Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Teknologika

Analisis Pengaruh Penggunaan Cangkang Telur Bebek Ras Petelur Sebagai Filler Pada Campuran Aspal Beton Yonas Prima Arga Rumbyarso; Rikzan Bachrul Ulum
Jurnal Teknologika Vol 11 No 2 (2021): Jurnal Teknologika
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Wastukancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (840.112 KB)

Abstract

Abstrak : Perkerasan jalan yang baik adalah perkerasan jalan yang mampu menahan beban lalu lintas. Perkerasan jalan yang paling banyak digunakan di Indonesia adalah lapisan aspal beton atau Laston (AC atau Asphalt Concrete). Lapisan aspal beton banyak digunakan karena jenis perkerasan ini memiliki nilai stabilitas dan fleksibilitas yang baik. Lapis aspal beton merupakan suatu konstruksi perkerasan jalan yang mencampurkan aspal, agregat kasar, agregat halus, bahan pengisi (filler). Keberadaan cangkang telur bebek ras petelur yang melimpah belum dimanfaatkan dengan baik. Berbagai penelitian dengan menambahkan bahan tambah untuk meningkatkan nilai stabilitas telah banyak dilakukan, salah satunya dengan menambahkan cangkang telur bebek ras petelur dalam campuran aspal beton. Penelitian ini mengunakan metode Marshall dengan meninjau pengaruh cangkang telur bebek ras petelur terhadap nilai stabilitas, kelelehan (flow), VFA (Voids Filled Asphalt), VIM (Voids In Mix), dan VMA (Void Mineral Agregate). Dari hasil pengujian stabilitas didapat bahwa penggunaan filler cangkang telur bebek ras petelur lebih besar daripada penggunaan filler semen. Untuk pengujian flow nilai semua persentase masuk dalam spesifikasi yaitu minimal 3mm. Untuk nilai stabilitas Marshall Quontient didapat bahwa semakin banyak penambahan cangkang telur bebek ras petelur pada filler maka nilai MQ semakin tinggi. Nilai VIM yang didapat melebihi nilai VIM minimal 2,5%. Sedangkan untuk nilai VMA didapatkan yaitu berbanding lurus dimana semakin banyak persentase cangkang telur bebek ras petelur makan rongga didalam campuran aspal semakin besar. Untuk nilai VFA menunjukkan antara kadar aspal terhadap campuran dengan % rongga terisi aspal campuran tersebut masuk spesifikasi standar campuran aspal beton AC-WC dimana nilai VFA minimal 65%.
Penetapan Key Performance Indicators Menggunakan Metode Performance Prism (Studi Kasus Program Studi Teknik Industri Universitas Krisnadwipayana) Rikzan Bachrul Ulum; Yonas Prima Arga Rumbyarso
Jurnal Teknologika Vol 12 No 2 (2022): Jurnal Teknologika
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Wastukancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51132/teknologika.v12iNo 2.240

Abstract

Pada saat ini pengukuran kinerja perusahaan di seluruh dunia menggunakan Key Performance Indicators. Salah satu diantaranya adalah pada Program Studi Teknik Industri Universitas Krisnadwipayana yang terus berupaya melakukan perbaikan kinerja untuk mendukung peningkatan mutu pendidikan yang sesuai dengan visi dan misi program studi tersebut. Metode Performance Prism dipilih karena dapat mewakili kebutuhan terkait dengan penilaian kinerja. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah memilih KPI sebagai salah satu syarat penunjang utama dari pengukuran kinerja. Proses pembobotan perspektif dan indikator utama penyusun tabel KPI menggunakan analytical hierarchy processes. Penelitian ini menghasilkan sebanyak 15 KPI bagi Program Studi Teknik Industri Universitas Krisnadwipayana.