Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

PKM Kewirausahaan bagi DPD PERTUNI Sulawesi Selatan: Membangun Strategi Pemasaran Inklusif Berbasis Teknologi untuk Wirausaha Tunanetra Andi Nasrawati Hamid; St Hadjar Nurul Istiqamah; Rahmawati Syam; Abdul Rahmat
Jurnal Kebajikan: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2026): JANUARI
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jk.v4i2.85923

Abstract

Penyandang tunanetra masih menghadapi berbagai hambatan dalam pengembangan usaha, terutama terkait keterbatasan akses terhadap teknologi pemasaran digital yang ramah aksesibilitas. Berdasarkan kebutuhan mitra, program pengabdian ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas anggota DPD PERTUNI Sulawesi Selatan dalam merancang dan menerapkan strategi pemasaran berbasis teknologi yang inklusif. Kegiatan dilaksanakan melalui rangkaian sosialisasi, pelatihan praktik, simulasi penggunaan teknologi bantu, serta pendampingan kelompok untuk memastikan keterampilan dapat diterapkan secara langsung pada usaha masing-masing. Sebanyak 17 peserta mengikuti sesi pelatihan intensif yang mencakup pembuatan akun bisnis, optimalisasi marketplace, penulisan deskripsi produk yang aksesibel, dan pemanfaatan screen reader maupun voice command. Evaluasi program dilakukan melalui pre-post test pengetahuan dan kuesioner kepuasan. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan kepercayaan diri peserta untuk siap mengelola pemasaran digital secara mandiri. Selain itu, seluruh peserta melaporkan tingkat kepuasan yang tinggi terhadap metode dan materi program. Rencana ke depannya program merekomendasikan pendampingan lanjutan, perluasan jejaring dengan stakeholder untuk akses permodalan, serta pengembangan modul pembelajaran aksesibel bagi wirausaha tunanetra.
Optimalisasi Ruang Bermain Anak Di Balai Pemasyarakatan Kelas I Makassar Melalui Penyediaan Media Edukatif Nurfitriany Fakhri; Abdul Rahmat; Salsa Sania Putri; Andi Nurfadhilah Roskar; Davina Aulia Darsan
Jurnal Kebajikan: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 3 (2026): MEI
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jk.v4i3.85373

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan ruang bermain anak di Balai Pemasyarakatan Kelas I Makassar melalui penyediaan media edukatif guna menciptakan lingkungan yang lebih ramah anak. Kegiatan dilakukan menggunakan pendekatan partisipatif dan observasional melalui observasi langsung, penataan ruang, penyediaan fasilitas edukatif, serta evaluasi menggunakan observasi dan kuesioner kepuasan orang tua. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui tahap observasi, persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Evaluasi dilakukan kepada 13 orang tua yang anaknya mendampingi proses wajib lapor. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa ruang bermain menjadi lebih bersih, tertata, nyaman, dan menarik bagi anak-anak. Anak terlihat lebih aktif menggambar, mewarnai, membaca, dan menggunakan media edukatif yang tersedia. Selain itu, anak menjadi lebih tenang dan tidak mudah bosan selama menunggu orang tua menjalani proses pelayanan. Hasil survei kepuasan menunjukkan bahwa sebagian besar orang tua memiliki tingkat kepuasan yang tinggi terhadap optimalisasi ruang bermain yang telah dilakukan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa ruang bermain edukatif dapat mendukung kenyamanan dan stimulasi perkembangan anak di lingkungan pelayanan publik.
Dari Pembinaan Menuju Kemandirian: Pelatihan Barista untuk Klien Pemasyarakatan Nurfitriany Fakhri; Abdul Rahmat; Salsa Sani Putri; Andi Nurfadhilah Roskar; Davina Aulia Darsan
Jurnal Kebajikan: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2026): JANUARI
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jk.v4i2.85374

Abstract

This community service activity aimed to improve the knowledge and work skills of correctional clients through barista training at Balai Pemasyarakatan Kelas I Makassar. The activity was carried out using training methods through material presentation, demonstrations, and direct practice in making coffee beverages. Participants consisted of correctional clients who attended the training program. Data collection was conducted using pre-test, post-test, observation, and participant satisfaction evaluation through online forms. Data were analyzed descriptively by comparing the average scores of participants before and after the training. The results showed an increase in participants’ knowledge after attending the training, indicated by the increase in average pre-test and post-test scores and the rise in the number of participants in the high knowledge category. Participant satisfaction evaluation also showed that most participants were satisfied with the implementation of the training activities. The barista training activity was able to improve participants’ understanding, practical skills, self-confidence, and work readiness as preparation for social reintegration and independent economic opportunities after returning to society.
Edukasi Donor Darah Untuk Meningkatkan Pengetahuan Dan Kepedulian Sosial Peserta Di Balai Pemasyarakatan Kelas I Makassar Salsa Sania Putri; Andi Nurfadhilah Roskar; Davina Aulia Darsan; Nurfitriany Fakhri; Abdul Rahmat
Jurnal Kebajikan: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 3 (2026): MEI
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jk.v4i3.85133

Abstract

Kegiatan donor darah merupakan tindakan sukarela yang memiliki peran penting dalam menjaga ketersediaan darah bagi pasien yang membutuhkan transfusi darah. Namun, kesadaran dan minat masyarakat untuk melakukan donor darah masih tergolong rendah akibat kurangnya pengetahuan mengenai manfaat, syarat, dan prosedur donor darah. Oleh karena itu, kegiatan edukasi donor darah dilaksanakan di Balai Pemasyarakatan Kelas I Makassar bekerja sama dengan Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Kota Makassar. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan minat peserta mengenai donor darah melalui kegiatan sosialisasi dan diskusi interaktif. Peserta kegiatan terdiri atas pegawai negeri sipil, peserta MagangHub, dan mahasiswa magang dengan jumlah keseluruhan sebanyak 82 peserta. Kegiatan dilaksanakan melalui penyampaian materi edukasi, sesi diskusi dan tanya jawab, serta evaluasi sederhana menggunakan pretest dan posttest. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan minat peserta terhadap donor darah setelah kegiatan sosialisasi dilaksanakan. Rata-rata skor pengetahuan peserta meningkat dari 52.07 pada saat pretest menjadi 99.51 pada saat posttest, sedangkan rata-rata skor minat meningkat dari 14.63 menjadi 22.95. Kegiatan ini menunjukkan bahwa sosialisasi edukatif dapat membantu meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan kepedulian sosial peserta terhadap pentingnya donor darah sukarela.
Pemberdayaan Siswa SMKN 5 Gowa Melalui Pelatihan Literasi Keuangan, Wirausaha, dan Wawancara Kerja dalam Meningkatkan Keterserapan Asmayanti; Hardianti Hafid; Abdul Rahmat; Baso Riadi Husda; Bobby Poerwanto
ADMA : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): ADMA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Mayarakat
Publisher : LPPM Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/adma.v7i1.5327

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kesiapan siswa SMK dalam menghadapi dunia kerja serta kekhawatiran terkait maraknya kebiasaan negatif di kalangan pelajar seperti penggunaan pinjaman daring dan perjudian online. Di SMKN 5 Gowa, hasil penelusuran alumni menunjukkan bahwa hanya sebagian kecil lulusan yang terserap ke dunia kerja, melanjutkan studi, atau menjadi wirausaha, dengan banyak yang gagal pada tahap wawancara kerja. Selain itu, masih sangat minim lulusan yang memilih jalur kewirausahaan sebagai pilihan karier. Untuk menjawab tantangan tersebut, dilakukan pelatihan dalam tiga sesi utama, yakni literasi keuangan, kewirausahaan, dan wawancara kerja. Kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif dan aplikatif dengan melibatkan guru dan mahasiswa sebagai pendamping. Hasil evaluasi menunjukkan tingkat kepuasan peserta yang tinggi, di mana sebagian besar menyatakan materi pelatihan sesuai kebutuhan dan mudah diterapkan. Program ini tidak hanya memperkuat keterampilan teknis dan non-teknis siswa, tetapi juga mendorong karakter yang mandiri, siap kerja, dan berdaya saing, serta mendukung pencapaian SDGs, dan Asta Cita.