Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

IDENTIFIKASI MISKONSEPSI SISWA SISWA MENENGAH PERTAMA PADA MATERI PECAHAN DENGAN MENGGUNAKAN THREE TIER DIAGNOSTIC TEST Syifaurrohmah Kusuma Edy; Ria Sudiana; Fakhrudin Fakhrudin
Wilangan: Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Matematika Vol 3, No 2 (2022): Juni 2022
Publisher : FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56704/jirpm.v3i2.13482

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi miskonsepsi yang terjadi pada siswa Sekolah Menengah Pertama pada materi pecahan dengan menggunakan instrumen three tier diagnostic test. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian ini adalah 29 siswa kelas VII di SMP Negeri 8 Kota Serang. Instrumen penelitian ini adalah Three tier diagnostic test, sebuah tes pilihan ganda dengan tiga tingkat yang dapat mengukur kemampuan pemahaman konsep siswa yang akan dikategorikan menjadi 4 kategori. Dari data yang didapat, jawaban dari ketiga tingkat dikategorikan berdasarkan kombinasi jawabannya. Presentase hasil dari identifikasi miskonsepsi yang terjadi pada siswa mencapai 48% dari keseluruhan siswa.
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Mobile Learning Pada Materi Trigonometri Untuk Siswa SMA Irfan Fauzan; Nurul Anriani; Ria Sudiana
Wilangan: Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Matematika Vol 3, No 4 (2022): Desember 2022
Publisher : FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56704/jirpm.v3i4.13465

Abstract

Berdasarkan analisis kebutuhan,  media pembelajaran dan bahan ajar yang  digunakan dalam proses pembelajaran  terbatas pada buku teks dan LKS. Oleh karena itu, perlu adanya inovasi media pembelajaran yang fleksibel yang diharapkan dapat mendukung proses belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran GEMA dan mengevaluasi kelayakan media tersebut. Dalam penelitian ini menggunakan model ADDIE. Subjek penelitian ini adalah 22 siswa kelas X yang terdiri dari siswa berprestasi rendah, sedang, dan tinggi serta satu orang guru dari SMAN 1 Bojongmanik. Saran survei ini terdiri dari angket verifikasi ahli materi dan media serta angket jawaban guru dan siswa. Berdasarkan hasil analisis data, skor ahli 87,33 dalam kategori sangat layak, ahli media 85,29 dalam kategori sangat layak, respon guru 86,67 dalam kategori sangat praktis, dan 80,32 untuk siswa dalam kategori praktis. Berdasarkan hasil analisis data, dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran GEMA yang dikembangkan sangat layak sebagai sumber belajar sesuai dengan persyaratan kurikulum 2013. Dengan aplikasi ini, siswa dapat menggunakan sumber belajar yang fleksibel kapan saja, di mana saja.
Pengaruh Model Pembelajaran Multipel Representasi terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis Siswa SMP Desmita Ayu Fitriana; Sukirwan Sukirwan; Ria Sudiana
Wilangan: Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Matematika Vol 1, No 4 (2020): Desember 2020
Publisher : FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56704/jirpm.v1i4.9570

Abstract

ABSTRAK Keterampilan berpikir merupakan keterampilan yang wajib dimiliki tiap individu siswa terutama saat proses pembelajaran matematika. Salah satu keterampilan yang harus dimiliki saat proses pembelajaran adalah keterampilan berpikir matematis. Tetapi,  banyak siswa yang belum dapat memaksimalkan kemampuan berpikir kreatif yang dimilikinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model multipel representasi terhadap kemampuan berpikir kreatif matematis siswa SMP. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuasi-ekperimental dengan jenis desain nonequivalent control grup design. Sampel penelitian ini terdiri dari dua kelas yakni kelas VIII.D sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII.H sebagai kelas kontrol masing-masing kelas berjumlah 26 siswa. Instrumen yang digunakan berupa instrument tes kemampuan berpikir kreatif matematis. Hasil berupa kesimpulan yang didapat bahwa pencapaian dan peningkatan kemampuan berpikir kreatif matematis pada kelas eksperimen lebih baik dari kelas kontrol.
Pengembangan Bahan Ajar Matematika untuk Meningkatkan Minat Belajar dan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa SMA Hazza Isnaeni MA; Yuyu Yuhana; Ria Sudiana
Wilangan: Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Matematika Vol 2, No 1 (2021): Maret 2021
Publisher : FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56704/jirpm.v2i1.10658

Abstract

Penelitian ini di latarbelakangi oleh pentingnya bahan ajar yang dapat memfasilitasi siswa siswa untuk belajar di manapun dan kapanpun. Penelitian ini mengembangkan suatu produk bahan ajar buku saku matematika yang bertujuan untuk meningkatkan minat belajar dan meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis. Penelitian ini merupakan jenis penelitian Research and Development (R&D) dengan model pengembangan Borg & Gall sampai pada 7 tahapan. Penilaian produk dilakukan oleh ahli dan siswa. Ahli yang menilai produk ini merupakan ahli materi matematika, ahli pendidikan dan ahli media. Adapun yang menjadi subyek penelitian ini adalah 24 siswa kelas XI dari  SMAN 8 Kab. Tangerang, SMAN 2 Banjar, dan SMAN 1 Merawang. Penilaian produk dan penilaian minat belajar menggunakan instrumen non tes berupa angket, dan penilaian kemampuan pemecahan masalah matematis menggunakan instrumen tes dengan memberikan soal pretest dan posttest. Berdasarkan analisis data dan pembahasan dapat disimpulkan: 1) Merancang dan membangun buku saku matematika yang mencakup minat belajar dan kemampuan pemecahan masalah matematis; 2) Produk yang dibuat siap digunakan untuk pembelajaran matematika atau dikembangkan kembali pada penelitian selanjutnya; 3) Terdapat peningkatan minat belajar siswa dengan interprestasi tinggi; 4) Terdapat peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa dengan interprestsi sedang.Kata Kunci: Bahan Ajar Buku Saku Matematika, Minat Belajar, Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis
Pengembangan Media pembelajaran interaktif berbasis Wordwall untuk mengurangi kecemasan matematika Khaerunnisa Allutful Ilahi; Ria Sudiana; Hepsi Nindiasari
Wilangan: Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Matematika Vol 3, No 4 (2022): Desember 2022
Publisher : FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56704/jirpm.v3i4.14303

Abstract

Media pembelajaran merupakan unsur yang menarik dan relevan bagi siswa serta dapat merangsang belajar. Berdasarkan hasil analisis pendahuluan teknologi dalam pembelajaran yang sering digunakan di sekolah saat belajar matematika adalah Powerpoint, Kahoot, dan Google form, hal ini menunjukan kurang bervariasnya media pembelajaran matematika. Matematika merupakan ilmu yang memiiki sifat abstrak dan diharuskan untuk dapat memahami konsep. Pemahaman konsep ini hanya bisa diajarkan melalui media pembelajaran. Keterbatasan penggunaan media pembelajaran matematika, menyebabkan banyak siswa tidak dapat memahami konsep abstrak matematika oleh karena itu menyebabkan kecemasan. Dengan demikian fokus penelitian ini yaitu menghasilkan media pembelajaran interkatif berbasis Wordwall yang dapat mengurangi kecemasan matematika. Jenis penelitian ini adalah Research and Development (R & D), dengan model Borg dan Gall yang diadaptasi oleh Sugiyono dengan 8 tahapan yang terdiri dari analisis kebutuhan, pengumpulan data, desain produk, validasi desain, revisi desain, uji coba skala kecil, revisi produk dan uji pemakaian skala besar. Hasil pengembangan medianya adalah media interaktif berbasis Wordwall untuk materi matematika perbandingan tingkat SMP kelas VII, dan diperoleh hasil uji kelayakan dari validasi ahli materi, media dan bahasa adalah 85,5%, 82,5% dan 80%. Sedangkan hasil uji kepraktisan media sebesar 82,57% dengan penurunkan kecemasan sebesar 15,24% sehingga menjadi 54,29% dikategorikan pada “Kecemasan Tingkat Sedang”.
Pengembangan Game Edukasi dengan Konteks Kearifan Lokal Banten pada Materi Matriks Arum Widya Safitri; Heni Pujiastuti; Ria Sudiana
Jurnal Pendidikan Matematika IKIP Veteran Semarang Vol 4 No 2 (2020): Journal of Medives : Journal of Mathematics Education IKIP Veteran Semarang
Publisher : Urogram Studi Pendidikan Matematika, Universitas IVET

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (258.611 KB) | DOI: 10.31331/medivesveteran.v4i2.1171

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian adalah menghasilkan produk game edukasi matematika sebagai media pembelajaran matematika dengan konteks kearifan lokal Banten yang layak, efektif serta praktis dan dapat digunakan dilapangan. Penelitian pengembangan ini dilakukan dengan mengadopsi model pengembangan ADDIE yang terdiri dari lima tahap yaitu analyze (analisis), design (perancangan), development (pengembangan), implementation (implementasi), serta evaluation (evaluasi). Instrumen yang digunakan yaitu lembar angket validasi ahli, lembar angket respons guru matematika dan siswa, serta lembar ketuntasan level game. Adapun hasil yang diperoleh yaitu bahwa game edukasi layak, praktis, dan efektif digunakan pada kegiatan pembelajaran. Kata kunci: game edukasi, matriks, kearifan lokal. ABSTRACT The research objective is to produce educational math games as a medium of learning mathematics with the context of local wisdom Bantam a viable, effective and practical and can be used in the field. Research and development is done by adopting the development model of ADDIE which consists of five stages: analyze (analysis), design (perancangan), development (pengembangan), implementation (implementation), and evaluation (evaluation). The instrument used in the sheet questionnaire validation experts, sheet questionnaire responses of mathematics teachers and students, as well as the sheet mastery level the game. The results obtained, namely that the game is feasible, practical, and effective to use in learning activities. Keywords: educational game, matrix, local wisdom.
Analisis Kemampuan Pemahaman Matematis Siswa SMP Kelas VIII Berdasarkan Teori Pirie-Kieren Ghojali Ahmad Sidik; Ria Sudiana
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 7 No 3 (2023): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 7 Nomor 3 Tahun 2023
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v7i3.2081

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pemahaman matematis peserta didik berdasarkan teori Pirie-Kieren pada topik aljabar. Kemampuan pemahaman matematis memiliki kedudukan penting pada pembelajaran matematika karena dapat memudahkan peserta didik untuk menyelesaikan permasalahan matematika. Setiap peserta didik tentunya memiliki kemampuan pemahaman matematis yang berbeda-beda. Indikator pemahaman matematis meliputi (a) mengemukakan atau mendeskripsikan kembali suatu konsep; (b) mengkategorikan suatu objek berdasarkan karakteristik tertentu yang berhubungan langsung dengan konsepnya; (c) menyebutkan contoh dan bukan contoh dari suatu konsep; (d) menyajikan konsep melalui berbagai bentuk representasi matematis; (e) mengembangkan syarat perlu atau syarat cukup dari suatu konsep; (f) memanfaatkan, mempergunakan, serta menentukan operasi atau prosedur tertentu; (g) mempraktikkan konsep atau prosedur sistematis dalam pemecahan masalah. Selanjutnya, indikator tersebut dihubungkan dengan teori Pirie-Kieren yang terdiri dari beberapa lapisan pemahaman yakni meliputi Primitive Knowing; Image Making; Image Having; Property Noticing; Formalising; Observing; Structuring; dan Inventising. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan jumlah sampel awal sebanyak 32 peserta didik kelas VIII di SMPN 3 Kota Tangerang yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui tes dan wawancara terstruktur. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat pemahaman dari peserta didik berkemampuan rendah, sedang dan tinggi memiliki perbedaan. Tingkat pemahaman yang dimiliki peserta didik sangat mempengaruhi keberhasilan dalam menyelesaikan persoalan matematika. Maka berdasarkan hasil tersebut, sangat disarankan bagi guru matematika lebih menekankan kepada kemampuan pemahaman matematis dari peserta didik karena dapat berpengaruh perkembangan kemampuan matematis yang lainnya.
Pengembangan Media Pembelajaran Matematika Berbasis Video Animasi Berbantuan Platform Doratoon Dimyati Dimyati; Abdul Fatah; Ria Sudiana
Wilangan: Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Matematika Vol 4, No 3 (2023): September 2023
Publisher : FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56704/jirpm.v4i3.20650

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran matematika berbasis video animasi berbantuan doratoon yang layak serta dapat membantu  meningkatkan motivasi belajar siswa SMP Kelas VII.  Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah Research and Development (R&D) dengan menggunakan model ADDIE yang terdiri dari 5 tahapan yaitu Analyze, Design, Development, Implementation dan Evaluation untuk mengembangkan media pembelajaran. Subjek untuk penelitian ini kelas VII A SMP IT Al-Husein Tigaraksa. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah instrumen non tes (angket kelayakan dan angket motivasi belajar). Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis data deskriptif. Hasil penelitian didapatkan bahwa media pembelajaran berbasis video animasi berbantuan doratoon memiliki kelayakan atau kevalidan sebesar 3,21 yang berarti layak dan memiliki pengaruh motivasi belajar dengan nilai N-Gain sebesar 0,4162 yang termasuk kategori sedang. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran berbasis video animasi berbantuan doratoon dapat menjadi media alternatif pembelajaran dan mampu membantu meningkatkan motivasi belajar siswa
PENGARUH METODE BELAJAR LISTENING TEAM DALAM MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA SMP Indah Puspita; Ria Sudiana; Jaenudin Jaenudin
Wilangan: Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Matematika Vol 4, No 4 (2023): Desember 2023
Publisher : FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56704/jirpm.v4i4.21948

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya kemampuan komunikasi matematis siswa pada pembelajaran matematika. Kemampuan komunikasi matematis menjadi salah satu faktor penting yang sangat diperlukan oleh peserta didik untuk memahami konsep pembelajaran suatu materi pembelajaran matematika. Maka dari itu diperlukan suatu metode belajar yang dapat meningkatkan kemampuan komunikasi matematis peserta didik. Metode belajar Listening Team dipercayai dapat membantu dalam mengembangkan kemampuan komunikasi matematis peserta didik. Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 17 Kota Serang pada tahun ajaran 2022/2023. Tujuannya untuk mengetahui pengaruh metode belajar listening team terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa SMP. Metode yang digunakan adalah control group design dengan memberikan instrumen ­pre-test dan post-test. Penelitian ini menggunakan dua kelas sebagai subjek penelitian yaitu kelas VIII-B sebagai kelas eksperimen yang menggunakan metode belajar listening team dan kelas VIII-C sebagai kelas kontrol. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa listening team memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa SMP. Kata kunci: Kemampuan Komunikasi Matematis, Listening Team,Control Group Design.
ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR REANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR REFLEKTIF MATEMATIS SISWA DITINJAU DARI GAYA BELAJARFLEKTIF MATEMATIS SISWA DITINJAU DARI GAYA BELAJAR Rio Mohammad; Ria Sudiana; Aan Subhan Pamungkas
Wilangan: Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Matematika Vol 5, No 3 (2024): September 2024
Publisher : FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56704/jirpm.v5i3.25416

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif yang bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir reflektif siswa dalam memecahkan masalah matematika ditinjau dari gaya belajar visual dan gaya belajar auditorial. tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah mendeskripsikan kemampuan berpikir reflektif matematis peserta didik untuk tiap tipe gaya belajar. Subyek dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X yang berjumlah 20 orang siswa tahun pelajaran 2023/2024. Subyek ditentukan dengan teknik purposive sampling sehingga diperoleh 2 dari masing – masing gaya belajar visual, auditorial, dan kinestetik. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan instrumen angket gaya belajar, tes kemampuan berpikir reflektif matematis, dan wawancara. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa siswa dengan gaya belajar visual memperoleh rata – rata persentase 50,0%, kemudian gaya belajar auditorial 44,4% dan gaya belajar kinestetik 25%. Dalam penelitian menunjukkan bahwa subyek yang memiliki gaya belajar visual mampu memenihi semua indikator dalam fase reacting, comparing, dan contemplating. Subyek yang memiliki gaya belajar auditorial dan kinestetik hanya mampu memenuhi indikator dalam fase berpikir reflektif yaitu comparing.