Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Usaha Agroindustri Minyak Serai Wangi di Kelurahan Tanjung Rhu Kecamatan Limapuluh Kota Pekanbaru (Studi Kasus Pada Usaha Rumah Tangga Mesra Oil) Prasetyo, Bagus; Vaulina, Sisca
Jurnal Agroteknologi Agribisnis dan Akuakultur Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Agroteknologi Agribisnis dan Akuakultur Edisi Juli 2024
Publisher : UIR PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/jaaa.v4i2.18904

Abstract

Minyak serai wangi adalah produk olahan dari tanaman serai wangi yang memiliki peluang usaha dan menguntungkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: 1) karakteristik pengusaha dan karyawan serta profil usaha agroindustri minyak serai wangi Mesra Oil, 2) pengadaan input produksi, penggunaan input produksi, teknologi produksi, biaya, produksi, pendapatan, efisiensi, BEP, dan nilai tambah agroindustri minyak serai wangi Mesra Oil, dan 3) pemasaran minyak serai wangi Mesra Oil. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus di Kelurahan Tanjung Rhu, Kecamatan Limapuluh, Kota Pekanbaru. Responden dalam penelitian ini yaitu pengusaha dan dua orang karyawan. Data yang digunakan bersumber dari data primer dan sekunder, dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif, serta menggunakan metode Hayami untuk analisis nilai tambah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden berada pada usia produktif, pendidikan rata-rata 11 tahun, berpengalaman, dan memiliki tanggungan sedikit. Usaha ini berjalan selama tiga tahun sebagai industri rumah tangga dengan modal pribadi Rp 164.610.000, memperkerjakan dua orang. Proses produksi meliputi penimbangan, penyulingan, pendinginan, pemisahan, dan pengemasan dengan bahan baku 40 kg per produksi. Bahan penunjang meliputi air 37,50 liter, kayu bakar 8 kg, dan minyak solar 0,25 liter. Biaya tetap Rp 48.873,84 dan biaya variabel Rp 114.083,33 per produksi. Produksi mencapai 36 liter per produksi dengan pendapatan kotor Rp 360.000,00 dan pendapatan bersih Rp 197.042,83 per produksi. BEP harga Rp 4.526,59 dan BEP unit 16,30, dengan efisiensi 2,21. Nilai tambah per kilogram Rp 4.316,67 dengan rasio 47,96%. Pemasaran Mesra Oil menggunakan perantara pedagang pengumpul dengan dua saluran. Biaya pemasaran Rp 5.500 per liter untuk saluran I dan Rp 2.500 per liter untuk saluran II, termasuk biaya kemasan dan transportasi. Margin pemasaran Rp 7.000 per liter untuk saluran I dan Rp 2.500 per liter untuk saluran II, dengan profit margin saluran I Rp 1.500 per liter dan efisiensi pemasaran 55% untuk saluran I dan 25% untuk saluran II.
Household Expenditure Analysis of Hybrid Coconut Farmers in Tempuling District Indragiri Hilir Regency Riau Province Annikmah, Asylla Syifa; Vaulina, Sisca
Tarjih : Agribusiness Development Journal Vol. 4 No. 02 (2024): VOLUME 04, NOMOR 02, DESEMBER 2024
Publisher : Program Studi Agribisnis Universitas Muhammadiyah Sinjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47030/tadj.v4i02.857

Abstract

The decline in coconut prices negatively affects farmers' income, thus impacting overall household expenditures. This study aims to analyze (1) the characteristics of hybrid coconut farmers, (2) the structure of household income of hybrid coconut farmers, (3) household expenditures of hybrid coconut farmers, and (4) the factors influencing household expenditures of hybrid coconut farmers. The research used a survey method with purposive sampling, resulting in a sample size of 53 farmers. Multiple linear Regression was the primary analytical tool. The results showed that: (1) Farmers had an average age of 44 years, 9.6 years of education, 21 years of farming experience, four family members, and an average land area of 3.31 hectares. (2) Household income was primarily derived from hybrid coconut farming (60.53%). (3) The most significant household expenditure was on non-food items (53.46%), including housing, education, health, clothing, and recreation. (4) Significant factors influencing household expenditures included household income (X1), number of family members (X2), and assets (X6). Conversely, the farmer's education level (X3), wife's education (X4), and savings (X5) did not significantly affect the household expenditures of hybrid coconut farmers. This study provides novel insights by revealing the role of assets as a buffer factor that can enhance household consumption through asset sales, which has not been widely explored in previous research on hybrid coconut farmers.
SOSIALISASI DALAM UPAYA DIVERSIFIKASI PRODUK OLAHAN NANAS DI KECAMATAN MEDANG KAMPAI, KOTA DUMAI (PKM PADA KELOMPOK TANI KPK KEMUNING) Vaulina, Sisca; Ulpah, Saripah; Wahyu Titisari, Prima; Satriana Dewi, Ilma; Nurmasari, Nurmasari
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 1 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i1.184-191

Abstract

Pengolahan buah nanas yang melimpah saat musim panen belum mampu meningkatkan penghasilan masyarakat karena harga jualnya sangat rendah. Solusi dari masalah ini adalah membuat produk olahan nanas yang tidak hanya mengatasi rendahnya harga jual, tetapi juga bisa menjadi ikon kelurahan untuk menarik wisatawan lokal maupun internasional serta mendukung ketahanan pangan mandiri. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota Kelompok Petani Kecil (KPK) Kemuning di Kelurahan Medang Kampai, Kecamatan Mundam, Kota Dumai, dalam mengolah nanas menjadi produk berkualitas. Metode yang digunakan meliputi ceramah atau sosialisasi tentang kualitas nanas serta evaluasi melalui tanya jawab dan kuesioner. Hasil evaluasi menunjukkan 85% peserta merasa kegiatan ini sangat bermanfaat, memberikan kontribusi besar dalam memecahkan masalah dan meningkatkan pengetahuan dan pemberdayaan peserta pengabdian.
UPAYA PENINGKATAN PENJUALAN MELALUI PACKAGING PRODUK PADA USAHA KERIPIK SINGKONG DI KOTA DUMAI PROVINSI RIAU Satriana Dewi, Ilma; Vaulina, Sisca; Mardaleni, Mardaleni; Tibrani, Tibrani; Rusadi, Sylvina
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 1 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i1.417-424

Abstract

Program pengabdian ini dilaksanakan atas adanya permasalahan terkait pengemasan pada suatu produk rumahtangga yang dijalankan oleh masyarakat setempat khususnya produk keripik singkong.  Pengemasan produk yang baik tidak hanya menghasilkan tampilan produk yang menarik tetapi juga dapat memberikan nilai tambah/ nilai jual lebih tinggi dan meningkatnya daya tahan produk. kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan tambahan pengetahuan warga dan pelaku usaha keripik singkong mengenai packaging dan memberikan pemahaman yang tepat mengenai pemasaran produk keripik singkong untuk meningkatkan penjualan. Kegiatan pengabdian ini dilakukan kerjasama dengan mitra yaitu Kelompok Tani Berkah di Kelurahan Teluk Makmur Kecamatan Medang Kampai Kota Dumai Provinsi Riau. Kegiatan pengabdian ini dilakukan kerjasama dengan mitra yaitu Kelompok Tani Berkah di Kelurahan Teluk Makmur Kecamatan Medang Kampai Kota Dumai Provinsi Riau. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa mayoritas peserta, sebanyak 75%, sangat memahami tahapan kegiatan, dengan 12,5% memahami, dan 12,53% cukup memahami materi yang disampaikan.
PENGELOLAAN SAMPAH DAN PENGEMBANGAN KETERAMPILAN KREATIFITAS DAN INOVATIF MELALUI BANK SAMPAH PUAN SARI MANDIRI PEKANBARU Nurmasari, Nurmasari; Vaulina, Sisca; Imam Al Hafis, Raden; Fatimah, Siti; Ryan Anas, Haikal
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 8 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i8.3249-3259

Abstract

Program pengabdian ini menyoroti bahwa pengelolaan sampah melalui bank sampah dan pengembangan kerajinan tangan merupakan solusi efektif untuk meningkatkan kesadaran lingkungan, mengembangkan keterampilan masyarakat, dan menciptakan peluang ekonomi baru. Tujuan utama program ini meliputi: (1) mengidentifikasi permasalahan dan kebutuhan bank sampah, (2) memberikan solusi berdasarkan identifikasi permasalahan yang ada pada bank sampah (3) untuk meningkatkan peran serta masyarakat dalam kegiatan bank sampah dan meningkatkan manfaat dari bank sampah. Mitra kegiatan adalah Bank Sampah Puan Sari Mandiri, yang dikelola oleh Hj. Herlinawati, S.Pd., MM, dan berlokasi di Jalan Mekar Sari No.48 RT.03 RW.05, Kelurahan Tangkerang Selatan, Kecamatan Bukit Raya. Tahapan program ini meliputi sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan dan evaluasi, serta keberlanjutan program. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa mayoritas peserta, sebanyak 53,33%, sangat memahami tahapan kegiatan, dengan 33,34% memahami, dan 13,33% cukup memahami materi yang disampaikan.
ANALISIS USAHA AGROINDUSTRI LEMANG DI KELURAHAN CINTA RAJA KECAMATAN SAIL KOTA PEKANBARU PROVINSI RIAU Antonius F Tel; Sisca Vaulina
DINAMIKA PERTANIAN Vol. 40 No. 2 (2024): Jurnal Dinamika Pertanian Edisi Agustus 2024
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/dp.2024.vol40(2).21346

Abstract

Lemang is a glutinous rice dish cooked in bamboo lined with banana leaves and roasted over an open fire. This study aims to analyze: 1) the characteristics of business actors and the profile of lemang businesses, 2) the procurement and use of raw materials, supporting materials, processing technology, production process, and labor in lemang businesses, 3) production costs, income, business efficiency, and added value, and 4) the marketing of lemang. This research uses a survey and census sampling technique involving 13 leading entrepreneurs from Cinta Raja Village, Sail District, Pekanbaru City. Data analysis was conducted using qualitative and quantitative descriptive methods. The findings show that most entrepreneurs are aged 47–53 (92.31%), have an average education of 9 years, and support 2–4 dependents (76.92%). The average business experience is 12.77 years. Lemang production reaches 24.62 kg per process at Rp 31,538.46/kg, generating a net income of Rp 276,043.84 per process with an RCR of 1.55. Lemang is marketed through three channels: directly to consumers, through retailers, or via collectors before reaching retailers and consumers.
KINERJA USAHA PETERNAKAN DAN PEMASARAN LEBAH MADU KELULUT (Apis trigona) PADA USAHA ARMEINA BENHIL DI DESA BENTENG HILIR KECAMATAN MEMPURA KABUPATEN SIAK Meli Darmawati Halawa; Sisca Vaulina
DINAMIKA PERTANIAN Vol. 40 No. 3 (2024): Jurnal Dinamika Pertanian Edisi Desember 2024
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/dp.2024.vol40(3).21365

Abstract

Kelulut bees represent a type of honeybee that can be farmed, presenting promising business opportunities and a significant market potential. This research aims to examine the profiles of entrepreneurs and their businesses, assess business performance (including cultivation techniques, expenses, production, income, efficiency, and break-even point), and analyze the marketing strategies for kelulut honey in Benteng Hilir Village, Mempura District, Siak Regency. Respondents were chosen using a census approach, and the data were analyzed both qualitatively and quantitatively. The findings indicate that: (1) the average age of the entrepreneurs is 43, with most holding a bachelor’s degree, possessing six years of business experience, and employing five staff. The business was initiated in 2016 and has partnered with PT. BKTJ since 2017, operating as a small-scale enterprise with a capital investment of IDR 139 million. (2) Production reached 27 kg per cycle, with a net income of IDR 5,248,333.33, a return on capital ratio of 1.76, and a break-even point of 15.34 kg. (3) Marketing was operated through two main channels: direct sales to consumers and sold through collectors and retailers, with direct marketing proving to be more cost-effective. Overall, this business has demonstrated profitability and holds significant potential for further development.
ANALISIS KOMPARATIF USAHATANI CABAI KERITING METODE PANEN MUDA DAN PANEN TUA DI KABUPATEN ROKAN HULU Vaulina, Sisca
Agrifo : Jurnal Agribisnis Universitas Malikussaleh Vol. 10 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh - Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/ag.v10i1.21333

Abstract

Rokan Hulu Regency is a potential chili-producing area in Riau Province. This study aims to analyze (1) farmer characteristics, (2) cultivation technology, (3) costs, production, income, and efficiency, and (4) comparisons of costs, production, income, and efficiency in curly chili farming using early harvest and late harvest methods. The research used a survey method with purposive sampling, involving 15 green chili farmers and 25 red chili farmers. Data analysis was conducted using both qualitative and quantitative descriptive methods with SPSS. The results show that early-harvest chili farmers have an average age of 54, higher than late-harvest farmers (51 years). The education level of early-harvest farmers (high school) is higher than that of late-harvest farmers (junior high school). Early-harvest farmers have been farming longer (16 years) than late-harvest farmers (14 years). They also have more family dependents (3 people) than late-harvest farmers (2 people). The cultivation technology used aligns with farming theories. The total cost of early harvest curly chili farming is Rp 9,744,277/Ha/MT, with a production of 840.66 Kg/Ha/MT, a net income of Rp 11,272,390/Ha/MT, and an RCR of 2.07. Meanwhile, late harvest farming has a total cost of Rp 16,931,662/Ha/MT, a production of 1,904.4 Kg/Ha/MT, a net income of Rp 45,060,338/Ha/MT, and an RCR of 3.58. There is a significant difference in costs, production, income, and efficiency between early and late harvest curly chili farming in Ujung Batu District, Rokan Hulu Regency.
KEPUASAN KONSUMEN TERHADAP KUALITAS KULINER LOKAL MIE SAGU PADA UMKM DI KOTA PEKANBARU Hamidi, Wahyu; Elida, Septina; Vaulina, Sisca; Khairizal, Khairizal
Jurnal Daya Saing Vol. 9 No. 3 (2023): Kinerja SDM, Perilaku Konsumen, dan Dinamika Keuangan Perusahaan
Publisher : Komunitas Manajemen Kompetitif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35446/dayasaing.v9i3.1572

Abstract

Sago noodles are a local culinary dish made from sago. The presence of sago noodles will enrich the culinary treasures of Riau. This research aims to analyze consumer satisfaction with the culinary quality of sago noodles in Pekanbaru City. The sampling technique used nonprobability sampling followed by a judgment sampling method for 100 consumers who were purchasing sago noodles as respondents. Data were analyzed using descriptive analysis methods, Important Performance Analysis (IPA), and Customer Statistics Index (CSI). The results of the Important Performance Analysis (IPA) research show that there are still several things that do not meet consumer expectations. The attributes that are the main priority in improving performance and to be improved are the sago noodle topping and serving speed. Several attributes are in a position to be maintained, namely taste, uniqueness, completeness of sago noodles, guarantee, maturity, product variety, appearance, price, and portion. Based on the calculation of the consumer satisfaction index (CSI) value for local sago noodle culinary, it is 62.46%, in the range of 0.50-0.66, meaning that consumers are quite satisfied with the level of attribute performance in local sago noodle culinary.
UPAYA PENINGKATAN PENJUALAN MELALUI PACKAGING PRODUK PADA USAHA KERIPIK SINGKONG DI KOTA DUMAI PROVINSI RIAU Satriana Dewi, Ilma; Vaulina, Sisca; Mardaleni, Mardaleni; Tibrani, Tibrani; Rusadi, Sylvina
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 1 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i1.417-424

Abstract

Program pengabdian ini dilaksanakan atas adanya permasalahan terkait pengemasan pada suatu produk rumahtangga yang dijalankan oleh masyarakat setempat khususnya produk keripik singkong.  Pengemasan produk yang baik tidak hanya menghasilkan tampilan produk yang menarik tetapi juga dapat memberikan nilai tambah/ nilai jual lebih tinggi dan meningkatnya daya tahan produk. kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan tambahan pengetahuan warga dan pelaku usaha keripik singkong mengenai packaging dan memberikan pemahaman yang tepat mengenai pemasaran produk keripik singkong untuk meningkatkan penjualan. Kegiatan pengabdian ini dilakukan kerjasama dengan mitra yaitu Kelompok Tani Berkah di Kelurahan Teluk Makmur Kecamatan Medang Kampai Kota Dumai Provinsi Riau. Kegiatan pengabdian ini dilakukan kerjasama dengan mitra yaitu Kelompok Tani Berkah di Kelurahan Teluk Makmur Kecamatan Medang Kampai Kota Dumai Provinsi Riau. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa mayoritas peserta, sebanyak 75%, sangat memahami tahapan kegiatan, dengan 12,5% memahami, dan 12,53% cukup memahami materi yang disampaikan.