Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Pemberian Perasan Bawang Merah Dengan Level yang Berbeda Terhadap Morfologi Rumput Pakchong Rindiani, Rindiani; Liman, Liman; Dewi, Anggi Derma Tungga; Muhtarudin, Muhtarudin
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan Vol 10 No 2 (2026): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Mei 2026
Publisher : Jurusan Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2026.10.2.241-248

Abstract

Perbanyakan vegetatif dengan stek membutuhkan penggunaan zat pengatur tumbuh (ZPT) untuk mempercepat pertumbuhan akar dan tunas. Rumput pakchong (Pennisetum purpureum cv Thailand) adalah hijauan pakan ternak yang sangat baik dengan produksi tinggi dan kandungan protein kasar sebesar 16-18%. Karena kandungan auksin, giberelin, dan sitokininnya, bawang merah memiliki potensi sebagai ZPT alami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian perasan bawang merah dengan level yang berbeda dapat memengaruhi morfologi rumput pakchong. Penelitian ini dilakukan di Dusun Bangun Sari, Desa Way Sari, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan, dari Oktober hingga Desember 2025. Metode yang digunakan yaitu Rancangan Acak Lengkap (RAL) non-faktorial digunakan, dengan lima perlakuan dan lima ulangan, yaitu P0 (kontrol), P1 (25%), P2 (45%), P3 (65%), dan P4 (85%) perasan bawang merah. Variabel meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, rasio daun dan batang, berat akar segar, dan luas permukaan daun. Semua variabel morfologi yang diamati tidak berpengaruh secara signifikan (P>0,05) oleh pemberian perasan bawang merah.
Pengaruh Pemberian Perasan Bawang Merah dengan Level yang Berbeda terhadap Produktivitas Rumput Pakchong Suastini, Tri; Liman, Liman; Dewi, Anggi Derma Tungga; Muhtarudin, Muhtarudin
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan Vol 10 No 2 (2026): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Mei 2026
Publisher : Jurusan Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2026.10.2.258-265

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian perasan bawang merah dengan level yang berbeda terhadap produktivitas rumput Pakchong dan mengetahui level terbaik dari pemberian perasan bawang merah terhadap produktivitas rumput Pakchong. Penelitian ini berlangsung pada bulan Oktober sampai Desember 2025 yang berlokasi di Dusun Bangun Sari, Desa Way Sari, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan, Lampung dan Laboratorium Nutrisi dan Makanan Ternak, Jurusan Peternakan, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung. Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) non faktorial dengan 5 perlakuan dan 5 ulangan yaitu P0 (kontrol), P1: perasan bawang merah sebanyak 25%, P2: perasan bawang merah sebanyak 45%, P3: perasan bawang merah sebanyak 65%, dan P4: perasan bawang merah sebanyak 85%. Data dianalisis menggunakan Analisis Varians (ANOVA). Penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian perasan bawang merah tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap jumlah anakan, bobot segar, dan produksi bahan kering rumput pakchong.
Pengaruh Pemberian Zat Mutagen Kolkisin dan PGRs Giberelin (GA3) terhadap Pertumbuhan dan Morfologi Rumput Pakchong Maharani, Destia Arnanda; Liman, Liman; Dewi, Anggi Derma Tungga; Muhtarudin, Muhtarudin
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan Vol 10 No 2 (2026): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Mei 2026
Publisher : Jurusan Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2026.10.2.249-257

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian kolkisin, PGRs giberelin (GA3), serta interaksi keduanya terhadap pertumbuhan dan morfologi rumput pakchong yang dipotong paksa pada umur 3 minggu dan dipanen pada umur 65 hari. Penelitian ini penting dilakukan untuk mengetahui pengarub oemberian zat mutagen kolkisin dan zat pengatur tumbuh giberelin (GA3), baik secara tunggal maupun kombinasi dalam meningkatkan pertumbuhan dan juga karakter morfologi rumput pakchong. Penelitian ini dilaksanakan pada Oktober 2025 – Januari 2026 di lahan Kahfi Farm, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan, dan Laboratorium Mikroskop, Jurusan Peternakan, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung. Rancangan percobaan yang digunakan yaitu Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial 4×3 dan 3 kali ulangan dengan faktor pertama adalah konsentrasi giberelin 0 ppm, 350 ppm, 700 ppm dan 1050 ppm serta faktor yang kedua yaitu konsentrasi kolkisin 0%, 0,3% dan 0,6%. Data yang diperoleh dianalisi menggunakan Anova dan apabila berpengaruh nyata (P>0,05) maka dilanjutkan dengan uji BNT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak berpengaruh nyata (P>0,05), terhadap tinggi rumput pakchong, jumlah daun, luas daun, diameter batang, dan kerapatan stomata rumput pakchong. Dengan demikian, pemberian kolkisin dan giberelin pada taraf yang digunakan belum memberikan respons pertumbuhan yang signifikan.
Pengaruh Pemberian Suplemen Nutrisi dalam Ransum terhadap Titer Antibodi Avian Influenza (AI) Dan Newcastle Disease (ND) pada Itik Pedaging Jeni Setya Putri; Muhtarudin Muhtarudin; Siswanto Siswanto; Purnama Edy Santosa
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan Vol 10 No 2 (2026): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Mei 2026
Publisher : Jurusan Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2026.10.2.158-165

Abstract

Pemeliharaan itik di Indonesia banyak dilakukan secara tradisional sehingga rentan terhadap penyakit misalnya Avian Influenza (AI) dan Newcastle Disease (ND). Vaksinasi menjadi pilihan utama untuk mencegah infeksi virus, namun keberhasilannya dipengaruhi oleh berbagai faktor termasuk status imun ternak. Kondisi immunosupresif dapat menyebabkan titer antibodi rendah sehingga diperlukan imunomodulator. Suplemen nutrisi (Milk Replacer) memiliki kandungan protein, lemak, vitamin, serta mineral yang bisa mendorong pertumbuhan, meningkatkan efisiensi pakan, dan memperbaiki sistem kekebalan tubuh. Penelitian ini memiliki tujuan untuk memeriksa pengaruh pemberian suplemen nutrisi dalam ransum pada titer antibodi Avian Influenza (AI) serta Newcastle Disease (ND) pada itik pedaging. Penelitian ini dilakukan pada Maret--April 2025 di Kandang Lab. Lapang Terpadu Fakultas Pertanian Universitas Lampung. Penelitian ini dilakukan secara eksperimental melalui 4 perlakuan serta 3 ulangan. Perlakuan yang diberikan dalam ransum dengan P0: (kontrol), P1: penambahan Milk Replacer 25 gram / kg pakan, P2: penambahan Milk Replacer 50 gram / kg pakan, serta P3: penambahan Milk Replacer 75 gram / kg pakan. Pemeriksaan titer antibodi AI serta ND dilaksanakan di PT Medion, Bandar Lampung. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan metode deskriptif. Temuan penelitian ini memperlihatkan titer antibodi AI paling tinggi yakni P1 (log 100,22) serta titer antibodi ND tertinggi pada perlakuan P2 (log 37,44). Kesimpulan dari penelitian ini yaitu dosis yang paling efektif digunakan untuk meningkatkan titer antibodi Avian Influenza pada perlakuan P1 yaitu 25 gram/kg pakan Milk Replacer sedangkan untuk penyakit Newcastle Disease menggunakan dosis P2 50 gram/kg pakan Milk Replacer.