Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Pelatihan dan Pendampingan Pembelajaran Aksara Jawa bagi Guru-guru SD Desa Sarongan Banyuwangi Yohan Susilo; Latif Nur Hasan; Sukarman Sukarman; Darni Darni; Ravi Zam-zam Listiyapinto
ABISATYA : Journal of Community Engagement Vol. 3 No. 2 (2025): ABISATYA: Journal of Community Engagement
Publisher : Center for Community Service and Science and Technology Marketing - The Institute for Research and Community Service Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/abisatya.v3i2.45659

Abstract

This community service program aims to enhance the competence of elementary school teachers in teaching Javanese script through training and mentoring activities in Sarongan Village, Banyuwangi. The program was motivated by the limited mastery of Javanese script among teachers, the lack of effective teaching methods, and the declining interest of students in learning traditional scripts. The implementation consisted of two main stages: (1) theoretical and practical sessions delivered face-to-face, covering Javanese script writing and teaching techniques, and (2) mentoring sessions conducted online to guide teachers in applying the knowledge directly in their classrooms. The methods used included lectures, drills, assignments, discussions, and performance-based assessments. The results showed that teachers’ understanding and teaching skills improved significantly, with 70% of participants being able to conduct Javanese script lessons according to proper writing rules. Participants’ responses indicated high satisfaction and increased motivation to integrate Javanese script into their teaching practices. The program not only strengthened the teachers’ capacity but also contributed to the preservation of local cultural heritage in formal education. The output of this program included a training video, media publications, an article, and an Intellectual Property Rights (IPR) registration. These results highlight the importance of continuous capacity building for teachers in remote areas to ensure sustainable cultural education and community empowerment.
Representasi Nilai Keikhlasan Tokoh Boma pada Pagelaran Wayang Kulit Gagrag Surakarta Lakon Seperti Boma Lila Legawa Dalang Ki Sigid Ariyanto Andika Krisna Putra; Yohan Susilo
Jurnal Impresi Indonesia Vol. 5 No. 4 (2026): Jurnal Impresi Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jii.v5i4.7686

Abstract

Wayang kulit adalah seni pertunjukan tradisional Jawa yang tidak hanya menghibur, tetapi juga menyampaikan nilai-nilai moral, budaya, dan spiritual. Salah satu nilai penting yang sering disampaikan adalah nilai keikhlasan, yang tercermin dalam karakter tokoh-tokoh dalam lakon wayang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi nilai keikhlasan pada tokoh Boma dalam pagelaran wayang kulit gagrag Surakarta dengan lakon Seperti Boma Lila Legawa yang dibawakan oleh dalang Ki Sigid Ariyanto. Pendekatan kualitatif dengan teknik analisis deskriptif digunakan dalam penelitian ini. Data diperoleh melalui kajian dokumentasi pertunjukan, analisis dialog, alur cerita, dan karakterisasi tokoh Boma dalam lakon tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tokoh Boma digambarkan sebagai sosok yang mengalami proses batin menuju sikap lila legawa, yaitu menerima kenyataan hidup dengan kesadaran, ketulusan, dan keikhlasan. Nilai keikhlasan ini tercermin dalam sikap Boma menghadapi konflik, menerima takdir, dan melepaskan ambisi pribadi demi kepentingan yang lebih besar. Representasi nilai keikhlasan dalam wayang kulit gagrag Surakarta menunjukkan bahwa keikhlasan bukan hanya sikap pasrah, tetapi juga kedewasaan moral dan spiritual yang lahir dari kesadaran diri. Pesan etis tentang keikhlasan dapat disampaikan melalui pertunjukan wayang kulit secara simbolik dan estetis kepada masyarakat.