Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Penerapan Model Pembelajaran Creative Problem Solving untuk Meningkatkan Kemampuan Menyelesaikan Soal Cerita Matematika di Sekolah Dasar Saputra, Riyan; Nurhaswinda, Nurhaswinda; Surya, Yenni Fitra; Fadhilaturrahmi, Fadhilaturrahmi; Rizal, M. Syahrul
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 4 (2025): November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i4.3955

Abstract

Kemampuan siswa kelas 5 dalam menyelesaikan soal cerita matematika masih rendah. Oleh karena itu, diperlukan penerapan model pembelajaran yang efektif, salah satunya Creative Problem Solving (CPS). Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan siswa kelas 5 SDN 010 Teratak dalam menyelesaikan soal cerita matematika. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri dari dua pertemuan. Subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas 5 yang berjumlah 11 peserta didik. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, dokumentasi, dan tes, sedangkan analisis data menggunakan gabungan metode kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kemampuan siswa. Pada siklus I, pertemuan pertama terdapat 6 siswa tuntas (55%) dengan rata-rata 70, dan pertemuan kedua meningkat menjadi 7 siswa tuntas (64%) dengan rata-rata 74. Pada siklus II, pertemuan pertama terdapat 8 siswa tuntas (73%) dengan rata-rata 78, dan pertemuan kedua meningkat menjadi 9 siswa tuntas (82%) dengan rata-rata 91. Kesimpulannya, penerapan model pembelajaran Creative Problem Solving (CPS) efektif dalam meningkatkan kemampuan siswa kelas 5 SDN 010 Teratak dalam menyelesaikan soal cerita matematika.
Peran Wawasan Pendidikan Karakter Guru PAI dalam Pembentukan Akhlak Mulia Siswa Mutia Nur Putri, Riska; Nulhakim, Akbar; Junaidi Nasution, Herman; Saputra, Riyan; Husna, Difa Ul
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 8, No 2 (2023): JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala (Juni)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jupe.v8i2.5549

Abstract

Peran wawasan pendidikan karakter guru PAI sangat penting dalam membentuk akhlak mulia siswa melalui pengajaran nilai-nilai Islami, teladan yang baik, pembinaan kesadaran moral, dan mendorong siswa untuk menginternalisasi dan mengaplikasikan nilai-nilai akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari. Dengan memiliki pemahaman yang mendalam tentang pendidikan karakter, guru PAI dapat memberikan pengaruh positif, membimbing siswa untuk menjadi pribadi yang memiliki integritas, empati, tanggung jawab, keadilan, dan kejujuran, serta membantu siswa membangun hubungan yang baik dengan Allah SWT dan sesama manusia. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui studi pustaka. Hasil dari analisis ini adalah peran wawasan pendidikan karakter guru Pendidikan Agama Islam (PAI) sangat penting dalam membentuk akhlak mulia siswa. Wawasan pendidikan karakter memungkinkan guru PAI untuk memiliki pemahaman yang mendalam tentang nilai-nilai moral dan prinsip-prinsip agama dalam Islam yang diperlukan untuk membentuk akhlak mulia. Saran yang dapat diberikan adalah guru PAI perlu terus mengembangkan wawasan dan pemahaman tentang nilai-nilai karakter dalam Islam serta prinsip-prinsip moral yang relevan. Mereka dapat melakukan penelitian, membaca buku, mengikuti pelatihan, dan bergabung dalam komunitas pendidikan karakter untuk memperdalam pemahaman mereka. Semakin baik wawasan dan pemahaman guru PAI, semakin efektif mereka dalam membentuk akhlak mulia siswa. 
Klasifikasi Timun Segar dan Busuk menggunakan K-Means Clustering Saputra, Riyan; Dila, Rahmah; Ramadhanu, Agung
Journal of Education Research Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i4.1715

Abstract

Timun merupakan salah satu komoditas pertanian yang rentan terhadap penurunan kualitas akibat proses pembusukan. Klasifikasi timun segar dan busuk secara manual dapat memakan waktu dan tidak konsisten, sehingga diperlukan metode otomatis yang lebih efisien. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengimplementasi sistem klasifikasi otomatis berbasis pengolahan citra dalam mengklasifikasikan timun segar dan timun busuk berdasarkan fitur visual seperti warna, tekstur, dan bentuk, guna meningkatkan efisiensi dan konsistensi dalam proses seleksi kualitas timun. Metode yang diterapkan meliputi pengolahan citra dengan konversi dari ruang warna RGB ke LAB untuk memisahkan kecerahan dan warna. Algoritma K-Means Clustering berfungsi untuk mengelompokkan citra ke dalam dua cluster, yaitu timun segar dan timun busuk. Data yang digunakan mencakup 50 citra untuk pengujian, yang terdiri dari 25 timun segar dan 25 timun busuk. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa metode ini berhasil mengklasifikasikan timun masak dan timun busuk dengan tingkat akurasi 97% di mana 49 dari 50 citra teridentifikasi dengan benar. Metode K-Means Clustering terbukti efektif dan akurat dalam menentukan jenis timun masak dan timun busuk.
Segmentasi Pelanggan Toko Hanifah Berdasarkan Analisis RFM dengan Metode K-Means Clustering Febrina, Yerri Kurnia; Saputra, Riyan; G, Katrina Flomina
Jurnal Pustaka AI (Pusat Akses Kajian Teknologi Artificial Intelligence) Vol 5 No 2 (2025): Pustaka AI (Pusat Akses Kajian Teknologi Artificial Intelligence)
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55382/jurnalpustakaai.v5i2.1084

Abstract

Penjualan merupakan aspek krusial dalam bisnis karena secara langsung mempengaruhi pendapatan dan daya saing di pasar. Dalam konteks ritel, pendekatan penjualan yang seragam sering kali kurang efektif mengingat keragaman karakteristik dan perilaku belanja pelanggan. Penelitian ini dilakukan di Toko Hanifah, sebuah toko kebutuhan harian, dengan tujuan mengelompokkan pelanggan berdasarkan perilaku belanja mereka menggunakan analisis RFM (Recency, Frequency, Monetary) yang kemudian diklasifikasikan lebih lanjut menggunakan algoritma K-Means Clustering. Melalui pendekatan ini, pelanggan berhasil dikelompokkan ke dalam empat klaster, yaitu pelanggan reguler, pasif, loyal, dan pelanggan potensial. Klasterisasi ini didukung oleh analisis Principal Component Analysis (PCA) yang menunjukkan sebaran klaster yang jelas. Hasil penelitian ini memberikan kontribusi praktis dalam merumuskan strategi penjualan yang lebih efisien dan terarah, serta meningkatkan efektivitas pemasaran berdasarkan karakteristik masing-masing kelompok pelanggan. Pendekatan ini juga membuktikan potensi pemanfaatan data transaksi dalam mendukung pengambilan keputusan bisnis di sektor ritel.
Sistem Identifikasi Citra Huruf Aksara Minangkabau Berbasis Convolutional Neural Network Saputra, Riyan; Ramadhanu, Agung; Sovia, Rini
Jurnal Pustaka AI (Pusat Akses Kajian Teknologi Artificial Intelligence) Vol 5 No 2 (2025): Pustaka AI (Pusat Akses Kajian Teknologi Artificial Intelligence)
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55382/jurnalpustakaai.v5i2.1214

Abstract

Pelestarian aksara daerah penting untuk menjaga warisan budaya bangsa. Aksara Minangkabau, sebagai salah satu kekayaan budaya Indonesia, masih minim penelitian dan belum memiliki sistem digitalisasi memadai. Penelitian ini merupakan tahap awal eksplorasi pengenalan aksara Minangkabau menggunakan pendekatan Convolutional Neural Network (CNN) sebagai upaya mendokumentasikan dan menguji potensi digitalisasi aksara tersebut. CNN merupakan salah satu model deep learning yang dirancang untuk memproses data grid terstruktur seperti citra. Penelitian sebelumnya menunjukan kinerja CNN sangat baik dalam pengenalan tulisan tangan. Citra aksara yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh dari sumber museum dan tulisan tangan dari 31 sukarelawan. Dataset terdiri dari 4.650 citra karakter dari 75 kelas dengan berbagai kombinasi tanda baca pada lima huruf vokal, yang kemudian diproses melalui konversi grayscale, peningkatan kontras, segmentasi, dan augmentasi hingga menghasilkan total 8.537 citra. Model CNN yang dirancang mengklasifikasikan karakter ke dalam 75 kelas. Hasil pengujian mengindikasikan bahwa model dapat mengenali karakter dengan sangat baik. Pengujian menunjukkan akurasi 99% dalam skenario pengujian terbatas pada 500 data uji. Temuan ini memberikan landasan awal untuk digunakan dalam kajian akademis lanjutan maupun diskusi kultural yang lebih luas terkait keberadaan aksara Minangkabau.
The Effect of Sales Growth and Interest Expense on Financial Health Saputra, Riyan; Dewi, Intan Pramesti
Dinasti International Journal of Economics, Finance & Accounting Vol. 6 No. 4 (2025): Dinasti International Journal of Economics, Finance & Accounting (September - O
Publisher : Dinasti Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/dijefa.v6i4.4864

Abstract

This research aims to analyze the effect of growth sales and interest expense on financial health. As awareness of the importance of sustainability increases, The financial health of the company is an important indicator in assessing the company's ability to fulfill its short-term and long-term obligations and maintain the stability and continuity of its business. This research uses a quantitative approach with a causal type, utilizing data from in the Consumer Non-Cyclicals sector This research was conducted on companies included in the sector listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) during the period 2020–2024, the total number of companies that meet the criteria is 114 companies, from the total population, the researcher took a sample of 100 companies using the stratified random sampling technique, which is a random sampling technique by considering the representation of various sub-sectors in the Consumer Non-Cyclicals sector. So this research shows that Growth Sales and Interest Expense have a significant influence on financial health. It is hoped that these findings will provide insight for company management to implement sustainable strategies to maintain financial health stability.
Immersed to buy: The mediating effect of flow experience on impulsive buying in TikTok live streaming Qurniawati, Rina Sari; Nurohman, Yulfan Arif; Saputra, Riyan
Priviet Social Sciences Journal Vol. 6 No. 5 (2026): May 2026
Publisher : Privietlab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55942/pssj.v6i5.1649

Abstract

Impulsive purchasing tendencies among Generation Z are increasingly shaped by live streaming commerce, which combines promotional incentives, entertainment, and real-time interaction into a digital shopping experience. This study examines the psychological mechanisms underlying impulsive buying behavior among Gen Z consumers in the context of TikTok Live. Using a quantitative survey approach, data were collected through purposive sampling from Generation Z consumers in Salatiga and Semarang who actively watch and shop through TikTok Live. Primary data were gathered using a digital survey and analyzed using PLS-SEM to test the structural relationships in the research model. The findings show that social presence does not directly influence impulsive buying behavior, whereas sales promotion has a significant, direct, and positive effect. However, both social presence and sales promotion significantly affect impulsive buying through the flow experience. Flow experience fully mediated the relationship between social presence and impulsive buying and partially mediated the relationship between sales promotion and impulsive buying. This indicates that immersion, enjoyment, and focused attention during live-streaming sessions increase consumers’ tendency to make spontaneous purchases. This study highlights flow experience as a critical mediating mechanism in Gen Z’s impulsive buying behavior on TikTok Live. The findings suggest that experiential immersion matters more than social cues alone, while sales promotion continues to exert a direct persuasive influence beyond its experiential effect. The main contribution of this study lies in showing that social and promotional stimuli influence impulsive buying differently: social presence requires full experiential mediation, whereas sales promotion retains an independent and direct pathway. These findings enrich the consumer behavior literature by clarifying the conditions under which flow mediates impulsive buying in live streaming commerce. Practically, sellers and content creators should prioritize immersive and engaging live-streaming experiences, while policymakers and researchers should consider experiential factors when examining consumer behavior on emerging social commerce platforms.