Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Predictive factors of family health management for caring toddlers with acute respiratory infections Eka Yulianita, Marisna; Yulia Kasma, Andi; Ayumar, Andi
Jurnal Ners Vol. 18 No. 2 (2023): JUNE 2023
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jn.v18i2.41408

Abstract

Introduction: Poor air quality due to air pollution, unhealthy lifestyle, and easily transmittable viruses further increases the incidence of acute respiratory infections, especially in toddlers. This study aimed to determine the predictive factors, namely knowledge, attitude, and anxiety, of family health management in preventive and curative areas for caring toddlers with acute respiratory infections. Methods: This type of research is correlational predictive. The sample was mothers who have toddler with a history of ARI. A total of 392 mothers were involved and selected using purposive sampling. The instrument used was a questionnaire of knowledge, attitudes, anxiety, and family health management. Bivariate data analysis used the chi-square test and multivariate analysis used the logistic regression test. Results: Bivariate analysis showed that there was a relationship between knowledge, attitudes, and anxiety with family health management (p-value=0.000). Multivariate analysis showed that variables significantly related to family health management were knowledge (OR=19.791; 95% CI=10.349 to 37.847), attitude (OR=9.265; 95% CI = 3.969 to 21.628), and anxiety (OR=0.137; 95% CI = 0.066 to 0.285). Conclusions: Good knowledge and positive attitudes were related to effective family health management in the care of toddlers with acute respiratory infections. Furthermore, an increase in anxiety will reduce the effectiveness of family health management in the care of toddlers with ARI. Nurses need to optimize the role of the family through health education that focuses on increasing the mother's knowledge and attitudes in family health management, as well as managing anxiety in caring for children with ARI.
Environmental-Based Disease Study in the Gold Handicraft Industry Area in Rappokalling Village, Makassar City Andi Riska; Basri; Marisna Eka Yulianita
Journal of Environmental and Safety Engineering Vol. 1 No. 1 (2022): February - Journal of Environmental and Safety Engineering (JESE)
Publisher : Institut Teknologi dan Kesehatan Tri Tunas Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Sanitasi lingkungan yang optimum akan berpengaruh positif terhadap status kesehatan yang optimum pula. Penyakit berbasis lingkungan adalah ilmu yang mempelajari proses kejadian kasus baru ataupun berulang pada kelompok masyarakat tertentu. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui kondisi sanitasi lingkungan dan mengidentifikasi penyaktit berbasis lingkungan pada area Industri kerajinan emas. Motode: Jenis Penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriktif dengan menggunakan metode survey deskriptif dengan jumlah sampel 60 yang diambil menggunakan Accidental sampling. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan semua kondisi sanitasi lingkungan responden adalah baik sebanyak 60 responden (100%). Penyakit Berbasis Lingkungan yang diperoleh adalah Diare sebanyak 12 responden (20,0%) dan Tifoid sebanyak 4 responden (6,7%). Kesimpulan: Kondisi sanitasi lingkungan yang secara umum tergambar baik, namun terdapat kondisi sanitasi lingkungan yang masih kurang memenuhi standar, seperti sumber utama air minum, kualitas fisik air minum, dan tempat penampungan limbah air sisa mandi, mencuci, dan memasak. Hal ini berkontribusi terhadap kejadian Diare dan Tifoid di Kelurahan Rappokalling Kota Makassar.
Description Of Methods And Application Of Safety Talks To Tronton Truck Drivers At PT Pelindo's Makassar Container Terminal Andi Ayumar; Andi Yulia Kasma; Riamilah; Musliyati; Marisna Eka Yulianita; Waode Alkamalia
Journal of Environmental and Safety Engineering Vol. 2 No. 1 (2023): February - Journal of Environmental and Safety Engineering (JESE)
Publisher : Institut Teknologi dan Kesehatan Tri Tunas Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abtrak Latar Belakang: Selalu berusaha untuk mencapai keberhasilan baik dari segi pelayanan maupun hasil produksinya. Untuk menunjang keberhasilan tersebut diperlukan pemeliharaan tempat tugas yang sehat dan aman untuk mencegah terjadinya kecelakaan tugas dan mencapai kondisi perusahaan zero accident atau kecelakaan nihil. Melalui promosi K3, safety talk diketahui bahwa salah satu cara pencegahan kecelakaan tugas dengan menyebarkan informasi tentang kesehatan dan keselamatan tugas (K3). Penelitian ini bertujuan untuk memberikan bentuk pendekatan serta aplikasi safety talk pada pengemudi kendaraan besar di Makassar Persingahan Peti Kemas Perusahaan PT Pelindo. Motode: Jenis penelitian yang digunakan bersifat deskriptif. Populasi penelitian yaitu 240 pengemudi kendaraan besar, dengan teknik purposive sampling maka sampel yang diambil sebanyak 150 pengemudi. Dengan menggunakan kuesioner pada lembar, pengumpulan data digunakan SPSS 16.0 untuk mengolah datanya. Hasil: Seratus % dari 150 orang yang mengikuti penelitian menemukan bahwa cara safety talk efektif untuk 135 orang (90 %) dan aplikasi safety talk efektif untuk 150 orang (100 %). Berdasarkan cara safety talk, 135 (90 %) responden menyatakan efektif, dan berdasarkan aplikasi safety talk, 150 (100 %) menyatakan efektif. Kesimpulan: Simpulan cara safety talk disampaikan dan diimplementasikan sebelum bekerja sehingga semua karyawan, khususnya pengemudi sopir truk tronton, selalu sadar akan masalah kesehatan dan keselamatan kerjanya. Kata Kunci: Safety talk, peti kemas, sopir truk
NGOPIKA: SINERGIS DALAM BERMUAMALAH DAN BERKARYA YANG AMAN DI MASA PANDEMI COVID-19 Chitra Dewi; Andi Wahyuni; Marisna Eka Yulianita; Muti Sahida; Jufri; Ruslan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Gerakan Aksi Sehat (GESIT) Vol. 2 No. 1 (2021): Jurnal Pengabdian Masyarakat Gerakan Aksi Sehat (GESIT)
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/b.v2i1.266

Abstract

Infeksi virus Corona di seluuh dunia yang menyebar secara luas dan berbanding lurus dengan jumlah angka insiden dan mortalitas pada masyarakat diberbagai negara termasuk Indonesia. Hal ini disebabkan karena penyebaran virus mengikuti mobilisasi manusia. Sehingga seluruh negara melakukan pembatasan pergerakan warga sebagai upaya untuk menekan laju penyebaran COVID-19. Namun disisi lain, manusia sebagai makhluk sosial membutuhkan interaksi (muamalah) untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai sinergi dalam bermuamalah dan berkarya yang aman di masa pandemic COVID-19. Edukasi ini memberikan penguatan pemahaman masyarakat mengenai kegiatan bermuamalah (berinteraksi) selama pandemic COVID-19 menjadi hal yang bisa tetap dilaksanakan guna mendukung produktivitas masyarakat dalam menghasilkan karya dan menopang kebutuhan hidup mereka dengan syarat tetap mematuhi protokol kesehatan sesuai dengan anjuran pemerintah. Proses kegiatan ini disertai dengan antusiasme peserta dalam menerima dan memberikan tanggapan terhadap materi yang diberikan. Kegiatan ngopika (ngobrol perkara ilmu kesehatan): sinergi dalam bermuamalah dan berkarya yang aman di masa pandemi COVID-19 menjadi salah satu langkah efektif guna menyampaikan informasi mengenai COVID-19 dan memberikan solusi pada masyarakat tentang bagaimana cara yang tepat dalam berinteraksi antar sesama dengan mematuhi instruksi pemerintah untuk melakukan Gerakan 3M dalam rangka mencegah penyebaran COVID-19.
HUBUNGAN TINDAKAN KEPERAWATAN PRE OPERATIF DENGAN TINGKAT KECEMASAN KLIEN DENGAN FRAKTUR DI RUMAH SAKIT DR.DODI SARJOTO LANUD SULTAN HASANUDDIN MAKASSAR Marisna Eka Yulianita; Afriani Nur
Jurnal Mitrasehat Vol. 4 No. 1 (2014): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v4i1.148

Abstract

Kecemasan merupakan perasaan yang terus-menerus akan kesedihan danketidakpastian, cemas berbeda dengan rasa takut, dimana cemas di sebabkan oleh hal-hal yangtidak jelas termasuk di dalamnya klien yang akan menjalani operasi.pada bulan Januari sampaibulan Desember 2013 terdapat 585 klien yang menjalani operasi fraktur di Rumah sakit Dr.Dodisarjoto lanud Sultan Hasanuddin Makassar dengan jenis kecemasan yang bervariasi karenamereka tidak tahu konsekuensi pembedahan dan takut terhadap prosedur itu sendiri.Tujuan penelitian Untuk mengetahui Hubungan Tindakan keperawatan pre operatifterhadap tingkat kecemasan pada klien dengan fraktur yang akan dilakukan tindakan operasi diRumah Sakit DR.Dodi Sarjoto Lanud Sultan Hasanuddin Makassar.Jenis Penelitian adalah survei analitik dengan metode Cross Sectional . Penelitian inidilaksanakan di Rumah Sakit DR.Dodi Sarjoto Lanud Sultan Hasanuddin Makassar. Waktupenelitian ini berlangsung selama 4 minggu,dengan jumlah sampel sebanyak 30 sampel.Hasil penelitian diuji dengan uji alternative Fisher Exact untuk melihat hubunganantara tindakan keperawatan preoperatif dan tingkat kecemasan didapatkan adanya hubunganantara tingkat kecemasan dan tindakan keperawatan dalam signifikansi nilai α < 0,.05 denganmenggunkan uji Chisquare .Simpulan penelitian ini adalah Terdapat hubungan tindakan keperawatan preoperatifterhadap tingkat kecemasan pada klien fraktur yang dirawat di ruang bedah Rumah SakitDR.Dodi Sarjoto Lanud Sultan Hasanuddin Makassar.
Hubungan Kebiasaan Merokok Dengan Kejadian Karies Gigi Di Dusun Bilaji Kecamatan Barombong Kabupaten Gowa Marisna Eka Yulianita; Chitra Dewi; Kasriani
Jurnal Mitrasehat Vol. 10 No. 2 (2020): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v10i2.248

Abstract

Karies gigi adalah daerah yang membusuk di dalam gigi yang terjadi akibat suatu proses yang secara bertahap melarutkan email. menurut WHO tembakau membunuh lebih dari 5 juta orang pertahun dan diproyeksikan akan membunuh 10 juta orang sampai tahun 2020, dari jumlah itu 70% korban berasal dari negara berkembang yang didominasi oleh kaum laki-laki sebesar 700 juta terutama di Asia. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Hubungan Kebiasaan Merokok Dengan Kejadian Karies Gigi Di Dusun Bilaji Kecamatan Barombong Kabupaten Gowa. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian Observasional Analitik dengan desain penelitian Cross Sectional. Populasi berjumlah 300 penduduk yang merokok dengan sampel 75 orang penderita Karies gigi, teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Hasil uji statistik dengan menggunakan Chi Square didapatkan nilai p=0.000 (p<α) maka dapat disimpulkan ada hubungan antara Kebiasaan Merokok dengam Kejadian Karies Gigi Di Dusun Bilaji Kecamatan Baromboong Kabupaten Gowa. Simpulan dari kebiasaan merokok sangat berpengaruh terhadap karies gigi di Dusun Bilaji Kabupaten Gowa. Disarankan yang merokok agar menjaga kebersihan giginya
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP TERHADAP KESIAPSIAGAAN BENCANA KEBAKARAN PADA SISWA DI SMA 1 TOLANGOHULA Alien Angraini Abdul; Ilham Syam; Andi Arnoli; Kamariana; Marisna Eka Yulianita
Jurnal Mitrasehat Vol. 15 No. 1 (2025): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v15i2.506

Abstract

Latar Belakang: Bencana kebakaran merupakan kejadian yang diakibatkan adanya bahan bakar, oksigen dan panas. BNPBD Provinsi Gorontalo Tahun 2023 terdapat 82 kasus kebakaran dan 2 diantaranya kejadian kebakaran di wilayah sekolah di Provinsi Gorontalo, dalam hal ini bulan september merupakan bulan yang banyak menyumbang angka kejadian kebakaran yaitu sebanyak 32 kasus kebakaran. Tujuan: Untuk mengetahui hubunngan penngetahuan dan sikap dengan kesiapsiagaan bencana kebakaran di SMAN 1 Tolangohula. Metode: Jenis penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah anak sekolah di SMAN 1 Tolangohula sebanyak 506 anak sekolah dengan jumlah kelas 10 sebanyak 185 siswa, kelas 11 sebanyak 197 siswa dan kelas 12 sebanyak 124 siswa dengan menggunakan stratified random sampling. Hasil: Hubungan antara pengetahuan dan kesiapsiagaan mendapatkan nilai p = 0,000 (p<α = 0,05), hal ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara pengetahuan dan kesiapsiagaan pada siswa di SMA Negeri 1 Tolangohula. Sedangkan hasil hubungan antara sikap dan kesiapsiagaan mendapatkan hasil yaitu nilai p = 0,000 (p<α = 0,05), hal ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara sikap dan kesiapsiagaan pada siswa di SMA Negeri 1 Tolangohula. Kesimpulan: Terdapat hubungan antara pengetahuan dan sikap dalam kesiapsiagaan bencana kebakaran pada siswa di SMA Negeri 1 Tolangohula Kabupaten Gorontalo.
HUBUNGAN LITERASI KESEHATAN DIGITAL DENGAN PERSONAL HYGIENE SISWA DI SMP NEGERI 2 MAKASSAR Andi Yulia Kasma; Melki S Husain; Marisna Eka Yulianita; Kamariana; Andi Wahyuni; Andi Ayumar
Jurnal Mitrasehat Vol. 15 No. 4 (2025): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v15i4.649

Abstract

Latar belakang: Perilaku menjaga kebersihan diri penting dalam mewujudkan kenyamanan, keamanan, serta kesehatan individu. Personal hygiene kurang pada anak usia sekolah menimbulkan masalah kesehatan, seperti terjadi gangguan integritas kulit, gangguan mukosa bibir, serta gangguan mata, telinga dan gangguan pada kuku. Tujuan : Untuk menganalisis hubungan literasi kesehatan digital dengan personal hygiene siswa SMP Negeri 2 Makassar. Metode: Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan desain cross-sectional. Sampel penelitian 178 siswa kelas IX dengan teknik pengambilan sampel dengan proporsional systematic random samping. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan analisis data menggunakan uji chi-square. Hasil : Penelitian menunjukkan hubungan signifikan antara literasi kesehatan digital dengan personal hygiene siswa diperoleh hasil p-value = 0,000. Literasi kesehatan digital kurang baik 36 responden (20,2%) dan literasi kesehatan baik 142 responden (79,8%) pada personal hygiene kurang baik 42 responden (23,6%) dan personal hygiene baik 136 responden (76,4%) Kesimpulan: Siswa yang memiliki literasi kesehatan digital lebih tinggi maka kecenderungannya lebih peduli dengan kebersihan diri serta lebih sering menerapkan kebiasaan hygiene baik, seperti mencuci tangan dan merawat kebersihan mulut. Diharapkan orang tua memperkuat kebiasaan personal hygiene anak di rumah dengan memanfaatkan informasi kesehatan digital akurat serta membimbing penggunaan teknologi secara bijak.
MINUMAN SEHAT ES LUMUT KELOR (MINSET ES LUMER) DI UPT SMA NEGERI 5 BANTAENG Wina Eka Cahyani; Marisna Eka Yulianita; Kamariana
Jurnal Pengabdian Masyarakat Gerakan Aksi Sehat (GESIT) Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Gerakan Aksi Sehat (GESIT)
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jgs.v4i2.457

Abstract

Latar belakang : Salah satu masalah kesehatan yang menjadi fokus pemerintah saat ini adalah penanggulangan anemia. Anemia ialah suatu keadaan di mana kadar Hemoglobin (Hb) dalam darah lebih rendah dari kadar normal untuk kelompok orang berdasarkan usia dan jenis kelamin, pada Wanita remaja kadar Hb normal ialah 12-15 gr/dl. Daun kelor sendiri merupakan salah satu tanaman lokal yang sudah berabad-abad dikenal sebagai tanaman serbaguna, kaya nutrisi dan berkhasiat obat.Tujuan dari kegiatan ini adalah pemanfaatan daun kelor menjadi olahan es lumut kelor yang dapat diolah menjadi minuman pengganti tablet tambah darah bagi remaja putri. Fokus sasaran dari kegiatan ini adalah siswi kelas X-XI yang berjumlah 50 orang.Metode: Kegiatan Pengabdian ini di lakukan dengan menggunakan media proyektor dengan metode ceramah dan dilanjutkan dengan pembagian olahan daun kelor berupa es lumut kelor.Hasil yang diperoleh dari kegiatan pengabdian yaitu adanya peningkatan skor pengetahuan peserta sebelum dan sesudah dilakukan penyuluhan Minuman Sehat Es Lumut Kelor Sebagai Pengganti Tablet Fe Untuk Pemenuhan Zat Besi Dalam Mencegah Anemia Pada Remaja Putri dari rata-rata 54,0% menjadi 100%.kesimpulan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan terkait pencegahan anemia siswi SMA Negeri 5 Bantaeng sebelum dan sesudah dilakukan penyuluhan.
EDUKASI PENTINGNYA KONSUMSI IKAN PADA SISWA DI SD NEGERI 48 LAPPAE KABUPATEN SINJAI Andi Abad Jemma; Kamariana; Esse Puji Pawenrusi; Marisna Eka Yulianita
Jurnal Pengabdian Masyarakat Gerakan Aksi Sehat (GESIT) Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Gerakan Aksi Sehat (GESIT)
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jgs.v5i2.586

Abstract

Latar belakang: Pangan merupakan kebutuhan dasar manusia yang paling utama. Demi tercapainya sumber daya manusia yang berkualitas, diperlukan konsumsi pangan yang bergizi. Kecukupan gizi sangat diperlukan oleh setiap individu, termasuk kelompok anak usia sekolah. Tujuan: Tujuannya agar siswa-siswi memahami dan mengetahui manfaat serta kandungan gizi yang terdapat dalam ikan. Solusi yang diberikan dalam sosialisasi ini mencakup penyampaian materi tentang pentingnya mengonsumsi ikan dan ajakan untuk membiasakan diri gemar makan ikan. Metode: Metode pelaksanaan kegiatan ini adalah ceramah dalam bentuk sosialisasi mengenai manfaat mengonsumsi ikan kepada siswa-siswi kelas 4 SDN 48 Lappae. Hasil: Kegiatan ini berhasil meningkatkan pengetahuan dan membentuk kesadaran baru mengenai pentingnya konsumsi ikan bagi kesehatan dan pertumbuhan anak. Kesimpulan: Sosialisasi memberikan dampak positif terhadap pengetahuan dan sikap siswa terhadap konsumsi ikan, terbukti dari peningkatan hasil post-test dan respon siswa.