Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Penyuluhan Hukum Perlindungan Tenaga Kerja di Kalimantan Selatan Nawang Sari, Safitri WIkan; Muchtar, Masrudi; Vikra, Zulfa Asma; Hidayati, Annisa; Yudistira, Dhieno; Fajarina, Mentari
Jurnal Pengabdian Getek Vol. 3 No. 1 (2025): Getek : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LP2M UNIVERSITAS ACHMAD YANI BANJARMASIN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari Pelaksanaan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) tentang “Penyuluhan Hukum Perlindungan Tenaga Kerja Di Kalimantan Selatan” ini terdiri dari 2 (dua) hal, yakni : Pertama, bertujuan untuk memberikan penyuluhan hukum ketenaga kerjaan kepada kepada tenaga kerja dan masyarakat di kalimantan Selatan dengan berpedoman pada regulasi ketenagakerjaan nasional Undang-Undang No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan dan UU No. 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja dan perubahannya melalui putusan MK dan peraturan pelaksanaan yang ada dibawahnya. Kedua, bertujuan memberikan solusi hukum kepada masyarakat pada umumnya serta pekerja/buruh di kalimantan Selatan khususnya jika mengalami konflik ketenagakerjaan dengan pemberi kerja /perusahaan, pekerja/buruh tetap dilindungi hak-haknya oleh negara serta tetap menjadi prioritas utama pekerja/buruh di Kalimantan Selatan mendapatkan program-program jaminan sosial sesuai dengan nilai-nilai kemanusiaan demi terciptanya kesejahteraan sosial sebagaimana yang diamanatkan oleh Undang-Undang No. 13 Tahun 2003 tentang Undang-Undang Ketenagakerjaan dan UU No. 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja dan perubahannya melalui putusan MK dan peraturan pelaksanaan yang ada dibawahnya. Target Khusus pada kegiatan ini adalah pekerja / buruh di kalimantan Selatan pada umumnya seringkali kurang mendapat informasi dan pengetahuan mengenai masalah-masalah hukum ketenagakerjaan serta program-program jaminan sosial terhadap hak-hak mereka sebagai pekerja/buruh yang bekerja di wilayah Kalimantan Selatan dapat terjadi setiap waktu. Metode Pendekatan yang digunakan pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan melalui beberapa tahapan, yakni dimulai dari mengidentifikasi kasus-kasus hukum yang sedang marak terjadi di dalam masyarakat dan pekerja / buruh di Kalimantan Selatan, kemudian dilanjutkan dengan menentukan tujuan kerja, menyusun rencana pemecahan masalah dari masalah hukum yang sudah teridentifikasi yakni masalah penyuluhan hukum tenaga kerja di Kalimantan Selatan, melakukan pendekatan sosial dilapangan, pelaksanaan kegiatan, dan terakhir adalah evaluasi kegiatan dan hasil. Hasil pelaksanaan kegiatan adalah sebagai berikut: pertama, setelah menerima penyuluhan hukum tenaga kerja di kalimantan Selatan dalam kegiatan PKM ini, masyarakat pada umumnya dan pekerja / buruh di Kalimantan Selatan khususnya mulai meningkatkan kesadaran hukum dan kehati-hatiannya dalam melakukan perjanjian kerja dengan pemberi kerja / perusahaan apakah hak - hak mereka sebagai pekerja / buruh sudah dijamin dan mendapat perlindungan hukum dari pemberi kerja / perusahaan termasuk hak - hak pekerja/ buruh untuk didaftarkan oleh pemberi kerja / perusahaan pada program - program jaminan sosial yang diamanatkan oleh negara dalam Undang - Undang No. 13 Tahun 2003 tentang Undang-Undang Ketenagakerjaan dan UU No. 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja dan perubahannya melalui putusan MK dan peraturan pelaksanaan yang ada dibawahnya . Kedua,khususnya untuk mengetahui tindakan apa yang harus ditempuh jika mengalami atau berhadapan dengan kasus-kasus ketenagakerjaan dan kasus-kasus penggelapan dana program-program jaminan sosial oleh pemberi kerja/perusahaan sesuai mekanisme hukum dalam Undang-Undang No. 13 Tahun 2003 dan UU No. 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja dan perubahannya melalui putusan MK dan peraturan pelaksanaan yang ada dibawahnya.
INTENSITAS MENONTON VIDEO PENDEK DAN SELF-EFFICACY SEBAGAI FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PROKRASTINASI AKADEMIK MAHASISWA KEDOKTERAN UNIVERSITAS SWADAYA GUNUNG JATI Hidayati, Annisa; Primanagara, Risnandya; Octaviara, Tissa
Jambura Journal of Health Sciences and Research Vol 7, No 4 (2025): OKTOBER: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35971/jjhsr.v7i4.34230

Abstract

Mahasiswa kedokteran menghadapi tuntutan akademik yang tinggi yang berpotensi menimbulkan prokrastinasi akademik. Perkembangan teknologi digital, khususnya popularitas video pendek seperti TikTok, YouTube Shorts, dan Instagram Reels, sering kali menjadi distraksi yang memperkuat kecenderungan tersebut. Sebaliknya, faktor internal seperti self-efficacy diyakini berperan dalam menekan perilaku prokrastinasi. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara intensitas menonton video pendek dan self-efficacy dengan prokrastinasi akademik mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Swadaya Gunung Jati. Desain penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional, melibatkan 266 mahasiswa yang dipilih melalui stratified random sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner intensitas menonton video pendek, kuesioner self-efficacy, dan kuesioner prokrastinasi akademik, dengan analisis data menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil menunjukkan 63,91% mahasiswa memiliki intensitas menonton video pendek tinggi, 75,56% tingkat self-efficacy tinggi, dan 56,77% prokrastinasi akademik sedang. Terdapat hubungan signifikan antara intensitas menonton video pendek dan prokrastinasi akademik (p = 0,001; r = 0,403), namun tidak terdapat hubungan signifikan antara self-efficacy dan prokrastinasi akademik (p = 0,345; r = 0,058). Penelitian ini menunjukkan bahwa distraksi digital berperan lebih besar dibandingkan faktor psikologis internal dalam mempengaruhi prokrastinasi akademik mahasiswa kedokteran. Kebaruan penelitian terletak pada fokus terhadap video pendek sebagai distraksi digital spesifik serta pengujian simultan faktor eksternal dan internal, dengan temuan bahwa self-efficacy tidak berhubungan signifikan, berbeda dari mayoritas literatur sebelumnya.
TINJAUAN YURIDIS GUGAT CERAI ISTERI TERHADAP SUAMI (STUDI PADA PENGADILAN AGAMA ISLAM) Hidayati, Annisa
Jurnal Ilmu Syariah dan Hukum (JISYAKU) Vol 1 No 2 (2022): JISYAKU
Publisher : Sharia Faculty of State Islamic Institute (IAIN) Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23971/jisyaku.v1i2.4815

Abstract

Tujuan Penelitian mengetahui alasan-alasan pengajuan gugat cerai pada Pengadilan Agama Banjarmasin dan mengetahui akibat hukum gugat cerai terhadap hak-hak isteri. Jenis penelitian hukum empiris atau penelitian hukum sosiologis. Pendekatan Penelitian menggunakan pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan pendekatan konsep (conceptual approach). Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa alasan yang menyebabkan seorang isteri mengajukan permohonan gugat cerai terhadap suaminya pada Pengadilan Agama Banjarmasin adalah dikarenakan faktor-faktor ekonomi, suami dihukum penjara, penganiayaan, dan perselingkuhan. Alasan-alasan gugat cerai tersebut secara yuridis normatif sesuai dengan Pasal 19 Peraturan Pemerintah Nomor 9 Tahun 1975 tentang Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan. Akibat hukum seorang isteri yang menggugat cerai suaminya adalah bahwa bekas isteri tetap berhak mendapatkan mut
Analisis Kemampuan Komunikasi Matematis Peserta Didik pada Soal Cerita Statistika Hidayati, Annisa; Armiati; Djamaan, Elita Zusti
Nabla Dewantara: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 10 No. 1 (2025): Nabla Dewantara: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : FKIP Universitas Tamansiswa Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan komunikasi matematis memiliki peran penting bagi peserta didik untuk mengekspresikan ide dan gagasannya sehingga dapat menyelesaikan berbagai permasalahan matematika dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kemampuan komunikasi matematis dan faktor-faktor yang mempengaruhi kemampuan komunikasi matematis peserta didik pada penyelesaian soal cerita statistika. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas VIII-1 SMP Negeri 15 Padang tahun ajaran 2023/2024. Teknik Pengumpulan data menggunakan tes dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kemampuan komunikasi peserta didik tergolong rendah. Tidak ada peserta didik yang memperoleh skor maksimal pada ketiga indikator yang digunakan. Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi kemampuan komunikasi matematis peserta didik tersebut adalah pemahaman konsep dan kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik yang kurang, tidak memahami maksud soal yang berikan, serta kesalahan prosedural dalam mengerjakan soal.
Analisis Integrasi Kebijakan Hukum Pariwisata dalam Pelaksanaan Layanan Bimbingan Konseling untuk Penguatan Pendidikan Karakter Siswa : Penelitian Saputra, Ridho Indra; Insaniyah, Insaniyah; Hidayati, Annisa; Vikra, Zulfa Asma
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.3814

Abstract

This study aims to analyze the integration of tourism values and legal regulations in the implementation of Guidance and Counseling (BK) services for character building in inclusive schools. This qualitative study employs a case study design conducted at SDIT Permata Jannati Banjarmasin, involving BK teachers, classroom teachers, school principals, parents, and students with special needs as research subjects selected through purposive sampling. Data were collected through participatory observation, in-depth interviews, and document analysis, and analyzed using the Miles, Huberman, and Saldaña model through data reduction, presentation, and conclusion drawing. The results indicate that BK services are well-structured and utilize educational tourism activities to instill ethical values, environmental awareness, and respect for local culture. Legal tourism regulations provide a normative framework that supports this practice, although challenges remain due to the absence of official guidelines for counselors. The study confirms that integrating tourism, law, and BK services can serve as an effective strategy for contextual and applicable character education.