Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Optimalisasi Pengelolaan Arsip Aktif melalui Sistem Penataan Arsip di Perpustakaan Daerah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan Arhas, Sitti Hardiyanti; Haris, Andi Muh Yusril; Tamam, Moh. Badrut; Muallim, Muallim; Akbar, Andi Nuzul
Jurnal Lamellong: Pengabdian Kepada Masyarakat (JLPM) Volume 2, Nomor 3, Desember 2025
Publisher : ASHA Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70188/5kc9br79

Abstract

Penataan arsip aktif merupakan salah satu upaya penting dalam meningkatkan efektivitas pengelolaan dokumen serta mendukung kualitas pelayanan informasi di lembaga perpustakaan. Kegiatan ini dilaksanakan di Perpustakaan Daerah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan dengan tujuan untuk menciptakan sistem pengelolaan arsip yang lebih terstruktur, tertib, dan mudah diakses. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi tahapan registrasi arsip, penulisan indeks, penentuan kode klasifikasi, pemberkasan arsip, penyusunan daftar isi, serta penyusunan daftar berkas. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik dokumentasi berupa rekaman video kegiatan, foto proses penataan arsip, serta dokumentasi alat yang digunakan dalam kegiatan tersebut. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penataan arsip aktif yang dilakukan secara sistematis mampu meningkatkan keteraturan penyimpanan dokumen serta mempermudah proses pencarian kembali arsip yang dibutuhkan. Selain itu, penggunaan media penyimpanan seperti folder, hanging map, dan filling cabinet turut mendukung pengelolaan arsip yang lebih rapi, aman, dan efisien. Penataan arsip juga memberikan dampak positif terhadap peningkatan efisiensi operasional perpustakaan serta kualitas pelayanan informasi kepada masyarakat. Dengan demikian, kegiatan penataan arsip aktif menjadi salah satu langkah strategis dalam mendukung pengelolaan informasi yang lebih efektif dan berkelanjutan di lingkungan perpustakaan daerah.    
Machine Learning Applications in Science Education: A Review Idrus, Syarifa Wahidah Al; Qudratuddarsi, Hilman; Muallim
Saqbe: Jurnal Sains dan Pembelajarannya Vol. 2 No. 2 (2025): Saqbe: Sains dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan besar dalam dunia pendidikan, termasuk pendidikan sains. Salah satu teknologi yang semakin banyak mendapat perhatian adalah machine learning, yang mampu menganalisis data pembelajaran dalam jumlah besar untuk mendukung proses belajar yang lebih efektif, adaptif, dan berbasis data. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep, perkembangan, manfaat, serta tantangan penerapan machine learning dalam pendidikan sains. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode studi literatur. Data diperoleh dari berbagai sumber akademik yang relevan, seperti artikel jurnal nasional dan internasional, buku ilmiah, prosiding konferensi, serta laporan lembaga pendidikan global. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik dokumentasi dan penelusuran literatur secara sistematis pada beberapa basis data ilmiah. Data dianalisis menggunakan analisis isi melalui tahapan reduksi data, kategorisasi, interpretasi, dan penarikan kesimpulan, sedangkan validitas data dijaga melalui triangulasi sumber. Hasil kajian menunjukkan bahwa machine learning memiliki kontribusi penting dalam pendidikan sains, terutama dalam mendukung personalisasi pembelajaran, analisis performa dan prediksi capaian belajar, pengembangan laboratorium virtual dan simulasi cerdas, serta asesmen otomatis dan umpan balik cepat. Teknologi ini mampu membantu peserta didik memahami konsep-konsep sains yang kompleks secara lebih mendalam, sekaligus membantu pendidik dalam mengidentifikasi kesulitan belajar dan menyusun intervensi yang lebih tepat. Selain itu, machine learning juga berpotensi meningkatkan motivasi, keterlibatan, dan efektivitas pembelajaran sains. Namun, implementasinya masih menghadapi sejumlah tantangan, seperti keterbatasan infrastruktur teknologi, isu privasi dan keamanan data, kesiapan guru, serta potensi bias algoritma. Oleh karena itu, integrasi machine learning dalam pendidikan sains memerlukan dukungan kebijakan, penguatan infrastruktur, pelatihan guru, dan pengawasan etis agar dapat diterapkan secara optimal dan berkelanjutan.
Implementasi Manajemen POAC pada Ekstrakurikuler Pendidikan Kepramukaan dalam Meningkatkan Prestasi Nonakademik Siswa di MAS Muhammadiyah Songing Muallim; Muallim, Muallim
Paidagogia: Jurnal Pengajaran dan Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2026): March 2026 : PAIDAGOGIA: Jurnal Pengajaran dan Pendidikan
Publisher : Sumule Indonesia Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66964/SIP.202622%

Abstract

The rising phenomenon of moral degradation and the fading of ethics among today’s youth demand a more structured management of student activities as an instrument for character building. This study aims to analyze the implementation of POAC management in Scout extracurricular activities at MAS Muhammadiyah Songing Sinjai to improve non-academic achievement. Using a qualitative descriptive approach, data were collected through interviews, observations, and documentation, and analyzed using the Miles and Huberman model. The results indicate that management functions are operating effectively: (1) Planning is conducted participatorily based on performance evaluation and tiered recruitment; (2) Organizing applies task specialization according to the General Proficiency Requirements (SKU) and ad-hoc work teams; (3) Actuating focuses on joyful learning methods and time discipline, which impact character internalization; and (4) Controlling utilizes a standardized, multi-layered evaluation system (incidental, monthly, and annual). The study concludes that structured, disciplined, and measurable managerial governance is the key factor in maintaining consistent student achievement.
Implementasi Manajemen POAC pada Ekstrakurikuler Pendidikan Kepramukaan dalam Meningkatkan Prestasi Nonakademik Siswa di MAS Muhammadiyah Songing Muallim; Muallim, Muallim
Paidagogia: Jurnal Pengajaran dan Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2026): March 2026 : PAIDAGOGIA: Jurnal Pengajaran dan Pendidikan
Publisher : Sumule Indonesia Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66964/SIP.202622%

Abstract

The rising phenomenon of moral degradation and the fading of ethics among today’s youth demand a more structured management of student activities as an instrument for character building. This study aims to analyze the implementation of POAC management in Scout extracurricular activities at MAS Muhammadiyah Songing Sinjai to improve non-academic achievement. Using a qualitative descriptive approach, data were collected through interviews, observations, and documentation, and analyzed using the Miles and Huberman model. The results indicate that management functions are operating effectively: (1) Planning is conducted participatorily based on performance evaluation and tiered recruitment; (2) Organizing applies task specialization according to the General Proficiency Requirements (SKU) and ad-hoc work teams; (3) Actuating focuses on joyful learning methods and time discipline, which impact character internalization; and (4) Controlling utilizes a standardized, multi-layered evaluation system (incidental, monthly, and annual). The study concludes that structured, disciplined, and measurable managerial governance is the key factor in maintaining consistent student achievement.
Optimalisasi Manajemen Humas dalam Peningkatan Jumlah Penerimaan Peserta Didik Baru di MTs Muhammadiyah Songing Muallim Muallim
Jurnal Cahaya Edukasi Vol 3 No 1 (2026): Jurnal Cahaya Edukasi
Publisher : Cahaya Smart Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63863/jce.v3i1.300

Abstract

Penelitian ini menganalisis penerapan manajemen Humas dalam meningkatkan penerimaan peserta didik baru (PPDB) di MTs Muhammadiyah Songing. Tujuan penelitian adalah untuk mengidentifikasi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, monitoring, kontroling, evaluasi, serta hambatan yang dihadapi dalam PPDB. Pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus digunakan, melibatkan kepala madrasah, wakil kepala madrasah bidang Humas, ketua PPDB, dan guru yang terlibat dalam promosi. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan dilakukan secara teratur dengan melibatkan seluruh guru, pengorganisasian membentuk tim promosi yang efektif, dan pelaksanaan promosi menggabungkan media sosial dan kegiatan tatap muka langsung. Monitoring dan kontroling dilakukan secara berkala dengan komunikasi aktif. Evaluasi dilakukan setelah PPDB untuk perbaikan strategi promosi. Hambatan utama meliputi keterbatasan anggaran, sumber daya manusia, dan pengelolaan media sosial, yang diatasi dengan optimalisasi dana dan keterlibatan semua pihak. Penelitian ini menyimpulkan bahwa manajemen Humas yang terorganisir dapat meningkatkan efektivitas PPDB, dan madrasah perlu mengatasi tantangan terkait anggaran, SDM, serta pemanfaatan teknologi untuk promosi yang lebih maksimal.
Evaluasi strategi UPTD SPAM dalam pengelolaan air bersih di Kelurahan Bahontula: Pendekatan teori strategi sektor publik Fahmi Surya Abdi; Muallim Muallim; Asmansyah Asmansyah; Edhib Harits Anugrah; Andi Nuzul Akbar
Kurva: Jurnal Ekonomi Manajemen Keuangan dan Bisnis Vol. 3 No. 1 (2026): Kurva: Jurnal Ekonomi Manajemen Keuangan dan Bisnis
Publisher : Nur Science Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53088/kurva.v3i1.3069

Abstract

Prolonged clean water crises caused by the clash between public service infrastructure and mining activities pose severe challenges to local government governance. In Bahontula Village, North Morowali Regency, this situation led to a five-month paralysis of water distribution (April–August 2024) due to damage to the main water pipe. Addressing this issue, this study aims to analyze the strategic effectiveness of the Regional Technical Service Unit (UPTD) of the Drinking Water Supply System (SPAM) using a qualitative descriptive approach. Based on Geoff Mulgan's strategic framework comprising Purposes, Environment, Direction, and Action, data were collected through interviews, observation, and documentation. The findings indicate that while the UPTD had clear Purposes and executed Action through technical repairs, the strategy was persistently hindered in the Environment dimension by budget constraints and the destructive impact of mining operations. Furthermore, although Direction was implemented via socialization, community satisfaction remained low due to fluctuating water flow and turbidity during high rainfall. In conclusion, the UPTD's water management strategy is not yet fully effective, as it is heavily constrained by external factors, underscoring the urgent need for stronger environmental regulations and stricter inter-institutional coordination in the industrial sector.
An Analysis of the Availability of Lactation Rooms in Makassar Traditional Markets and Its Policy Implications Sri Yunita Simanjuntak; Fahmi Surya Abdi; Muallim Muallim
Jurnal Ad'ministrare: Jurnal Pemikirian Ilmiah dan Pendidikan Administrasi Perkantoran Volume 13, Issue 1, 2026
Publisher : Pendidikan Administrasi Perkantoran, Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71309/4jfspg24

Abstract

Lactation rooms in public spaces are a legally guaranteed right of breastfeeding mothers. However, their availability in traditional markets in Makassar City remains very limited. This study aims to analyze the availability, conditions, and factors influencing these facilities in traditional markets in Makassar City. The method used was quantitative descriptive with a cross-sectional design. Secondary data were sourced from the Makassar City Statistics Agency (2022–2024) and the 2023 Indonesian Health Survey (SKI). Meanwhile, primary data was obtained through direct observation at 15 selected traditional markets using a checklist standardized by Minister of Health Regulation No. 15 of 2013. The results of the study indicate that the availability of these facilities is very limited. Only two of the 15 markets (13.3%) have lactation rooms, with only one of these meeting the adequate category. Field findings revealed three main inhibiting factors. These factors include limited physical space (84.6%), management's lack of understanding of regulations (69.2%), and weak law enforcement by relevant authorities. This situation requires serious attention. As a large city, Makassar has a population of 1,423,877 (2023) with a population density of 8,173 people per square kilometer. Meanwhile, national exclusive breastfeeding coverage for children aged 6–23 months is only 55.5%. Therefore, the limited availability of breastfeeding rooms in traditional shopping centers has the potential to hinder the fulfillment of children's and mothers' rights and poses a significant challenge to efforts to increase exclusive breastfeeding targets.