Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Pengaruh ekstrak rumput laut (Eucheuma cottoni) terhadap kadar malondialdehid dan spermatozoa tikus (Rattus norvegicus L.) yang diinduksi natrium nitrit Dessy Sukma Wirastuti; A S S A Sukmaningsih; Sang Ketut Sudirga
Jurnal Biologi Udayana Vol 26 No 1 (2022): JURNAL BIOLOGI UDAYANA
Publisher : Program Studi Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JBIOUNUD.2022.v26.i01.p10

Abstract

Produk daging olahan adalah salah satu jenis pangan yang mudah mengalami kerusakan. Kerusakan pada produk daging olahan diakibatkan karena adanya pertumbuhan mikroorganisme. Menanggulangi hal tersebut, perusahaan pengolahan daging banyak menambahkan bahan tambahan pangan (BTP) yaitu natrium nitrit (NaNO2). Akumulasi nitrit yang berlebih dalam tubuh dapat menimbulkan efek yang merugikan pada sistem reproduksi. Penelitian oleh Pavlova et al. (2017) menemukan terjadi penurunan berat epididimis dan pengurangan jumlah spermatoa tikus yang diberi paparan NaNO2 tinggi. Rumput laut Eucheuma cottoni mengandung antioksidan yang dapat menetralkan sifat oksidatif yang ditimbulkan oleh NaNO2. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh ekstrak rumput laut Eucheuma cottoni terhadap kadar Malondialdehid (MDA) dan spermatozoa pada tikus putih (Rattus norvegicus L.) jantan yang diinduksi NaNO2. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari kontrol negatif (K-), kontrol positif (K+), perlakuan dosis 1 (P1), perlakuan dosis 2 (P2) dan perlakuan 3 (P3). Kontrol negatif (K-) diberikan aquades sedangkan kontrol positif diberikan natrium nitrit dosis 22,5 mg/kg BB. Perlakuan dosis 1,2 dan 3 diberikan metode kombinasi natrium nitrit dan ekstrak rumput laut dosis 150 mg/kgBB/hari (P1), 300 mg/kgBB/hari (P2), dan 450 mg/kgBB/hari (P3). Pemberian perlakuan dilakukan selama 45 hari. Adapun variabel penelitian terdiri dari kadar MDA (Malondialdehid) pada serum dan kualitas spermatozoa meliputi integritas membran, viabilitas, motilitas dan morfologi spermatozoa dari tikus putih jantan. Analisis data dilakukan melalui uji statistik One Way Anova dan dilanjutkan dengan uji Duncan. . Hasil penelitian menunjukkan ekstrak rumput laut dosis 150 mg/kgBB mampu menurunkan kadar MDA (Malondialdehid), meningkatkan motilitas, viabilitas, integritas membran dan morfologi spermatozoa secara signifikan.
PENDAMPINGAN PENGADAAN BAHAN PRAKTUKUM ZOOLOGI DAN BIOTEKNOLOGI BAGI GURU SMA DI KABUPATEN KLUNGKUNG N.I. Wiratmini; A.A.S. Sukmaningsih; I. Narayani; M. Pharmawati
Buletin Udayana Mengabdi Vol 21 No 3 (2022): Buletin Udayana Mengabdi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (264.349 KB) | DOI: 10.24843/BUM.2022.v21.i03.p04

Abstract

Advances in molecular biology has brought a new branch of multidiscipline study named biotechnology. To comprehend the complex nature of concepts in biology, practical and hands-on approaches are often required. This activity was a collaboration between Biology Teachers Working Group (MGMP Biologi) in Klungkung Regency with university as the facilitator, and aimed to train senior high school biology teachers in compiling learning modules as well as supplying them with the appropriate materials required in simple practical sessions, such as those in animal physiology and reproduction, as well as biotechnology. The event was held successfully, attended by total of 20 biology teachers from six senior high schools (SMA) in Klungkung District, Klungkung Regency, started by introductory lectures and followed by practical sessions on how to perform mice vaginal and sperm smear, human blood smear, and DNA extraction of plant tissues. Keywords: practicals, zoology, biotechnology, senior high school students
PERBANYAKAN DAN PEMANFAATAN TANAMAN HIAS OBAT DAN UPACARA UNTUK PELUANG WIRAUSAHA MASYARAKAT DESA JUNGUTAN KARANGASEM BALI M.R. Defiani; I.A. Astarini; I.M.S. Wijaya; E. Kriswiyanti; A.A.S.A. Sukmaningsih K; I.B.W. Gunam
Buletin Udayana Mengabdi Vol 22 No 2 (2023): Buletin Udayana Mengabdi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/BUM.2023.v22.i02.p10

Abstract

Community service for PKK members and youth organizations at the Samsara Living Museum, Jungutan Village, Karangasem, Bali aimed to assist preserve ceremonial plants which include ornamental plants and coconuts of various types and the introduction of blue tea from Clitoria ternatea and turmeric drink for the use of medicinal plants. The initial method was carried out with a site survey to take an inventory of plants at the service location, then socialization with participants was carried out through poster presentations and then continued with the practice of plant nurseries and making blue tea and taste testing of herbal turmeric and tamarind drink. Based on the results of the implementation in the field, most of the participants were new to the existence of blue tea which is beneficial for health because it contains antioxidants. The vegetative propagation of ornamental plants with high economic value such as aglonema, Sanseviera and red betel was very interesting for the participants to increase the effort of propagation of ornamental plants that could be done easily. The introduction of some coconuts such as Mulung coconut which can be used to maintain the body's immunity during a pandemic. The turmeric and tamarind drink helps stamina during the pandemic and can also be tried by participants and has been used as a 'welcome drink' for visitors to Samsara. Some PKK members have tried to grow eggplant and chili vegetables in their yard and are interested in increasing ornamental plants for entrepreneurial activities to motivate other PKK members. Keywords: cutting, grafting, seed, tuber, community empowerment
Morfologi Dan Rasio Spermatozoa X : Y Mencit (Mus Musculus) Yang Diberi Ekstrak Buah Juwet (Syzygium Cumini) Setelah Terpapar Asap Rokok Yoseph Raymond Irawan; NI Nyoman Wirasiti; Ni Made Rai Suarni; A.A.S.A Sukmaningsih
Metamorfosa: Journal of Biological Sciences Vol 10 No 1 (2023)
Publisher : Prodi Magister Ilmu Biologi, Fakultas MIPA, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/metamorfosa.2023.v10.i01.p10

Abstract

Buah Juwet merupakan buah dengan antioksidan tinggi yang dapat meningkatkan kemampuan reproduksi. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh ekstrak buah juwet terhadap morfologi dan rasio spermatozoa X dan Y setelah terpapar asap rokok. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan yaitu K-, K+ (pemberian 1 batang rokok komersil/hari), P1 (diberi ekstrak buah juwet 1,8mg/g BB dan satu batang rokok komersil/hari), P2 (diberi ekstrak buah juwet 1,8mg/g BB) dan P3 (pemberian satu batang rokok dengan filter bubuk ekstrak buah juwet/hari) dan setiap perlakuan terdapat 4 kali ulangan. Parameter yang diamati dalam penelitian ini adalah spermatozoa dengan morfologi abnormal dan rasio X : Y spermatozoa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pada persentase spermatozoa abnormal antara kelompok kontrol dan perlakuan. Pada penelitian ini ekstrak buah juwet tidak berpengaruh secara signifikan terhadap rasio spermatozoa X dan Y. Dapat disimpulkan bahwa ekstrak buah juwet mampu menurunkan resiko munculnya kelainan morfologi pada spermatozoa setelah terpapar asap rokok. Namun ketiga metode tersebut belum mampu secara efektif mempengaruhi rasio spermatozoa X dan Y setelah terpapar asap rokok. Kata kunci: ekstrak juwet, mencit, radikal bebas, rasio spermatozoa, rokok.