Articles
The Efektifitas Polymetric Skipping Terhadap Status Gizi Pada Anak Usia Sekolah Dasar
Yulianita, Marisna Eka;
Dewi, Chitra
Window of Health : Jurnal Kesehatan Vol 4 No 3 (Juli 2021 )
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33368/woh.v4i03.552
Globally, Indonesia is listed as the 5th country with the highest number of children experiencing nutritional problems after India, China, Nigeria and Pakistan. In the current Covid 19 pandemic, social restrictions and physical restrictions have caused school-age children to be closed and caused children to do less physical activity which has an impact on children's energy metabolism. The purpose of this study was to determine the effectiveness of polymetric skipping on the nutritional status of elementary school aged children in Pangkajene Kepulauan Regency. This type of research is a quantitative study, namely Quasy Experiment with a Time Series Design. The data collection process was carried out 2 times a week for 4 weeks. The sample of this research was 31 children of grade 3, 4, and 5 grade which were obtained using purposive sampling technique. The results of statistical tests showed that polymetric skipping had an influence on the nutritional status of elementary school aged children (Ï <0.005). The results of this study also indicated that there was an increase in the value towards the median value based on the age of each child. This means that there is an improvement in the direction of children's nutritional status towards normal nutritional status values. The conclusion of this study is that the provision of this exercise at elementary school age provides a good contribution to children's bone growth.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Stunting Pada Baduta Di Wilayah Kerja Puskesmas Buntu Batu Kabupaten Enrekang
Ilham Syam;
Marisna Eka Yulianita;
Ismaniar Annisa
Jurnal Kesehatan Masyarakat Mulawarman (JKMM) Vol.1 No.2 Desember (2019) : Jurnal Kesehatan Masyarakat Mulawarman (JKMM)
Publisher : Mulawarman University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30872/jkmm.v1i2.3056
Pendahuluan: Stunting atau di sebut dengan “pendek” merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat dari kekurangan gizi kronis terutama dalam 1.000 hari pertama kehidupan. Pada tahun 2014 prevalensi balita stunting di Indonesia mencapai 37% (terdiri dari 18% sangat pendek dan 19,2% pendek) yang berarti terjadi peningkatan tahun 2010 (35.6%) dan tahun 2007 (36,8%) prevalensi balita Pendek (Stunting).Tujuan: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting pada balita.Metode: Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian analitik dengan desain cross sectional. Lokasipenelitian di wilayah kerja puskesmas buntu batu kabupaten enrekang dengan populasi yaitu balita umur 21-24 bulansebanyak 506 dan 101sampel menggunakan uji statisik chi-square dilanjutkan dengan uji fisher exactHasil: Hasil analisis bivariat yaitu Asi eksklusif dengan kejadian stunting nilai p-value 0,060 (p > 0,05), berat badan lahir rendah dengan kejadian stunting nilai p-value 0,049 (p <0,05) dan Imunisasi dengan kejadian stuntingp-value 0,027 (p < 0,05).Kesimpulan:Kesimpulan Tidak ada hubungan Asi eksklusif dengan kejadian stunting, ada hubungan BBLRdengan kejadian stunting dan ada hubungan Imunisasi dengan kejadian stunting pada Balita di wilayah kerja Puskesmas Buntu Batu Kabupaten Enrekang. Diharapkan kepada ibu untuk dapat mempersiapkan diri sebelum menikah dan selama hamil, memperluas pengetahuan dan mempersiapkan gizi yang adekuat sehingga dapat mengurangi risiko terjadinya stunting pada balita.
Hubungan Pengetahuan dan Keterpaparan Informasi dengan Tindakan Pencegahan Keputihan Pada Remaja Putri di SMK Wahyu 1 Makassar
Chitra Dewi;
Marisna Eka Yulianita;
Annisa Khaerani
Jurnal Kesehatan Panrita Husada Vol 7 No 2 (2022): Jurnal Kesehatan Panrita Husada
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (Stikes Panrita Husada Bulukumba)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37362/jkph.v7i2.590
Indonesia is a tropical country that allows 75% of the female population to experience vaginal discharge. The purpose of this study was to determine the relationship between knowledge and information exposure with the prevention of vaginal discharge in adolescent girls. This type of research was a quantitative using an analytical survey with a cross sectional approach. The population is 111 people with a sample of 86 students using stratified random sampling technique. This research was carried out at SMK Wahyu 1 Makassar on November 11-11 December 2019. The results showed that respondents who had good knowledge of vaginal discharge prevention were 47 (54,7%) respondents. Good information’s exposure about the prevention of vaginal discharge were 50 (58,1%). respondents who took steps to prevent vaginal discharge were 45 (52,3%). Chi square statistical test results obtained ρ value =0.000 (ρ<α). There is a relationship between knowledge and prevention of vaginal discharge and there is a relationship between information exposure and prevention of vaginal discharge in adolescent girls. The conclusion of this study is that most of the students have sufficient knowledge and good information’s exposure about the prevention of vaginal discharge, and have a good vaginal discharge prevention effort.
Simulation Game to Improve Knowledge and Attitude of Female Students Regarding Personal Hygiene During Menstruation
Andi Yulia Kasma;
Marisna Eka Yulianita;
Jufri Jufri;
And Ayumar
Jurnal Keperawatan Vol 14 No S2 (2022): Jurnal Keperawatan: Supp Juni 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (284.905 KB)
Personal hygiene during menstruation is crucial and should be carefully considered by every female student since poor personal hygiene can lead to disorders of the reproductive tract and organs. According to the 2020 Population Census results, Indonesia's population in 2020 was 270,203,917 (as of September 2020), with female adolescent aged 10 to 19 years by 22.73 million, or 48.49 percent of the overall youth population. This study aims to recognize the impact of simulation game approach to female adolescents’ knowledge and attitudes regarding personal hygiene during menstruation. This study is Quasi Experiment with Pretest-Posttest Nonequivalent Control Group Design. The participants were all female students in that number of samples was 64 respondents selected by purposive sampling. Snakes and ladders online games and true-false games are among the simulation games applied. The results of statistical tests obtained p = 0.000 (p<0.05) for knowledge variable and p = 0.000 (p<0.05) for attitude variable, indicated that there was a significant difference in the average score of respondents' knowledge and attitudes before and after they participate in a simulation game. It concluded that health education regarding personal hygiene during menstruation for female adolescent through simulation game (Persimu) may improve the knowledge and attitudes of female students at SMPN 12 Makassar so that they can behave in excellent menstrual hygiene. It is encouraged to school to provide frequent health education concerning personal hygiene during menstruation so that students can practice adequate menstrual hygiene.
Revitalisasi Tanaman Obat Keluarga Di Puskesmas Sappa Kec. Belawa, Kab. Wajo
Ayumar, Andi;
Kasma, Andi Yulia;
S, Suarni;
Al’mardhiyah, Andi Putri Ainaa;
Wahyuni, Andi;
Yulianita, Marisna Eka
Idea Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 03 (2024): September
Publisher : PT.Mantaya Idea Batara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53690/ipm.v4i03.279
Dalam upaya pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan berdasarkan hasilsurvey dan observasi, ditemukan adanya permasalahan pada tanaman obat khususnya tanaman obat herbalyang ada di Puskesmas Sappa Desa Sappa Kec. Belawa Kab. Wajo dengan kondisi yang sudah tidak terawatdengan baik dan cendrung terbengkalai serta kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai manfaattanaman obat beserta jenisnya. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menyadarkan masyarakat akanpentingnya tanaman obat bagi kesehatan, dan pada pelaksanaan pengabdian ini sekaligus diberi papaninformasi yang berisi jenis, nama ilmiah beserta manfaatnya dan masyarakat yang datang ke puskesmasdapat memperoleh informasi yang bertujuan untuk mengetahui pentingnya tanaman obat keluarga atauherbal dengan melihat papan informasi tanaman tersebut dan sekaligus diberikan edukasi tambahanmengenai jenis dan manfaat tanaman obat tersebut kepada masyarakat jika masyarakat berkunjung kepuskesmas. Hasil dari kegiatan tersebut adalah bertambahnya pengetahuan masyarakat mengenai varianjenis dan manfaat tanaman obat bagi kesehatan. Dengan dilaksanakan kegiatan Revitalisasi Tanaman ObatKeluarga dan edukasi ini diharapkan semua masyarakat dapat termotivasi untuk dapat melestarikantanaman obat sebagai alternative dari upaya pencegahan dan pengobatan kejadian penyakit tertentu.
Pengaruh Tekhnik Relaksasi Benson Terhadap Tingkat Depresi Pada Pasien Stroke
Komariah, Euis Dedeh;
Yulianita, Marisna Eka;
Syaipuddin;
Ibrahim;
Indar
Jurnal Keperawatan Florence Nightingale Vol 8 No 1 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Stella Maris Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52774/jkfn.v8i1.327
Stroke adalah penyumbang kematian terbesar di dunia. Komplikasi yang biasanya dapat ditemukan pada pasien setelah mengalami stroke adalah depresi. Depresi pasca stroke sering terbaikan padahal memiliki konsekuensi serius terhadap kepatuhan pengobatan, kemampuan rehabilitasi, dan integrasi sosial pasien. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh teknik relaksasi Benson terhadap tingkat depresi pada pasien stroke di Rumah Sakit Fatima Makale, Tana Toraja. Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimental dengan rancangan pre-test and post-test with one group design. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik reliance available sampling dengan jumlah sampel sebanyak 20 responden. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner untuk mengukur tingkat depresi dari Beck depression inventory (BDI). Dari hasil uji statistik Wilcoxon diperoleh nilai = 0,000 dengan tingkat signifikansi = 0,05. Hasil ini menunjukkan ƿ < α, artinya ada pengaruh yang signifikan antara teknik relaksasi Benson terhadap tingkat depresi pada pasien stroke di Rumah Sakit Fatima Makale Tana Toraja. Tingkat depresi pada pasien stroke setelah diberikan perlakuan selama 2-3 kali per minggu selama 4 minggu mengalami penurunan dari depresi sedang menjadi depresi ringan. Diharapkan keluarga dapat melakukan teknik relaksasi Benson pada pasien stroke di rumah secara mandiri sebagai latihan untuk mengurangi kecemasan atau depresi pada pasien itu sendiri.
The Effect of Simulation Methods on Preparedness Flood Disaster
Syam, Ilham;
Yulianita, Marisna Eka;
Efendi, Suradi;
Dewi, Chitra;
Zulhijayanti, Zulhijayanti
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 5 No 4 (2023): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/ijghr.v5i4.2834
Throughout 2022, the National Disaster Management Agency (BNPB) noted 3,531 natural disaster events in Indonesia. The disaster that occurred dominated by floods, namely 1,524 incidents Where amount This equivalent to 43.1% of the total national disaster events. The aim of this research is to determine the effect of simulation methods on flood disaster preparedness at SD Inpres Nipa-Nipa Makassar City. This research uses a " pre-experimental " method with a one group pretest-posttest design. The sampling technique is purposive sampling . sample size was 84 people. This research uses a questionnaire as a data collection instrument. the Wilcoxon test results for video simulations are 0.000 < 0.05 and puzzle simulations are 0.000 < 0.05. This means that there is an influence of video and puzzle simulation methods on flood disaster preparedness at SD Inpres Nipa-Nipa Makassar City. Conclusion study This is there is influence simulation to preparedness disaster flood on Inpres Elementary School students Nipa-Nipa . Recommended to the teacher in school For give education or counseling so that you can increase student knowledge about disaster flood And possible preparedness _ done If happen flood in the future come.
Environmental-Based Disease Study in the Gold Handicraft Industry Area in Rappokalling Village, Makassar City
Andi Riska;
Basri;
Marisna Eka Yulianita
Journal of Environmental and Safety Engineering Vol. 1 No. 1 (2022): February - Journal of Environmental and Safety Engineering (JESE)
Publisher : Institut Teknologi dan Kesehatan Tri Tunas Nasional
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Latar Belakang: Sanitasi lingkungan yang optimum akan berpengaruh positif terhadap status kesehatan yang optimum pula. Penyakit berbasis lingkungan adalah ilmu yang mempelajari proses kejadian kasus baru ataupun berulang pada kelompok masyarakat tertentu. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui kondisi sanitasi lingkungan dan mengidentifikasi penyaktit berbasis lingkungan pada area Industri kerajinan emas. Motode: Jenis Penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriktif dengan menggunakan metode survey deskriptif dengan jumlah sampel 60 yang diambil menggunakan Accidental sampling. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan semua kondisi sanitasi lingkungan responden adalah baik sebanyak 60 responden (100%). Penyakit Berbasis Lingkungan yang diperoleh adalah Diare sebanyak 12 responden (20,0%) dan Tifoid sebanyak 4 responden (6,7%). Kesimpulan: Kondisi sanitasi lingkungan yang secara umum tergambar baik, namun terdapat kondisi sanitasi lingkungan yang masih kurang memenuhi standar, seperti sumber utama air minum, kualitas fisik air minum, dan tempat penampungan limbah air sisa mandi, mencuci, dan memasak. Hal ini berkontribusi terhadap kejadian Diare dan Tifoid di Kelurahan Rappokalling Kota Makassar.
Description Of Methods And Application Of Safety Talks To Tronton Truck Drivers At PT Pelindo's Makassar Container Terminal
Andi Ayumar;
Andi Yulia Kasma;
Riamilah;
Musliyati;
Marisna Eka Yulianita;
Waode Alkamalia
Journal of Environmental and Safety Engineering Vol. 2 No. 1 (2023): February - Journal of Environmental and Safety Engineering (JESE)
Publisher : Institut Teknologi dan Kesehatan Tri Tunas Nasional
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Abtrak Latar Belakang: Selalu berusaha untuk mencapai keberhasilan baik dari segi pelayanan maupun hasil produksinya. Untuk menunjang keberhasilan tersebut diperlukan pemeliharaan tempat tugas yang sehat dan aman untuk mencegah terjadinya kecelakaan tugas dan mencapai kondisi perusahaan zero accident atau kecelakaan nihil. Melalui promosi K3, safety talk diketahui bahwa salah satu cara pencegahan kecelakaan tugas dengan menyebarkan informasi tentang kesehatan dan keselamatan tugas (K3). Penelitian ini bertujuan untuk memberikan bentuk pendekatan serta aplikasi safety talk pada pengemudi kendaraan besar di Makassar Persingahan Peti Kemas Perusahaan PT Pelindo. Motode: Jenis penelitian yang digunakan bersifat deskriptif. Populasi penelitian yaitu 240 pengemudi kendaraan besar, dengan teknik purposive sampling maka sampel yang diambil sebanyak 150 pengemudi. Dengan menggunakan kuesioner pada lembar, pengumpulan data digunakan SPSS 16.0 untuk mengolah datanya. Hasil: Seratus % dari 150 orang yang mengikuti penelitian menemukan bahwa cara safety talk efektif untuk 135 orang (90 %) dan aplikasi safety talk efektif untuk 150 orang (100 %). Berdasarkan cara safety talk, 135 (90 %) responden menyatakan efektif, dan berdasarkan aplikasi safety talk, 150 (100 %) menyatakan efektif. Kesimpulan: Simpulan cara safety talk disampaikan dan diimplementasikan sebelum bekerja sehingga semua karyawan, khususnya pengemudi sopir truk tronton, selalu sadar akan masalah kesehatan dan keselamatan kerjanya. Kata Kunci: Safety talk, peti kemas, sopir truk
NGOPIKA: SINERGIS DALAM BERMUAMALAH DAN BERKARYA YANG AMAN DI MASA PANDEMI COVID-19
Chitra Dewi;
Andi Wahyuni;
Marisna Eka Yulianita;
Muti Sahida;
Jufri;
Ruslan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Gerakan Aksi Sehat (GESIT) Vol. 2 No. 1 (2021): Jurnal Pengabdian Masyarakat Gerakan Aksi Sehat (GESIT)
Publisher : LPPM STIK Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51171/b.v2i1.266
Infeksi virus Corona di seluuh dunia yang menyebar secara luas dan berbanding lurus dengan jumlah angka insiden dan mortalitas pada masyarakat diberbagai negara termasuk Indonesia. Hal ini disebabkan karena penyebaran virus mengikuti mobilisasi manusia. Sehingga seluruh negara melakukan pembatasan pergerakan warga sebagai upaya untuk menekan laju penyebaran COVID-19. Namun disisi lain, manusia sebagai makhluk sosial membutuhkan interaksi (muamalah) untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai sinergi dalam bermuamalah dan berkarya yang aman di masa pandemic COVID-19. Edukasi ini memberikan penguatan pemahaman masyarakat mengenai kegiatan bermuamalah (berinteraksi) selama pandemic COVID-19 menjadi hal yang bisa tetap dilaksanakan guna mendukung produktivitas masyarakat dalam menghasilkan karya dan menopang kebutuhan hidup mereka dengan syarat tetap mematuhi protokol kesehatan sesuai dengan anjuran pemerintah. Proses kegiatan ini disertai dengan antusiasme peserta dalam menerima dan memberikan tanggapan terhadap materi yang diberikan. Kegiatan ngopika (ngobrol perkara ilmu kesehatan): sinergi dalam bermuamalah dan berkarya yang aman di masa pandemi COVID-19 menjadi salah satu langkah efektif guna menyampaikan informasi mengenai COVID-19 dan memberikan solusi pada masyarakat tentang bagaimana cara yang tepat dalam berinteraksi antar sesama dengan mematuhi instruksi pemerintah untuk melakukan Gerakan 3M dalam rangka mencegah penyebaran COVID-19.