Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Pelecehan Seksual Pada Dunia Pendidikan: Studi Kasus Pada Sekolah Islam Ubaidah Nurul Aminah; Nina Andriyani; Savira Dwi Kurnia; Riscky Edy Prayetno; Ali Iskandar Zulkarnain
Holistik Analisis Nexus Vol. 1 No. 5 (2024): Mei 2024
Publisher : PT. Banjarese Pacific Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62504/jimr495

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi fenomena pelecehan seksual dalam konteks pendidikan, khususnya pada sekolah Islam. Metode yang peneliti gunakan adalah library research, yang mana peneliti mengumpulkan dan menganalisis literatur yang relevan untuk mengidentifikasi faktor penyebab pelecehan seksual pada sekolah Islam, dampaknya terhadap korban, serta strategi untuk mencegah dan menanggulangi terjadinya pelecehan seksual di lingkungan sekolah Islam.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada penurunan yang signifikan terhadap kasus pelecehan seksual. Pelecehan seksual dapat menyebabkan trauma berat, depresi, bahkan tekad untuk bunuh diri dari korban. Sekolah-sekolah bahkan sekolah Islam sekalipun wajib menerapkan strategi atau program yang dapat mencegah timbulnya kasus pelecehaan seksual seperti melalui program seks edukasi yang mana sekolah memberikan pengetahuan kepada peserta didik untuk dapat mengetahui sejak dini tanda pelecehan seksual dan pelatihan asertif. Melalui program tersebut juga peserta didik diajarkan keterampilan membela diri ketika akan dilecehkan, sehingga program ini dapat membantu mencegah dan menanggulangi terjadinya kasus pelecehan seksual di sekolah Islam.
Mengkaji Hubungan antara Bullying dan Distress Psikologis pada Anak Usia Sekolah Nabilah Khalda; Erika Widia Sukmah; Anggi Faramida Arianty; Vika Aprilianti; Ali Iskandar Zulkarnain
Holistik Analisis Nexus Vol. 1 No. 5 (2024): Mei 2024
Publisher : PT. Banjarese Pacific Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62504/jimr503

Abstract

Penelitian ini di lakukan untuk mengkaji bagaimana hubungan antara Bulliying dan Distress Psikologi pada anak usia sekolah. Metode penelitian yang digunakan adalah library research. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif-analitik dan melibatkan anak-anak usia sekolah yang menjadi korban bullying dan mengalami distress psikologis sebagai subjek penelitian. Prosedur penelitian melibatkan pencarian literatur melalui database akademik dan perpustakaan. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif dalam menganalisis data. Masalah kesehatan mental dapat menjadi faktor risiko dari distress mental dan psikopatologi di masa depan. . Korban bullying seringkali merasa tidak berdaya dan tidak mampu melawan tindakan yang dilakukan oleh pelaku.Penting bagi pemerintah dan lembaga terkait untuk memberikan perhatian lebih pada jenis bullying ini. Guru memiliki peran penting dalam mencegah bullying di lingkungan sekolah. Mereka perlu terus meningkatkan pendidikan moral siswa agar tidak ada lagi kasus bullying. Dengan demikian, diharapkan lingkungan sekolah menjadi tempat yang aman dan bebas dari tindakan bullying yang berbahaya.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa Hubungan antara bullying dan distress psikologis dipengaruhi oleh beberapa faktor. Jenis bullying, seperti bullying verbal atau fisik, dapat memiliki dampak yang berbeda pada kesejahteraan mental anak. Selain itu, frekuensi bullying juga dapat mempengaruhi tingkat distress psikologis yang dialami oleh anak. Lingkungan sekolah juga berperan penting, karena kebijakan sekolah yang tidak toleran terhadap bullying dapat membantu melindungi anak-anak dari distress psikologis
ANALISIS NILAI SPIRITUAL DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER PADA PRINSIP BELOM BAHADAT Titania Amilia Putri; Natasya Audia Safitri; Nelsi Islami; Norhidayah; Nor Aida; Ali Iskandar Zulkarnain
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 2 (2024): APRIL - MEI 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian tentang analisis nilai spiritual dalam pembentukan karakter dengan prinsip Belom Bahadat merupakan sebuah langkah penting dalam memahami bagaimana budaya dan nilai-nilai lokal dapat mempengaruhi perkembangan individu dalam masyarakat Dayak Kalimantan Tengah. Metode library research yang digunakan dalam penelitian ini memungkinkan peneliti untuk menggali prinsip Belom Bahadat serta nilai-nilai spiritual yang terkandung di dalamnya melalui literatur, dokumen sejarah, dan sumber-sumber lainnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan pemahaman yang lebih dalam tentang bagaimana nilai-nilai religius dan toleransi berperan dalam membentuk karakter individu sesuai dengan prinsip Belom Bahadat. Penelitian menyoroti pentingnya nilai-nilai spiritual dalam pembentukan karakter serta bagaimana nilai-nilai tersebut tercermin dalam kehidupan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai spiritual memainkan peran kunci dalam membentuk karakter yang kuat dan bertanggung jawab di dalam masyarakat Dayak Kalimantan Tengah. Nilai-nilai seperti kepercayaan kepada kekuatan spiritual, rasa hormat terhadap leluhur, serta sikap toleransi terhadap perbedaan, semuanya merupakan bagian integral dari prinsip Belom Bahadat
Pengembangan Media Buku Cerita Rakyat Kalimantan Tengah Berbasis E-Book Bagi Anak Usia Dini Ma'rifah, Nor; Ali Iskandar Zulkarnain; Muzakki
Asghar: Jurnal of Children Studies Vol 5 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28918/asghar.v5i2.12739

Abstract

Cerita rakyat Kalimantan Tengah umumnya diwariskan secara turun-temurun melalui lisan. Namun, seiring perkembangan zaman, cara pewarisan ini menjadi kurang relevan bagi generasi masa kini. Selain itu, keterbatasan buku cerita rakyat Kalimantan Tengah di sekolah, banyaknya buku yang rusak, kurang menariknya tampilan, serta minimnya penggunaan bahasa daerah, mempengaruhi kurangnya minat terhadap cerita rakyat. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media buku cerita rakyat berbasis E-Book guna mengenalkan kembali cerita rakyat Kalimantan Tengah kepada anak usia dini di PAUD IT Al-Ghazali Modern School Palangka Raya. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan yaitu ADDIE (Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, Evaluasi). Subjek uji coba kelayakan media yaitu ahli media, ahli materi, dan ahli bahasa. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, angket dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan kualitatif dan kuantitatif. Produk dikembangkan melalui aplikasi Ibis Paint untuk ilustrasi, Canva untuk tata letak dan penambahan teks, serta Book Creator sebagai platform E-Book. Cerita yang digunakan adalah “Ambun & Rimbun”, yang mengangkat nilai-nilai budaya lokal dengan menggunakan bahasa Indonesia dan Dayak Ngaju. Hasil validasi menunjukkan bahwa media memperoleh skor 92,86% dari ahli media, 98,33% dari ahli materi, dan 82,50% dari ahli bahasa, dengan kategori sangat baik. Berdasarkan hasil tersebut, media dinyatakan layak digunakan sebagai sarana pembelajaran untuk memperkenalkan kembali cerita rakyat Kalimantan Tengah secara menarik dan kontekstual. Hasil kelayakan tersebut menunjukkan bahwa media yang dikembangkan tidak hanya memenuhi standar kualitas, tetapi juga berpotensi membantu guru dalam menyediakan bahan ajar yang relevan dengan budaya lokal serta meningkatkan minat baca anak melalui penyajian cerita yang menarik, mudah diakses, dan sesuai perkembangan bahasa anak usia dini.
PENDAMPINGAN MAHASISWA MBKM UIN PALANGKA RAYA DALAM KEGIATAN MUHADHARAH DI MA MIFTAHUL JANNAH Nurlisda Nurlisda; Ali Iskandar Zulkarnain; Sri Sukaprihatin
JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 3 No. 6 (2025): November
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/japm.v3i6.7289

Abstract

This study is grounded in the importance of improving students’ public speaking skills through muhadharah activities. The research aims to describe the mentoring process conducted by MBKM students from UIN Palangka Raya in the muhadharah program at MA Miftahul Jannah and to identify its impact on students’ abilities. This study employs a descriptive qualitative method through participatory observation, interviews, and direct mentoring sessions. The findings reveal that the monthly muhadharah activities significantly enhance students’ confidence, understanding of religious material, and public speaking competence. The mentoring provided by university students supports participants in preparing materials, improving rhetorical techniques, and creating an interactive learning atmosphere. Additionally, the program benefits the mentors by strengthening their communication, classroom management, and teaching skills.
Analisis Keterkaitan Tujuan Pendidikan Agama Islam dan Standar Kompetensi Lulusan PAI di Madrasah Ibtidaiyah Agus Satria; Elfi Salsabila; Norfita Sari; Dahliana Ariz Kartika Sari; Hafifatun Natasya; Habib Krisna Nugroho; Ali Iskandar Zulkarnain
SERUMPUN : Journal of Education, Politic, and Social Humaniora Vol. 4, No. 1 : SERUMPUN (JANUARY-JUNE 2026)
Publisher : Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61590/srp.v4i1.361

Abstract

Penelitian ini ditujukan untuk mengeksplorasi tujuan fundamental dari Pendidikan Agama Islam (PAI) serta hubungannya dengan Standar Kompetensi Lulusan (SKL) di tingkat Madrasah Ibtidaiyah (MI). Masalah yang diteliti berfokus pada bagaimana tujuan PAI diterapkan agar sinkron dengan SKL dalam mendidik siswa yang beriman, bertakwa, berakhlak baik, serta memadukan pengetahuan dan keterampilan secara seimbang. Metodologi yang dipakai adalah penelitian pustaka dengan pendekatan yang bersifat deskriptif-analitis, melalui analisis terhadap Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003, KMA Nomor 183 Tahun 2019, serta sejumlah buku dan artikel ilmiah terkait. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa tujuan mendasar PAI di MI berfokus pada pembentukan dasar keimanan, kebiasaan beribadah, penguatan akhlak, dan pengembangan karakter siswa. Sementara itu, SKL PAI mencakup elemen sikap, pengetahuan, dan keterampilan yang terintegrasi selama proses pembelajaran. Hubungan antara keduanya terlihat dalam penanaman nilai spiritual, pelaksanaan ibadah, kemampuan berpikir kritis, dan pengembangan karakter sosial siswa. Meskipun demikian, pelaksanaannya masih menemui tantangan terkait kesiapan guru, kemampuan siswa, dan strategi pembelajaran yang belum maksimal, sehingga diperlukan adanya inovasi dalam pembelajaran serta evaluasi yang berkesinambungan.
Enhancing Creativity in 5-6 Year Olds: The Impact of Finger Painting Activities Nadila Raudatul Aisy; Muzakki Muzakki; Ali Iskandar Zulkarnain; Amirah Amirah
Indonesian Journal of Early Childhood Educational Research (IJECER) Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Islam negeri Mahmud Yunus Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31958/ijecer.v3i1.12442

Abstract

The development of creativity in early childhood refers to the ability to generate new ideas or create works. This study aims to determine the enhancement of creativity in children aged 5-6 years through finger painting activities. The study uses a classroom action research (CAR) approach. The subjects of the study were 13 children in Umar's class, aged 5-6 years, consisting of 8 boys and 5 girls, along with 1 teacher.The results of the research indicate that the creativity of children aged 5-6 years had not fully developed in terms of their ability to imagine and convey their ideas through drawings. In cycles I and II, the children were still unable to draw something according to their imagination. However, after improvements were made to the steps aimed at fostering creativity through finger painting activities, the children's creativity showed improvement.Through finger painting activities, the children were able to generate ideas for their drawings, choose colors, modify their drawings, create works based on their own ideas, produce unique creations, and further develop their ideas. Nevertheless, their creativity had not yet fully developed to its optimal potential.