Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL DAN DESAIN PRODUK DALAM MENINGKATKAN VOLUME PENJUALAN : Studi Kasus Pada Minuman Jamu Asli Jawa 2R di Desa Sungai Jambu Kecamatan Kayu Aro Barat Desiana, Desiana; Bustami, Alek Wissalam; Helfenta, Helfenta; Novianto, Wawan; Mailindra, Wiyan
RANGGUK: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2023): RANGGUK: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kerinci

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sektor usaha kecil menengah mengalami kemajuan yang sangat pesat. Kemajuan tersebut dilatarbelakangi oleh perkembangan teknologi dan semakin meningkatnya kesadaran pendidikan dan ilmu pengetahuan. Perkembangan ekonomi, terutama dalam usaha berbasis rumah tangga, menyebabkan jumlah UMKM meningkat setiap tahunnya. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk membantu dan mendorong progresi pemasaran produk UMKM di Kabupaten Kerinci. Lokasi pengabdian ini yaitu di Desa Sungai Jambu Kecamatan Kayu Aro Barat. Adapun objek pengabdian ini yaitu UMKM Jamu 2R. Hasil dari pengabdian ini yaitu desain kemasan jamu yang menarik dan juga penerapan strategi pemasaran yang berbasis digital melalui Instagram, Facebook, dan Tiktok.
PELATIHAN PENGOLAHAN LIDI SAWIT MENJADI PIRING PESTA UNTUK MENINGKATKAN PEREKONOMIAN MASYARAKAT DI DESA ADIPURA KENCANA KEC. BAHAR SELATAN KABUPATEN MUARO JAMBI Mailindra, Wiyan; Azhar, Azhar; Desiana, Desiana; Helfenta, Helfenta
RANGGUK: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2022): RANGGUK: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kerinci

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesian handicraft products always give a nuance to a variety of beauty. Various materials used also affect the result of a craft product. Starting from recycled materials, materials made from nature, or materials that are relatively inexpensive to expensive, materials can be utilized as the basic ingredients of handicrafts. Crafts are creative activities related to creating, producing, and distributing products made by craftsmen, starting from the initial design until the product completion process. The craft includes goods made from natural fibers, leather, rattan, wood, glass, fabric, marble, clay, lime, and metal. Processing palm fiber into a plate Party in the village Adipura Kencana Kec. Bahar Selatan Kab. Muaro Jambi can add insight and experience to their work by exploiting palm oil sticks as raw material for making handicraft products using the ATBM weaving technique, and it is expected to spur more maximal work again for the creation of perfection of a work of crafts.
MENGOPTIMALKAN DISTRIBUSI ZAKAT PERTANIAN MELALUI EDUKASI DI DESA LOLO GEDANG Azhar, Azhar; Regen, Ronal; Mailindra, Wiyan; Bustami, Alek Wissalam
RANGGUK: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): RANGGUK: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kerinci

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32939/rgk.v4i2.5890

Abstract

Zakat is a fundamental pillar of Islam that plays a strategic role in reducing economic inequality and improving social welfare. In Indonesia, agricultural zakat has significant potential, considering that the majority of its population works in the agricultural sector. However, awareness among the community, especially farmers, regarding the obligation of agricultural zakat remains low. This community service program aims to increase agricultural zakat literacy in LoLo Gedang Village, where the majority of residents are farmers. This activity included socialization, counseling, and practical demonstrations on the mechanism of agricultural zakat that must be paid based on the type of commodities managed, such as citrus, rice, potatoes, coffee, and cinnamon. The results of this program showed a significant increase in the community's understanding of agricultural zakat, with 85% of participants demonstrating a better understanding after attending the counseling. Furthermore, community participation in paying agricultural zakat increased from 15% to 50%, indicating that zakat education has a direct impact on changing community behavior. This program is expected to be adaptable in other villages with similar conditions, so that agricultural zakat can be optimized to provide social and economic benefits for the community.
RIBA DAN PILIHAN PERBANKAN : ANALISIS KESADARAN MASYARAKAT KECAMATAN AIR HANGAT DALAM BERTRANSAKSI DI BANK SYARIAH Putri, Dema Andani; Mailindra, Wiyan
Jurnal Tabarru': Islamic Banking and Finance Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Tabarru' : Islamic Banking and Finance
Publisher : Department of Islamic Banking, Faculty of Islamic Studies, Islamic University of Riau (UIR)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/jtb.2025.vol8(2).25320

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesadaran masyarakat Kecamatan Air Hangat dalam memilih layanan perbankan syariah serta pemahaman mereka mengenai praktik riba dalam sistem keuangan. Bank syariah mulai berkembang di Indonesia sejak tahun 1992 sebagai alternatif perbankan konvesional yang menerapkan sistem bunga (riba). Dalam operasionalnya, bank syariah menggunakan prinsip-prinsip syariah seperti bagi hasil, larangan terhadap maisir (spekulasi), gharar (ketidakjelasan), dan riba. Meskipun mayoritas masyarakat Indonesia beragama Islam, tingkat inklusi perbankan syariah masih relatif rendah. Hal ini disebabkan oleh minimnya literasi keuanagn syariah, keterbatasan edukasi, dan persepsi yang keliru mengenai kesamaan antara bank syariah dan konvesional. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat telah memiliki pemahaman dasar menganai perbedaan anatara perbankan syariah dan konvesional, namun pemahaman mendalam menganai konsep riba dan prinsip operasional bank syariah masih terbatas. Diperlukan upaya peningkatan edukasi dan sosialisasi yang lebih massif untuk meningkatkan literasi dan kesadaran masyarakat dalam menggunakan layanan perbankan sesuai denagn prinsip syariah.
DAYA TARIK BANK SYARIAH : ANALISIS KEPUTUSAN MASYARAKAT DALAM MEMILIH LAYANAN KEUANGAN ISLAM Hanna Putri, Khetty; Mailindra, Wiyan
Jurnal Tabarru': Islamic Banking and Finance Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal Tabarru' : Islamic Banking and Finance
Publisher : Department of Islamic Banking, Faculty of Islamic Studies, Islamic University of Riau (UIR)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/jtb.2026.vol9(1).25316

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis minat masyarakat terhadap layanan perbankan syariah, dengan fokus pada faktor-faktor yang memengaruhi keputusan masyarakat dalam menggunakan jasa keuangan syariah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, dan dilaksanakan pada masyarakat di Kabupaten Kerinci. Informan dalam penelitian ini merupakan individu yang telah menggunakan layanan perbankan syariah. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Analisis data mengikuti tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat masyarakat terhadap bank syariah didorong oleh beberapa faktor utama, yaitu: (1) tidak adanya biaya administrasi bulanan seperti pada bank konvensional, (2) keyakinan untuk menghindari praktik riba karena sistem bank syariah berbasis bagi hasil, (3) biaya transaksi yang relatif rendah, (4) adanya keuntungan dari sistem bagi hasil, dan (5) ketertarikan terhadap produk-produk khusus perbankan syariah seperti tabungan haji, umrah, kurban, dan wakaf. Selain itu, ditemukan pula adanya keberlanjutan penggunaan layanan keuangan syariah di kalangan masyarakat sebagai bentuk komitmen terhadap prinsip-prinsip ekonomi Islam. Penelitian ini merekomendasikan keberlanjutan Masyarakat di dalam menggunakan layanan keuangan.
Information and Communication Technology as a Mediator of Infrastructure, Labor Quality, and Investment Effects on Regional Economic Growth in Indonesia Wiyan Mailindra; Syamsurijal Tan; Heri Berta; Syaparuddin
Journal of Economics, Entrepreneurship, Management Business and Accounting Vol 4 No 4 (2026): Volume 4, Issue 4, July 2026
Publisher : CV. Sakura Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61255/jeemba.v4i4.1070

Abstract

Purpose – Modern economic growth relies not only on physical accumulation but also on digital integration. This paper examines how Information and Communication Technology (ICT) acts as a mediator in the relationship between conventional macroeconomic variables infrastructure, labor quality, domestic investment (PMDN), and foreign investment (PMA) and economic growth in Indonesia. Design/methodology/approach – This quantitative study uses panel data from 34 provinces in Indonesia during the period 2018–2024 (238 observations). The study applies panel data econometric methods to analyze the mediating role of ICT in the relationship between infrastructure, labor quality, investment, and regional economic growth in Indonesia. Finding/Results – The results show that infrastructure, labor quality, PMDN, PMA, and ICT significantly contribute to economic growth in Indonesia. ICT significantly mediates the effects of infrastructure, PMDN, and PMA on economic growth, but does not significantly mediate the relationship between labor quality and economic growth. Originality/Value – This study introduces IP-TIK as the "missing link" explaining why traditional macro variables often fail to yield optimal growth in developing regions. The main take-home message is that physical infrastructure and investments must be integrated with digital ecosystem development to achieve inclusive economic growth.
TRANSFORMASI KEUANGAN DI DAERAH : ANALISIS EFEKTIVITAS BRILINK DI KECAMATAN GUNUNG KERINCI Bela Ovelia; Wiyan Mailindra
Kajian Bisnis Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Widya Wiwaha Vol 34 No 2 (2026): JURNAL KAJIAN BISNIS
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Widya Wiwaha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32477/d79hj613

Abstract

This study aims to evaluate the effectiveness of BRILink in enhancing financial inclusion in Gunung Kerinci District, a region with limited banking and digital infrastructure. Using a descriptive qualitative approach, data were collected through interviews, observations, and documentation to understand community experiences and perceptions of BRILink services. The findings indicate that BRILink plays a crucial role in expanding access to financial services, overcoming geographical barriers, and fostering local economic growth. However, key challenges include reliance on unstable internet networks and limited cash availability at agents. Additionally, BRILink contributes to improving financial literacy through direct interactions with agents. The results of this study are expected to provide policy implications for local governments and the Financial Services Authority (OJK) in improving digital infrastructure and strengthening the capacity of BRILink agents as a strategy to expand financial inclusion in rural areas.
OPERATIONAL EFFICIENCY OR NON-PERFORMING LOANS? ANALYSIS OF SHARIA BANK PERFORMANCE 2015–2022 Wiyan Mailindra; Sofia Adinda; MHD Rasidin
Asian Journal of Islamic Economic Studies Vol. 2 No. 1 (2025): AICOS: Asian Journal Of Islamic Economic Studies
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Kerinci

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32939/aicos.v2i1.4993

Abstract

This study aims to analyse the influence of credit and operational risks on banking performance in Islamic commercial banks registered with the Financial Services Authority (OJK) from 2015–2022. Credit risk is measured by the Non-Performing Financing (NPF) ratio. In contrast, operational risk is measured by the Operating Expenses to Operating Income (BOPO) ratio, and banking performance is measured by Return on Assets (ROA). Using the multiple linear regression analysis method, this study found that credit risk (NPF) did not significantly affect ROA. In contrast, operational risk (BOPO) significantly affected ROA—the results of the simultaneous test show that the two independent variables together jeopardise the bank's performance. The coefficient of determination (R²) showed that credit and operational risk could explain 12.2% of the variation in ROA. At the same time, the rest was influenced by other factors not examined in this study. These findings indicate that Islamic bank management needs to focus on managing operational risks to improve efficiency and profitability, although credit risk management is also essential. This study contributes to developing the risk management literature of Islamic banking and suggests further research by considering additional variables.
RIBA DAN PILIHAN PERBANKAN : ANALISIS KESADARAN MASYARAKAT KECAMATAN AIR HANGAT DALAM BERTRANSAKSI DI BANK SYARIAH Putri, Dema Andani; Mailindra, Wiyan
Jurnal Tabarru': Islamic Banking and Finance Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Tabarru' : Islamic Banking and Finance
Publisher : Department of Islamic Banking, Faculty of Islamic Studies, Islamic University of Riau (UIR)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/jtb.2025.vol8(2).25320

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesadaran masyarakat Kecamatan Air Hangat dalam memilih layanan perbankan syariah serta pemahaman mereka mengenai praktik riba dalam sistem keuangan. Bank syariah mulai berkembang di Indonesia sejak tahun 1992 sebagai alternatif perbankan konvesional yang menerapkan sistem bunga (riba). Dalam operasionalnya, bank syariah menggunakan prinsip-prinsip syariah seperti bagi hasil, larangan terhadap maisir (spekulasi), gharar (ketidakjelasan), dan riba. Meskipun mayoritas masyarakat Indonesia beragama Islam, tingkat inklusi perbankan syariah masih relatif rendah. Hal ini disebabkan oleh minimnya literasi keuanagn syariah, keterbatasan edukasi, dan persepsi yang keliru mengenai kesamaan antara bank syariah dan konvesional. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat telah memiliki pemahaman dasar menganai perbedaan anatara perbankan syariah dan konvesional, namun pemahaman mendalam menganai konsep riba dan prinsip operasional bank syariah masih terbatas. Diperlukan upaya peningkatan edukasi dan sosialisasi yang lebih massif untuk meningkatkan literasi dan kesadaran masyarakat dalam menggunakan layanan perbankan sesuai denagn prinsip syariah.