Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PENGELOLAAN PROFIL PESAN INSTAGRAM PT. BRODO GANESHA INDONESIA (BRO.DO) ivan issa fathony
MediaKom : Jurnal Ilmiah Komunikasi Vol 10, No 2 (2020): Mediakom Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. Brodo Ganesha Indonesia (Bro.do Footwear) sebagai industri kreatif asal kota bandung merupakan produsen sepatu lokal handmade semakin menunjukkan perkembangan pesat sebagai merek sepatu handmade lokal berkualitas yang memerankan promosinya concern pada dunia digital yang memiliki pengelolaan profil pesan kreatif pada salah satu akun sosial medianya yaitu instagram. Pengelolaan profil pesan instagram Brodo berpijak dari komunikasi pemasaran yang menjadi pijakan untuk melihat bagaimana pengelolaan pesan komunikasi kreatif dibuat untuk kemudian pesan kreatif tersebut dihasilkan menjadi sebuah konten. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus yang merupakan uraian dan penjelasan komprehensif mengenai berbagai aspek seseorang, individu, suatu kelompok, suatu organisasi (komunitas), suatu program atau suatu situasi sosial. Dari hasil penelitian ini memberikan kesimpulan bahwa pengelolaan profil pesan instagram Bro.do menggunakan teknik content marketing yang berisi tools-tools atau taktik yang berupa great content, conversation, dan excellent customer service. Lewat instagram Brodo memiliki objective “inspiring people with great photos”.
ANALISIS SIMBOLISME DALAM KOMUNIKASI SELAMA BULAN RAMADHAN UNTUK MEMPROMOSIKAN TOLERANSI ANTAR UMAT BERAGAMA Ivan Issa Fathony; Ismatul Maula; Widyapuri Prasastiningtyas; Jasiah; Fadloli
AKSELERASI: Jurnal Ilmiah Nasional Vol 5 No 1 (2023): AKSELERASI: JURNAL ILMIAH NASIONAL
Publisher : GoAcademica Research dan Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jin.v5i1.678

Abstract

Tolerance is an important part of living in a multicultural and multireligious society, such as Indonesia. The month of Ramadan is one of the holy months for Muslims, where this month is also one of the months that has the opportunity to strengthen inter-religious tolerance. This form of tolerance can be done through communication which is symbolized in certain forms. This research will be carried out with the aim of seeing how symbolism in communication can promote inter-religious tolerance in the month of Ramadan. This research will be carried out using a descriptive qualitative approach. the data obtained in this study came from the results of previous research or studies which still have relevance to the research discussion. The results of this study then found that there are several forms of symbolism in communication in the month of Ramadan which aims to strengthen inter-religious tolerance. An example of this is the holding of joint iftars carried out by people with different religions. Then the presence of social media also becomes an intermediary in spreading communication to promote this tolerance, both in the form of videos or writing such as hashtags.
ANALYSIS OF COMMUNICATION STRATEGY IN INCREASING ALUMNI PARTICIPATION IN FILLING TRACER STUDY ALUMNI (TSA) AS A CONTRIBUTION TO THE ACHIEVEMENT OF MAIN PERFORMANCE INDICATORS (IKU) IN THE COMMUNICATIONS STUDY PROGRAM FISIP UNTIRTA Atih Ardiansyah; Ivan Issa Fathony; Deana Derawati; Vanessa Devara Ardine
Jurnal Scientia Vol. 12 No. 03 (2023): Education, Sosial science and Planning technique, 2023 (June-August)
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tracer Study Alumni (TSA) is a popular tool in efforts to continuously improve higher education institutions. In the Untirta FISIP Communication Studies Program, which has become Untirta's favorite major in the National Selection to Enter State Universities, Joint Selection to Enter State Universities and Independent Selection in the Western Region for two consecutive years, namely 2021-2022, the level of alumni participation in filling out the TSA formula is still below 50 percent. This has an impact on the low achievement of the Main Performance Indicators (IKU) of the FISIP Communication Studies Study Program in the 2022 Untirta Internal IKU League, especially IKU 1 concerning "graduates getting decent jobs" which occupies 27th place with an achievement of 7.3 percent. Through interviews, focus group discussions, observation and document review, it was found that there are two strategies for increasing alumni participation in filling out the TSA formula, namely canalizing and cursive. The relationship between the FISIP Untirta Communication Studies Study Program and its alumni is still not optimal, as evidenced by the low participation of alumni in filling out the TSA formula. One of the reasons is the absence of a forum for alumni whose institutions are formal in nature.
PENGELOLAAN PROFIL PESAN INSTAGRAM PT. BRODO GANESHA INDONESIA (BRO.DO) ivan issa fathony
MediaKom : Jurnal Ilmiah Komunikasi Vol 10, No 1 (2020): Mediakom Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. Brodo Ganesha Indonesia (Bro.do Footwear) sebagai industri kreatif asal kota bandung merupakan produsen sepatu lokal handmade semakin menunjukkan perkembangan pesat sebagai merek sepatu handmade lokal berkualitas yang memerankan promosinya concern pada dunia digital yang memiliki pengelolaan profil pesan kreatif pada salah satu akun sosial medianya yaitu instagram. Pengelolaan profil pesan instagram Brodo berpijak dari komunikasi pemasaran yang menjadi patokan untuk melihat bagaimana pengelolaan pesan komunikasi kreatif dibuat untuk kemudian pesan kreatif tersebut dihasilkan menjadi sebuah konten. Dari hasil penelitian ini, dapat diketahui bahwa pengelolaan profil pesan instagram Bro.do menggunakan teknik content marketing yang berisi tools-tools atau taktik yang berupa great content, conversation, dan excellent customer service. Lewat instagram Brodo memiliki objective “inspiring people with great photos”.
Membangun Gerakan Desa Anti Politik Uang Untuk Pemilu Berintegritas Di Desa Sindangheula Kecamatan Pabuaran Kabupaten Serang Zakaria, Zakaria; Mahpudin, Mahpudin; Fathony, Ivan Issa; Nurlia, Elly; Maisaroh, Ima
Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 10 No 1 (2025): Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : Universitas Mathla'ul Anwar Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30653/jppm.v10i1.1035

Abstract

Praktik politik uang merupakan salah satu masalah utama yang mengancam integritas pemilu di Indonesia, termasuk di desa Sindangheula, kecamatan Pabuaran, kabupaten Serang. Politik uang tidak hanya merusak moralitas dan etika pemilu, tetapi juga menurunkan kualitas demokrasi serta menghasilkan pemimpin yang kurang kompeten dan tidak akuntabel. Oleh karena itu, diperlukan upaya sistematis dan berkelanjutan untuk mengatasi masalah ini melalui gerakan desa anti politik uang. Penelitian ini bertujuan untuk membangun gerakan desa anti politik uang yang efektif dalam meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat desa Sindangheula dalam menjaga integritas pemilu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi identifikasi dan analisis situasi, pembentukan tim pengabdian, penyusunan materi edukasi, pelatihan fasilitator, sosialisasi berbasis komunitas, serta monitoring dan evaluasi kegiatan. Hasil penelitian menunjukkan hasil yang positif dalam membangun gerakan desa anti politik uang. Program ini berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat tentang dampak politik uang dan mendorong perubahan perilaku menuju pemilu yang lebih berintegritas. Kegiatan sosialisasi yang melibatkan berbagai elemen masyarakat, termasuk pemuda, tokoh masyarakat, dan perangkat desa, berhasil meningkatkan kesadaran dan komitmen bersama dalam menolak politik uang. Dengan demikian, gerakan desa anti politik uang di desa Sindangheula diharapkan dapat menjadi model yang dapat direplikasi di desa-desa lain, guna mendukung terciptanya pemilu yang lebih jujur, adil dan bermartabat di Indonesia. The practice of money politics is one of the main problems that threaten the integrity of elections in Indonesia, including in Sindangheula village, Pabuaran sub-district, Serang district. Money politics not only damages the morality and ethics of elections, but also reduces the quality of democracy and produces leaders who are less competent and unaccountable. Therefore, systematic and sustainable efforts are needed to overcome this problem through the anti-money politics village movement. This study aims to build an effective anti-money politics village movement in increasing awareness and participation of the Sindangheula village community in maintaining election integrity. The methods used in this study include identification and analysis of the situation, formation of a service team, preparation of educational materials, facilitator training, community-based socialization, and monitoring and evaluation of activities. The results of the study showed positive results in building an anti-money politics village movement. This program succeeded in increasing public awareness of the impact of money politics and encouraging behavioral changes towards elections with more integrity. Socialization activities involving various elements of society, including youth, community leaders, and village officials, succeeded in increasing awareness and joint commitment in rejecting money politics. Thus, the anti-money politics village movement in Sindangheula village is expected to become a model that can be replicated in other villages, in order to support the creation of more honest, fair and dignified elections in Indonesia.
Digital marketing optimization for MSMEs in Tonjong Village, Serang Regency Ivan Issa Fathony; Ombi Romli
Community Empowerment Vol 9 No 11 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/ce.12496

Abstract

Digital transformation in Indonesia has encouraged Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) to adapt to changing times. This community service aims to improve the knowledge and skills of MSMEs in Tonjong Village, Kramatwatu District, Serang Regency regarding digital marketing to promote products. The implementation method consists of the stages of preparation, training, mentoring, and evaluation. The training results show an increase in participants' ability to use social media and marketplace platforms to reach a wider market. The implementation of a digital marketing strategy has proven effective in increasing the visibility and sales of MSMEs. In addition, this activity also contributes to the economic independence of the community, especially for housewives who own businesses.
Gaya Komunikasi Politik Persuasif Gubernur Dedi Mulyadi sebagai Pengambil Kebijakan Publik Ivan, Ivan Issa Fathony
JDKP Jurnal Desentralisasi dan Kebijakan Publik Vol. 6 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/nryfdf17

Abstract

This study aims to analyze the persuasive political communication style employed by Dedi Mulyadi in his efforts to build a positive public image and gain electoral support as a candidate for Governor of West Java. In the context of local politics, communication style serves as a strategic tool to foster emotional connections with the public, particularly through approaches that emphasize cultural values, simplicity, and social closeness. This research uses a descriptive qualitative method, with data collected through social media content observation and document analysis. The findings reveal that Dedi Mulyadi adopts a humanistic and narrative persuasive communication style, utilizing Sundanese cultural symbols, accessible language, and storytelling that evokes empathy. This strategy not only enhances his visibility and popularity but also strengthens public identification with him as a leader who preserves local traditions and remains close to ordinary people. His political communication reflects a successful integration of local content and a personal approach, proving effective in shaping public opinion and influencing voter preferences.
Pendekatan Edukatif berbasis Kearifan Lokal dalam Pencegahan Stunting: Pemanfaatan Daun Kelor melalui Media Poster pada Masyarakat Baduy Luar Isti Nursih Wahyuni; Ivan Issa Fathony; Euis Sri Nurhayati; Muhammad Fahruroji; Qiran Ridha Esa
Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara Vol 10 No 2 (2026): Volume 10 Nomor 2 Tahun 2026
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/ja.v10i2.27596

Abstract

Stunting masih menjadi permasalahan kesehatan serius di komunitas Baduy Luar, yang memberikan dampak negatif terhadap aspek pertumbuhan dan perkembangan anak. Pemanfaatan daun kelor (Moringa oleifera) sebagai tanaman lokal yang kaya nutrisi dapat menjadi opsi solusi, mengingat potensinya sebagai sumber pangan bergizi bagi masyarakat. Namun, rendahnya tingkat literasi gizi dan pengetahuan masyarakat tentang manfaat daun kelor menuntut pendekatan edukasi yang sederhana, kontekstual, dan mudah dipahami. Program pengabdian masyarakat ini difokuskan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat Baduy Luar terhadap stunting serta langkah pencegahannya melalui pemanfaatan daun kelor. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, sosialisasi visual melalui media poster dan x-banner, serta pendistribusian infografis edukatif berbahasa sederhana. Edukasi dilakukan secara langsung dengan melibatkan tokoh masyarakat agar pesan kesehatan dapat diterima secara efektif. Hasil pelaksanaan program memperlihatkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pemenuhan gizi seimbang serta berkembangnya kemampuan mereka dalam mengenali dan mencegah stunting. Melalui program ini, masyarakat Baduy Luar diharapkan mampu memanfaatkan daun kelor sebagai pangan lokal bergizi untuk meningkatkan kualitas hidup anak-anak dan mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG) 2 dan 3.
Pengelolaan Konten Instagram di Indonesia Power Rosilah Rosilah; Ari Pandu Witantra; Ivan Issa Fathony
Jurnal Riset Komunikasi Terapan Vol 2, No 01 (2024)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jkrt.v2i01.27770

Abstract

Komunikasi digital menjadi elemen kunci dalam strategi pengelolaan informasi dan interaksi di masyarakat modern. Instagram saat ini tidak bisa dilepaskan dari keseharian sebagian masyarakat Indonesia. Hingga Februari 2024, hampir sepertiga penduduk Indonesia telah menggunakan Instagram. Perusahaan juga menggunakan Instagram untuk menyampaikan informasi perihal layanannya dan juga mendapatkan feedback dari konsumennya. Penyampaian informasi melalui konten digital yang relevan dan menarik tidak hanya membantu dalam membangun hubungan yang kuat dengan publik, tetapi juga berperan penting dalam edukasi, pemberian layanan, dan pembentukan opini.Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengelolaan konten digital Instagram Indonesia Power dalam proses perencanaan pesan, pengemasan pesan dalam menyampaikan informasi penggunaan bahasa dan respon feedback.Penelitian ini menggunakan metodelogi kualitatif deskriptif dengan menggunakan paradigma post-postivisme. Dengan hasil penelitian Instagram @plnipubp.suralaya menggunakan pengemasan konten digital melakukan penyampaian informasi melalui fitur yang ada serta humas sudah sesuai dengan keempat komponen yaitu context, communication, collaboration dan connection.
Peningkatan kesadaran dalam pengelolaan destinasi wisata Banten Lama sebagai cagar budaya Rani Sri Agustina; Nurikah Nurikah; Agus Prihartono PS; Ivanissa Fathony; Yeni Widyastuti
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 10, No 2 (2026): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v10i2.34230

Abstract

Abstrak Berdasarkan Keputusan Gubernur Banten Nomor 437/Kep.160-Huk/2018 menjadikan kawasan Banten Lama sebagai kawasan cagar budaya sehingga keberadaannnya perlu dijaga terutama oleh masyarakat sekitar, tetapi dalam kenyataannnya di daerah wisata cagar budaya tersebut masih ada perbuatan vandalism, penjagaan daerah inti cagar masih longgar dan tidak adanya pusat informasi yang memadai tentang daerah wisata cagar budaya, sehingga harus ada kesadaran dan partisipasi masyarakat sekitar khususnya di daerah cagar budaya yaitu yang terletak di Kelurahan Banten untuk melestarikan lingkungan dan memberikan pelayanan yang baik kepada para wisatawan. Pendekatan yang digunakan dalam Pengabdian Kepada Masyarakat ini menggunakan metode partisipatif dengan melibatkan masyarakat dalam sosialisasi dan diskusi secara interaktif secara langsung, peserta yang hadir sebanyak 30 orang terdiri dari berbagai unsur masyarakat. Dari pelaksanaan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat tersebut diketahui bahwa di daerah wisata cagar budaya Banten Lama sudah terbentuk Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) yang dibentuk masyarakat sekitar tetapi karena ada beberapa permasalahan internal yang mengakibatkan pokdarwis tersebut tidak aktif lagi sehingga diperlukan kegiatan lanjutan kegiatan Pkm untuk mengaktifkan kembali pokdawris di kawasan Banten Lama dengan harapan dapat lebih mendorong tingkat kesadaran masyarakat setempat di Kawasan wisata cagar Budaya. Kata Kunci : pengabdian; wisata; cagar budaya; kesadaran masyarakat. Abstract Based on Banten Governor Decree No. 437/Kep.160-Huk/2018, the Banten Lama area has been designated as a Cultural Heritage Tourism Area, so its existence needs to be preserved, especially by the local community. However, in reality, acts of vandalism still occur in the cultural heritage tourism area, the protection of the core zone of the heritage area remains lax, and there is no adequate information center about the cultural heritage tourism area. Therefore, there must be awareness and participation from the local community, especially in the cultural heritage area located in Banten Village, to preserve the environment and provide good service to tourists. The approach used in this community service activity is a participatory method, which involves the community in direct socialization and discussion in an interactive manner with 30 participants consisting of various elements of the community. From the implementation of this community service activity, it is known that in the Banten Lama cultural heritage tourist area, a Tourism Awareness Group (Pokdarwis) has been formed by the local community, However, due to several issues, the Pokdarwis is no longer active, necessitating further community service activities to reactivate the Pokdarwis in the Banten Lama area, with the hope of enhancing the local community's awareness of the cultural heritage tourism area. Keywords: community service; tourism; cultural heritage; public awareness.