Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Media Sosial Sebagai Sarana Komunikasi Politik Dalam Pemilihan Calon Legislatif di DPRD Sulteng Tahun 2024 Muhammad Wahid; Fitriani Puspa Ningsih; Roman Rezki Utama Aiman Zuhdi; Wahyu Aprijal Siruah; Maya Safitri M
JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN DAN ILMU SOSIAL Vol. 5 No. 6 (2024): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Oktober - November 2024)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v5i6.3353

Abstract

Studi ini mengkaji media sosial sebagai ruang komunikasi politik dalam pemilihan calon legislatif di DPRD Provinsi Sulawesi Tengah pada tahun 2024. Dalam ranah diskursus sosial dan politik, media sosial telah muncul sebagai platform yang paling sering digunakan untuk menyebarkan informasi dan berinteraksi dengan pemilih potensial selama pemilihan kepala daerah dan legislatif. . Hal ini tentunya dapat kita telusuri dalam setiap moment pemilihan calon pemimpin pusat maupun daerah, media sosial dalam hal ini menjadi sarana yang paling sering digunakan dalam proses pemilihan kepala daerah maupun legislatif, sehingga kemudian media sosial menjadi sorotan dan perlu mendapatkan perhatian publik dalam setiap proses pemilihan calon pemimpin pusat maupun yang ada di daerah. Penelitian ini bertujuan ingin mengungkapkan bentuk pemanfaatan media sosial sebagai sarana komunikasi politik dalam pemilihan legislatif DPRD Sulteng Tahun 2024. Jenis penelitian ini menggunakan tipe penelitian kualitatif yaitu prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif. Sumber data yang diperoleh melalui sumber data primer dan data sekunder. Metode pengumpulan data dilakukan dengan metode wawancara, observasi dan melalui kajian literatur pustaka. Hasil penelitian menunjukan bahwa media sosial telah menjadi salah satu media yang digunakan dalam kampanye politik. Meskipun media sosial memiliki peran dalam kampanye politik, dampaknya tidak sebesar yang sering diasumsikan. Keterlibatan aktif dan mobilisasi massa mungkin memerlukan strategi kampanye yang lebih langsung dan personal. Media sosial dapat menjangkau audiens yang luas dan dapat menyebarkan informasi dengan cepat, hal ini tentunya membuat media sosial berpengaruh sebagai sarana dalam proses komunikasi politik. Kekuatan media dalam meningkatkan visibilitas media, terutama video, dapat menjadi alat yang ampuh untuk meningkatkan visibilitas dan pengaruh seseorang.
Strategi Komunikasi Pemasaran Harian Radar Sulteng Untuk Mempertahankan Pelanggan Ahmad Fauzan; Rizky Alfiyaty; Fitriani Puspa Ningsih; Nurdiana Nurdiana
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 2: Februari 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i2.6775

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui Strategi Komunikasi Pemasaran yang dilakukan Harian Radar untuk Mempertahankan Pelanggan, penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan dasar penelitian studi kasus, melalu teori Strategi Komunikasi Hafied Cangara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Harian Radar Sulteng mengalami penurunan signifikan dalam penjualan akibat persaingan dari media digital, terutama setelah gempa pada tahun 2018. Meskipun demikian, perusahaan berupaya mempertahankan eksistensi dan meningkatkan omset. Harian Radar Sulteng menerapkan empat dari lima tahapan strategi menurut Hafied Changara, yaitu perencanaan (planning), pelaksanaan (excecute), evaluasi (measure) , dan pelaporan (react), namun tidak menggunakan tahapan pertama yaitu penelitian (research). Dalam merencanakan strategi komunikasi, mereka fokus pada segmentasi audiens, terutama di lingkungan pemerintahan, dan menerapkan strategi penjualan borongan. Strategi pelaksanaan melibatkan kerja sama dengan panitia kegiatan, penawaran pembelian koran dengan bonus liputan, serta upaya beradaptasi dengan digitalisasi. Evaluasi dilakukan secara terstruktur setiap dua minggu atau satu bulan, sementara pelaporan hasil evaluasi memungkinkan berbagi temuan dengan pemangku kepentingan dan mendapatkan umpan balik. Dengan demikian, strategi komunikasi Harian Radar Sulteng didasarkan pada pemahaman pasar dan kebutuhan pelanggan, serta melibatkan serangkaian tahapan untuk memastikan kesuksesan dan perbaikan berkelanjutan
Edukasi Penerapan Komunikasi Kesehatan Dalam Upaya Penurunan Aki Dan Akb Pada Ibu-Ibu RT 011 Desa Tinggede Kecamatan Marawola Kabupaten Sigi Rahmarini, Giska Mala; Ningsih, Fitriani Puspa; Haidar, Nur; Yahya, Rizki Ahmad; Kristian, Chandra
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 4 No. 6 (2024): Journal of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v4i6.1934

Abstract

Every pregnancy has a chance of an undesirable emergency situation in the future, namely the possibility of obstetric complications during childbirth that can cause death, pain, disability, discomfort or dissatisfaction (5 K) in the mother and or baby (Rohjati, 2013). (5 K) to the mother and/or baby (Rohjati, 2011). The role of health workers in the reduction of MMR and IMR, among others, is to provide continuous services focusing on aspects of prevention through health education and counseling, health promotion, normal childbirth assistance based on partnerships and empowerment of women, as well as conducting early detection. and women's empowerment as well as conducting early detection in cases of referral cases. Currently, reducing MMR and Infant Mortality Rate (IMR) is still a priority for health programs in Indonesia. priority health program in Indonesia. Midwives as midwifery care providers have a strategic position to play a role in accelerating the reduction of MMR and IMR. strategic position to play a role in accelerating efforts to reduce MMR and IMR. 2. A new paradigm in efforts to reduce maternal, infant, and child mortality rates, namely with continuous care. Continuous care is provided so that the incidence of MMR and IMR can be reduced because complications during pregnancy until the postpartum period are detected as early as possible. In this case, of course, the active role of In this case, of course, the active role of health workers is needed related to information information that can help prospective mothers and pregnant women themselves related to things that need to be considered during pregnancy until the ostpartum period. things that need to be considered in pregnancy or What preparations are needed for prospective mothers.
Kampanye Komunikasi Puskesmas Torue Dalam Upaya Tumbuh Kembang (Tumbang) Bayi Dan Balita Di Kecamatan Torue Kabupaten Parigi Moutong Ningsih, Fitriani Puspa; Rahmarini, Giska Mala; Allouw, Adrian Asral Augrella Angelica
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 6 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i6.17293

Abstract

Penelitian ini bertujuan upaya untuk memberikan gambaran Terkait Penerapan Komunikasi Kesehatan Puskesmas Torue dalam Upaya Tumbuh Kembang (TUMBANG) Bayi dan balita di Kecamatan Torue Kabupaten Parigi Moutong. Metode penelitian kualitatif. Teknik penggumpulan data yaitu observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi. Analisis data terdiri dari data reduction, data presentation, and conclusion / verification. Hasil penelitian menunjukan bahwa dalam penerapan komunikasi kesehatan puskesmas torue dalam upaya Tumbuh Kembang (Tumbang) Bayi Dan Balita Di Kecamatan Torue Kabupaten Parigi Moutong pada masyarakat dilakukan dengan 3 penerapan komunikasi. Pertama, mengenal khalayak dengan cara menganalisis kebutuhan khalayak, memahami dan mengerti keadaan khalayak serta memberikan masukan dengan menggunkan bahasa yang mudah dipahami oleh khayak; Kedua, penyusunan pesan yaitu melalui tahap pra interaksi guna mengetahui latar belakang khalayak untuk mempermudah dalam proses penyampaian pesan; Ketiga, penetapan metode melalui Komunikasi verbal dan non-verbal. Komunikasi verbal berupa dorongan Bidan kepada para orang tua dengan menggunakan bahasa lisan atau ucapan sedangkan komunikasi non-verbal berupa dorongan yang diberikan oleh perawat kepada pasien dengan menggunakan bahasa tubuh atau gerakan tubuh.
KOMUNIKASI ANTARPRIBADI GURU TERHADAP SISWA BERKEBUTUHAN KHUSUS DALAM MEMBENTUK KEPERCAYAAN DIRI SISWA DI SEKOLAH LUAR BIASA NEGERI (SLBN) DESA SANSARINO KABUPATEN TOJO UNA-UNA Ningsih, Fitriani Puspa; Fadhliah; Mohamad, Nur Santi M.; Shanty, Nursanti M.Mohamad
Kinesik Vol. 9 No. 2 (2022): August
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ejk.v9i2.286

Abstract

State Extraordinary School (SLBN) Sansarino Village, Tojo Una-Una Regencyis a Special School which is devoted to children with special needs to develop knowledge and ways to socialize with others so that they can better understand self-confident. Students with special needs are also students who need special attention because they need guidance and education in living their lives. The need for inclusion, the need for control and the need for affection shown by the teacher to students greatly helps the teacher's teaching and learning process. Interpersonal communication at the SLBN of Sansarino Village, verbally and non-verbally, was carried out well and the teachers also made efforts to increase self-confidence in Children with Special Needs. Such as efforts to present a comfortable and fun teaching and learning process for students, provide motivation to students, increase the competitive spirit among students, not discriminate against weak children, provide training to students to increase self-confidence. Students are able to control their behavior well in daily life, can adapt and interact, have a sense of mutual concern, a sense of social solidarity, tolerance for each other so that there is no sense of being left out. Because they have a sense of mutual need, kinship and respect for one another.
Implementasi Perilaku Komunikasi Kesehatan dalam Penurunan Stunting: (Studi Kasus pada Puskesmas Biromaru) Alhaddad, Mohamad Zikri; Ningsih, Fitriani Puspa; Fauzan, Ahmad
Social Humanity: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 10 No. 1 (2026): April
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/j.sochum.v10i1.3118

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi komunikasi kesehatan dalam perubahan perilaku masyarakat yang dilaksanakan oleh Puskesmas Biromaru dalam upaya menurunkan angka stunting. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap pihak-pihak terkait, seperti kepala puskesmas, petugas gizi, kader posyandu, serta masyarakat Kecamatan Biromaru. Analisis data dilakukan secara interaktif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan berdasarkan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi komunikasi kesehatan oleh Puskesmas Biromaru melalui Social and Behavior Change Communication (SBCC) mencakup tiga komponen utama, yaitu advokasi, mobilisasi sosial, dan komunikasi perubahan perilaku (edukasi).
Komunikasi Identitas Profesional Pekerja Remote di Kota Palu: Analisis Identity Putri, Pusparani Sahran; Febriany; Maulana, Mohammad Iqbal; Rahmarini, Giska Mala; Herawati, Andi Febri; Ningsih, Fitriani Puspa
Kinesik Vol. 13 No. 1 (2026): April
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ejk.v13i1.2789

Abstract

Pekerja remote di Kota Palu menghadapi tantangan khas berupa keterbatasan infrastruktur digital, pemadaman listrik berkala, koneksi internet tidak stabil, minimnya ruang kerja bersama, serta stigma sosial terhadap kerja jarak jauh. Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana pekerja remote di Palu mengkomunikasikan dan menegosiasikan identitas profesional mereka di pasar kerja global. Dengan pendekatan studi kasus kualitatif dan kerangka Communication Theory of Identity (CTI), data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap tiga informan terpilih secara purposive, observasi partisipatif, dan analisis dokumen digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pekerja remote di Palu membentuk identitas profesional hybrid (lokal-global) yang resilien melalui interpenetrasi dinamis empat lapisan CTI: personal, enactment, communal, dan relational. Meskipun terdapat keterbatasan infrastruktur, komunikasi digital yang strategis memungkinkan negosiasi identitas yang berhasil. Penelitian ini menyimpulkan bahwa identitas profesional di konteks kota perifer terbentuk secara dinamis melalui negosiasi komunikatif lintas lapisan CTI.