Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan buku siswa berbasis Pembelajaran Dalam yang Terintegrasi dengan potensi lokal pohon Mayang, dan untuk mengevaluasi kelayakannya, praktiknya, dan efektivitasnya dalam meningkatkan literasi sains dan komunikasi ilmiah siswa sekolah menengah pertama. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian dan Pengembangan (RD) dengan model ADDIE yang terdiri dari analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Uji coba produk dilakukan pada siswa kelas tujuh sekolah menengah pertama (SMP) dengan desain kelompok kontrol non-ekivalen pretest–posttest. Instrumen penelitian terdiri dari lembar validasi ahli, kuesioner keterbacaan siswa, kuesioner praktik guru, tes literasi sains, dan lembar observasi komunikasi ilmiah. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif dan inferensial, termasuk perhitungan N-Gain, uji t sampel independen, dan ukuran efek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buku siswa yang dikembangkan sangat layak digunakan berdasarkan validasi ahli untuk subjek (97,73%) dan media (93,10%). Uji keterbacaan siswa (91,17%) dan praktik guru (95,80%) berada di kategori sangat baik. Uji efektivitas menunjukkan bahwa peningkatan literasi sains dan komunikasi ilmiah siswa di kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan di kelas kontrol, dengan ukuran efek yang besar. Oleh karena itu, buku siswa berbasis pembelajaran-dalam dengan potensi lokal pohon Mayang terbukti layak, praktis, dan efektif dalam meningkatkan literasi sains dan komunikasi ilmiah siswa melalui pembelajaran yang bermakna dan kontekstual.