Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

PENINGKATAN KOMPETENSI KOMUNIKASI PERSUASIF DAN PUBLIC SPEAKING SISWA VOKASI MELALUI PELATIHAN SIARAN DIGITAL Erlita, Novi; Lutfiana, Diana; Ulita, Novena
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 1 (2026): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v9i1.299-306

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan komunikasi persuasif dan public speaking siswa jurusan Broadcasting SMKN 6 Kota Tangerang Selatan. Program dilaksanakan menggunakan pendekatan project-based learning yang dipadukan dengan experiential learning, meliputi tahap sosialisasi, pelatihan, produksi konten, pendampingan, dan evaluasi. Sebanyak 77 siswa berpartisipasi, didampingi oleh dosen Universitas Mercu Buana serta praktisi media Gati Kamka, news anchor Nusantara TV. Evaluasi dilakukan menggunakan kuesioner kuantitatif terhadap tiga aspek utama: pemahaman komunikasi persuasif, keterampilan menyusun pesan, serta etika dan refleksi digital. Hasil analisis menunjukkan rata-rata skor keseluruhan sebesar 21,53 (kategori sangat baik), dengan aspek tertinggi yaitu etika dan refleksi digital (22,17). Temuan ini menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis praktik dengan kolaborasi industri media mampu meningkatkan kompetensi komunikasi, kesadaran etis, dan kesiapan siaran siswa. Program ini berkontribusi terhadap pengembangan model pendidikan vokasi yang mengintegrasikan keterampilan persuasi, literasi digital, dan etika komunikasi.
Implementasi Creativepreneurship Berbasis Multidisiplin dalam Pengabdian Masyarakat untuk Peningkatan Kesejahteraan Sosial Novena Ulita; Ora Plane Maria Daeli; Ahmed Khan
ADI Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2024): ADI Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : ADI Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34306/adimas.v5i1.1149

Abstract

Creativepreneurship telah berkembang menjadi pendekatan strategis dalam meningkatkan kesejahteraan sosial melalui pengembangan inovasi produk dan jasa berbasis kreativitas. Namun, penerapan konsep ini masih membutuhkan pendekatan multidisiplin untuk lebih efektif dalam pengabdian masyarakat, terutama dalam konteks pemberdayaan komunitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana creativepreneurship berbasis multidisiplin dapat diterapkan dalam program pengabdian masyarakat yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan sosial. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis data berbasis SmartPLS, yang memungkinkan analisis terhadap hubungan antar variabel dalam model yang telah dirancang. Data dikumpulkan dari 100 responden, yang terdiri dari pelaku usaha kecil dan menengah serta masyarakat di wilayah yang menjadi fokus pengabdian. Hasil analisis menunjukkan bahwa pendekatan multidisiplin secara signifikan meningkatkan efektivitas program creativepreneurship dalam memberikan dampak positif pada kesejahteraan sosial, dengan hasil T-statistik yang signifikan pada hubungan antar variabel utama. Temuan ini mengindikasikan bahwa kolaborasi lintas disiplin dalam pengabdian masyarakat tidak hanya meningkatkan kemampuan wirausaha kreatif, tetapi juga memperkuat kontribusi terhadap pembangunan sosial. Kesimpulannya, penerapan creativepreneurship berbasis multidisiplin melalui program pengabdian masyarakat memiliki potensi besar dalam mendukung kesejahteraan sosial secara holistik, dan penelitian lebih lanjut disarankan untuk memperdalam aspek-aspek praktis dalam konteks yang lebih luas.
REVITALIZATION OF MARGA MULYA VILLAGE’S FLAGSHIP PRODUCTS THROUGH ENVIRONMENTALLY FRIENDLY PACKAGING INNOVATION AND DIGITAL SALES STRATEGIES Arief Bowo Prayoga Kasmo; Diah Fistiani Sukardiman; Novena Ulita; Muhammad Raafi Hillal Atha'Ullah Azmi; Meisya Putri; Ravel Setyo Bintoro
Community Services and Social Work Bulletin Vol. 5 No. 2 (2025): Community Services and Social Work Bulletin Volume 5 No. 2 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/cswb.v5i2.14973

Abstract

Marga Mulya Village, located in Mauk Subdistrict, Tangerang Regency, possesses considerable potential for the development of home-based industries, particularly fish crackers and handicraft products. However, this potential has not been optimally realized due to limitations in packaging innovation, digital marketing strategies, and brand management. This Community Service Program aims to enhance the competitiveness of the village’s flagship products through the introduction of environmentally friendly packaging and the implementation of digital marketing strategies. The program employed a collaborative participatory approach, encompassing stages of socialization, training, technology implementation, mentoring, and evaluation. The results demonstrate significant improvements in both production and marketing aspects, including the creation of eco-friendly packaging innovations, the establishment of business social media accounts and online stores, and the development of digital catalogs for the village’s flagship products. The program confirms that packaging innovation and the digitalization of marketing can increase revenue, strengthen branding, and promote the sustainability of the local economy.
Emerging Educational Technologies and Their Influence on Preschool Learning Outcomes Annisa Ardien; Novena Ulita; Kamal Arif Al-Farouqi; Solahudin
Jurnal MENTARI: Manajemen, Pendidikan dan Teknologi Informasi Vol 4 No 2 (2026): March
Publisher : Pandawan Sejahtera Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33050/mentari.v4i2.1047

Abstract

This study examines the influence of emerging educational technologies on preschool learning outcomes amid the increasing integration of digital tools such as educational applications, interactive games, and multimedia based platforms in early childhood education. Using a quantitative approach with a quasi experimental design, the study involved 167 preschool students who participated in technology-enhanced learning activities over a defined instructional period. Data were collected through structured observations, standardized assessments of learning outcomes, and teacher evaluations to comprehensively measure cognitive, social, and emotional development. The findings indicate that the use of emerging educational technologies has a statistically significant positive effect on preschool learning outcomes, particularly in improving student engagement, foundational literacy skills, problem-solving abilities, and cooperative behaviors compared to traditional instructional methods. In addition, teachers reported better classroom interaction, increased instructional efficiency, improved student participation, and more effective learning management when digital tools were implemented appropriately. These results suggest that the integration of technology not only enhances academic related skills but also supports broader developmental aspects of young learners. Therefore, the study highlights the importance of thoughtful and well structured implementation of educational technologies to maximize their benefits in early childhood education settings, ensuring sustainable, inclusive, and developmentally appropriate learning experiences.
Perancangan Media Edukasi Untuk Meningkatkan Kepercayaan Diri Berlatih Teknik Presentasi dengan Metode Impromptu Pada Siswa SMK Sumpah Pemuda Jakarta Novena Ulita; Anggi Almira Rahma
Jurnal Desain Indonesia. Vol 7 No 02 (2025): Desain untuk Masa Depan : Apa selanjutnya ?
Publisher : Aliansi Desainer Produk Industri Indonesia (ADPII)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52265/jdi.v7i02.490

Abstract

Kemampuan presentasi merupakan bagian dari keterampilan utama yang harus dimiliki lulusan untuk terjun dalam dunia kerja. Menurut Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia era persaingan sumber daya manusia semakin ketat, sehingga diperlukan beragam kompetensi untuk dapat berkompetisi dengan negara-negara lain khususnya kawasan ASEAN, diantaranya diperlukan kompetensi “4C”: Critical Thinking, Communication, Collaboration, dan Creativity and Innovation, dan keempat kompetensi tersebut seharusnya sudah mulai dibina sejak tingkat SLTA [1]. Namun permasalahan yang terjadi banyaknya siswa yang masih rendah kemampuan dalam belajar dan berlatih presentasi karena presentasi dianggap suatu kegiatan yang memalukan dan menegangkan. Dengan menggunakan metode design thinking, dilakukanlah perancangan media edukasi Skenarizz untuk dapat menghasilkan suatu produk yang mampu membantu siswa meningkatkan kemampuan komunikasinya khususnya pada kemampuan presentasi. Maka dari itu, karya ini sebagai sebuah bentuk wujud nyata pengabdian kepada masyarakat, karya desain komunikasi visual (DKV) yang memberikan solusi bagi masalah yang dirasakan oleh siswa. Melalui pre-test dan post-test kegiatan ini memberikan dampak yang positif.
Pemberdayaan Masyarakat Penguatan Kompetensi Narasi Visual Storynomic Sebagai Landasan Pembelajaran Untuk Siswa SMK Islamic Village Tangerang Engga Probi Endri; Ariani Kusumo Wardhani; Novena Ulita
Jurnal Abdi Masyarakat (JAM) Vol. 11 No. 1 (2025): JAM (Jurnal Abdi Masyarakat) - September 2025
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

SMK Islamic Village Tangerang merupakan sekolah kejuruan yang memiliki visi menciptakan muslim Indonesia yang memiliki intelektual dan berjiwa da’wah. Sekolah ini memiliki keunggulan dalam penerapan kurikulum berbasis Merdeka Belajar yang dipadukan dengan pendidikan ciri khas Islamic Village yakni learning management system Schoology enterprise. Pada penerapan proses pembelajaran tersebut tentu menghadapi tantangan khususnya dalam mengembangkan narasi visual yang efektif bagi siswa. Identifikasi masalah pada observasi awal yang dilakukan terdapat permasalahan pada keterampilan teknis, public speaking, dan pemahaman struktur narasi yang dimiliki oleh para siswa pada proses pembelajaran. Untuk itu dilakukan kegiatan pemberdayaan kemitraan masyarakat berupa program penguatan kompetensi melalui kegiatan seminar, diskusi, dan pelatihan praktik yang bertujuan dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam proses belajar pembelajaran. Adapun beberapa tahapan yang dilakukan dalam kegiatan ini yakni observasi kondisi awal, pelatihan transfer knowledge, dan evaluasi. Dari para siswa yang dilakukan wawancara menyatakan bahwasanya kegiatan ini sangat bermanfaat dan mendapatkan apresiasi positif, hal tersebut didukung dengan hasil post test yang dilakukan setelah kegiatan yang mencapai nilai rata-rata peningkatan kompetensi keseluruhan sebesar 27,9%. Berdasarkan data tersebut maka pihak sekolah berharap kegiatan ini dapat diteruskan dengan kolaborasi berikutnya. Pada kegiatan juga ini menghasilkan target luaran berupa peningkatan kemampuan sebesar 92,7%, publikasi dalam bentuk video, poster, dan artikel berita, serta juga berupa artikel ilmiah dan juga hak cipta yang dapat dipertanggungjawabkan. Program yang telah dilaksanakan menjadi langkah penting membekali siswa agar mampu menghadapi perkembangan teknologi yang pesat di era digital.
Decentralized Edge Computing Frameworks for Global Cloud Based Broadcasting Systems Dwi Andayani; Novena Ulita; Mardhalia Saitakela; Abdullah Arif Kamal
Bridging of Emerging AI and Media Broadcasting (BEAM) Vol. 1 No. 2 May (2026): Bridging of Emerging AI and Media Broadcasting
Publisher : Sundara Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The rapid growth of global cloud based broadcasting systems has increased the demand for efficient data processing and low latency content delivery. However, many community based broadcasting initiatives still rely on centralized cloud infrastructures, which often cause latency issues, limited scalability, and high bandwidth consumption. In the context of community digital empowerment, integrating decentralized edge computing frameworks offers an opportunity to improve broadcasting performance while strengthening community technological capacity. This community service research aims to design and implement a decentralized edge computing framework to support global cloud-based broadcasting systems while enhancing community understanding and utilization of distributed computing technologies. Program applied a participatory community service approach consisting of needs assessment, system design, training workshops, and implementation. Community participants and local digital media practitioners were introduced to decentralized edge computing concepts, followed by hands on training in deploying edge nodes and integrating them with cloud broadcasting platforms. Implementation demonstrated improved broadcasting efficiency with reduced latency and optimized bandwidth utilization. Participants also showed increased technical competence in managing decentralized infrastructure and operating cloud assisted broadcasting services. Decentralized edge computing framework effectively supports scalable broadcasting systems while empowering communities with practical digital infrastructure skills. This approach contributes to sustainable digital transformation and pro- vides a replicable model for community-based broadcasting development.