Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

EVALUATING THE SCHOOL LITERACY MOVEMENT PROGRAM USING THE CIPP MODEL AT AL IZZAH INTEGRATED ISLAMIC ELEMENTARY SCHOOL IN MAKASSAR Muallim Muallim
Algebra : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Sains Vol. 6 No. 1 (2026): Algebra : Jurnal Pendidikan Sosial dan Sains
Publisher : Yayasan Amanah Nur Aman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58432/jksbz530

Abstract

The low literacy skills of Indonesian students present a national education challenge, which the government has responded to through the School Literacy Movement (GLS). This study aims to evaluate the effectiveness of the GLS implementation at Al Izzah Integrated Islamic Elementary School in Makassar using the CIPP evaluation model (Context, Input, Process, Product). The research employs a qualitative case study method with data collection through observation, in-depth interviews, and documentation. The findings of the study are as follows: (1) Context: The program is highly relevant to the needs of students and the school’s vision; (2) Input: The readiness of resources is adequate, supported by innovative literacy facilities and integrated funding; (3) Process: The implementation is consistent with a 15-minute daily reading routine, although challenges such as the dominance of gadgets among students remain; (4) Product: The program effectively increases reading interest, fosters independent reading habits, and supports academic achievement. In conclusion, the GLS at Al Izzah Integrated Islamic Elementary School has been effective in creating a conducive literacy ecosystem. It is recommended to update the book collection and strengthen teacher mentoring to address student boredom
Kajian literatur: Integrasi tpack dalam manajemen kurikulum pendidikan dan dampaknya terhadap kualitas pengajaran melalui teknologi Muallim
Journal of Profession Education Vol. 5 No. 2 (2025): Journal of Profession Education
Publisher : Nur Science Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53088/jpe.v5i2.2392

Abstract

This study examines the integration of Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) into curriculum management in education through a Systematic Literature Review (SLR) approach. It aims to map how TPACK is implemented at both classroom and curriculum levels, its impact on teaching quality and learning outcomes, and the remaining research gaps. Articles were sourced from Google Scholar (2020–2025) using keywords related to TPACK, its integration, and curriculum management, then selected based on relevance, peer‑reviewed status, and methodological quality. The findings show that TPACK is generally implemented through lesson plan/module design, the selection of digital media aligned with objectives and content, and student‑centered interactive learning activities. TPACK integration is reported to enhance engagement, learning outcomes, and higher‑order thinking skills, and to support scope and sequence mapping and technology‑based curriculum development. However, limited infrastructure, teacher training, policy support, and the scarcity of longitudinal studies in developing‑country contexts remain key obstacles, underscoring the need for further research and stronger TPACK‑based curriculum policies.
Optimalisasi Pengelolaan Arsip Aktif melalui Sistem Penataan Arsip di Perpustakaan Daerah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan Arhas, Sitti Hardiyanti; Haris, Andi Muh Yusril; Tamam, Moh. Badrut; Muallim, Muallim; Akbar, Andi Nuzul
Jurnal Lamellong: Pengabdian Kepada Masyarakat (JLPM) Volume 2, Nomor 3, Desember 2025
Publisher : ASHA Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70188/5kc9br79

Abstract

Penataan arsip aktif merupakan salah satu upaya penting dalam meningkatkan efektivitas pengelolaan dokumen serta mendukung kualitas pelayanan informasi di lembaga perpustakaan. Kegiatan ini dilaksanakan di Perpustakaan Daerah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan dengan tujuan untuk menciptakan sistem pengelolaan arsip yang lebih terstruktur, tertib, dan mudah diakses. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi tahapan registrasi arsip, penulisan indeks, penentuan kode klasifikasi, pemberkasan arsip, penyusunan daftar isi, serta penyusunan daftar berkas. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik dokumentasi berupa rekaman video kegiatan, foto proses penataan arsip, serta dokumentasi alat yang digunakan dalam kegiatan tersebut. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penataan arsip aktif yang dilakukan secara sistematis mampu meningkatkan keteraturan penyimpanan dokumen serta mempermudah proses pencarian kembali arsip yang dibutuhkan. Selain itu, penggunaan media penyimpanan seperti folder, hanging map, dan filling cabinet turut mendukung pengelolaan arsip yang lebih rapi, aman, dan efisien. Penataan arsip juga memberikan dampak positif terhadap peningkatan efisiensi operasional perpustakaan serta kualitas pelayanan informasi kepada masyarakat. Dengan demikian, kegiatan penataan arsip aktif menjadi salah satu langkah strategis dalam mendukung pengelolaan informasi yang lebih efektif dan berkelanjutan di lingkungan perpustakaan daerah.    
Machine Learning Applications in Science Education: A Review Idrus, Syarifa Wahidah Al; Qudratuddarsi, Hilman; Muallim
Saqbe: Jurnal Sains dan Pembelajarannya Vol. 2 No. 2 (2025): Saqbe: Sains dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan besar dalam dunia pendidikan, termasuk pendidikan sains. Salah satu teknologi yang semakin banyak mendapat perhatian adalah machine learning, yang mampu menganalisis data pembelajaran dalam jumlah besar untuk mendukung proses belajar yang lebih efektif, adaptif, dan berbasis data. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep, perkembangan, manfaat, serta tantangan penerapan machine learning dalam pendidikan sains. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode studi literatur. Data diperoleh dari berbagai sumber akademik yang relevan, seperti artikel jurnal nasional dan internasional, buku ilmiah, prosiding konferensi, serta laporan lembaga pendidikan global. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik dokumentasi dan penelusuran literatur secara sistematis pada beberapa basis data ilmiah. Data dianalisis menggunakan analisis isi melalui tahapan reduksi data, kategorisasi, interpretasi, dan penarikan kesimpulan, sedangkan validitas data dijaga melalui triangulasi sumber. Hasil kajian menunjukkan bahwa machine learning memiliki kontribusi penting dalam pendidikan sains, terutama dalam mendukung personalisasi pembelajaran, analisis performa dan prediksi capaian belajar, pengembangan laboratorium virtual dan simulasi cerdas, serta asesmen otomatis dan umpan balik cepat. Teknologi ini mampu membantu peserta didik memahami konsep-konsep sains yang kompleks secara lebih mendalam, sekaligus membantu pendidik dalam mengidentifikasi kesulitan belajar dan menyusun intervensi yang lebih tepat. Selain itu, machine learning juga berpotensi meningkatkan motivasi, keterlibatan, dan efektivitas pembelajaran sains. Namun, implementasinya masih menghadapi sejumlah tantangan, seperti keterbatasan infrastruktur teknologi, isu privasi dan keamanan data, kesiapan guru, serta potensi bias algoritma. Oleh karena itu, integrasi machine learning dalam pendidikan sains memerlukan dukungan kebijakan, penguatan infrastruktur, pelatihan guru, dan pengawasan etis agar dapat diterapkan secara optimal dan berkelanjutan.