Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search
Journal : compact spatial development journal

Analisis Spasial Sebaran dan Tingkat Risiko Kebakaran di Kelurahan Klandasan Ilir, Kota Balikpapan Umar Mustofa; Laila Fitria; Devi Triwidya Sitaresmi
COMPACT: Spatial Development Journal Vol 1 No 1 (2022): COMPACT
Publisher : Perencanaan Wilayah dan Kota, Institut Teknologi Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1508.944 KB) | DOI: 10.35718/compact.v1i1.738

Abstract

Kelurahan Klandasan Ilir merupakan kelurahan dengan kondisi permukiman yang padat. Permukiman dengan kepadatan tinggi rawan terhadap bencana kebakaran. Selama lima tahun terakhir Kelurahan Klandasan Ilir mengalami peningkatan intensitas kejadian kebakaran. Hal ini disebabkan oleh karakteristik kawasan dengan kepadatan bangunan tinggi, letak bangunan yang berdekatan dan kondisi fisik rumah yang rawan terhadap kebakaran. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui sebaran dan tingkat risiko kebakaran di Kelurahan Klandasan Ilir. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan analisis overlay. Hasil penelitian diketahui bahwa 12 RT termasuk dalah lasifikasi risiko tinggi, 32 RT termasuk dalam kelas risiko sedang dan 20 RT termasuk kelas risiko rendah
Studi Kelayakan Pengembangan Rumah Sakit Type D Gorontalo Utara Dari Aspek Fisik dan Tata Ruang Hijriah; Arief Hidayat; Rizky Arif Nugroho; Umar Mustofa
COMPACT: Spatial Development Journal Vol 2 No 1 (2023): COMPACT- Special Issue "Seminar Nasional Compact"
Publisher : Perencanaan Wilayah dan Kota, Institut Teknologi Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35718/compact.v2i1.855

Abstract

Pengembangan Kabupaten Gorontalo Utara memerlukan pengembangan kawasan RS atau rumah sakit sehingga pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara akan mengembangkan RS Type D pratama di Kecamatan Tolingula yang memerlukan kelayakan kawasan secara fisik untuk pembangunan kawasan serta mendukung pembangunan fisik di kemudian hari. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan kawasan tapak rumah sakit dari aspek fisik kawasan rumah sakit dan sekitar kawasan rumah sakit. Dari hasil analisis tata ruang, tapak kawasan, SKL serta pengembangan sekitar kawasan, dapat dipastikan kawasan Rumah Sakit Type D Gorontalo Utara di Tolinggula layak dikembangkan dan dikerjakan.
Dampak Embung Sempaja Terhadap Intensitas Kejadian Banjir Pada Simpang Empat Sempaja, Kota Samarinda Tasya Yumna Agustin; Mohtana Kharisma Kadri; Rahmat Aris Pratomo; Umar Mustofa
COMPACT: Spatial Development Journal Vol 2 No 2 (2023): COMPACT
Publisher : Perencanaan Wilayah dan Kota, Institut Teknologi Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35718/compact.v2i2.912

Abstract

Penanganan yang dilakukan pemerintah untuk mengatasi banjir yang terjadi pada simpang empat sempaja yaitu dengan pembangunan embung. Dampak dari keberadaan embung sempaja hanya mampu mengurangi durasi tergenangnya air banjir. Namun embung sempaja dinilai minim akan perawatan, hal ini dapat menyebabkan kurang optimalnya embung sempaja dalam menampung air. Dengan melihat permasalahan ini maka dilakukan pendelineasian area yang terdampak banjir untuk mengetahui area yang terdampak banjir sebelum dan sesudah adanya embung agar dapat menilai dampak embung sempaja terhadap intensitas kejadian banjir pada simpang empat sempaja. Metode pengumpulan data yang dilakukan yaitu dengan Partisipatory Mapping atau pemetaan partisipatis.Dengan menggunakan analisis deskriptif hasil pemetaan yang dilakukan masyarakat akan didapatkan hasil berupa peta luasan area yang terdampak banjir sebelum dan sesudah adanya embung yang akan dijelaskan secara deskriptif.
Kesesuaian Pemanfaatan Ruang Terhadap Pola Ruang Pada Kecamatan Samboja Kabupaten Kutai Kartanegara: Suitability of Space Utilization Irfan Wahyudi; Umar Mustofa; Dwinsani Pratiwi Astha; Devi Triwidya Sitaresmi
COMPACT: Spatial Development Journal Vol 2 No 2 (2023): COMPACT
Publisher : Perencanaan Wilayah dan Kota, Institut Teknologi Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35718/compact.v2i2.914

Abstract

Spatial planning is needed in an area so that regional growth is synergistic with the spatial pattern plan in the future. Spatial planning that is not good will have an impact on other aspects such as the economy, social and culture, so spatial control is needed to avoid complex risks that will occur in various aspects. Samboja Subdistrict has a tendency to develop areas that are in coastal or seaside areas and there are many illegal mines, and will become the central area of ​​agro-industrial and food industry areas in the new National Capital (Nusantara) plan. Based on these problems, a study was conducted to determine the suitability of spatial use against spatial patterns in Kutai Kartanegara District. In achieving the objectives of the problem is carried out using the method in this study, namely using data collection methods in the form of secondary surveys, namely agency surveys with data analysis methods, namely spatial analysis in the form of overlays.
Analisis Kebutuhan Sarana Dan Prasarana Proteksi Kebakaran Pada Permukiman Kumuh pada Kelurahan Sidodamai, Kota Balikpapan M Reza Alhaq; Mohtana Kharisma Kadri; Maryo Inri Pratama; Umar Mustofa
COMPACT: Spatial Development Journal Vol 2 No 2 (2023): COMPACT
Publisher : Perencanaan Wilayah dan Kota, Institut Teknologi Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35718/compact.v2i2.915

Abstract

Di dalam dokumen profil kawasan kumuh pemerintah Kota Samarinda disebutkan bahwa Kawasan Steling di Kelurahan Sidodamai pada aspek kondisi proteksi kebakaran memiliki persentase sebesar 91.08% pada kriteria ketidaktersediaan prasarana proteksi kebakaran dan sebesar 100% pada kriteria ketidaktersediaan sarana proteksi kebakaran. Dari hal tersebut diperlukannya pemenuhan sarana dan prasarana proteksi kebakaaran terhadap bencana kebakaran pada Kawasan Steling Kelurahan Sidodamai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kebutuhan sarana dan prasarana proteksi kebakaran guna mencegah dan menanggulangi bencana kebakaran pada permukiman kumuh di Kawasan Steling Kelurahan Sidodamai. Pada penelitian ini menerapkan jenis penelitian kuantitatif, metode yang digunakan merupakan analisis deskriptif. Penelitian ini menghasilkan kebutuhan sarana dan prasarana proteksi kebakaran yaitu Alat Pemadam Api Ringan (APAR), Kendaraan Pemadam Kebakaran, Peralatan Pendukung Lainnya, Pasokan Air, Jalan Lingkungan, Sarana Komunikasi, dan Pos Pemadam Kebakaran.
Arahan Pengelolaan Berdasarkan Tipologi dan Pemanfaatan Pemakaman di Kelurahan Karang Joang: Management Directions Based on Typology and Use of Cemeteries in Karang Joang Village Tri Prabowo, Endra; Kadri, Mohtana Kharisma; Mustofa, Umar; Pratama, Maryo Inri
COMPACT: Spatial Development Journal Vol 2 No 3 (2023): COMPACT
Publisher : Perencanaan Wilayah dan Kota, Institut Teknologi Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35718/compact.v2i3.1056

Abstract

Initially, cemeteries only had the function of burying bodies, but as time went by, cemeteries had other functions, for example ecological, water absorption, socio-cultural, aesthetic and disaster management functions. However, cemeteries in Balikpapan City generally only function to bury bodies so that the function of green open spaces in cemeteries is less than optimal. The aim to be achieved in this research is to formulate burial management directions based on typology and its utilization function so that the function of the cemetery green space is more optimal. Comparative descriptive analysis is a method used in formulating burial management directions based on typology and its use by comparing with best practices and guidelines so that the output that has been obtained is that ecological functions must provide a typology such as animal-inviting rain gardens, water catchment functions must provide a typology such as ponds. retention, the aesthetic function must increase the visual aesthetics of pedestrian paths and plazas/squares, the socio-cultural function must provide gazebos, prayer rooms and chairs for interaction and the disaster management function must provide a gathering point.
Karakteristik Healing Garden Taman Tiga Generasi Kota Balikpapan: Characteristics of the Healing Garden, Three Generations Park, Balikpapan City Budiman, Deka Adam; Mustofa, Umar; Hidayat, Arief; Astha, Dwinsani Pratiwi
COMPACT: Spatial Development Journal Vol 2 No 3 (2023): COMPACT
Publisher : Perencanaan Wilayah dan Kota, Institut Teknologi Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35718/compact.v2i3.1057

Abstract

Minister of Agrarian and Spatial Planning Regulation no. 14 of 2022 stipulates Public Green Open Space (RTH) as a place for plants in open spaces that can create a healthy city and improve community welfare. City parks, as one of the public open spaces, have an important role in reducing stress levels in urban communities. The city of Balikpapan will experience population growth of up to 6 thousand people in 2022, with a very high population density. This density can trigger stress. Healing gardens, or healing gardens, have the function of reducing stress levels, as proven in research by Setyani and Theresia. Balikpapan City's Three Generations Park, with an area of ​​1.5 hectares, is the focus of research as the largest active city park. Identifying the characteristics of the healing garden in this park is considered important to assess its effectiveness in reducing people's stress levels. The data collection method was carried out using a primary survey and the analysis used was explanatory qualitative descriptive. The findings are that there are 10 (ten) characteristics of a healing garden, namely soft/hard elements, accessibility, good views and bad views, lighting from sunlight and garden lights, smell, hearing, touch through therapeutic rocks and mattresses, security through fences and CCTV, peace and comfort.
Analisis Karakteristik Sektor Pariwisata Kota Balikpapan Priandini, Difa Oktavia; Syafitri, Elin Diyah; Mustofa, Umar; Astha, Dwinsani Pratiwi
COMPACT: Spatial Development Journal Vol 2 No 3 (2023): COMPACT
Publisher : Perencanaan Wilayah dan Kota, Institut Teknologi Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35718/compact.v2i3.1068

Abstract

Tourism has an important role in developing a city. This research aims to analyze the characteristics of the tourism sector in Balikpapan City. The city of Balikpapan has a lot of potential in the tourism sector with 88 tourist attractions categorized into 7 types, namely marine tourism, historical tourism, nature/forest tourism, artificial tourism, culinary tourism, shopping tourism and religious tourism. This type of research is qualitative research with a descriptive approach. This research identifies the characteristics and distribution of tourist attractions in Balikpapan City, providing a comprehensive picture of the condition of the tourism sector. The results of this research are the characteristics of the Balikpapan City tourism sector.
Arahan Peningkatan Kenyaman Taman Venus Sebagai Ruang Terbuka Hijau Publik Kota Sangatta: Arahan Peningkatan Kenyaman Taman Venus Sebagai Ruang Terbuka Hijau Publik Kota Sangatta Arifin, Marella Hikmatyara; Astha, Dwinsani Pratiwi; Mustofa, Umar; Depari, Andi Sahputra
COMPACT: Spatial Development Journal Vol 3 No 1 (2024): COMPACT
Publisher : Perencanaan Wilayah dan Kota, Institut Teknologi Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35718/compact.v3i1.1127

Abstract

A comfortable garden can be realized by paying attention to aspects of circulation, aroma, shape, safety, cleanliness and beauty. The goal to be achieved in this research is to provide directions for increasing the comfort of Venus Park based on visitor perceptions. Comparative descriptive analysis is a method used to formulate directions for increasing park comfort by comparing the results of the analysis with existing literature and policy studies. The output obtained is increasing the comfort of the park in the circulation variable by widening the pedestrian area and arranging the vehicle parking area, the aroma variable by planting shrubs in the area around the rubbish dump, the shape variable by recommending chairs made of anti-corrosion material and the addition of a prayer room, the security variable by adding CCTV at several points and the addition of pedestrian lights, the cleanliness variable by managing rubbish disposal, the beauty variable by redesigning garden lights and garden chairs with the addition of batik carvings and planting shrubs in areas experiencing drought, as well as managing the cleanliness of fish ponds and repairing fountains.
Pemanfaatan GEE (Google Earth Engine) Untuk Pemantauan Perkembangan Tutupan Lahan Kota Balikpapan Tahun 2013-2023 Fikri, Muhammad Chaidir; Mustofa, Umar; Pratomo, Rahmat Aris; Hidayat, Arief
COMPACT: Spatial Development Journal Vol 3 No 1 (2024): COMPACT
Publisher : Perencanaan Wilayah dan Kota, Institut Teknologi Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Google Earth Engine merupakan platform cloud computing yang digunakan untuk melakukan analisis spasial. Salah satu kegunaan dari GEE adalah melakukan analisis perkembangan tutupan lahan. Tutupan lahan yang terus berkembang dapat memunculkan berbagai dampak, Salah satu dampak perkembangan tutupan lahan adalah terjadinya perubahan pada suhu permukaan. Oleh karena itu salah satu cara untuk memastikan suhu terjaga tetap stabil serta menghindari bahaya yang dapat terjadi diakibatkan oleh perkembangan tutupan lahan, dilakukan pemantauan perkembangan tutupan lahan dengan menggunaan Google Earth Engine. Kota Balikpapan menjadi fokus penelitian kali ini. Adapun metode pengumpulan data dilakukan dengan survei primer serta analisis yang digunakan adalah kuantitatif. Adapun hasil penelitian yaitu dalam kurun waktu 10 tahun Kota Balikpapan telah mengalami perkembangan tutupan lahan pada setiap jenisnya.