Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

GAMBARAN SWAMEDIKASI ANALGESIK PADA LANSIA DENGAN NYERI SENDI DI PELAYANAN KOMUNITAS Sanjaya, Dwi Arymbhi; Damayanti, Ida Ayu Manik; Antari, Ni Wayan Sukma; Padmiswari, Anak Agung Istri Mas
Jurnal Riset Kesehatan Nasional Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (24.576 KB) | DOI: 10.37294/jrkn.v2i2.112

Abstract

Pendahuluan: Analgesik merupakan salah satu obat yang paling banyak digunakan secara swamedikasi oleh pasien lansia. Keluhan yang mendorong pasien lansia menggunakan anlgesik secara swamedikasi adalah nyeri sendi. Mengingat pentingnya swamedikasi analgesik yang tepat pada nyeri sendi yang dialami oleh lansia, maka penelitian ini dilakukan sebagai penelitian pendahuluan untuk memperoleh profil penggunaan analgesik dan gambaran pasien lansia yang melakukan swamedikasi anlagesik pada nyeri sendi. Metode: Penelitian ini dilakukan di salah satu apotek swasta di Denpasar yang memiliki pelayanan khusus konsultasi, informasi dan edukasi obat bagi lansia selama bulan April-Juni 2018. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif observasional yang menggunakan lembar observasi untuk pengumpulan data. Penelitian ini melibatkan 87 sampel penelitian yang telah memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa nyeri sendi lebih sering terjadi pada pasien lansia yang berjenis kelamin laki-laki yaitu sebesar 63,2% dengan rata-rata frekuensi swamedikasi 13,31 kali per bulan. Pasien lansia yang tidak sekolah sebesar 35,5% melakukan swamedikasi analgesik dengan rata-rata frekuensi swamedikasi 15,87 kali per bulan Pasien lansia yang tinggal sendiri melakukan swamedikasi analgesik pada nyeri sendi sebesar 56,35% dengan rata-rata frekuensi swamedikasi 12,76 kali per bulan. Golongan analgesik yang digunakan adalah analgesik kombinasi non-steroid antiinflammantory drugs (NSAID) dan non-NSAID (58%) dengan jenis NSAID terbanyak yaitu natrium diklofenak (28,7%) dan non-NSAID terbanyak yaitu dexamethasone (31%) untuk mengatasi nyeri pada asam urat (72,4%). Kesimpulan: Penelitian ini memberikan gambaran swamedikasi analgesik pada lansia dengan nyeri sendi tanpa melihat dan menganalisa kekuatan hubungan yang mempengaruhi setiap parameter.
Uji Aktivitas Filter Buah Juwet (Syzygium cumini) sebagai Peluruh Radikal Bebas Terhadap Paparan Asap Rokok pada Hati Mencit Jantan (Mus musculus L.) Damayanti, Ida Ayu Manik; Antari, Ni Wayan Sukma; Sukmaningsih, Anak Agung Sagung Alit
Jurnal Riset Kesehatan Nasional Vol 4, No 2 (2020)
Publisher : Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jrkn.v4i2.240

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui gambaran histologi hepar mencit jantan (Mus musculus) yang diberi ekstrak buah juwet (Syzygium cumini) pada filter rokok kretek sebagai peluruh radikal bebas pada asap rokok. Jenis penelitian ini adalah eksperimental murni (true experimental) dengan pendekatan post test only control group design. Data hasil penelitian diuji statistik menggunakan SPSS 21.0, hasil uji Shapiro Wilk  menunjukan data terdistribusi normal dengan nilai p>0,05, selanjutnya dilakukan uji homogenitas yang hasilnya menunjukan data homogen, dengan nilai p< 0,05. Setelah itu dilanjutkan dengan uji Anova. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mencit yang diberikan rokok kretek  memiliki hasil yang signifikan dengan kelompok kontrol sebesar 5,78±1,64 dimana sel nekrosis dan perlemakan hati lebih banyak terjadi pada mencit yang diberikan rokok kretek dibandingkan dengan yang tidak diberikan rokok kretek. Pemberian filter ekstrak juwet pada mencit jantan yang terpapar asap rokok menunjukkan hasil yang signifikan menurunkan jumlah nekrosis dan perlemakan hati, hal ini ditunjukkan dari hasil uji statistic nilai p<0,05 dimana kelompok kontrol tidak menunjukan perbedaan yang signifikan terhadap kelompok perlakuan yang diberikan filter ekstrak juwet . Pada penelitian ini filter rokok ekstrak buah juwet (Syzygium cumini) dapat menurunkan nekrosis dan perlemakan hati pada mencit jantan. (Mus musculus) yang terpapar asap rokok.
UJI EFEKTIVITAS L-CARNITINE TERHADAP KUALITAS SPERMATOZOA PADA MENCIT JANTAN (Mus musculus) YANG DIBERI PAKAN TINGGI LEMAK Antari, Ni Wayan Sukma; Damayanti, Ida Ayu Manik
Jurnal Riset Kesehatan Nasional Vol 4, No 2 (2020)
Publisher : Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jrkn.v4i2.242

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kualitas spermatozoa dan hormon testosteron setelah pemberian L-carnitine terhadap pada Mencit Jantan (Mus musculus)  Penelitian ini dilakukan dengan memberikan L-carnitine sebagai perlakuan selama 42 hari pada Mencit Jantan dengan variasi dosis 100 mg/kg bb, 150 mg/kg bb dan 200 mg/kg bb dan menggunakan kontrol sebagai pembanding. Variabel yang diamati pada penelitian ini adalah kualitas spermatozoa yaitu: morfologi, motilitas, viabilitas, integritas membrane dan melihat kadar hormone testosteron. Data hasil penelitian diolah menggunakan program statistik komputer (SPSS 22.0 for Windows) dengan menggunakan uji One Way Anova. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian suplemen L-carnitin dengan dosis tinggi dalam jangka waktu yang lama dapat menyebabkan menurunnya kualitas spermatozoa yaitu: morfologi, motilitas, viabilitas, dan integritas membran
EFEKTIVITAS EDUKASI GIZI SEIMBANG MELALUI MEDIA BUKU CERITA BERGAMBAR Anak Agung Istri Mas Padmiswari; Nadya Treesna Wulansari; NI WAYAN SUKMA Antari
Jurnal Riset Kesehatan Nasional Vol. 6 No. 1 (2022)
Publisher : Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (822.84 KB) | DOI: 10.37294/jrkn.v6i1.359

Abstract

Pola makan yang salah merupakan penyebab dari timbulnya masalah kekurangan dan kelebihan gizi. Hidangan makanan sehari-hari sebaiknya mengacu pada Pedoman Gizi Seimbang. Bagi anak-anak, sangat penting untuk mereka menjalani pola makan yang sehat untuk mendapatkan gizi yang seimbang bagi tubuhnya. Salah satu alternatif media yang dapat digunakan untuk mengedukasi anak-anak adalah buku. Kegiatan membaca buku sendiri mempunyai beberapa kelebihan, diantaranya melatih konsentrasi, melatih kemampuan berpikir logis, mengembangkan imajinasi serta kreatifitas, dan masih banyak lagi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pengetahuan siswa yang diberi edukasi gizi seimbang melalui media buku cerita bergambar SDN 1 Kaba-Kaba. Penelitian ini menggunakan metode Pre Exsperimental Desain jenis One-Group Pretest-Postest Desain. Analisis data dilakukan secara kuantitatif dengan menggunakan program statistik komputer (SPSS 22.0 for Windows) dengan menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian edukasi gizi seimbang melalui media buku cerita bergambar berpengaruh signifikan (P<0,05) terhadap peningkatan pengetahuan gizi seimbang di SDN 1 Kaba-Kaba.   Kata kunci: buku cerita, gizi seimbang, tingkat pengetahuan, siswa
GAMBARAN SWAMEDIKASI ANALGESIK PADA LANSIA DENGAN NYERI SENDI DI PELAYANAN KOMUNITAS Dwi Arymbhi Sanjaya; Ida Ayu Manik Damayanti; Ni Wayan Sukma Antari; Anak Agung Istri Mas Padmiswari
Jurnal Riset Kesehatan Nasional Vol. 2 No. 2 (2018)
Publisher : Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (892.942 KB) | DOI: 10.37294/jrkn.v2i2.112

Abstract

Pendahuluan: Analgesik merupakan salah satu obat yang paling banyak digunakan secara swamedikasi oleh pasien lansia. Keluhan yang mendorong pasien lansia menggunakan anlgesik secara swamedikasi adalah nyeri sendi. Mengingat pentingnya swamedikasi analgesik yang tepat pada nyeri sendi yang dialami oleh lansia, maka penelitian ini dilakukan sebagai penelitian pendahuluan untuk memperoleh profil penggunaan analgesik dan gambaran pasien lansia yang melakukan swamedikasi anlagesik pada nyeri sendi. Metode: Penelitian ini dilakukan di salah satu apotek swasta di Denpasar yang memiliki pelayanan khusus konsultasi, informasi dan edukasi obat bagi lansia selama bulan April-Juni 2018. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif observasional yang menggunakan lembar observasi untuk pengumpulan data. Penelitian ini melibatkan 87 sampel penelitian yang telah memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa nyeri sendi lebih sering terjadi pada pasien lansia yang berjenis kelamin laki-laki yaitu sebesar 63,2% dengan rata-rata frekuensi swamedikasi 13,31 kali per bulan. Pasien lansia yang tidak sekolah sebesar 35,5% melakukan swamedikasi analgesik dengan rata-rata frekuensi swamedikasi 15,87 kali per bulan Pasien lansia yang tinggal sendiri melakukan swamedikasi analgesik pada nyeri sendi sebesar 56,35% dengan rata-rata frekuensi swamedikasi 12,76 kali per bulan. Golongan analgesik yang digunakan adalah analgesik kombinasi non-steroid antiinflammantory drugs (NSAID) dan non-NSAID (58%) dengan jenis NSAID terbanyak yaitu natrium diklofenak (28,7%) dan non-NSAID terbanyak yaitu dexamethasone (31%) untuk mengatasi nyeri pada asam urat (72,4%). Kesimpulan: Penelitian ini memberikan gambaran swamedikasi analgesik pada lansia dengan nyeri sendi tanpa melihat dan menganalisa kekuatan hubungan yang mempengaruhi setiap parameter.
Uji Aktivitas Filter Buah Juwet (Syzygium cumini) sebagai Peluruh Radikal Bebas Terhadap Paparan Asap Rokok pada Hati Mencit Jantan (Mus musculus L.) Ida Ayu Manik Damayanti; Ni Wayan Sukma Antari; Anak Agung Sagung Alit Sukmaningsih
Jurnal Riset Kesehatan Nasional Vol. 4 No. 2 (2020)
Publisher : Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1831.232 KB) | DOI: 10.37294/jrkn.v4i2.240

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui gambaran histologi hepar mencit jantan (Mus musculus) yang diberi ekstrak buah juwet (Syzygium cumini) pada filter rokok kretek sebagai peluruh radikal bebas pada asap rokok. Jenis penelitian ini adalah eksperimental murni (true experimental) dengan pendekatan post test only control group design. Data hasil penelitian diuji statistik menggunakan SPSS 21.0, hasil uji Shapiro Wilk  menunjukan data terdistribusi normal dengan nilai p>0,05, selanjutnya dilakukan uji homogenitas yang hasilnya menunjukan data homogen, dengan nilai p< 0,05. Setelah itu dilanjutkan dengan uji Anova. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mencit yang diberikan rokok kretek  memiliki hasil yang signifikan dengan kelompok kontrol sebesar 5,78±1,64 dimana sel nekrosis dan perlemakan hati lebih banyak terjadi pada mencit yang diberikan rokok kretek dibandingkan dengan yang tidak diberikan rokok kretek. Pemberian filter ekstrak juwet pada mencit jantan yang terpapar asap rokok menunjukkan hasil yang signifikan menurunkan jumlah nekrosis dan perlemakan hati, hal ini ditunjukkan dari hasil uji statistic nilai p<0,05 dimana kelompok kontrol tidak menunjukan perbedaan yang signifikan terhadap kelompok perlakuan yang diberikan filter ekstrak juwet . Pada penelitian ini filter rokok ekstrak buah juwet (Syzygium cumini) dapat menurunkan nekrosis dan perlemakan hati pada mencit jantan. (Mus musculus) yang terpapar asap rokok.
UJI EFEKTIVITAS L-CARNITINE TERHADAP KUALITAS SPERMATOZOA PADA MENCIT JANTAN (Mus musculus) YANG DIBERI PAKAN TINGGI LEMAK Ni Wayan Sukma Antari; Ida Ayu Manik Damayanti
Jurnal Riset Kesehatan Nasional Vol. 4 No. 2 (2020)
Publisher : Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1721.329 KB) | DOI: 10.37294/jrkn.v4i2.242

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kualitas spermatozoa dan hormon testosteron setelah pemberian L-carnitine terhadap pada Mencit Jantan (Mus musculus)  Penelitian ini dilakukan dengan memberikan L-carnitine sebagai perlakuan selama 42 hari pada Mencit Jantan dengan variasi dosis 100 mg/kg bb, 150 mg/kg bb dan 200 mg/kg bb dan menggunakan kontrol sebagai pembanding. Variabel yang diamati pada penelitian ini adalah kualitas spermatozoa yaitu: morfologi, motilitas, viabilitas, integritas membrane dan melihat kadar hormone testosteron. Data hasil penelitian diolah menggunakan program statistik komputer (SPSS 22.0 for Windows) dengan menggunakan uji One Way Anova. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian suplemen L-carnitin dengan dosis tinggi dalam jangka waktu yang lama dapat menyebabkan menurunnya kualitas spermatozoa yaitu: morfologi, motilitas, viabilitas, dan integritas membran
Antioxidant potential of gotu kola leaf extract (Centella asiatica (L.) Urban) as an alternative to antihyperglycemic herbal drinks Ida Ayu Manik Damayanti; Ni Wayan Sukma Antari; Sri Dewi Megayanti
Jurnal Pijar Mipa Vol. 17 No. 6 (2022): November 2022
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram. Jurnal Pijar MIPA colaborates with Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia Wilayah Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpm.v17i6.4179

Abstract

This study aims to determine the antihyperglycemic potential of Gotu kola leaf extract (Centella asiatica (L.) Urban as an alternative herbal drink in diabetic male white mice. This study was divided into four stages: extracting Gotu kola leaves using 96% ethanol as solvent, phytochemical screening, and testing antihyperglycemic activity. Male white mice were made diabetic by alloxan-induced. Mice were divided into five groups consisting of negative control (Aquadest), positive control (Glibenclamide 13 mg/Kg BW), dose 1 (200 mg Gotu kola extract/kg BW), dose 2 (400 mg Gotu kola extract/kg BW), dose 2 (400 mg Gotu kola extract/kg BW), 3 (600 mg Gotu kola extract/kg BW). The results of phytochemical screening showed that the Gotu kola leaf extract was positive for flavonoids and tannins. The analysis results on the Gotu kola leaf extract showed an IC50 value of 80.58 ppm, including strong antioxidant activity. The results of the antihyperglycemic activity test showed that diabetic male white mice were found to have decreased blood sugar levels on days 14 and 21 by respectively 24.3% and 41.6%; 25.4% and 42.3%; 37.8% and 55.3% after administration of Gotu kola leaf extract at P1, P2, and P3.
Antioxidants in the extract of balinese salak rind (Salacca amboinensis (Becc) Mogea) as an alternative substance to decrease blood sugar levels among Mus musculus L. with hyperglycemia Ida Ayu Manik Damayanti; Ni Wayan Sukma Antari; Sri Dewi Megayanti; Kadek Buja Harditya; I Made Bayu Jaya Kusuma; Ni Wayan Kesari Dharmapatni
Jurnal Pijar Mipa Vol. 18 No. 3 (2023): May 2023
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram. Jurnal Pijar MIPA colaborates with Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia Wilayah Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpm.v18i3.4889

Abstract

This study aims to determine the antioxidant potential of Balinese salak rind extract (Salacca amboinensis (Becc) Mogea) (BSRE) as an antihyperglycemic agent in male white mice with hyperglycemia. The research was conducted in three stages extraction of Balinese salak rind using 96% ethanol, phytochemical screening, and antihyperglycemic activity testing. Mice were hyperglycemia induced by alloxan. Mice were divided into five groups consisting of negative control (Aquadest), positive control (Glibenclamide 13 mg/Kg BW), dose 1 (200 mg BSRE/kg BW), dose 2 (400 mg BSRE/kg BW), dose 3 (600 mg BSRE/kg BW). Phytochemical screening showed that the BSRE was positive for containing alkaloids, flavonoids, tannins, saponins, and steroids. The analysis results on the BSRE showed an IC50 value of 81,76 ppm, including strong antioxidant activity. The activity of blood glucose levels showed that BSRE could decrease blood glucose levels of Mus musculus L. with hyperglycemia.
Komunikasi, Informasi Dan Edukasi (KIE) Pangan Aman Dan Pemeriksaan Status Gizi Pada Siswa SMK Nyoman Eta Risnawati; Megayanti, Sri Dewi; Damayanti, Ida Ayu Manik; Antari, Ni Wayan Sukma
Jurnal Abdimas ITEKES Vol 2 No 2 (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jai.v2i2.465

Abstract

Pangan merupakan kebutuhan yang harus terpenuhi setiap saat. Pangan menyediakan zat gizi yang diperlukan tubuh untuk beraktivitas. Penggunaan pangan dapat mencerminkan status gizi seseorang sehingga berpengaruh terhadap derajat kesehatannya. Oleh karena itu pangan harus memenuhi beberapa kriteria yaitu, layak dikonsumsi, aman dikonsumsi, bermutu, bergizi, beragam dan harganya terjangkau.  Salah satu upaya mengatasi masalah kesehatan masyarakat terkait pangan adalah dengan menciptakan masyarakat yang mampu melindungi kesehatan dirinya sendiri. Hal ini dapat dicapai dengan menyukseskan kegiatan komunikasi, informasi dan edukasi (KIE) tentang pangan yang aman sesuai GNPOPA. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini untuk meningkatan pengetahuan siswa tentang pangan aman, yang meliputi definisi, penggolongan, cemaran pangan, cara menghindari pangan yang berbahaya dan pengukuran status gizi siswa melalui pengukuran indeks massa tubuh. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini yaitu ceramah dan diskusi tentang KIE pangan aman. Rancangan mekanisme pelaksanaan kegiatan ini merujuk pada 4 langkah action research yaitu perencanaan, tindakan, observasi dan evaluasi, serta refleksi Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini diikuti oleh 100 peserta siswa dan siswa SMK Kesehatan. Hasil dari kegiatan didapatkan bahwa hasil post test menunjukkan peningkatan yang signifikan (100%) dari tingkat pengetahuan siswa terkait keamanan pangan dan status gizi siswa memberikan gambaran sebagian besar siswa memiliki IMT normal (>80%). Hal ini menunjukkan bahwa siswa memiliki status gizi yang baik.  Pemberian KIE merupakan salah satu upaya nyata yang dapat dilakukan dalam mensukseskan program pemerintah di bidang kesehatan termasuk kesehatan pangan. Kata Kunci: pangan aman; pengetahuan; status gizi