Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Integration Of Photogrammetry In Dental Education Curriculum: Potentials And Challenges Budiono, Budiono; Failasufa, Hayyu
Jurnal Medali Vol 6, No 2 (2024): Media Dental Intelektual September 2024
Publisher : Faculty of Dentistry, Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/medali.6.2.82-90

Abstract

Background: Photogrammetry allows the creation of accurate 3D models of tooth structure and the oral cavity, offering improved anatomical visualization and a deeper understanding of complex structures in dentistry. This study aims to explore the integration of photogrammetry in the dental education curriculum, with a particular focus on the potential benefits and challenges facedMethod: Researchers used a qualitative approach with the main focus on scoping review. This technique makes a significant contribution to enhancing case-based learning and clinical skills development, by enriching students' practical and collaborative experiences.Result: Despite its enormous potential, the application of photogrammetry in dental education faces challenges, including the cost of hardware and software, as well as the need for comprehensive training for educators and students.Conclusion: This study recommends continued integration of photogrammetry in dental curricula, with a focus on developing resources and training to maximize its potential.
PELATIHAN KADER KESEHATAN GIGI DAN MULUT USIA REMAJA UNTUK MENINGKATKAN PEGETAHUAN DAN PERILAKU KESEHATAN GIGI Wardhana, Erdianto Setya; Sunnah, Tahta Danifatis; Failasufa, Hayyu; Ryendra, Nadya Restu
Jurnal Pengabdian Masyarakat DentMas Vol 2, No 1 (2024): JULI 2024
Publisher : Faculty of Dentistry Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/dentmas.2.1.19-23

Abstract

Background: kurangnya pemahaman tentang praktik kebersihan gigi yang benar dan kurangnya perhatian terhadap perawatan gigi berkualitas dapat berkontribusi pada masalah kesehatan gigi dan mulut pada usia remaja.SMA 11 negeri Semarang juga belum memiliki program UKGS (Unit Kesehatan Gigi Sekolah) serta belum memiliki kader-kader kesehatan gigi, sehingga pemahaman dan informasi terkait kesehatan gigi dan mulut di SMA Negeri 11 masih sangat terbatas. Pelatihan Kader Kesehatan Gigi dan Mulut Usia Remaja untuk Meningkatkan Pengetahuan dan Perilaku Kesehatan gigi di SMA Negeri 11 SemarangMethod: metode edukasi yang digunakan berupapelatihan kader kesehatan gigi dan mulut untuk remaja siswa kelas XII SMA 11 Negeri Semarang sebanyak 46 siswaserta pengambilan data secara deskriptif cross sectional untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan siswa remaja menggunakan kuesionerResult: Kegiatan pelatihan kader kesehatan gigi dan mulut di SMA Negeri 11 Semarang berjalan dengan baik dan didapatkan hasiil tingkat pengetahuan kategori kurang adalah 0%; kategori sedang adalah 8,7% dan kategori baik sebanyak 91,3 %Conclusion: Kegiatan pelatihan kader kesehatan gigi dan mulut usia remaja efektif meningkatkan pemahamam dan pengetahuan siswa-siswi di SMA Negeri 11 Semarang 
Tindakan Topikal Aplikasi Flour (TAF) di SD Tandang 01 Semarang Retno Kusniati; Dwi Windu Kinanti; Nur Khamilatusy Solekhah; Hayyu Failasufa; Ayu Kristin Rakhmawati
Jurnal Abdimas Kesehatan (JAK) Vol 5, No 3 (2023): November
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Baiturrahim Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36565/jak.v5i3.634

Abstract

Background: Dental caries is an infectious disease characterized by tooth decay or tooth decay. The main cause of dental caries is the bacterium Streptococcus mutans. Elementary school children aged 6-12 years are a group that is prone to caries due to deep pits and fissures on their permanent teeth. One of the most effective caries prevention efforts is the topical application of fluoride. Topical fluoridation is highly recommended for newly erupted children's teeth to strengthen the enamel layer and inhibit the demineralization process. Methods: Solving problems using methods including; counseling, tooth brushing together, and topical application of flour. Results: Students who participated in this activity consisted of 49% of students and 51% of elementary school students. The activity started with counseling about carien, brushing teeth together and finally giving Flour Topical Application. Conclusion: All students who met the dental health requirements were successfully given the Topical Flour Application
Pemanfaatan Buku Saku “Gigit Beras” Untuk Peningkatan Perilaku Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Anak di Wilayah Kerja Puskesmas Kedungmundu Kota Semarang Failasufa, Hayyu; Adiwinarno , Bawa; Wardhana, Erdianto
JURNAL INOVASI DAN PENGABDIAN MASYARAKAT INDONESIA Vol 3 No 4 (2024): Oktober
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jipmi.v3i4.360

Abstract

Latar belakang: Penyebab permasalahan sebagai faktor resiko tingginya masalah kesehatan gigi mulut di wilayah kerja Puskesmas Kedungmundu adalah kurangnya pemahaman tentang pentingnya kesehatan gigi dan kebiasaan merawat gigi yang buruk. Hal ini bisa berupa perilaku menyikat gigi yang kurang tepat terutama di tingkat usia anak. Tujuan: Tujuan dari kegiiatan pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan perilaku menyikat gigi yang tepat pada anak-anak dengan Pemanfaatan Buku Saku “Gigit Beras”. Metode: Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini meliputi pembuatan buku saku “Gigit Beras”, edukasi teknik menyikat gigi yang tepat sesuai buku saku serta melakukan evaluasi perilaku menyiklat gigi pada anak. Target partisipasi masyarakat yang ditetapkan adalah 50 orang yang terdiri dari ibu dan anaknya. Hasil: Terjadi perubahan yang signifikan dalam perilaku menyikat gigi anak setelah penggunaan buku saku. Proporsi anak yang tidak sesuai dalam menyikat gigi mereka menurun drastis dari 84% menjadi 12%, sedangkan proporsi anak yang sesuai meningkat dari 16% menjadi 88%. Kesimpulan: Buku saku “Gigit Beras” merupakan alat yang efektif dalam upaya meningkatkan kesehatan gigi anak dan mempromosikan perilaku yang lebih baik dalam perawatan gigi. Kata kunci: buku saku, gigit beras, kesehatan gigi anak, sikat gigi _____________________________________________________________________________ Abstract Background: The cause of the problem as a risk factor for the high prevalence of oral health issues in the Puskesmas Kedungmundu working area is a lack of understanding of the importance of oral health and poor dental care habits. This can manifest as improper teeth brushing behavior, especially among children. Objective: This community engagement initiative aims to improve proper teeth brushing behavior in children by utilizing the "Gigit Beras" Pocket Book. Method: The methods employed in this community engagement endeavor include the creation of the "Gigit Beras" Pocket Book, education on the correct teeth brushing techniques by the content of the pocketbook, and the evaluation of teeth brushing behaviors in children. The target participation is 50 individuals, comprising mothers and their children. Result: There was a significant change in children's tooth-brushing behavior after using the pocketbook. The proportion of children not following proper teeth brushing practices has dropped dramatically from 84% to 12%, while the proportion of those following correct practices has increased from 16% to 88%. Conclusion: The "Gigit Beras" pocketbook effectively enhances children's oral health and promotes better dental care behaviors. Keywords: pocketbook, gigit beras, children's dental health, toothbrushing
The Influence Of Animated Video “Dokter Gigi Kimi” On Improving Children’s Toothbrushing Skills Alzena, Zalfa; Hartiti, Tri; Failasufa, Hayyu
Media Keperawatan Indonesia Vol 7, No 4 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/mki.7.4.2024.306-312

Abstract

Dental and oral health problems are caused by a lack of individual understanding of dental and oral health. Efforts to prevent and care for teeth and mouth through health education, to change behavior into healthy behavior. This study aims to determine the effectiveness of the animated video Dentist Kimi’s animated Videos on toothbrushing practices. This type of research was Quasi Experimental, with a Single Group Interrupted Time-Series Design research design. The population in this study were class III students at SDN Tandang 04 Semarang aged 8-9 years, the sample in this study was 56 students. Data collection used questionnaires and observation sheets. The results of research on knowledge before education showed that the mean score (17.71) was smaller than after education (19.61) and the practice of brushing teeth before education had a mean score (11.55) which was smaller than the mean score on day 7 (14.295). , 14th day (17,091), and 21st day (19,622). Based on the results of the Paired Sample T-Test, there were differences in the mean values of knowledge and practice of brushing teeth before and after being given education for 21 days. The conclusion of this research is that education using animated video media is effective in increasing knowledge and practice of brushing teeth.
Pemeriksaan Fisik dan Penyuluhan Hipertensi pada Keluarga di Kelurahan Sendangmulyo Harniati, Etny Dyah; Retno Kusniati; Dwi Windu Kinanti Arti; Hayyu Failasufa; Eli Sahiroh
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 14 No 1 (2024): Juli 2024
Publisher : LPPM UNINUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30999/jpkm.v14i1.3013

Abstract

Latar belakang: Hipertensi menjadi masalah kesehatan utama di beberapa negara. Diperkirakan sekitar 80% kenaikan kasus hipertensi terutama di negara berkembang dari tahun 2000 sampai 2025. Sebagai salah satu faktor risiko penyakit degenerative hipertensi dicegah lebih dini agar hipertensi tidak menyebabkan permasalahan baru. Metode: Pelaksanaan penyuluhan dilakukan dengan metode ceramah serta dengan penyebaran media poster dilanjutkan dengan evaluasi kegiatan melalui pre test dan pos test yang dilakukan pada keluarga Hasil: Dari hasil pemeriksaan fisik menunjukan bahwa sasaran memiliki tenakanan darah diatas batas normal atau hipertensi, selain itu ada peningkatan pengetahuan setelah intervensi berupa penyuluhan hipertensi. Kesimpulan: Hasil penyuluhan hipertensi yang telah dilakukan dapat meningkatkan pengetahuan tentang hipertensi. Hasil dari pemeriksaan fisik dapat menjadi rujukan serta pemicu agar sasaran selalu mengontrol dan mejaga kesehatannya.
Upaya Promosi Kesehatan Gigi dan Mulut dalam Perubahan Perilaku Lansia di Puskesmas Karangdoro Andri Fajriyanto; Hidha Rahma Sintya Dewi; Anita Novia Tripermata; Farah Kanza Nabila; Novita Hayatun Nufus; Hayyu Failasufa
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Gigi FOKGII (JPMKG FOKGII) Vol. 2 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Forum Komunikasi Kedokteran Gigi Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perubahan perilaku adalah perubahan yang terjadi pada sisi kebiasaan manusia yang dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu internal dan eksternal, faktor internal meliputi dorongan dalam diri berupa keinginan dan kebutuhan dan faktor eksternal meliputi dorongan dari luar. Perilaku secara umum dapat diartikan sebagai tindakan atau aktivitas dari seseorang sebagai bentuk respon terhadap lingkungan sekitarnya. Perilaku pemeliharaan kebersihan gigi lansia akan sangat mempengaruhi keberhasilan suatu kesehatan gigi dan mulut lansia. Lansia atau lanjut usia merupakan seseorang yang berusia 60 tahun keatas. Tujuan penyuluhan memberikan edukasi untuk meningkatkan perilaku menjaga kesehatan gigi dan mulut pada lansia di wilayah Puskesmas Karangdoro. Metode pelaksanaan penyuluhan meliputi identifikasi masalah, pre-test, penyuluhan, posttest untuk mengukur peningkatan perilaku. Tingkat perubahan perilaku dari hasil pre-test sebanyak 20 responden (66,7%) dan meningkat pada hasil post-test sebanyak 28 responden (93,3%). Berdasarkan uji T-test berpasangan terdapat pengaruh meningkatnya perubahan perilaku dengan nilai p <0,05 kegiatan ini meningkatkan kesadaran dan perilaku lansia mengenai pengaruh menjaga kesehatan gigi dan mulut.
Patient Satisfaction and Associated Factors among Patients of Dental Profession Students, Indonesia: A Cross Sectional Study Fitrianto, Fakhrul; Prasetio, Diki Bima; Failasufa, Hayyu; Kusniati, Retno
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 7 No 5 (2025): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v7i5.6104

Abstract

Patient satisfaction regarding oral health services is defined as the difference between the patient's view of the services they receive and their expectations of these services. Communication is one of the factors that contribute to increasing the level of patient satisfaction. Meanwhile, communication problems are often a patient complaint as 35%-40% of patients are not satisfied when consulting with a doctor. Analyzing the relationship between patient satisfaction and the provision of communication, information, and education carried out by dental profession students at the Dental and Oral Hospital of Muhammadiyah University, Semarang. Method: This type of research is observational with cross sectional design. The population is 101 consisting of dental professional student patients. The sampling technique uses accidental sampling. The independent variables are the provision of IEC, age, gender, and level of professional students and the dependent variable is patient satisfaction. The questionnaire to measure patient satisfaction and the provision of IEC was taken from previous studies and has been proofread. Validity testing was conducted using expert judgment, with heterotrait-monotrait (HTMT) ratios below 0.9, and the reliability test using Cronbach's alpha yielded a result of 0.7. Ethical approval has been obtained and data collection involves informed consent and questionnaire interviews. Data analysis was carried out with univariate and bivariate using rank spearman correlation and Chi-square. There is a relationship between the provision of IEC with patient satisfaction (p = 0.000). there is no relationship between age (p = 0.840), gender (p = 1.000) and the level of professional students (0.260) with patient satisfaction. the results of patient satisfaction at RSGM Unimus assessed by patients have very satisfactory results. Maintaining and improving patient satisfaction is needed by RSGM to achieve maximum service quality. There is a relationship between the provision of communication, information, and education with patient satisfaction.
Pelatihan Surveilans Kesehatan Gigi Mulut Menggunakan Aplikasi Sikadergigi bagi Kader Desa Kalirejo, Kabupaten Temanggung,Jawa Tengah Failasufa, Hayyu; Rakhmawati, Ayu Kristin; Adiwinarno, Bawa; Azizati, Arina Najma
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i2.18820

Abstract

Background: Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kader desa dalam menyelenggarakan surveilans kesehatan gigi dan mulut di Desa Kalirejo, Kabupaten Temanggung. Metode: Metode yang digunakan meliputi pelatihan intensif, praktek simulasi, dan pendampingan lapangan secara berkala selama enam bulan. Hasil: Terdapat peningkatan signifikan dalam pemahaman kader tentang surveilans kesehatan, pentingnya pencatatan data, serta kemampuan pencatatan data surveilans. Cakupan surveilans mencapai 85% dari total rumah tangga di desa, dengan data yang terdokumentasi dan dilaporkan secara sistematis. Kendala utama yang dihadapi adalah minimnya pengalaman kader dalam penggunaan sistem digital berbasis web seperti SIKADER GIGI, yang disebabkan oleh latar belakang pendidikan dan paparan teknologi yang terbatas. Kesimpulan: Pelatihan dan pendampingan efektif dalam meningkatkan kapasitas kader desa, namun dukungan berkelanjutan dan pelatihan penggunaan teknologi digital perlu diperkuat untuk keberlanjutan program.
Pemeriksaan Fisik dan Penyuluhan Hipertensi pada Keluarga di Kelurahan Sendangmulyo Harniati, Etny Dyah; Retno Kusniati; Dwi Windu Kinanti Arti; Hayyu Failasufa; Eli Sahiroh
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 14 No 1 (2024): Juli 2024
Publisher : LPPM UNINUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30999/jpkm.v14i1.3013

Abstract

Latar belakang: Hipertensi menjadi masalah kesehatan utama di beberapa negara. Diperkirakan sekitar 80% kenaikan kasus hipertensi terutama di negara berkembang dari tahun 2000 sampai 2025. Sebagai salah satu faktor risiko penyakit degenerative hipertensi dicegah lebih dini agar hipertensi tidak menyebabkan permasalahan baru. Metode: Pelaksanaan penyuluhan dilakukan dengan metode ceramah serta dengan penyebaran media poster dilanjutkan dengan evaluasi kegiatan melalui pre test dan pos test yang dilakukan pada keluarga Hasil: Dari hasil pemeriksaan fisik menunjukan bahwa sasaran memiliki tenakanan darah diatas batas normal atau hipertensi, selain itu ada peningkatan pengetahuan setelah intervensi berupa penyuluhan hipertensi. Kesimpulan: Hasil penyuluhan hipertensi yang telah dilakukan dapat meningkatkan pengetahuan tentang hipertensi. Hasil dari pemeriksaan fisik dapat menjadi rujukan serta pemicu agar sasaran selalu mengontrol dan mejaga kesehatannya.