Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : KEMBARA

PERPINDAHAN FRASA NOMINA BENEFACTIVE KE ARGUMENT-POSITION DALAM KALIMAT PASIF BITRANSITIF PADA RAGAM BAHASA LISAN ANAK USIA PRASEKOLAH Prihatini, Arti
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 4, No 2 (2018): Oktober
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (458.45 KB) | DOI: 10.22219/kembara.v4i2.7045

Abstract

Penelitian ini bertujuan menelaah perpindahan frasa nomina (FN) benefactive  ke Argument-Position (A-Position) pada kalimat pasif bitransitif tanpa delisi pada anak usia prasekolah. Pendekatan penelitian ini adalah kualitatif. Jenis penelitian ini adalah studi kasus deskriptif. Data penelitian ini adalah perpindahan FN ke A-Position pada kalimat pasif bitransitif tanpa delisi yang bersumber dari tuturan lisan anak usia prasekolah di Kelas B-Lion TK Laboratorium UM. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik perekaman dan catatan lapang. Analisis data terdiri atas tiga tahap, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak usia prasekolah dapat memindahkan frasa nomina benefaktif ke argument-position dengan disertai penyesuaian berupa perubahan imbuhan verba aktif menjadi verba pasif yang berimbuhan di-. Anak juga mempertimbangkan kebernyawaan (animacy) dalam proses perpindahan frasa nomina benefactive dan dalam penyusunan urutan kata dalam kalimat hasil perpindahan tersebut. Perpindahan yang dilakukan tidak melanggar subjacency condition.
PERPINDAHAN FRASA NOMINA BENEFACTIVE KE ARGUMENT-POSITION DALAM KALIMAT PASIF BITRANSITIF PADA RAGAM BAHASA LISAN ANAK USIA PRASEKOLAH Arti Prihatini
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 4 No. 2 (2018): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/kembara.v4i2.7045

Abstract

Penelitian ini bertujuan menelaah perpindahan frasa nomina (FN) benefactive  ke Argument-Position (A-Position) pada kalimat pasif bitransitif tanpa delisi pada anak usia prasekolah. Pendekatan penelitian ini adalah kualitatif. Jenis penelitian ini adalah studi kasus deskriptif. Data penelitian ini adalah perpindahan FN ke A-Position pada kalimat pasif bitransitif tanpa delisi yang bersumber dari tuturan lisan anak usia prasekolah di Kelas B-Lion TK Laboratorium UM. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik perekaman dan catatan lapang. Analisis data terdiri atas tiga tahap, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak usia prasekolah dapat memindahkan frasa nomina benefaktif ke argument-position dengan disertai penyesuaian berupa perubahan imbuhan verba aktif menjadi verba pasif yang berimbuhan di-. Anak juga mempertimbangkan kebernyawaan (animacy) dalam proses perpindahan frasa nomina benefactive dan dalam penyusunan urutan kata dalam kalimat hasil perpindahan tersebut. Perpindahan yang dilakukan tidak melanggar subjacency condition.
Perkembangan penelitian pembelajaran bahasa Indonesia sebagai bahasa kedua: Analisis bibliometrik Prihatini, Arti
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 9 No. 1 (2023): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/kembara.v9i1.23216

Abstract

Banyak penelitian tentang pembelajaran bahasa Indonesia sebagai bahasa kedua, tetapi masih belum banyak penelitian yang memetakan tren topik penelitian ini. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tren penelitian pembelajaran bahasa Indonesia sebagai bahasa kedua. Jenis penelitian ini adalah analisis bibliometrik. Instrumen pengumpulan data adalah aplikasi Publish or Perish untuk menjaring metadata dari Google Scholar pada 2013-2022. Analisis data dilakukan berdasarkan indikator kuantitas, kualitas, dan struktural dengan aplikasi VOSviewer. Temuan menunjukkan sembilan klaster penelitian, yaitu (1) pembelajaran bahasa Indonesia dan outcome, (2) pelajar bahasa Indonesia dan model pembelajaran, (3) pemerolehan bahasa, (4) analisis kesalahan berbahasa dan praktik berbahasa, (5) teknologi dan multimedia dalam pembelajaran, (6) kearifan lokal, (7) pembelajaran bahasa kedua selama pandemi, (8) penilaian autentik, dan (9) guru. Selama 2013—2016, jumlah publikasi mengalami naik-turun, sedangkan pada 2017 mengalami peningkatan hingga 2020. Tahun 2021 mengalami penurunan, tetapi 2022 meningkat. Kepadatan penelitian menunjukkan tren tentang pembelajaran bahasa kedua, guru, dan outcome. Model pembelajaran adalah topik yang paling populer berdasarkan artikel yang paling banyak disitasi. Jumlah co-authorship terbatas pada sembilan penulis saja. Jadi, dapat disimpulkan bahwa tren penelitian pembelajaran bahasa Indonesia sebagai bahasa kedua menunjukkan adanya dinamika dan perubahan, tetapi belum ada tren baru setelah tahun 2021.