Apendisitis merupakan peradangan pada apendiks yang sering menimbulkan nyeri, terutama pada pasien pascaoperasi. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat digunakan untuk menurunkan nyeri adalah teknik relaksasi napas dalam. Tujuan dalam penelitian ini ialah penerapan berbasis manajemen nyeri pada pasien pasca bedah apendistis dengan nyeri akut. Dengan demikian metode yang digunakan ialah deskriptif dengan melakukan studi kasus pada pasien pasca operasi apendisitis di RS Muhammadiyah Palembang tahun 2025, melalui penerapan asuhan keperawatan yang meliputi pengkajian, diagnosis, perencanaan, implementasi, evaluasi, dan dokumentasi. Dari penelitian tersebut diadaptkan hasil yang menunjukkan adanya penurunan skala nyeri setelah penerapan teknik relaksasi napas dalam, yaitu dari skala 6 menjadi 2 pada pasien pertama dan dari skala 5 menjadi 2 pada pasien kedua. Dengan demikian, teknik relaksasi napas dalam terbukti efektif dalam menurunkan skala nyeri pada pasien pascaoperasi apendisitis dan dapat direkomendasikan sebagai intervensi keperawatan nonfarmakologis.