Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

ANALYSIS AND STRATEGY TO INCREASE THE INCOME OF TRADITIONAL SALAM NET FISHERMAN IN CENTRAL TAPANULI Harahap, Mutiara Alkayakni; Harjuni, Fiki; Audina, Nur
Asian Journal of Aquatic Sciences Vol. 7 No. 3 (2024): December
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/ajoas.7.3.456-461

Abstract

Central Tapanuli Regency, Andam Dewi District, is an area that has a large water potential area. In this area, many fishing activities are carried out. Based on data on the number of fishermen in the Central Tapanuli area, the number of traditional fishermen in the Andam Dewi area is 1510 fishermen, and the type of fishing gear often used is the salam net. Dependence on using laurel net fishing equipment does not guarantee that fishermen get abundant catches and stable economic income. This research used purposive sampling using 35 salam fishing nets. This research aims to determine the level of welfare of fishermen based on the five livelihood capital approaches, namely natural capital, human capital, physical capital, financial capital, and social capital. The results of this research show the ability of fishermen to access fishing areas in the waters using 23% natural capital, 32% human capital, 18% physical capital, 9% financial capital, and 18% social capital
Sosialisasi Stunting melalui Program Kerja KKN STPKM di Desa Lubuk Tukko Baru, Tapanuli Tengah Harahap, Mutiara Alkayakni; Harjuni, Fiki; Tambunan, Fitri Rahmayani; Khobir, Muhamad Latiful; Harahap, Husnul Yaqin; Adiprayoga, Shofian Nanda; Siburian, Juliana Pebrina; Anugerah, Tirta; Fazri, Kurniawan; Saputra, Eka; B, Arief Rachman.
Journal of Rural and Urban Community Empowerment Vol. 6 No. 2 (2025): April
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jruce.6.2.127-130

Abstract

Stunting adalah sebuah kondisi gagal tumbuh kembang pada anak balita dibawah usia lima tahun dikarenakan asupan gizi yang kurang baik sehingga menyebabkan tinggi badan pada ukuran balita tersebut terlalu pendek untuk usiannya. Keikutsertaan mahasiswa dalam upaya percepatan pencegahan dan penanggulangan stunting dengan melakukan sosialisasi terhadap masyarakat merupakan hal sesuatu hal yang sangat penting. Pengetahuan dengan cara bersosialisasi akan berpengaruh dalam waktu jangka panjang. Kegiatan ini bertujuan sebagai edukasi terhadap masyarakat betapa pentingnya pencegahan stunting. Metode yang diguakan dalam penelitian ini yaitu tahap perencanaan meliputi studi pendahuluan dan perizinan. Tahap pelaksanaan meliputi sosialisasi kepada masyarakat. Hasil dari kegiatan adalah bertambahnya pengetahuan masyarakat akan bahaya stunting. Setelah dilakukan sosialisasi stunting, masyarakat antusias dalam materi yang disampaikan dibuktikan dengan hasil kuisioner masyarakat dari Kelurahan Lubuk Tukko Baru.
IDENTIFIKASI PARASIT YANG MENGINFEKSI BENIH IKAN KERAPU MACAN (Epinephelus fuscoguttatus) DI KERAMBA JARING APUNG (KJA) Fiki Harjuni; Yoppie Wulanda; Herman Sarumaha; Farhan Ramdhani; Lauura Hermala Yunita; Muhammad Latiful Khobir
JURNAL AKUAKULTUR, TEKNOLOGI DAN MANAJEMEN PERIKANAN TANGKAP, ILMU KELAUTAN Vol 6 No 1 (2023): JOINT-FISH - Jurnal Akuakultur, Teknologi Dan Manajemen Perikanan Tangkap, Ilmu K
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Muslim Indonesia Makassar, Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/joint-fish.v6i1.150

Abstract

Diseases and pest outbreaks in fish have until now become the main obstacle factors in increasing aquaculture production, both intensively and extensively. Fish disease causes huge economic losses for the community, especially farmers, one of the commodities is tiger grouper (Ephinepehelus fuscoguttatus). Some obstacles in grouper farming include the high mortality rate. Disease is an inhibiting factor in grouper farming. The purpose of this study was to examine what parasites infect tiger grouper (Ephinepehelus fuscoguttatus). This research was conducted in the Floating Net Cage (KJA) of Tapian Nauli I Village, Central Tapanuli Regency in November 2022 using the survey method. Then direct observation of parasites at the Fish Health Laboratory of the College of Fisheries and Marine Matauli. The results of parasite examination on tiger grouper (Ephinepehelus fuscoguttatus) in Floating Net Cages (KJA) in Tapian Nauli I Village Waters, Central Tapanuli Regency were the discovery of parasites of Diplectanum sp, Haliotrema sp, parasite eggs, Benedenia sp, Vorticella sp, and Attheyella sp.
PENGEMBANGAN BISNIS IKAN HIAS MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN AKUARIUM DI KEDAI GEDANG TAPANULI TENGAH Khobir, Muhammad Latiful; Muna, Zakyatul; Huda, Mhd Aidil; Adiprayoga, Shofian Nanda; Khayakni, Mutiara Al-; Anugerah, Tirta; Rumondang, Anne; Fuah, Ricky Winrison; Harjuni, Fiki; Lubis, Nur Hafsah
Journal of Rural and Urban Community Empowerment Vol. 4 No. 2 (2023): April
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/

Abstract

Besarnya pasokan ikan hias yang masuk ke kota Tapanuli tengah menunjukkan bahwa minat masyarakat terhadap ikan hias di kota Tapanuli tengah cukup tinggi, namun masih sedikit yang menjalankan usaha dibidang ikan hias ini, mulai dari pembudidaya, penjualan ikan hias. Oleh karena itu usaha ikan hias apapun jenisnya masih menjadi suatu bisnis yang memiliki peluang sangat menjanjikan untuk dilakukan. Tujuan sosialisasi dalam pembuatan akuarium ini adalah untuk mengembangkan kegiatan usaha masyarakat serta UMKM yang ada agar lebih mandiri secara ekonomi dan meningkatkan softskill dan hardskiil tentang bisnis ikan hias serta dalam pembuatan aquarium. Metode yang digunakan adalah dengan melakukan kegiatan pelatihan langsung dengan demonstrasi tata cara serta tahapan-tahapan pembuatan akuarium kepada UMKM dan masyarakat. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini diharapkan nantinya adalah UKM atau kelompok masyarakat memahami tentang kegiatan usaha ikan hias dalam hal ini pembuatan akuarium sebagai sebuah usaha yang dapat mengisi pasar lokal yang belum banyak terisi dan dapat bersaing dalam bisnis pembuatan akuarium. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan nantinya terjadi peningkatan keterampilan pembuatan akuarium skala komersial untuk pasar lokal, sehingga semua masyarakat tersebut dapat menjual produksi akuarium dan bahkan dapat menjual ikan hias serta juga dapat menjual akuarium beserta isinya sehingga pendapatan dari masyarakat tersebut meningkat.
KARAKTERISTIK HABITAT TERIPANG DI SEKITAR PERAIRAN KABUPATEN TAPANULI TENGAH, SUMATERA UTARA Sarumaha, Herman; Harjuni, Fiki; Huda, Muhammad Aidil; Harahap, Taufan Gamar Fadilah; Muna, Zakyatul; Tarihoran, Harun Al Rasyid
Jurnal Penelitian Perikanan Laut (Albacore) Vol 8 No 1 (2024): Albacore
Publisher : Departemen PSP IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/core.8.1.001-010

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyediakan informasi tentang karakteristik habitat teripang yang dapat diaplikasikan dalam pengembangan budidaya teripang di Kabupaten Tapanuli Tengah. Penelitian ini dilakukan dengan metode survei, meliputi jenis substrat dan parameter kualitas air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teripang ditemukan pada substrat karang berpasir, pasir berlumpur dan sebagian di daerah lamun. Suhu perairan berkisar 29­-30 0C di Pulau Poncan Gadang, 28-33 0C di Pulau Unggeh dan 30-32 0C di perairan Sitardas. pH air di Pulau Poncan Gadang berkisar 7,3-7,5, di Pulau Unggeh berkisar 7,4-7,6 dan di perairan Sitardas berkisar 7,2-7,8. Salinitas di Pulau Poncan Gadang adalah 29-34 ppt, Pulau Unggeh berkisar 33-34 ppt dan di perairan Sitardas berkisar 31-32 ppt. Oksigen terlarut di Pulau Poncan Gadang berkisar 4-8,7 mg/l, Pulau Unggeh 7-8,2 mg/l dan di perairan Sitardas 8,3-8,7 mg/l. Berdasarkan hasil penelitian ini, maka dapat disimpulkan bahwa habitat teripang dinilai masih optimal dan kegiatan budidaya teripang di wilayah Kabupaten Tapanuli Tengah cukup potensial untuk dikembangkan. Kata kunci: habitat, poncan, sitardas, substrat, teripang, unggeh
Komposisi Pakan Ikan Caru (Megalaspis cordyla) Berdasarkan Analisis Isi Lambung Di Perairan Laut Kota Dumai, Provinsi Riau Eka Saputra; Mutiara Alkayakni Harahap; Fiki Harjuni; Fitri Rahmayani Tambunan
Juvenil Vol 7, No 1: Februari 2026
Publisher : Department of Marine and Fisheries, Trunojoyo University of Madura, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/juvenil.v7i1.32491

Abstract

ABSTRAKIkan caru (M. cordyla) merupakan salah satu spesies ikan pelagis yang memiliki nilai ekologis dan ekonomis penting di wilayah perikanan Kota Dumai. Namun, informasi ilmiah mengenai komposisi pakan dan pola makan spesies ini di perairan Dumai masih terbatas, sehingga diperlukan penelitian sebagai dasar pengelolaan perikanan yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis komposisi makanan dan kebiasaan makan ikan caru berdasarkan isi lambung. Sebanyak 90 sampel ikan dianalisis menggunakan metode indeks preponderansi (IP) untuk menentukan jenis dan persentase pakan utamanya. Analisis deskriptif digunakan untuk menguraikan persentase volume dan frekuensi makanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa makanan utama ikan caru adalah ikan senangin (E. tetradactylum) dengan nilai IP 52-80% pada seluruh kelas ukuran. Makanan pelengkap terdiri atas kerang darah (A. granosa), udang putih (P. merguiensis), dan detritus dengan nilai IP berkisar antara 1–26%. Temuan ini menegaskan bahwa ikan caru memiliki sifat karnivora dan berperan sebagai predator tingkat menengah dalam rantai makanan pesisir. Hasil penelitian diharapkan menjadi dasar pengelolaan sumber daya ikan caru secara berkelanjutan di Perairan Kota Dumai serta berkontribusi dalam perumusan kebijakan dan strategi pengelolaan perikanan berbasis ekosistem.Kata kunci: Dumai, kebiasaan makan, isi lambung, ikan CaruABSTRACTTorpedo scad (Megalaspis cordyla) is one of the pelagic fish species with significant ecological and economic importance in the fisheries of Dumai City waters. However, scientific information regarding its diet composition and feeding habits in Dumai waters remains limited, necessitating research as a foundation for sustainable fisheries management. This study aimed to analyze the diet composition and feeding habits of torpedo scad based on stomach content analysis. A total of 90 fish samples were examined using the Index of Preponderance (IP) method to determine the main food items and their percentages. Descriptive analysis was applied to describe the volumetric percentage and frequency of occurrence of food items. The results showed that the primary diet of torpedo scad was fourfinger threadfin (Eleutheronema tetradactylum), with IP values exceeding 52–80% across all size classes. Supplementary food items included blood cockle (Anadara granosa), white shrimp (Penaeus merguiensis), and detritus, with IP values ranging from 1–26%. These findings indicate that torpedo scad exhibits carnivorous feeding behavior and functions as a mid-level predator in the coastal food web. The results are expected to serve as a scientific basis for sustainable management of torpedo scad resources in Dumai waters and to contribute to ecosystem-based fisheries management policies and strategies.Keyword: Dumai, feeding habits, stomach content, torpedo scad
Rantai Pasok Hasil Tangkapan Nelayan Di Kecamatan Pandan Kabupaten Tapanuli Tengah Provinsi Sumatera Utara Husnul Yaqin Harahap; Juliana Pebrina Siburian; Tirta Anugerah; Mutiara Alkayakni Harahap; Fiki Harjuni
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 3 No. 6: September 2024
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v3i6.5115

Abstract

Pemanfaatan hasil kelautan dan perikanan dalam meningkatkan kesejahteraan nelayan harus diupayakan dari hulu hingga hilirnya. Salah satu caranya adalah dengan melakukan pendekatan rantai pasok yang efektif dan terintegrasi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui rantai pasok hasil tangkapan nelayan di Kecamatan Pandan Kabupaten Tapanuli Tengah Provinsi Sumatera Utara. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 5 Januari – 20 Januari tahun 2024 di Kecamatan Pandan, Tapanuli Tengah, Provinsi Sumatera Utara. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilaksanakan, hasil tangkapan nelayan di Kecamatan Pandan terdiri atas tiga alur, pertama alur rantai pasok nelayan kepada pedagang pengepul, kedua nelayan kepada pedagang pengecer, dan ketiga adalah nelayan langsung menjual hasil tangkapnnya kepada konsumen. Terdapat 3 aliran keuangan yang terjadi dalam penelitian ini, pertama aliran keuangan yang dibayarkan dari pedagang pengepul kepada nelayan, kedua yaitu aliran keuangan yang dibayarkan oleh pedagang pengecer kepada nelayan, ketiga yaitu aliran keuangan yang dibayarkan oleh konsumen kepada nelayan. Terkait dengan aliran informasi yang terjadi pada penelitian ini, ditemukan 3 aliran informasi, pertama yaitu aliran informasi antara nelayan dengan pedagang pengepul, kedua aliran informasi antara pedagang pengecer dengan pedagang pengepul, dan ketiga yaitu aliran Informasi antara pedagang pengecer dengan konsumen.
IDENTIFIKASI EKTOPARASIT PADA IKAN KERAPU LUMPUR (Epinephelus coioides) DI KERAMBA JARING APUNG TAPIAN NAULI, KABUPATEN TAPANULI TENGAH Sri Wahyuni Pasaribu; Eddiwan Eddiwan; Anne Rumondang; Fiki Harjuni; Henny Syawal
JURNAL AKUAKULTUR, TEKNOLOGI DAN MANAJEMEN PERIKANAN TANGKAP, ILMU KELAUTAN Vol 8 No 2 (2025): JOURNAL OF INDONESIAN TROPICAL FISHERIES
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Muslim Indonesia Makassar, Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/azvbqa45

Abstract

The purpose of this study was to identify and determine the prevalence, intensity, and dominance of ectoparasites in mud grouper (Epinephelus coioides). This study was conducted in August - November 2023. Sampling was carried out in Tapian Nauli Floating Net Cages, Central Tapanuli Regency, while ectoparasite identification was carried out at the Fish Health Laboratory, Matauli Fisheries and Marine College. Sampling was conducted using purposive sampling of fish showing clinical signs of illness. Data obtained from the results of parasite identification and analyzed descriptively and presented in the form of figures and tables. The results showed that 2 types of ectoparasites were found in mud grouper fish kept in floating net cages, Tapian Nauli, Central Tapanuli, namely Dactylogyrus sp. and Trichodina sp. The prevalence of Dactylogyrus sp. in all cages was 14.4% and Trichodina sp. 1.11% while the intensity and dominance of each ectoparasite are; 26 individuals/each (90.72%) and 5 individuals/each (1.33%). The water quality values ​​during sampling were temperature of 27.1 oC - 29.8 oC, pH of 6.7 - 7.1, DO of 5.2 ppm - 6.6 ppm, salinity of 20 ppt - 28 ppt, and the weather was cloudy, drizzle, and light rain.