Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Efek nihil pembelajaran sebelumnya terhadap efikasi diri dan motivasi pada pembelajar bahasa jerman pemula Aulia Azzahra Hidayah; Pepen Permana; Nur Muthmainah
Jurnal Konseling dan Pendidikan Vol. 13 No. 4 (2025): JKP
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/1204900

Abstract

Prior learning experience is often assumed to influence students’ psychological readiness in foreign language education. This study examined whether first-year students in a tertiary German language education program differed in self-efficacy and learning motivation based on their prior exposure to German before university. Using a quantitative comparative approach, data were collected from 76 students through adapted measures of self-efficacy and academic motivation. The findings revealed no statistically significant differences between students with and without prior learning experience in either self-efficacy or motivation. Although a slight tendency in motivational scores favored the experienced group, effect sizes were small, indicating limited practical differences. These results suggest that, in the context of beginner-level tertiary German education, prior exposure alone may not function as a decisive differentiating factor in students’ initial psychological conditions. Instead, self-efficacy and motivation appear to be shaped in interaction with the immediate learning context. Further longitudinal research is recommended to explore how individual differences evolve over time in foreign language learning.
Analisis Kesalahan Konjugasi Regelmäßige Verben dalam Kala Präsens pada Siswa SMP Bebi Azzahra Kailandra; Hafdarani; Nur Muthmainah
Kopula: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Vol. 8 No. 3 (2026): in Progress
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/kopula.v8i3.11338

Abstract

Abstrak Konjugasi regelmäßige Verben dalam kala Präsens merupakan salah satu materi dasar yang harus dikuasai oleh siswa dalam pembelajaran bahasa Jerman tingkat A1. Meskipun konjugasi tersebut berpola konsisten, siswa sering melakukan kesalahan dalam penggunaan konjugasi verba sesuai dengan Personalpronomen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kemampuan siswa dalam mengonjugasikan regelmäßige Verben, serta menganalisis, mengidentifikasi dan mengklasifikasikan kesalahannya ke dalam jenis kesalahan berdasarkan teori Taksonomi Strategi Permukaan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif, yang melibatkan 23 siswa kelas VII di SMP Kuntum Cemerlang, Bandung. Data diperoleh melalui tes kemampuan konjugasi regelmäßige Verben berjumlah 50 butir soal, yang kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif berupa frekuensi, persentase, dan interpretasi hasil. Hasil tes menunjukkan bahwa rata-rata hasil kemampuan siswa mencapai 66,00% (kategori cukup baik), dengan rincian: 56,5% siswa berada pada kategori tinggi, 34,8% siswa berada pada kategori sedang, dan 8,7% siswa berada pada kategori sangat tinggi. Analisis kesalahan menunjukkan bahwa kesalahan yang sering terjadi adalah misformation (salah formasi/bentuk) sebesar 69,55% dari total kesalahan, diikuti oleh omission (pelenyapan) sebesar 19,55%, dan addition (penambahan) sebesar 10,89%. Analisis per butir soal menunjukkan bahwa kesalahan tertinggi terjadi pada butir soal dengan subjek jamak (wir, sie, ihr). Temuan ini menunjukkan bahwa siswa masih mengalami kesulitan dalam menentukan bentuk akhiran verba yang sesuai dengan subjek kalimat. Oleh karena itu, diperlukan latihan intensif untuk memperkuat penguasaan konjugasi regelmäßige Verben dalam kala Präsens. 
Efektivitas Aktivitas Match-Up Berbasis Educandy dalam Pembelajaran Kosakata Bahasa Jerman Zarifa Aida Fauziah; Irma Permatawati; Nur Muthmainah
DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial Vol. 7 No. 3 (2026): Diksi: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/diksi.v7i3.5266

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur efektivitas aktivitas Match-Up berbasis Educandy terhadap penguasaan kosakata bahasa Jerman, serta mengidentifikasi respons peserta didik terhadap penggunaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode nonequivalent control group design. Sampel penelitian melibatkan lima puluh peserta didik kelas sebelas di SMA Negeri Enam Belas Bandung, yang terbagi menjadi kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Data dikumpulkan melalui instrumen tes dan angket. Hasil uji Mann-Whitney menunjukkan bahwa skor posttest kelompok kontrol secara signifikan lebih tinggi daripada kelompok eksperimen dengan tingkat perbedaan kategori tinggi. Hasil uji Wilcoxon juga menunjukkan penurunan skor pada mayoritas peserta didik kelompok eksperimen, sementara mayoritas kelompok kontrol mengalami peningkatan. Di sisi lain, hasil kuesioner memperlihatkan tanggapan yang sangat positif dari sebagian besar peserta didik terhadap media Educandy. Penelitian ini menyimpulkan bahwa aktivitas Match-Up berbasis Educandy belum terbukti lebih efektif dibandingkan pembelajaran non-digital berbasis lembar kerja dalam meningkatkan penguasaan kosakata bahasa Jerman. Temuan ini mengindikasikan bahwa keterlibatan afektif yang tinggi terhadap media permainan tidak serta-merta berbanding lurus dengan peningkatan hasil belajar, sehingga penggunaannya memerlukan strategi pendampingan yang tepat.
Game-Based Learning melalui Educaplay dalam Pembelajaran Kosakata Bahasa Jerman Dea Amanda; Irma Permatawati; Nur Muthmainah
Tut Wuri Handayani : Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 3 (2026): September 2026
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jkip.v5i3.2177

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis perbedaan penguasaan kosakata bahasa Jerman antara peserta didik yang mengikuti pembelajaran menggunakan aktivitas Educaplay dan peserta didik yang mengikuti pembelajaran aktif non-Educaplay. Penelitian menggunakan desain kuasi experimen berupa nonequivalent pretest-posttest control group design. Partisipan terdiri atas 19 peserta didik kelompok eksperimen dan 27 peserta didik kelompok kontrol. Data dikumpulkan melalui tes penguasaan kosakata tema Essen und Trinken dan angket respons peserta didik. Hasil Mann-Whitney menunjukkan bahwa kemampuan awal kedua kelompok tidak berbeda secara signifikan (p=0,623). Setelah pembelajaran, skor posttest kelompok eksperimen lebih tinggi secara signifikan daripada kelompok kontrol (p<0,001), dengan besar perbedaan kategori tinggi (r=0,676). Uji Wilcoxon menunjukkan peningkatan signifikan pada kelompok eksperimen, sedangkan kelompok kontrol tidak mengalami perubahan signifikan. Peserta didik juga memberikan respons positif terhadap Educaplay. Dalam konteks penelitian ini, aktivitas Educaplay dapat digunakan sebagai media pendukung pembelajaran kosakata bahasa Jerman. Hasil angket mengindikasikan bahwasannya peserta didik memberikan respons positif terhadap penggunaan aktivitas Educaplay yang memperoleh persentase 85,43% serta tergolong kategori sangat baik. Temuan ini mengisyaratkan bahwa aktivitas Educaplay ini diterima secara positif oleh peserta didik karena dinilai menarik, mudah digunakan, serta mendukung motivasi belajar, pemahaman, dan daya ingat terhadap kosakata bahasa Jerman. Dengan demikian, Educaplay berpeluang menjadi alternatif media pembelajaran berbasis permainan yang dapat mendukung pembelajaran kosakata bahasa Jerman pada tingkat SMA.