Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Pemanfaatan Teknologi ‘Website DJP Online’ Bagi Karang Taruna di Desa Siangan Kadek Agus Mahabojana Dwi Prayoga; Made Dika Nugraha; I Putu Yudi Prabhadika; Anak Agung Gde Krisna Paramita; Gede Yohanes Arygunartha
Postgraduated Community Service Journal Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/pcsj.4.2.2023.79-82

Abstract

Pemahaman dan pemanfaatan teknologi dalam membayar pajak menjadi krusial dalam perkembangan sistem perpajakan global. Di Indonesia, Direktorat Jenderal Pajak (DJP) meluncurkan DJP Online pada tahun 2015, sebuah inovasi penting dalam administrasi perpajakan. Dalam era digital, DJP Online mencerminkan upaya pemerintah untuk menyederhanakan, meningkatkan efisiensi, dan memberikan transparansi dalam perpajakan. Tujuan platform ini adalah meningkatkan efisiensi administrasi, meminimalkan kesalahan, dan meningkatkan kepatuhan wajib pajak melalui layanan pajak berbasis online. PKM ini dilakukan dengan fokus pada kelompok Karang Taruna di Desa Siangan, yang dihadapkan pada kurangnya pemahaman tentang pembayaran dan pelaporan pajak serta pemanfaatan DJP Online. Oleh karena itu, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dilaksanakan untuk memberikan penyuluhan dan pelatihan penggunaan DJP Online kepada kelompok tersebut. Metode PkM menggunakan ceramah/sosialisasi dan praktek langsung dengan tutorial pengisian DJP Online. Hasil kegiatan ini mencakup peningkatan pemahaman dan kesadaran wajib pajak di Desa Siangan, terlihat dari partisipasi aktif dan tanggapan positif peserta. Materi disampaikan oleh narasumber yang kompeten, Bapak I Made Dwi Sumba Wirawan, SE., M.Si., BKP, yang membahas fitur portal layanan perpajakan DJP Online. Kegiatan PkM berhasil memberdayakan kelompok Karang Taruna dengan memberikan pengetahuan praktis tentang pembayaran dan pelaporan pajak melalui DJP Online. Diharapkan kegiatan serupa dapat dilakukan secara rutin untuk meningkatkan kesadaran perpajakan di masyarakat.
Instalasi dan Sosialisasi Teknologi Solar Panel System Untuk Penerangan Pura di Banjar Jematang Denpasar Barat Made Dika Nugraha; Kadek Agus Mahabojana Dwi Prayoga; Kadek Diviariesty
Postgraduated Community Service Journal Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/pcsj.5.2.2024.99-104

Abstract

Community service in Banjar Jematang Denpasar is a form of campus concern for its environment, both the general public, government and village officials covering the Denpasar city area, especially West Denpasar sub-district, giving complaints because the road to the temple is dark at night and the community's desire to reduce bills PLN electricity, especially for temples which still rely on cash from the Hindu temple community for operational costs. Considering that currently the need for lighting is high for Hindus when praying at night, temple street lighting has electricity source technology such as a solar panel system that is capable of running without being connected to paid PLN electricity. This service will involve traditional services, service services and 4 visitors, respectively, Puseh temple, Mojopahit temple and Maospait temple. It is hoped that the results of the service will help partners and be able to understand and continue the application of the tool and in the future the system can be developed to advance technology in the Denpasar city area.
SISTEM MONITORING KUALITAS AIR PADA AKUARIUM IKAN MAS KOI MENGGUNAKAN PANEL SURYA BERBASIS IOT (INTERNET OF THINGS) Made Dika Nugraha; I Gusti Ngurah Agung Pawana; Gede Agus Surya Pratama
Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Vol. 22 No. 2 (2025): Edisi Juli 2025
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jptk-undiksha.v22i2.96171

Abstract

Ikan mas koi merupakan ikan hias yang populer di kalangan penggemar akuarium karena memiliki nilai budaya yang kaya. Salah satu aspek terpenting dalam menjaga kesehatan ikan koi adalah kualitas air akuarium. Kesehatan dan pertumbuhan ikan dipengaruhi oleh faktor-faktor penting seperti suhu, pH, kadar oksigen terlarut, dan ammonia. Melalui perangkat yang terhubung, teknologi IoT memungkinkan pemantauan kondisi lingkungan secara real-time. Karena mereka dapat dengan mudah memantau parameter kualitas air dari jarak jauh. Selain mengurangi ketergantungan pada sumber daya listrik tradisional, penggunaan energi terbarukan menawarkan alternatif yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan. Metode penelitian yang digunakan yaitu studi literatur, desain sistem, sensor, analisis data dan pengujian. Kesimpulan yang dapat diambil dari hasil penelitian yang telah dilakukan adalah Mikrokontroler Arduino Ide dengan sensor suhu DS18B20, sensor TDS SEN0244, dan sensor pH PH4502C telah berhasil digunakan untuk membangun alat pemantauan dan pengendalian kualitas air otomatis pada sistem budidaya ikan koi di akuarium berbasis Internet of Things dengan panel surya. Tingkat akurasi pengukuran suhu air, TDS, dan pH pada instrumen tersebut masing-masing mendekati 97%, 98%, dan 97%.
Rancang Bangun Sistem Pemantauan pH dan TDS serta Kendali Sirkulasi Otomatis Air Kolam Renang Berbasis ESP32 IoT Made Dika Nugraha; I Made Sastra Dwikiarta; Kadek Agus Mahabojana Dwi P
Jurnal Kolaborasi Sains dan Ilmu Terapan Vol. 5 No. 1.1 (2026): SPECIAL ISSUE
Publisher : Utiliti Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kualitas air kolam renang perlu dipantau secara berkala untuk memastikan kondisi air tetap berada dalam batas pengoperasian yang ditentukan. Penelitian ini bertujuan merancang dan menguji sistem pemantauan kualitas air serta kendali sirkulasi otomatis berbasis Internet of Things (IoT) menggunakan mikrokontroler ESP32. Sistem dirancang untuk memantau parameter pH, Total Dissolved Solids (TDS), klorin yang diestimasi melalui Oxidation-Reduction Potential (ORP), dan alkalinitas, serta mengendalikan pompa DC berdasarkan nilai ambang pH. Untuk meningkatkan kestabilan pembacaan sensor analog, sistem menerapkan metode Median Filtering dan mengirimkan data secara real-time melalui platform Blynk sehingga dapat dipantau dari jarak jauh. Pengujian dilakukan selama 7 hari pada kolam renang berkapasitas 10.000 liter dengan membandingkan hasil pengukuran sistem IoT terhadap alat ukur standar. Analisis kuantitatif menggunakan tiga hari sampel, yaitu hari ke-1, ke-4, dan ke-7. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sensor pH memiliki MAPE sebesar 0,78% dengan MAE 0,06 dan RMSE 0,06, sedangkan sensor TDS memiliki MAPE 1,29% dengan MAE 7 mg/L dan RMSE 7,14 mg/L. Estimasi klorin berbasis ORP menghasilkan MAPE 3,07% dengan MAE 0,03 mg/L dan RMSE 0,04 mg/L, sedangkan alkalinitas memiliki MAPE 4,23% dengan MAE 5 mg/L dan RMSE 5 mg/L. Sistem kendali pompa berhasil merespons kondisi pH di luar ambang pengoperasian, yang ditunjukkan pada hari ke-4 ketika pH mencapai 7,92 dan pompa aktif. Hasil tersebut menunjukkan bahwa purwarupa mampu menjalankan fungsi pemantauan dan kendali sirkulasi otomatis sesuai spesifikasi pada kondisi pengujian. Namun, keterbatasan jumlah sampel, durasi pengujian, dan penggunaan satu kondisi lingkungan menyebabkan hasil belum dapat digeneralisasi untuk penerapan operasional jangka panjang.
Decomposition of the 605 kW Base-to-Peak Load Gap in a Hospital Building: Evidence of Occupancy Schedule Dominance over Cooling Load in Demand-Side Management Strategies Radimas Putra Muhammad Davi Labib; Bagus Tri Kuncoro; Ade Ayu Rahmawati; Vina Oktaviani; Agam Nizar Dwi Nur Fahmi; Made Dika Nugraha
JURNAL PENDIDIKAN VOKASIONAL TEKNIK ELEKTRONIKA (JVoTE) Vol. 8 No. 2 (2025): Vol 8 No 2 (2025): JURNAL PENDIDIKAN VOKASIONAL TEKNIK ELEKTRONIKA (JVoTE) Volu
Publisher : PENDIDIKAN VOKASIONAL TEKNIK ELEKTRONIKA FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jvote.v8i2.72074

Abstract

The reliability of a hospital's power supply hinges on the accurate determination of backup source capacity; however, standard design practices typically rely on static installed power values ​​without accounting for dynamic load fluctuations. This study characterizes the electrical load profile of a healthcare facility using a reference load profile derived from building energy simulations, comprising 8,760 hourly observations over a full year. The analysis procedure includes timestamp validation, power balance verification, end-use decomposition, descriptive statistics for weekday and weekend profiles, percentile-based clustering to distinguish between base load (5th percentile) and peak load (95th percentile) regimes, and vulnerability zone mapping via load duration curves. The recorded average load was 1,156.3 kW, with an annual peak of 1,576.2 kW and a load factor of 0.734. The dynamic range between the base load (880.2 kW) and peak load (1,484.9 kW) was 604.7 kW (38.4% of the peak load), while the non-sheddable vital load measured 695.7 kW. Decomposition of this range revealed a decoupling between energy share and peak contribution: cooling systems accounted for 43.3% of annual energy consumption but contributed only 10.4% to the dynamic range, whereas lighting and interior equipment collectively contributed 59.7%. The weekend load deficit was only 14.7% (177.4 kW) and was concentrated during active hours; the difference was less than 1% during nighttime hours but reached 26.9% at 16:00. Vulnerability mapping indicates that a 17.5% reduction in generator capacity is achievable through a maximum load shed of 276.2 kW, all of which falls within the category of deferrable loads. These findings shift demand-side management priorities toward scheduled loads rather than air conditioning systems.