Tri Hesti Wahyuni
Program Studi Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara, Indonesia

Published : 26 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

TEPUNG LIMBAH IKAN GABUS PASIR (Butis amboinensis) SEBAGAI SUBSTITUSI TEPUNG IKAN DALAM RANSUM TERHADAP PRODUKTIVITAS TELUR PADA ITIK LOKAL: Gabus Pasir (Butis Amboinensis) Waste Fish Meal to Subtitute Commercial Fish Meal in Diet on Egg Production on Laying Duck R. Edhy Mirwandhono; Tri Hesti Wahyuni; T. Vidiana Sari dan Indra DP Tarigan
Jurnal Peternakan Integratif Vol. 3 No. 3 (2015): Jurnal Peternakan Integratif
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/jpi.v3i3.2766

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Kabupaten Deli Serdang dari bulan Maret sampai dengan Juni 2015.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian tepung limbah ikan Gabus Pasir (Butisamboinensis) dalam ransum terhadap produksi telur, berat telur, dan konversi ransum itik petelur. Rancanganyang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan acak lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan dan 6 ulangan,setiap ulangan terdiri dari 4 ekor itik petelur. Perlakuan terdiri dari tepung limbah ikan Gabus Pasir : tepung ikanP0 (0% : 10%); P1 (5% : 5%); P2 (10% : 0%). Hasil penelitian menunjukan persentase produksi (%) untukperlakuan P0; P1 dan P2 sebesar 55.87; 58.52 dan 61.17, berat telur (g) sebesar 63.73; 64.09 dan 64.22,konversi ransum sebesar 5,98; 5,66 dan 5,34. Hasil analisis ragam menunjukan bahwa perlakuan tidakmemberikan pengaruh berbeda nyata (P>0,05) terhadap produksi telur, berat telur dan konversi ransum.Kesimpulannya adalah tepung limbah ikan Gabus Pasir dapat menggantikan tepung ikan dalam ransum.
PEMANFAATAN TEPUNG KULIT BUAH MARKISA (Passiflora edulis var. edulis) FERMENTASI Phanerochaete chrysosporium DALAM RANSUM BENTUK PELET TERHADAP PERFORMANS KELINCI REX JANTAN LEPAS SAPIH: The Utilization of Passiflora Edulis Var.Edulis Fermented by Phanerochaete Chrysosporium in Pellet Diet on Performances of Weaning Male Rex Rabbits Maeika Putri Sitepu; Tri Hesti Wahyuni; Nevy Diana Hanafi
Jurnal Peternakan Integratif Vol. 4 No. 2 (2106): Jurnal Peternakan Integratif
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (211.046 KB) | DOI: 10.32734/jpi.v4i2.2794

Abstract

Kulit buah markisa merupakan limbah dari buah markisa yang dapat dimanfaatkan sebagai pakanternak dalam ransum bentuk pelet. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh dari pemanfaatan tepungkulit buah markisa (KBM) fermentasi Phanerochaete chrysosporium dalam ransum bentuk pelet terhadapperformans kelinci rex jantan lepas sapih. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancanganacak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 5 ulangan. Perlakuan terdiri dari berbagai level yaitu P0 (0%); P1(10%); P2 (20%) dan P3 (30%). Hasil penelitian menunjukan rataan konsumsi (g/ekor/hari)(71.07;69.34;71.18;71.28), pertambahan bobot badan (14.96; 17.00; 17.04;17.36), konversi ransum sebesar(4.78; 4.28; 4.28;4.03). Hasil analisis ragam menunjukan bahwa perlakuan tidak memberikan pengaruh berbedanyata (P>0.05) terhadap konsumsi ransum, pertambahan bobot badan dan konversi ransum. Kesimpulannyaadalah penggunaan tepung kulit buah markisa fermentasi dan tanpa fermentasi dapat digunakan sebagai pakanalternatif sampai level 30% dalam ransum kelinci rex jantan.
KECERNAAN SERAT KASAR DAN PROTEIN KASAR RANSUM YANG MENGANDUNG PELEPAH DAUN KELAPA SAWIT DENGAN PERLAKUAN FISIK, BIOLOGIS, KIMIA DAN KOMBINASINYA PADA DOMBA: Digestibility of Crude Fiber and Crude Protein Diet Containing Oil Palm Frond Treated by Physical, Biological and Chemical on Sheep Edidis Periasantana Gultom; Tri Hesti Wahyuni; Ma’ruf Tafsin
Jurnal Peternakan Integratif Vol. 4 No. 2 (2106): Jurnal Peternakan Integratif
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (205.786 KB) | DOI: 10.32734/jpi.v4i2.2795

Abstract

Pelepah daun kelapa sawit diperlukan perlakuan untuk meningkatkan kandungan nutrisinya. Penelitian inibertujuan untuk menguji pemanfaatan ransum yang mengandung pelepah daun kelapa sawit dengan perlakuan fisik,biologi, kimiawi dan kombinasinya terhadap kecernaan serat kasar dan protein kasar. Penelitan ini dilaksanakan diLaboratorium Biologi Ternak, Departemen Peternakan, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara, Medanyang dilaksanakan pada bulan Juni-Agustus 2013. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL)dengan empat perlakuan dan empat ulangan, menggunakan domba lokal jantan sebanyak 16 ekor dengan rataanbobot badan awal 10 ±1,16 kg. Perlakuan yang diuji terdiri atas pelepah daun kelapa sawit dengan perlakuan fisik(P0); biologi (P1); kimia (P2) dan kombinasi (P3). Parameter yang diamati adalah konsumsi serat kasar dankonsumsi protein kasar, kecernaan serat kasar dan kecernaan protein kasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwakonsumsi serat kasar (g/ekor/hari) pada perlakuan fisik dan biologi (78.94 dan 79.98) nyata lebih tinggi dibandingperlakuan kimia dan kombinasi (66.93 dan 59.92), konsumsi protein kasar (g/ekor/hari) pada perlakuan biologi(59,45) nyata lebih tinggi disbanding perlakuan fisik, kimia dan kombinasi (39.21, 39.86 dan 45,13). Kecernaanserat kasar (%) pada perlakuan kombinasi (68.97) nyata lebih tinggi disbanding perlakuan fisik, biologi dan kimia(50.29, 64.38 dan 59.93), kecernaan protein kasar (%)pada perlakuan biologi, kimia dan kombinasi (79.97, 79.32dan 81.03) nyata lebih tinggi dibanding perlakuan fisik (71.31). Kesimpulan hasil penelitian ini adalah pemberianransum yang mengandung pelepah daun kelapa sawit dengan perlakuan kombinasi dari perlakuan fisik, biologi dankimia meningkatkan kecernaan serat kasar dan kecernaan protein kasar pada domba.
PEMANFAATAN TEPUNG LIMBAH IKAN GABUS PASIR (Butis amboinensis) SEBAGAI SUBSTITUSI TEPUNG IKAN KOMERSIAL DALAM RANSUM TERHADAP FERTILITAS, DAYA TETAS DAN MORTALITAS EMBRIO ITIK LOKAL: UTILIZATION OF GABUS PASIR(BUTIS AMBOINENSIS) WASTE FISH MEAL FOR SUBSTITUTION OF COMMERCIAL FISH MEAL IN DIET ON FERTILITY, HATCHABILITY AND EMBRYO MORTALITY OF EGG LAYING DUCK Dian Syahputra; Tri Hesti Wahyuni; R. Edhy Mirwandhono; Tati Vidiana Sari
Jurnal Peternakan Integratif Vol. 4 No. 3 (2106): Jurnal Peternakan Integratif
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (52.939 KB) | DOI: 10.32734/jpi.v4i3.2798

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Biologi Ternak Fakultas Pertanian UniversitasSumatera Utara dari bulan Maret sampai dengan Juli 2015. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuipengaruh pemberian tepung limbah ikan gabus pasir (Butis amboinensis) dalam ransum terhadapfertilitas, daya tetas dan mortalitas embrio itik petelur. Rancangan yang digunakan dalam penelitianini adalah rancangan acak lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan dan 6 ulangan. Perlakuan menggunakanperbandingan tepung limbah ikan gabus pasir dengan tepung ikan komersil antara 0:10 (P0), 5:5 (P1)dan 10:0 (P2). Penelitian ini menggunakan 134 butir telur yang berasal dari 52 ekor betina dan 18ekor pejantan. Hasil penelitian menunjukan persentase fertilitas secara berturut turut sebesar 97,92;100 dan 100, daya tetas (%) 76,63; 79,50 dan 84,17, mortalitas embrio (%) 23,37; 20,45 dan 15,83.Hasil menunjukan bahwa perlakuan tidak memberikan pengaruh nyata terhadap fertilitas, daya tetasdan mortalitas embrio (P>0,05). Kesimpulannya adalah bahwa tepung limbah ikan gabus pasir dapatmenggantikan tepung ikan komersil.
PENAMBAHAN ENZIM FITASE DALAM PAKAN KONVENSIONAL TERHADAP PERFORMANS, PEMANFAATAN FOSFOR DAN INCOME OVER FEED COST (IOFC) AYAM BROILER: The Effect Of Phytase Enzyme In Conventional Diet On Body Weight Gain Of Chicken, Phosphorus Utilization And Income Over Feed Cost Of Broiler Chickens Idaman K. Manik; Ma’ruf Tafsin; Tri Hesti Wahyuni
Jurnal Peternakan Integratif Vol. 4 No. 3 (2106): Jurnal Peternakan Integratif
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (267.163 KB) | DOI: 10.32734/jpi.v4i3.2808

Abstract

Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Biologi, pada bulan November-Desember 2015.Rancangan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap (RAL). Perlakuan yang diberikandengan dosis fitase (FTU). Dalam penelitian ini terdiri dari 0 FTU/kg ransum (P0), 500 FTU/kgransum (P1), 1000 FTU/kg ransum (P2), 1500 FTU/kg ransum (P3) dan 2000 FTU/kg ransum (P4).Parameter yang diteliti adalah konsumsi ransum, pertambahan bobot badan harian, FeedConvertion Ratio (FCR) dan pemanfaatan fosfor, keseragaman PBB dan Income over feed cost(IOFC).Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan enzim fitase sampai level 2000 FTU/kgdalam ransum tidak memberikan pengaruh yang tidak berbeda nyata (P>0,05) terhadap konsumsiransum, pertambahan bobot badan dan FCR. Tetapi memberikan pengaruh yang sangat nyata(P<0,01) terhadap pemanfaatan fosfor didalam pakan konvensional dan keseragaman pertambahanbobot badan dan Icome Over Feed Cost (IOFC) ayam broiler. Kesimpulan dari penelitian iniadalah penambahan enzim fitase sampai level 1000 FTU/kg dalam ransum mempengaruhipeningkatkan pemanfaatan fosfor dalam pakan konvensional dan meningkatkan keseragamanpertambahan bobot badan ayam broiler.
KECERNAAN BAHAN KERING, BAHAN ORGANIK DAN PROTEIN KASAR RANSUM YANG MENGANDUNG TEPUNG LIMBAH IKAN GABUS PASIR (Butis amboinensis) SEBAGAI SUBSTITUSI TEPUNG IKAN PADA BROILER: Digestibility of Dry Matter, Organic Matter, and Crude Protein The Diet Which Contain of Gabus Pasir (Butis amboinensis) Waste Fish Meal to Substitute Fish Meal In Broiler Rahmayanti Boangmanalu; Tri Hesti Wahyuni; Sayed Umar
Jurnal Peternakan Integratif Vol. 4 No. 3 (2106): Jurnal Peternakan Integratif
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (272.387 KB) | DOI: 10.32734/jpi.v4i3.2809

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai kecernaan bahan kering, bahan organik,dan protein kasar ransum yang mengandung limbah tepung ikan gabus pasir. Penelitian inidilaksanakan di Laboratorium Biologi Ternak, Program Studi Peternakan, Fakultas Pertanian,Universitas Sumatera Utara dari bulan Oktober sampai dengan November 2015. Rancangan yangdigunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan dan 6 ulangan, setiap ulanganterdiri dari 2 ekor broiler. Perlakuan terdiri atas P0= kontrol, P1= tepung limbah ikan gabus pasir5% dan komersil 5%, P2= tepung limbah ikan gabus pasir 10%. Hasil penelitan ini menunjukkanrataan kecernaan bahan kering (%) secara berturut-turut untuk perlakuan P0, P1, dan P2 sebesar ;76,57, 77,96 dan 76,26. Kecernaan bahan organik ; 77,02, 78,41 dan 76,75. Kecernaan proteinkasar ; 84,52, 85,81 dan 83,79. Uji statistik penelitian ini menunjukkan bahwa perlakuan P1memberikan pengaruh yang nyata (P<0.05) dibandingkan dengan perlakuan P0 dan P2 dalammeningkatkan kecernaan bahan kering, bahan organik dan protein kasar. Kesimpulannya bahwatepung limbah ikan gabus pasir dapat digunakan sampai dengan 5% untuk menggantikan tepungikan dalam ransum broiler.