Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Analisis Pengaruh Lingkungan Kerja Terhadap Kepuasan Kerja Karyawan Pada Perusahaan Ritel Di Jawa Barat Kania Laelawati; Haris fauzi; Yayat Sudrajat
Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 7 No. 2 (2026): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ)
Publisher : Yayasan Pendidikan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/msej.v7i2.10182

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh lingkungan kerja terhadap kepuasan kerja karyawan pada salah satu perusahaan ritel di Jawa Barat. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif dan asosiatif. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 55 karyawan tetap, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan sampel jenuh sehingga seluruh populasi dijadikan responden. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner yang disusun berdasarkan indikator lingkungan kerja dan kepuasan kerja, serta didukung oleh observasi dan wawancara untuk memperkuat informasi penelitian. Analisis data dilakukan menggunakan bantuan SPSS versi 26 melalui uji validitas, uji reliabilitas, uji korelasi Spearman, koefisien determinasi, dan uji hipotesis menggunakan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh item pernyataan dinyatakan valid dengan nilai r hitung lebih besar dari r tabel, serta reliabel dengan nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,948 untuk variabel lingkungan kerja dan 0,972 untuk variabel kepuasan kerja. Uji korelasi Spearman menghasilkan koefisien korelasi sebesar 0,916 yang menunjukkan hubungan positif sangat kuat antara lingkungan kerja dan kepuasan kerja. Koefisien determinasi menunjukkan nilai R Square sebesar 0,840 yang berarti lingkungan kerja berkontribusi sebesar 84 persen terhadap variasi kepuasan kerja, sedangkan 16 persen dipengaruhi faktor lain di luar penelitian. Uji hipotesis menunjukkan nilai t hitung sebesar 16,658 dengan signifikansi 0,000 lebih kecil dari 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan. Implikasi penelitian menegaskan pentingnya perbaikan lingkungan kerja fisik dan non fisik sebagai strategi peningkatan kepuasan kerja karyawan pada sektor ritel.
PENGARUH TALENT MANAGEMENT DAN KNOWLEDGE MANAGEMENT TERHADAP EMPLOYEE PERFORMANCE : STUDI LITERATUR PADA ORGANISASI SEKTOR PUBLIK Putri Rahma Yuniati; Siti Nur Laela; Abdul Jafar Nawi; Kania Laelawati
Jurnal Ilmiah Manajemen dan Bisnis (JIMBis) Vol 4 No 2 (2025): Mei
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24034/jimbis.v4i2.8031

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak manajemen talenta serta manajemen pengetahuan terhadap performa karyawan di organisasi sektor publik dengan menggunakan pendekatan studi literatur. Metode penelitian yang diterapkan adalah ulasan literatur sistematis dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data diperoleh dari berbagai jurnal nasional dan internasional yang relevan, terindeks dalam basis data seperti Google Scholar, Sinta, dan Emerald Insight dengan periode publikasi 2018–2026. Pengumpulan data dilakukan dengan mendokumentasikan dan memilih literatur sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi, sementara analisis data menggunakan metode analisis isi, analisis komparatif, dan sintesis literatur untuk mengenali pola hubungan antara variabel. Temuan studi mengindikasikan bahwa manajemen talenta memberikan dampak positif yang signifikan terhadap kinerja karyawan melalui tahap identifikasi, pengembangan, dan penempatan karyawan berdasarkan kompetensi. Selain itu, pengelolaan pengetahuan juga terbukti meningkatkan efektivitas kerja melalui pengelolaan pengetahuan, proses pertukaran informasi, dan penguatan pembelajaran organisasi. Integrasi manajemen talenta dan manajemen pengetahuan secara bersamaan menghasilkan dampak yang lebih signifikan dalam meningkatkan kinerja karyawan ketimbang penerapan yang dilakukan secara parsial. Akan tetapi, penerapan kedua konsep tersebut dalam sektor publik tetap menghadapi sejumlah hambatan, seperti birokrasi yang kaku, penilaian yang subjektif, rendahnya budaya berbagi pengetahuan, serta keterbatasan dalam adaptasi teknologi. Penelitian ini menyatakan bahwa kolaborasi antara manajemen talenta dan manajemen pengetahuan adalah strategi krusial untuk meningkatkan mutu sumber daya manusia dan efisiensi kinerja organisasi di sektor publik. Sebagai akibatnya, organisasi dianjurkan untuk membangun sistem manajemen talenta yang berfokus pada kompetensi dan memperkuat sistem manajemen pengetahuan guna menciptakan pelayanan publik yang lebih efektif, efisien, dan responsif.
TINJAUAN INOVASI PENGELOLAAN TALENTA TERHADAP EMPLOYEE PERFORMANCE Mohamad Wendy Wiguna Zamaludin; Meylinda Nur Damayanti; Rosmaya Priyandini; Kania Laelawati
Jurnal Ilmiah Manajemen dan Bisnis (JIMBis) Vol 4 No 2 (2025): Mei
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24034/jimbis.v4i2.8094

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh inovasi pengelolaan talenta terhadap employee performance berdasarkan hasil penelitian terdahulu. Perkembangan era digital dan persaingan bisnis yang semakin kompleks menuntut organisasi untuk mampu mengelola sumber daya manusia secara strategis melalui pengembangan talenta yang inovatif dan berkelanjutan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode Systematic Literature Review (SLR) melalui pendekatan PRISMA. Data penelitian berupa artikel ilmiah nasional dan internasional yang diperoleh dari database Google Scholar, SINTA, dan Scopus pada rentang tahun 2022–2026. Dari proses seleksi diperoleh 20 artikel yang sesuai dengan fokus penelitian. Teknik analisis dilakukan melalui identifikasi, reduksi, dan sintesis data menggunakan thematic analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inovasi pengelolaan talenta berpengaruh positif terhadap employee performance melalui peningkatan kompetensi, employee engagement, motivasi kerja, self-efficacy, kepuasan kerja, dan efektivitas kerja karyawan. Selain itu, pengelolaan talenta yang terintegrasi dengan pengembangan karier dan budaya organisasi mampu meningkatkan produktivitas serta daya saing organisasi. Namun, beberapa penelitian menunjukkan bahwa pengaruh pengelolaan talenta terhadap kinerja karyawan tidak selalu terjadi secara langsung, melainkan dipengaruhi oleh variabel mediasi tertentu. Dengan demikian, inovasi pengelolaan talenta menjadi strategi penting dalam meningkatkan kinerja karyawan di era digital.