Claim Missing Document
Check
Articles

Pengolahan Citra Digital: Implementasi Algoritma YOLOv8 dalam Mendeteksi dan Mengenali Tulisan Tangan Berupa Angka pada Gambar Syifa, Vito Devara; Sujatmoko, Kris; Wibowo, Suryo Adhi
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemilihan Umum (PEMILU) merupakan salah satu pilar utama proses demokrasi yang memungkinkan warga negara memilih rakyat mereka secara langsung. Jurnal ini membahas perancangan machine learning menggunakan YOLOv8 untuk deteksi angka dalam gambar dalam proses pelaporan Formulir C1 Pemilu untuk meningkatkan transparansi dan integritas dalam konteks pemilihan umum. Selanjutnya penerapan cloud computing juga dimanfaatkan untuk penyimpanan dan pengiriman data. Hasil analisis menunjukkan bahwa penggunaan teknologi ini dapat mengurangi human error dalam pelaporan hasil pemilu. Model YOLOvm dengan dataset combine memiliki hasik terbaik dengan precision 98%, recall 98.3%, dan f1-score 98%. Secara keseluruhan model yang dirancang sudah sesuai dengan yang diharapkan. Kata Kunci - Cloud Computing, Machine Learning, Pemilu, YOLOv8.
Komparasi Sentiment Analysis pada Review Aplikasi Tokopedia dan Shopee Menggunakan Algoritma Naïve Bayes dan Support Vector Machine dengan Metode TF-IDF Malik, Fikry Maulana; Sujatmoko, Kris; Hertiana, Sofia Naning
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tokopedia dan Shopee merupakan e-commerce yang telah mendominasi pasar di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir dengan menjadi pemuncak peringkat e-commerce. Walaupun review pada aplikasi memiliki parameter penilaian seperti bintang dengan range 1-5, namun ada juga yang asal memberikan bintang dan tidak sesuai dengan reviewnya. Untuk itu, dibutuhkannya sentiment analysis dengan algoritma Naïve Bayes dan SVM dengan metode TF-IDF. Berdasarkan hasil pengujian algoritma Naïve Bayes menunjukkan tingkat akurasi yang lebih tinggi pada review Tokopedia (76%) dibandingkan dengan Shopee (63%). Selain itu, metrik seperti precision, recall, dan f1-score untuk setiap kelas (negatif, netral, dan positif) juga lebih baik pada Tokopedia sedangkan untuk algoritma SVM juga menunjukkan akurasi yang lebih tinggi pada Tokopedia (79%) dibandingkan dengan Shopee (66%), dengan metrik evaluasi lainnya yang lebih unggul pada dataset Tokopedia. Secara keseluruhan, hasil pengujian menunjukkan bahwa SVM lebih unggul dibandingkan Naïve Bayes dalam hal performa klasifikasi sentimen. Kata kunci: Native bayes, Sentimen, Support vector machine, TF-IDF.
Pelatihan Teknologi AI (Artificial Intelligence) untuk Meningkatkan Kreatifitas dan Produktivitas Guru-Guru SMP N 21 Kota Bandung Budi Prasetya; Kris Sujatmoko; Dharu Arseno
JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 6 No. 4 (2025)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v6i4.2526

Abstract

Artificial Intelligence (AI) kini semakin berkembang dan hadir dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam dunia pendidikan. Salah satu contohnya adalah ChatGPT, chatbot berbasis AI dari OpenAI yang mampu merespons dengan luwes. Namun, sebagian besar guru di SMP Negeri 21 Bandung masih terbiasa dengan metode konvensional dan belum mengenal teknologi AI. Hal ini menjadi tantangan karena keterbatasan anggaran untuk pelatihan. Dalam rangka pengabdian kepada masyarakat, dilakukan pelatihan AI bagi 38 guru SMPN 21 Bandung untuk meningkatkan kreativitas dan produktivitas mereka. Pelatihan ini bertujuan menjadikan guru lebih adaptif terhadap perkembangan zaman. Diharapkan para guru yang sebelumnya terkesan tradisional dapat berubah menjadi pengajar yang melek teknologi dan mampu memanfaatkannya secara positif dalam proses belajar mengajar. Hal ini akan membantu mencetak lulusan yang cerdas, berakhlak, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Sistem Pemantauan Temperatur dan pH Air pada Akuarium Arwana dengan Integrasi Robotic Process Automation dan Internet of Things Dewi, Halvionita Puspitasari; Chandra, Indra; Sujatmoko, Kris
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 1 (2023): Februari 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak— Sebagian besar penyakit yang menjangkit ikan arwana merupakan penyakit yang diakibatkan oleh masalah kualitas air. Rendahnya temperatur maupun ketidak seimbangan nilai pH merupakan penyebab paling sering terjangkitnya penyakit pada ikan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa dampak yang dapat disebabkan oleh temperatur dan pH yang berbeda terhadap ikan arwana menggunakan sistem pemantauan temperatur dan pH air dengan integrasi robotic process automation dan internet of things sebagai sistem notifikasi. Dengan menggunakan temperatur 24 C selama delapan hari, ikan mengalami perubahan bentuk tulang belakang sementara yang diakibatkan oleh adaptasi ikan sedangkan pada ikan arwana dengan penggunaan temperatur 28 C dan 30 C selama delapan hari tidak mempengaruhi perubahan pada fisik ikan atau pun memicu infeksi parasit (bakteri maupun jamur). Pada nilai pH 8 ikan arwana memiliki kecenderungan lebih aktif secara berlebihan yang menandakan ciri stres pada ikan. Pada QoS Internet of things jaringan delay yang dimiliki 0,118 s, jitter 0,059 ms, throughput 48 kbps, dan packet loss 0,15%. Pada spesifikasi RPA waktu paling cepat untuk menjalankan bot adalah 4 detik sedangkan waktu terlama yang dibutuhkan adalah 2 menit. Kata kunci— Kata kunci sedapat mungkin menjelaskan isi tulisan, dan ditulis dengan huruf kecil, kecuali akronim. Kata kunci tidak lebih dari 6 kata
Analisis Kinerja Sistem Radio Over Fiber Next Generation PON2 Hernito, Argo; Hambali, Akhmad; Sujatmoko, Kris
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada Pada kemajuan teknologi komunikasi saat ini cukup meningkat pesat sehingga kebutuhan bandwidth semakin tinggi. Oleh karena itu, dibutuhkan sarana telekomunikasi yang bisa memberikan solusi terhadap permasalahan tersebut, yaitu dengan menggunakan sistem Radio Over Fiber. Kemudian mengimplementasikan Radio Over Fiber ke Passive Optical Network (PON), dapat memberikan kapasitas user yang lebih banyak dan bandwidth yang dihasilkan cukup besar. Pada penelitian tugas akhir akan dilakukan simulasi Radio Over Fiber Next Generation PON2 menggunakan 4 panjang gelombang OLT yang tiap panjang gelombang memiliki bitrate sebesar 10 Gbps. Kemudian menggunakan frekuensi radio 60 GHz. Pada penelitian ini terdapat 2 skema simulasi, skema pertama menggunakan jumlah 64 ONU dan skema kedua menggunakan 128 ONU, dengan jarak link optik sepanjang 10 km – 40 km. Kemudian akan menggunakan penguat Erbium Doped Fiber Amplifier (EDFA) ditempatkan dengan posisi booster amplifier agar dapat meningkatkan kinerja sistem. Simulasi akan dianalisis hasil kinerja seperti Signal to Noise Ratio (SNR), Bit Error Rate (BER), Link Power Budget (LPB), dan Q-Factor. Dari simulasi yang dilakukan, hasil kinerja terbaik pada Skema I dengan sistem yang menggunakan EDFA dapat menjangkau jarak hingga 30 km. Hasil kinerja terbaik pada Skema II dengan sistem yang menggunakan EDFA dapat menjangkau jarak hingga 20 km.Kata kunci 4 RoF, SNR, BER, ONU, Q-Factor, LPB
Perancangan Program Pencarian Kost pada Website Mamikost Berbasis Robotic Process Automation (RPA) Ihsan, Ahmad Izharul; Sujatmoko, Kris; Tritoasmoro, Iwan Iwut
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Setiap tahunnya, Telkom University menerima ribuan mahasiswa baru serta meluluskan ribuan lainnya. Mahasiswa baru akan datang dan mencari tempat tinggal di area kampus, begitu pula dengan mahasiswa yang telah lulus akan mencari tempat tinggal disekitaran kantor tempat mereka bekerja. Namun, kegiatan ini sangat sulit dilakukan dikarenakan para mahasiswa masih asing dengan daerah yang akan mereka datangi yang mengakibatkan pencarian mahasiswa akan sangat terbatas. Dikarenakan sulitnya dalam mencari kost, banyak website yang meyediakan daftar kost yang dapat disewa. Namun, website tersebut hanya menyediakan informasi terkait kost tersebut dan tidak menyediakan rekomendasi kost yang cocok untuk mahasiswa. Hal ini akan memakan waktu yang sangat lama dikarenakan ada puluhan bahkan ratusan kost yang ada disekitaran kampus maupun tempat kerja mahasiswa tersebut. Kegiatan yang berulang tersebut dapat diotomasi sehingga waktu yang diperlukan untuk mencari kost dapat dipercepat. Dengan otomasi juga setiap kost yang telah disortir bisa diberi scoring dengan parameter – parameter tertentu. Hal ini akan membuat mahasiswa bisa fokus ke kegiatan lain yang seperti mengumpulkan syarat – syarat masuk kuliah dan kerja.Kata Kunci—otomasi, robot, kost, scoring
Talent Sourcing Automation On Kalibrr Using Robotic Process Automation (RPA) and Natural Language Processing (NLP) Pratiwi, Yullia Sartika Putri; Sujatmoko, Kris; Purnamasari, Rita
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 5 (2023): Oktober 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perusahaan saat ini mulai melakukan banyakpenyesuaian pasca pandemi Covid-19 yang sempat melandabanyak pekerjaan yang harus disesuaikan kembali skema kerjanya.Penyesuaian baru dan skema kerja yang berubahmem- buat banyak pekerja di perusahaan memilih untukberhenti atau keluar dari perusahaan tempatnya bekerjadengan berbagai alasan seperti beban kerja yang bertambahatau kurangnya fasilitas perusahaan. Masalah posisi kosongdi perusahaan men- jadi tanggung jawab Sumber DayaManusia (SDM) untuk segera diisi, namun padakenyataannya proses perekrutan tidak dapat dilakukandengan cepat karena proses penyaringan CV kandidatmembutuhkan waktu setidaknya 30 jam atau satu hari untuksatu kali proses perekrutan. Untuk memudahkan prosespenyaringan tersebut, maka dibuatlah sebuah sistem ATSyang dapat memudahkan HR dalam melakukan penyaringanresume kandidat. Sistem ini menggabungkan dua teknologiArtificial Intelligence (AI), yaitu Natural LanguageProcessing (NLP) dan Robotic Process Automation (RPA).Penggabungan dua teknologi ini akan memberikankeuntungan bagi HR yang tidak perlu lagi mengunduhresume kandidat di platform jobseeker dan melakukanpenyaringan secara manual karena kegiatan tersebut dapatdilakukan oleh robot. Penggunaan teknologi NLP dan RPAakan mengurangi waktu yang dibutuhkan HR untukmelakukan proses talent sourcing secara otomatis danmemberikan skor dengan rata-rata waktu yang diperlukansekitar 2 menit 7 detik.Kata kunci—Artificial Intelligence, Human Resource, NaturalLenguage Processing, Robotic Process Automation, TalentSourcing
Perancangan Program Pencarian Kost pada Website Mamikost Berbasis Robotic Process Automation (RPA) Ihsan, Ahmad Izharul; Sujatmoko, Kris; Tritoasmoro, Iwan Iwut
Jurnal Nasional SAINS dan TEKNIK Vol. 1 No. 1 (1): December 2023
Publisher : Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/jnst.v1i1.6507

Abstract

Setiap tahunnya, Telkom University menerima ribuan mahasiswa baru serta meluluskan ribuan lainnya. Mahasiswa baru akan datang dan mencari tempat tinggal di area kampus, begitu pula dengan mahasiswa yang telah lulus akan mencari tempat tinggal disekitaran kantor tempat mereka bekerja. Namun, kegiatan ini sangat sulit dilakukan dikarenakan para mahasiswa masih asing dengan daerah yang akan mereka datangi yang mengakibatkan pencarian mahasiswa akan sangat terbatas. Dikarenakan sulitnya dalam mencari kost, banyak website yang meyediakan daftar kost yang dapat disewa. Namun, website tersebut hanya menyediakan informasi terkait kost tersebut dan tidak menyediakan rekomendasi kost yang cocok untuk mahasiswa. Hal ini akan memakan waktu yang sangat lama dikarenakan ada puluhan bahkan ratusan kost yang ada disekitaran kampus maupun tempat kerja mahasiswa tersebut. Kegiatan yang berulang tersebut dapat diotomasi sehingga waktu yang diperlukan untuk mencari kost dapat dipercepat. Dengan otomasi juga setiap kost yang telah disortir bisa diberi scoring dengan parameter-parameter tertentu. Hal ini akan membuat mahasiswa bisa fokus ke kegiatan lain yang seperti mengumpulkan syarat-syarat masuk kuliah dan kerja.