Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : KOPEMAS

BRANDING DAN PACKAGING PUPUK ORGANIK KEMIRI COMPOST (POK-COMPOST) SEBAGAI LANGKAH UNTUK MENCIPTAKAN PRODUK UNGGULAN BARU DI DESA KEMIRI Dadang Krisdianto; Kacung Hari Setiawan; Tasya Meylina Ari Anggraini; Veny Izzatur Rohmah Almahda
Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024 Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #4 & International Community Service 2023
Publisher : Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mahasiswa KSM-T (Kandidat Sarjana Mengabdi-Tematik) Unisma bersama masyarakat petani Desa Kemiri memproduksi pupuk organik cair dengan tujuan meningkatkan produksi pertanian bawang merah. Produk pupuk cair yang telah diproduksi agar mempunyai nilai ekonomi tinggi maka mahasiswa KSM-T  melakukan  branding dan Packaging sehingga dapat menarik konsumen. Merek atau brand diberi nama POK Compost agar memiliki keunikan serta menjadi daya tarik tersendiri untuk konsumen.  Sedangkan Packaging atau pengemasan juga diperlukan untuk memastikan produk terbungkus dan berfungsi untuk menjaga kualitas serta menghindari kerusakan ketika dipindahkan atau disimpan.
PELATIHAN PEMASARAN DIGITAL PRODUK PUPUK ORGANIK KEMIRI COMPOST (POK-COMPOST) Dadang Krisdianto; Afifur Rohman; Riski Awalia; Fika Aini Nabila
Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024 Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #4 & International Community Service 2023
Publisher : Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Produk dari KSM-TEMATIK Desa Kemiri adalah POK-Compost. Produk tersebut merupakan pupuk organik yang ramah lingkungan dan memiliki manfaat yang baik bagi tanah dan tanaman. Produk yang sangat potensial tersebut akan lebih menguntungkan secara finansial apabila dipasarkan. Oleh karena itu kegiatan melatih pemasaran digital kepada Masyarakat Desa Kemiri sangat perlu dilakukan. Pelatihan pemasaran digital dilakukan dengan metode mempraktekan secara langsung dengan membuat konten pemasaran digital melalui media sosial Instagram dan whatsapp. Masyarakat dapat merencanakan pesan melalui media sosial untuk mendapatkan umpan balik penilaian terkait kualitas produk secara digital. Masyarakat juga mampu melakukan transaksi secara online pasca pelaksanaan kegiatan pengenalan dan strategi pemasaran khususnya dalam memanfaatkan media sosial. Kegiatan ini membawa dampak yang positif ditunjukkan dengan adanya masyarakat telah memanfaatkan platform sosial instagram dan whatsApp sebagai media pemasaran secara online, melakukan transaksi secara online dengan customer ataupun dengan rekanan resellers serta mempunyai jejaring resellers di platform media sosial dari beberapa Dusun di Desa Kemiri.
PEMBUATAN LILIN AROMATERAPI BERBAHAN DASAR MINYAK JELANTAH DI DESA SENGGRENG KECAMATAN SUMBERPUCUNG: INOVASI RAMAH LINGKUNGAN Dadang Krisdianto; Kharisma Semesta Putri Sembiring; Yanur Rifky Sumazakya; Wildan Khaled Sulthoni; Lutvia Wanda Oktavina
Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024 Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5
Publisher : Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Minyak jelantah adalah hasil dari proses penggorengan yang telah digunakan berkali-kali, sering kali dibuang sembarangan, mengakibatkan pencemaran tanah dan air yang bisa berdampak pada kesehatan masyarakat serta ekosistem sekitar. Minyak jelantah yang biasanya menjadi limbah rumah tangga dapat diolah menjadi produk bernilai ekonomi, sekaligus membantu mengurangi pencemaran lingkungan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan warga Desa Senggreng melalui pelatihan pembuatan lilin aroma terapi dari minyak jelantah. kegiatan ini merupakan sebuah upaya yang sangat baik dalam mengelola limbah dan menciptakan produk yang bernilai tambah Melalui metode partisipatif, warga diajarkan cara mengolah minyak jelantah menjadi lilin dengan berbagai aroma yang menarik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan ini mendapatkan antusiasme tinggi dari peserta, yang berhasil membuat lilin aroma terapi berkualitas. Selain itu, program ini membuka peluang usaha bagi masyarakat, khususnya bagi ibu-ibu lansia yang tertarik untuk mengembangkan keterampilan ini menjadi sumber penghasilan tambahan. Dengan demikian, program ini diharapkan berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan lingkungan hidup di Desa Senggreng.
TATALAKSANA DAN PEMANFAATAN LIMBAH DAPUR MENJADI PUPUK KOMPOS DI DESA SENGGRENG KABUPATEN MALANG Dadang Krisdianto; Hilda Irma Ayuni; Novi Lailatul Fauziah; Rani Khaled Rahmawati; Nurul Wanda Mauila; Nafidatul Wanda Aimma; Weni Anita Putri; Rahmad Dwi Cahyo Adiputro; Ahmad Triyanto Nugroho; Ahmad Reyhan Arsyali; Muhammad Agil Maulana
Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024 Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5
Publisher : Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Limbah Dapur menjadi salah satu permasalahan sampah yang saat ini dihadapi oleh masyarakat langsung dari sumbernya yang berdampak pada penfmhcfmtou;oufcernaan lingkungan dan berpotensi pada timbulnya masalah kesehatan pada masyarakat Desa Senggreng. Masyarakat Desa Senggreng masih mengelola sampah secara konvensional, rumah tangga menunggu petugas sampah untuk datang mengutip sampah mereka. Maka dibutuhkan strategi efektif melalui daur ulang sampah sayur yang sering cepet membusuk dengan menjadikannya sebagai kompos. Kegiatan Kandidat Sarjana Mengabdi menggunakan penelitian yang bertujuan untuk mengeksplorasi tatalaksana dan pemanfaatan limbah dapur menjadi pupuk kompos di Desa Senggereng Kabupaten Malang. Dalam kontek berlanjutan lingkungan, limbah dapur yang dihasilkan sehari-hari sering kali menjadi tantangan pengelolaan yang signifikan. Penelitian ini mengadopsi metode pengomposan yang efektif untuk mengubah limbah organik menjadi pupuk kompos berkualitas. Proses pengomposan melibatkan pengumpulan limbah, pencampuran dengan bahan pengaktif, dan pemantauan dengan bahan pengaktif, dan pemantauan kondisi lingkungan seperti kelembaban dan suhu. Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan metode ini dapat mengurangi volume limbah dapur secara signifikan dan menghasilkan pupuk kompos yang berguna untuk meningkatkan kesuburan tanah. Implementasi program ini di Desa Senggreng tidak hanya membantu dalam pengelolaan limbah, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi dan lingkungan yang berkelanjutan bagi masyarakat setempat
Co-Authors Ach Barizi Afham Gulwani Afi Lintang Cahyarani Afifur Rohman Ahmad Reyhan Arsyali Ahmad Triyanto Nugroho Alfianta Dwi Harnadi Alfis Shahrin Ali Imron Asyari Amalia Riska Anifah Tri Lestari Ari Adyatama Ramadhan ARIF RAHMAN Aris Kelvin adhi Nugroho Asma Istiqomah Azhar Ahmad Bantara Sakti Daris Zunaida Deta Putri Apriliani Dila Ayu Hapsari Dimas Makarim Miqdad dina islamiyah Dinda Agata Rima Sinta Dwi Awalia Arisca dwi muriana Erika Viola Erisda Ridwaningtyas Fahmi Husaini Mastur Femmy Lukitasari Fika Aini Nabila Firda Shafira Puteri Firlana Asari Syahroni Firman Maulana Fitria Risma Anggraini Hanifah Nur Yulinda Sari Hanifah, Putri Hidayati, Astri Kusuma Hilda Irma Ayuni Husnul Laila Iin Nuraini Ika Febrianna Putri Ika Isrotul Mufida Indah Ayu Safitri Intan Bunga Islamiyah, Diah Zumarotul Jamilatul Maulidia Julaika Putri Agustin Kacung Hari Setiawan Kharisma Semesta Putri Sembiring Khoiriyah Trianti Lahumud Darajad Lutvia Wanda Oktavina Malik Ibrahim Meilinda Chusnul Utari Mifta Aditya Rahayu Mitha Defitri Yanti Mochammad Fatchul Munir Mochammad Ferdian Maulana Moh Setiawan Muhamad Rafly Muhammad Agil Maulana Muhammad Febrianto Muhammad Zainul Mustofa Na'imatul Kusnaini Nadia Chotimatuz Zuhro Nafidatul Wanda Aimma Nikin Hardati, Ratna Noor Mirna Asih Kamalita Noveria Maulani Khoirun Nisa Novi Lailatul Fauziah Nur Amalia Nur Muchamad Iskandar Huda Nuringwahyu, Sri Nurul Wanda Mauila Rahmad Dwi Cahyo Adiputro Ramadina, Savela Arthamevia Rani Khaled Rahmawati Rania Puspitasari Ratna Nikin Ratna Nikin, Ratna Reyzales Setiawan Rini Kurniati Rini Kurniawati Rini Rahayu Kurniati riris eka atsila Riski Awalia Rizky Aulia Amanta Putri Roddy Subangkit Saadatun Nafiisah Sefti Firanda Ihzlim Franiswara Sherina Sherina Sherly Purwati Silvio Maric Ewaldy Sisilia Ramadhani Siti Saroh Siyamida Fira Wardani Sofia Lababa Sri Nuringwahyu sri sundoro Tasya Meylina Ari Anggraini Twinda Shelma Ulung Hendra Saputro Utari, Meilinda Chusnul Veny Izzatur Rohmah Almahda Wahyu Indah Lestari Weni Anita Putri Widiastuti, Tri Marhaeni WILDA ASOFTA Wildan Khaled Sulthoni Yanur Rifky Sumazakya Yaqub Cikusin Yuliandar Satria Yunica Ira Wijaya yunita sari Zulfi Bella Nur Aini