Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

The Influence of Zinc Supplementation on Improving Learning Concentration and Hemoglobin Levels in Anemic Adolescent Girls at Junior High School Sahadewa, Sukma; Durry, Fara Disa; Khamidah, Nur; Windayani, Novia Restu
Prisma Sains : Jurnal Pengkajian Ilmu dan Pembelajaran Matematika dan IPA IKIP Mataram Vol. 13 No. 3: July 2025
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/j-ps.v13i3.16399

Abstract

Mild to moderate anemia impairs cognitive performance and academic engagement among adolescent girls, yet school-based nutrition programs in Indonesia focus largely on iron and vitamin A. This study evaluated whether a focused 30-day regimen of 20 mg/day zinc could improve both hemoglobin concentration and attention, as measured by the Stroop Color–Word Test, in 30 junior high school girls with baseline hemoglobin < 12 g/dL. Following daily supplementation, mean hemoglobin rose from 10.6 ± 0.5 g/dL to 12.4 ± 0.4 g/dL (Δ = 1.8 g/dL, p < 0.001, Cohen’s d = 3.86), fully eliminating moderate anemia in this cohort. Stroop scores increased from 61.2 ± 5.3 to 75.8 ± 4.6 points (Δ = 14.6, p < 0.001, Cohen’s d = 2.88), with no students remaining in the lowest concentration category post-intervention. These parallel gains reflect zinc’s dual role in enhancing erythropoiesis improving cerebral oxygen delivery and modulating neurotransmission via NMDA/GABA balance and BDNF upregulation. Effect sizes exceed those typically reported for iron-only or broader micronutrient interventions. Findings support integrating a one-month zinc supplement into Indonesian school-health protocols to rapidly correct anemia and bolster cognitive readiness for learning.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK PADA KOMPETENSI BAHAN PEMBERSIH DAN BAHAN SANITER TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS X KECANTIKAN SMKN 2 JOMBANG pramudia, ersa villania ayu; Pritasari, octaverina Kecvara; Windayani, Novia Restu; dwiyanti, Sri
Jurnal Tata Rias Vol. 11 No. 2 (2022): Jurnal Tata Rias
Publisher : Program Studi Pendidikan Tata Rias

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jtr.v11n2.47768

Abstract

Abstrak Pembelajaran berbasis proyek adalah suatu model pembelajaran yang pemanfaatanya menggunakan kegiatan sebagai media bagi para siswa untuk mengelola pembelajaran, hal ini dapat membuat siswa menjadi lebih berkontribusi dan terampil dalam menyelesaikan permasalahan melalui suatu proyek/tugas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model pembelajaran berbasis proyek pada kompetensi bahan pembersih dan bahan saniter terhadap hasil belajar siswa kelas X Kecantikan SMKN 2 Jombang. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Sampel penelitian ini adalah 33 siswa kelas X KC 2 SMKN 2 Jombang yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Desain penelitian ini menggunakan one-shot case study. Hasil penelitian menunjukan bahwa aktivitas siswa dalam pembelajaran memperoleh persentase 83,73% sehingga bisa dikatakan aktif, ketuntasan pembelajaran secara klasikal memperoleh skor 84,84% sehingga bisa dikatakan berhasil, dan angket respons siswa memperoleh presentase 80,15%, sehingga respons siswa memperoleh respons yang positif. Hal ini menunjukkan bahwa pembelajaran melalui penerapan model pembelajaran berbasis proyek dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada kompetensi bahan pembersih dan bahan saniter. Kata kunci: model pembelajaran berbasis proyek, kompetensi bahan pembersih dan bahan saniter, hasil belajar
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN METODE PROJECT BASED LEARNING PADA MATA PELAJARAN SANGGUL KREATIF SASAKAN DAN TANPA SASAKAN KELAS XII SMK NEGERI 2 JOMBANG Ayuningtyas, Vika Pangestu; Windayani, Novia Restu; wilujeng, biyan yesi; Pritasari, octaverina Kecvara
Jurnal Tata Rias Vol. 11 No. 2 (2022): Jurnal Tata Rias
Publisher : Program Studi Pendidikan Tata Rias

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jtr.v11n2.47770

Abstract

Abstrak Siswa kurang berinovasi dalam pelaksanaan pembelajaran. Hasil belajar siswa masih sangat rendah dilihat dari nilai yang masih dibawah KKM. Rumusan masalah penelitian ini adalah (1) Bagaimana aktivitas siswa selama pelaksanaan metode project based learning pada mata pelajaran sanggul kreatif sasakan dan tanpa sasakan kelas XII SMKN 2 Jombang. (2) Bagaimana meningkatkan hasil belajar siswa kelas XII SMKN 2 Jombang dalam pembelajaran sanggul kreatif sasakan dan tanpa sasakan menggunakan metode project based learning. Dengan rumusan masalah tersebut diharapkan dapat memperoleh hasil (1) Mengetahui aktivitas siswa selama pelaksanaan metode PJBL pada mata pelajaran sanggul kreatif sasakan dan tanpa sasakan kelas XII SMKN 2 Jombang. (2) Mendeskripsikan hasil belajar siswa kelas XII SMKN 2 Jombang dalam pembelajaran sanggul kreatif sasakan dan tanpa sasakan setelah menggunakan metode project based learning. Metode yang digunakan adalah metode Project Based Learning, teknik pengumpulan data menggunakan pre-test dan pro-test. Hasil rata-rata aktivitas siswa sebesar 89,99% siswa aktif dalam melaksanakan pembelajaran PJBL. Serta berdasarkan hasil uji n-gain Sebanyak 10 siswa memperoleh kategoi sedang dengan skor sebesar 0,70 ? g > 0,30 dan sebanyak 17 siswa mendapatkan kategori tinggi dengan skor gain sebesar 1,0? g > 0,70. Terdapat peningkatan yang signifikan pada pertemuan pertama rata-rata 80% siswa aktif sedangkan untuk pertemuan ke dua 99% siswa aktif dan untuk hasil belajar siswa pada pertemuan pertama 3 siswa tuntas KKM dan pada pertemuan ke dua 27 siswa tuntas KKM. Berdasarkan hasil penelitian tersebut maka metode project based leraning dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa kelas XII SMKN 2 Jombang pada mata pelajaran sanggul kreatif sasakan dan tanpa sasakan. Kata kunci : hasil belajar, project based learning, sanggul kreatif sasakan dan tanpa sasakan
PENERAPAN PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PENATAAN SANGGUL TRADISIONAL JAWA DI SMK NEGERI 1 SOOKO MOJOKERTO Diningrum, Siti Erlinda; lutfiati, Dewi; wijaya, Nieke andina; windayani, novia restu
Jurnal Tata Rias Vol. 12 No. 3 (2023): Berikut publikasi nomer 3 tahun 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Tata Rias

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jtr.v12n3.56307

Abstract

Penataan sanggul tradisional Jawa tepatnya sanggul ukel tekuk memperoleh hasil belajar yang kurang dariKKM sehingga diterapkan model problem based learning pada kegiatan pembelajaran. Penelitian inibertujuan untuk : 1) mengkaji keterlaksanaan sintaks problem based learning, 2) hasil belajar, 3)keaktifan, 4) respon peserta didik. Penelitian ini menggunakan pre experimental design dengan onegroup pretest posttest design. Teknik sampling yang digunakan yakni nonprobability sampling denganmenggunakan sampling jenuh. Instrumen penelitian meliputi : 1) lembar observasi untuk keterlaksanaansintaks problem based learning dan keaktifan peserta didik, 2) soal tes berupa pilihan ganda, 3) angketrespon peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1) keterlaksanaan sintaks problem basedlearning memperoleh rata-rata 3,90 yang dikategorikan sangat baik, 2) hasil belajar pengetahuanmemperoleh nilai Sig.(2-tailed) 0.000 < 0.05 dan nilai t hitung (18.795) > t tabel (2.042) maka dapatdikatakan adanya perbedaan sebelum dan sesudah penerapan problem based learning sehingga terjadipeningkatan rata-rata hasil belajar dari 59 menjadi 84 yang dikategorikan sangat baik. Hasil belajarketerampilan kelompok 1 sampai 8 melebihi 3,25 dengan kategori baik sekali, sedangkan kelompok 9 dan10 melebihi 2,50 mendapat kategori baik, 3) keaktifan peserta didik memperoleh persentase keseluruhansebesar 87% dengan kategori sangat baik, 4) respon peserta didik memperoleh persentase sebesar 90%yang dikategorikan sangat baik. Simpulan dari penelitian ini yakni penerapan problem based learningpada penataan sanggul tradisional Jawa berlangsung dengan baik sehingga meningkatkan hasil belajar,keaktifan, serta respon peserta didik dalam belajar.Kata Kunci : Problem Based Learning, Hasil Belajar, Penataan Sanggul Tradisional Jawa
PERBANDINGAN HASIL JADI RIASAN KOREKTIF MATA MONOLID MENGGUNAKAN EYELID TAPE DAN EYELID GLUE PADA TEKNIK RIASAN WAJAH KOREAN LOOK Rachmahdieni, Rainy Ridha; lutfiati, Dewi; Pritasari, Octaverina Kecvara; windayani, Novia restu
Jurnal Tata Rias Vol. 13 No. 2 (2024): Jurnal Tata Rias Volume 13 Nomer 2 Tahun 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Tata Rias

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jtr.v13n2.63583

Abstract

Teknik dan tren merias wajah semakin berkembang. Salah satu faktor yang menjadi bukti berkembangnya trenmerias wajah yaitu masuknya budaya Korea dengan membawa tren riasan wajah teknik Korean Look. Rias wajahteknik Korean look yang paling terlihat adalah pada bagian mata yakni memiliki lipatan kelopak mata natural.Bentuk mata yang tidak memiliki lipatan kelopak mata ganda (monolid) perlu diberi perlakuan denganmenggunakan bahan tertentu supaya dapat menghasilkan lipatan kelopak natural ala Korean Look. Tujuanpenelitian ini adalah untuk mengetahui 1) hasil riasan korektif mata monolid menggunakan eyelid tape 2) hasilriasan korektif mata monolid menggunakan eyelid glue 3) perbedaan hasil riasan korektif mata monolidmenggunakan eyelid tape dan eyelid glue pada teknik riasan wajah Korean Look. Pendekatan penelitianmenggunakan eksperimen. Variabel dalam penelitian ini meliputi variabel bebas yakni eyelid tape dan eyelid glue,serta variabel terikat yakni hasil jadi riasan korektif mata monolid. Teknik analisis data menggunakan nilai ratarata dan independent sample t-test pada SPSS 22. Hasil penelitian menunjukkan 1) hasil riasan korektif matamonolid menggunakan eyelid tape mendapat nilai rata-rata 3,5 tergolong kategori sangat baik 2) hasil riasankorektif mata monolid menggunakan eyelid glue mendapat nilai rata-rata 3,3 tergolong kategori baik 3) terdapatperbedaan hasil yang signifikan pada hasil riasan korektif mata monolid menggunakan eyelid tape dan eyelid gluepada teknik riasan wajah Korean Look dengan nilai signifikansi 0,006 < 0,05. Penggunaan eyelid tape memilikinilai rata-rata lebih besar daripada penggunaan eyelid glue.Kata Kunci: eyelid tape, eyelid glue, mata monolid
PENGEMBANGAN MODUL PENATAAN SANGGUL MODERN DI SMKN 6 SURABAYA Salbila, Dilla; Wilujeng, Biyan Yesi; Puspitorini, Arita; windayani, Novia restu
Jurnal Tata Rias Vol. 13 No. 2 (2024): Jurnal Tata Rias Volume 13 Nomer 2 Tahun 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Tata Rias

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jtr.v13n2.63630

Abstract

IMPLEMENTASI METODE DEMONSTRASI PADA PRAKTIK PENATAAN RAMBUT FREE STYLE HALF UP DI SMKN 1 BUDURAN SIDOARJO Balqois, Ratu; Kusstianti, Nia; Faidah, Mutimmatul; Windayani, Novia Restu
Jurnal Tata Rias Vol. 13 No. 3 (2024): Jurnal Tata Rias Volume 13 Nomer 3 Tahun 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Tata Rias

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jtr.v13n3.65548

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi metode demonstrasi dalam meningkatkan keterampilan siswa dalam penataan rambut gaya free style half up di SMKN 1 Buduran Sidoarjo. Desain penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Sampel penelitian terdiri dari 35 siswa kelas XI Tata Kecantikan yang mengikuti pembelajaran penataan rambut. Hasil observasi penerapan metode demonstrasi menunjukkan nilai rata-rata sangat baik pada setiap aspek (pendahuluan: 3,72, kegiatan inti: 3,85, penutupan: 3,83). Tes keterampilan siswa menunjukkan 100% kelulusan dengan nilai rata-rata 85,09. Uji t one sample menghasilkan t hitung 16,424 yang lebih besar dari t tabel 1,69092, dengan signifikansi 0,05, sehingga hipotesis alternatif (Ha) diterima. Respon siswa terhadap metode demonstrasi mencapai 94,28%, menunjukkan ketertarikan dan pemahaman yang baik. Dengan demikian, penerapan metode demonstrasi terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan siswa dalam penataan rambut free style half up. Kata kunci : Metode Demonstrasi, Penataan Rambut, Free Style Half Up
Pelatihan Tata Rias Inklusif sebagai Upaya Pemberdayaan Wirausaha Mandiri bagi Penyandang Disabilitas di Surabaya Windayani, Novia Restu; Fernanda, Hanny Ferry; Fatmasari, Fitria Hansyah
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 10 No. 4 (2025): December
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/5v6kj398

Abstract

Pelatihan tata rias inklusif merupakan salah satu pendekatan strategis dalam meningkatkan kapasitas dan kemandirian ekonomi penyandang disabilitas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan bekerja sama dengan Fira Modelling Disabilitas (FMD) Surabaya, yang menghadapi kendala berupa keterbatasan fasilitas, ketiadaan kurikulum pelatihan, serta minimnya media dokumentasi karya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan pelatihan tata rias inklusif, menganalisis peningkatan keterampilan peserta, serta menilai dampaknya terhadap kesiapan wirausaha mandiri. Metode yang digunakan adalah participatory learning melalui tahapan analisis kebutuhan, penyusunan materi, pelaksanaan pelatihan, integrasi teknologi pembelajaran, serta evaluasi berkelanjutan. Hasil pelaksanaan menunjukkan peningkatan signifikan pada kemampuan teknis peserta dalam menerapkan teknik rias dasar hingga lanjutan, pemahaman higienitas alat, serta kemampuan dokumentasi visua Pelatihan tata rias inklusif merupakan salah satu pendekatan strategis dalam meningkatkan kapasitas dan kemandirian ekonomi penyandang disabilitas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan bekerja sama dengan Fira Modelling Disabilitas (FMD) Surabaya, yang menghadapi kendala berupa keterbatasan fasilitas, ketiadaan kurikulum pelatihan, serta minimnya media dokumentasi karya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan pelatihan tata rias inklusif, menganalisis peningkatan keterampilan peserta, serta menilai dampaknya terhadap kesiapan wirausaha mandiri. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-experimental tipe one-group pretest–posttest melibatkan 40 peserta dari berbagai ragam disabilitas. Instrumen yang digunakan mencakup tes keterampilan tata rias, skala kepercayaan diri, dan skala kesiapan wirausaha. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kemampuan keterampilan tata rias setelah pelatihan, dari skor rata-rata 56,3 menjadi 82,7. Uji paired t-test menunjukkan perbedaan signifikan antara nilai pretest dan posttest (t = 12,84; p < 0,001). Kepercayaan diri peserta juga meningkat dari nilai rerata 62,1 menjadi 88,5 (t = 10,47; p < 0,001), sedangkan kesiapan berwirausaha meningkat dari 58,9 menjadi 85,2 (t = 11,03; p < 0,001). Temuan ini mengindikasikan bahwa pelatihan tata rias inklusif mampu meningkatkan kompetensi teknis sekaligus aspek psikososial penyandang disabilitas. Dengan demikian, program ini berpotensi menjadi model pemberdayaan ekonomi berbasis keterampilan yang efektif dan berkelanjutan di Surabaya. Inclusive Makeup Training as an Effort to Empower Independent Entrepreneurship for Persons with Disabilities in Surabaya  Abstract Inclusive makeup training represents a strategic approach to enhancing the capacity and economic independence of persons with disabilities. This community service program was carried out in collaboration with Fira Modelling Disabilitas (FMD) Surabaya, which faces several challenges, including limited facilities, the absence of a structured training curriculum, and minimal documentation of participants’ work. This study aims to describe the implementation of inclusive makeup training, analyze participants’ skill improvement, and assess its impact on their readiness for independent entrepreneurship. The method employed was participatory learning, consisting of needs analysis, material development, training implementation, integration of learning technology, and continuous evaluation. The results indicate a significant improvement in participants’ technical abilities, including the application of basic to advanced makeup techniques, understanding of tool hygiene, and visual documentation skills through digital portfolios. Additionally, participants demonstrated increased self-confidence, motivation, and readiness to promote makeup services through social media. The establishment of the “Inclusive MUA FMD” group signifies the sustainability of the program and opens opportunities for broader business networking. Overall, this training has proven effective in bridging the competency gap faced by the partner institution while strengthening empowerment and entrepreneurial readiness among persons with disabilities in Surabaya.l melalui portofolio digital. Selain itu, peserta menunjukkan peningkatan kepercayaan diri, motivasi berkarya, dan kesiapan mempromosikan jasa rias melalui media sosial. Pembentukan kelompok “MUA Inklusif FMD” menandai keberlanjutan program dan membuka peluang jejaring usaha. Secara keseluruhan, pelatihan ini terbukti efektif dalam menjembatani kesenjangan kompetensi yang dihadapi mitra, sekaligus memperkuat pemberdayaan dan kesiapan wirausaha mandiri bagi penyandang disabilitas di Surabaya.