaka (Studi Kasus Depan SMP Negeri 1 Kolaka) Laode, Al Tafakur; Rustan, Fathur Rahman; Masgode, Muhammad Buttomi; Santoso, Heri; Dzakir, La Ode
Sultra Civil Engineering Journal (SCiEJ) Vol 4 No 2 (2023): Sultra Civil Engineering Journal (SCiEJ)
Publisher : Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/sciej.v4i2.521

Abstract

Pejalan kaki memiliki hak yang sama dengan pemakai jalan lainnya pengendara motor atau mobil yang kerap kali pejalan kaki menjadi korban pengendara lain yang merasa superior. Berdasarkan dengan keselamatan pejalan kaki terutama di lingkungan sekolah, lokasi studi adalah Zebra Cross akses jalan SMP Negeri 1 Kolaka yang terletak di jalan Pemuda, lokasi tersebut dipilih dikarenakan berada di jalan arteri primer yang masuk wilayah perkotaan dan jalan nasional sehingga keberadaan Zebra Cross terhadap lalu lintas kendaraan dianggap sangat penting. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku dan persepsi penyeberang jalan pada Zebra Cross di jalan pemuda depan SMP Negeri 1 Kolaka. Hasil penelitian ini menunjukkan pada waktu jam masuk dan jam pulang sekolah, untuk perilaku penyeberang SMP Negeri 1 Kolaka yang menyeberang melalui Zebra Cross lebih sedikit di bandingkan dengan penyeberang di luar Zebra Cross, waktu rata-rata penyeberang jalan yaitu 6,88 detik/ 88 orang, jumlah kendaraan pada jam masuk sekolah dari dua arah sebanyak 11.219 kendaraan/minggu dan pada jam pulang sekolah dari dua arah sebanyak 11.380 kendaraan/minggu. Sedangkan untuk persepsi penyeberang jalan dari 88 responden mengatakan pemahaman tentang Zebra Cross 81,81% mengatakan tahu, keamanan menyeberang di Zebra Cross 88,64% merasa aman, sosilalisasi tentang Zebra Cross 7,95%, pernah mengikuti sosialisasi, 92,05% merasa tidak pernah mengikuti sosialisasi, faktor sulitnya menyeberang di Zebra Cross 64,77% mengatakan kendaraan terlalu padat dan kencang, 12,5% merasa pandangan terhalang terhadap parkir liar dan pedagang kaki lima, 22,73% megatakan jarak terlalu jauh, fasilitas pejalan kaki di Zebra Cross 51,14% mengatakan cukup, belum memadai 40,91% dan ditambahkan jembatan penyeberangan 7,95%.
Encouraging Community Participation in Maintaining and Developing Kalibaru Village Infrastructure through Socialisation Rustan, Fathur Rahman; Masgode, Muhammad Buttomi; Puspaningtyas, Retno; Hidayat, Arman; Dirgantara, Arya; Purnama, Haerul; La Ola, Mursalim Ninoy; Prasetyo, Bagus Eko; Mansyur, Mansyur; La Ode, Al Tafakur
Majalah Pengabdian Indonesia Vol. 1 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Teras Kampus as a member of PT Palem Edukasi Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69616/m.v1i1.4

Abstract

This study aimed to investigate the role of socialisation in promoting community participation in the maintenance and development of Kalibaru village infrastructure. A qualitative and case study approach was used to explore effective socialisation strategies in the context of rural infrastructure development in Indonesia, with a focus on Kalibaru village. The results of this activity show that socialisation programmes relevant to local needs and with a deep understanding of the community context can increase the active participation of the community in maintaining and developing Kalibaru village infrastructure. Factors such as the involvement of village officials, community awareness, and availability of resources also play an important role in the success of the socialisation programme. The recommendations include increasing community participation through more targeted and measurable socialisation strategies. Additionally, it is important to establish synergy between the community and the government in sustainable village development efforts.
Analisis Penyebab Kecelakaan pada Ruas Jalan Raya Tanggetada–Toari Berdasarkan Data Cumulative Summary Laode, Al Tafakur; Dzakir, La Ode; Masgode, Muhammad Buttomi; Agustina, Agustina; Dirgantara, Arya; Syafar, Muh. Ismail; Syajruddin, Syajruddin; Makmur, Muammar
Journal of Applied Civil and Environmental Engineering Vol. 5 No. 2 (2025): Oktober
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31963/jacee.v5i2.5405

Abstract

Kecelakaan lalu lintas merupakan suatu kejadian dimana kendaraan bermotor bertabrakan dengan benda lain dan menimbulkan kerusakan. Kecelakaan lalu lintas pada umumnya terjadi karena berbagai faktor penyebab yaitu manusia, kondisi kendaraan, kondisi jalan dan kondisi lingkungan. Metode yang di gunakan pada penelitian adalah Cummulative Summary (Cusum). Dari hasil penelitian yang diperoleh dengan menggunakan data primer, bahwa pada ruas jalan poros Tanggetada yang teridentifikasi sebagai lokasi titik rawan kecelakaan lalu lintas atau blackspot berada di wilayah Anaiwoi dengan titik koordinat 4.3737S 121.5207. Pada ruas jalan poros Watubangga yang telah teridentifikasi sebagai titik blackspot berada di wilayah Desa Watubangga dengan titik koordinat 4.4641S 121.5104. Pada ruas jalan poros Toari yang teridentifikasi sebagai titik blackspot terletak pada wilayah Toari dengan titik koordinat 4.5679S 121.4786. Data sekunder yang diperoleh dari Polres Kolaka berupa data kecelakaan tahun 2019-2022 yang terjadi pada ruas jalan poros Tanggetada – Toari di peroleh faktor penyebab kecelakaan lalu lintas terdiri dari faktor manusia sebanyak 68,6% kemudian faktor kendaraan sebanyak 14,5% sedangkan kondisi lingkungan fisik sebanyak 2,4% dan faktor kondisi jalan sebanyak 14,5% dengan total kecelakaan keselurahan yang terjadi selama 4 tahun terakhir pada ruas jalan poros Tanggetada - Toari sebanyak 18 kali.
CIVIL CLEAN: Program Pengabdian Masyarakat HMTS FST USN Kolaka dalam Mewujudkan Lingkungan Sehat di Kelurahan Anaiwoi, Kecamatan Tanggetada, Kabupaten Kolaka Radit Pratama; Ahmad Fadhilah Mubarak; Muhammad Buttomi Masgode; Al Tafakur La Ode; Vovianty Masgode
TENANG : Teknologi, Edukasi, dan Pengabdian Multidisiplin Nusantara Gemilang Vol. 3 No. 1 (2026): Juni
Publisher : Perhimpunan Ahli Teknologi Informasi dan Komunikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71234/tenang.v3i1.131

Abstract

Program CIVIL CLEAN merupakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan oleh Himpunan Mahasiswa Teknik Sipil Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Sembilanbelas November Kolaka (HMTS FST USN Kolaka) sebagai upaya mewujudkan lingkungan yang bersih dan sehat di Kelurahan Anaiwoi, Kecamatan Tanggetada, Kabupaten Kolaka Provinsi Sulawesi Tenggara. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kepedulian dan partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan melalui kegiatan gotong royong. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif yang melibatkan Mahasiswa, Pemerintah Kelurahan, dan Masyarakat setempat. Tahapan kegiatan meliputi observasi lokasi, koordinasi dan persiapan, pelaksanaan aksi bersih lingkungan, serta evaluasi hasil kegiatan. Pelaksanaan CIVIL CLEAN difokuskan pada pembersihan ruas jalan, bahu jalan, saluran drainase, pemotongan rumput liar, pengumpulan, dan pengangkutan sampah pada titik-titik yang menjadi prioritas. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa program ini berhasil menciptakan lingkungan yang lebih bersih, rapi, dan nyaman serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam kegiatan gotong royong. Selain memberikan dampak positif terhadap kondisi fisik lingkungan, kegiatan ini juga memperkuat sinergi antara HMTS FST USN Kolaka, pemerintah kelurahan, dan masyarakat sebagai bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi. Dengan demikian, Program CIVIL CLEAN dapat menjadi salah satu model pengabdian masyarakat yang mendukung terwujudnya budaya peduli lingkungan secara berkelanjutan.