Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Macroeconomic and Price of Oil and Gold on Liabilities of Hajj Fund Management Agency Sulistyowati, Lilies; Hamzah, Muhammad Zilal; Ratnawati, Nirdukita
Aptisi Transactions On Technopreneurship (ATT) Vol 7 No 2 (2025): July
Publisher : Pandawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34306/att.v7i2.533

Abstract

This study examines the influence of macroeconomic variables on the sustainability of hajj funds managed by the Indonesian Hajj Financial Management Agency (BPKH). Using monthly data from 2019-2023, the research employed multiple linear regression analysis followed by dynamic systems modeling to assess fund sustainability. The regression results show that GDP growth and exchange rates positively influence hajj fund assets (p<0.05), while BI-7 Day Reverse Repo Rate, inflation, and Jakarta Islamic Index negatively affect fund assets. Dynamic system simulations reveal that under current conditions (ROI 6.78%, subsidy portion 40%), hajj funds will face deficit by 2030. However, optimistic scenarios with increased ROI to 10% and reduced subsidy portions to 20% ensure fund sustainability until 2050, with assets reaching IDR 569 trillion. These findings suggest that BPKH should enhance investment portfolio returns while the government should reconsider subsidy allocation policies to ensure long-term sustainability of hajj fund management in Indonesia.
Analysis Bank Syariah dan Non Bank Syariah terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia Octavia, Putri; Esya, Lavlimatria; Ratnawati, Nirdukita
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4102

Abstract

Perkembangan sektor keuangan syariah di Indonesia mengalami kemajuan signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Pemerintah secara proaktif mengupayakan pengembangan ekonomi syariah sebagai salah satu instrumen strategis untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Meskipun demikian, laju pertumbuhan ekonomi Indonesia dalam satu dekade terakhir mengalami penurunan yan memberikan tantangan tersendiri dalam mengoptimalkan potensi sektor ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh lembaga keuangan syariah, baik dari instrumen bank maupun non bank, terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia pada periode 2018-2024. Metode yang dipakai adalah Autoregressive Distributed Lag (ARDL) dengan data kuartalan untuk menganalisis hubungan jangka pendek dan jangka panjang antara variabel aset bank syariah, pembiayaan bank syariah, saham syariah, serta sukuk terhadap pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan aset bank syariah berkontribusi positif yang signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, sedangkan pembiayaan bank syariah memberikan dampak negatif yang signifikan. Saham syariah tidak memiliki dampak signifikan, sementara sukuk memberikan dampak positif di jangka pendek tetapi negatif di jangka panjang. Implikasi dari temuan ini menekankan perlunya peningkatan efisiensi dalam distribusi pembiayaan bank syariah, penguatan pasar modal syariah, serta pengelolaan sukuk yang strategis untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di Indonesia. Penelitian ini memberikan landasan empiris untuk pengembangan industri keuangan syariah serta kebijakan ekonomi nasional yang inklusif.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI EARNING RESPONSE PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA Ratnawati, Nirdukita; Siswanti, Tutik
JURNAL BISNIS & AKUNTANSI UNSURYA Vol 8 No 1 (2023): JURNAL BISNIS & AKUNTANSI UNSURYA
Publisher : Feb Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35968/jbau.v8i1.1015

Abstract

Tujuan peneliti ini menganalisis factor-faktor yang mempengaruhi earning response pada kelompok perusahaan manufacktur yang terdaftar di Bursa Efek Insdonesia. Data penelitian data kuantitatif, dan sumber data sekunder, dengan sumber www.idx.co.id dan https://www.bps.go.id. Sampel data 30 perusahaan.Metode analisis data deskriptif kuantitatif dengan analisis statistik. Tahapan metode pengolahan data; pemilihan model regresi liner berganda, uji hipotesisi parsial dan simultan menggunakan software eviews versi 12.Hasil penelitian, menyimpulkan secara parsial BI Rate tidak berpengaruh signifikan terhadap earning responsive.  Sedangkan Asset Growth dan Return On Asset berpengaruh signifikan terhadap earning responsif. Hipotesis  simultan menyimpulkan, variabel independen BI Rate, Asset Growth dan Return on Assets berpengaruh signifikan terhadap responsive earning.Hasil ini diperkuat dengan nilai koefisien determinasi,  sebesar 84,21%. Kata Kunci : BI Rate, Asset Growth, Return On Asset, Earning Responsif                                                 
Pengaruh indeks pembangunan manusia dan jumlah penduduk terhadap produk regional domestik bruto di Provinsi Riau Tahun 2010-2022 Hidayat, Dina; Ratnawati, Nirdukita; Syafri
Jurnal Ekonomi KIAT Vol. 36 No. 1 (2025): June
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/kiat.2025.23268

Abstract

Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Indeks Pembangunan Manusia  (IPM) dan jumlah penduduk terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) di Provinsi Riau  selama periode 2010–2022. Studi ini menyajikan bukti empiris mengenai peran human capital dan  faktor demografis dalam membentuk kinerja ekonomi regional.Desain/Metodologi/Pendekatan: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan data sekunder, time-series dari tahun 2010 hingga 2022. Data diperoleh melalui studi dokumentasi dan dianalisis menggunakan analisis regresi linear berganda untuk menguji hubungan antara IPM, jumlah penduduk, dan PDRB.Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa IPM berpengaruh positif dan signifikan terhadap PDRB. Hal ini menunjukkan bahwa peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan, dan pendapatan masyarakat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Sementara itu, jumlah penduduk menunjukkan pengaruh negatif tidak signifikan, yang mengindikasikan bahwa peningkatan  populasi tidak secara langsung meningkatkan kinerja ekonomi daerah. Keterbatasan dan Implikasi Penelitian: Penelitian ini hanya meneliti dua variabel independen  dan belum memasukkan variabel ekonomi lainnya seperti investasi, infrastruktur, atau  pengeluaran pemerintah. Penelitian lanjutan disarankan untuk menambahkan variabel lain serta  melakukan perbandingan antarwilayah guna memperoleh gambaran yang lebih komprehensif. Implikasi Praktis: Temuan ini menyarankan agar pengambil kebijakan lebih memfokuskan  perhatian pada pengembangan modal manusia, terutama melalui peningkatan layanan  pendidikan dan kesehatan, guna memperkuat kinerja ekonomi daerah. Upaya peningkatan IPM  terbukti dapat mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, meskipun laju pertumbuhan penduduk relatif sedang.Orisinalitas/Kontribusi: Studi ini memberikan kontribusi empiris terkini dari konteks regional Indonesia terkait keterkaitan antara pembangunan manusia dan pertumbuhan ekonomi, serta  menguatkan pentingnya pendekatan kapabilitas dalam perencanaan pembangunan daerah.