Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Pengaruh Iklan Instagram @calvinklein dan Brand Ambassador Jung Kook BTS Terhadap Brand Image Calvin Klein Vindashafiya, Azyza Reihan; Nugrahani, Rah Utami; Arifputri, Aiza Nabilla
eProceedings of Management Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sejak 2002, fenomena Hallyu atau gelombang Korea telah menjadi sangat populer di Indonesia, terutama di kalanganremaja dan milenial, mencakup musik K-pop, drama, film, fashion, dan makanan Korea. BTS, salah satu grup K-popterkemuka, memiliki anggota bernama Jung Kook yang berperan sebagai brand ambassador untuk merek sepertiCalvin Klein. Penelitian ini menganalisis pengaruh iklan Instagram @calvinklein dan Jung Kook terhadap citra merekCalvin Klein, menggunakan metode kuantitatif deskriptif dan analisis regresi linier berganda. Hasil menunjukkanbahwa iklan Instagram berpengaruh 3,2% terhadap citra merek, sedangkan Jung Kook memberikan pengaruh yanglebih besar, yaitu 59%. Secara keseluruhan, keduanya berkontribusi 67,1% terhadap citra merek Calvin Klein. Temuanini menegaskan bahwa selebriti K-pop dapat secara signifikan meningkatkan citra dan penjualan merek, menunjukkankekuatan Hallyu dalam memengaruhi tren serta preferensi konsumen di Indonesia. Kata Kunci-iklan Instagram, brand ambassador, brand image, Jung Kook, Calvin Klein.
Komunikasi Interpersonal Perempuan Remaja Akhir yang Mengalami Ketidakhadiran Figur Ayah: Studi Fenomenologis di Jawa Barat Arifputri, Aiza Nabilla; Berliana Ramdhani, Oxana; Esfandari, Diah Agung; Priastuty, Chairunnisa Widya
Jurnal Ilmu Sosial Humaniora Indonesia Vol 5 No 1 (2025): JISHI - Juni 2025
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jishi.330

Abstract

Tingginya angka perceraian di Jawa Barat pada tahun 2024 yang mencapai 88.842 kasus berdampak pada banyak anak yang mengalami ketidakhadiran figur ayah, baik secara fisik maupun emosional. Kondisi ini memengaruhi perkembangan emosional dan dinamika komunikasi interpersonal, khususnya pada perempuan remaja akhir yang berada dalam tahap penting pembentukan identitas diri. Penelitian ini bertujuan untuk memahami pengalaman komunikasi interpersonal perempuan remaja akhir berusia 18–21 tahun yang tumbuh tanpa kehadiran figur ayah. Metode yang digunakan adalah pendekatan fenomenologi Edmund Husserl untuk menggali makna subjektif pengalaman informan melalui tahapan reduksi fenomenologis. Data dianalisis dengan mengacu pada teori komunikasi interpersonal yang mencakup lima aspek utama: keterbukaan, empati, perilaku suportif, sikap positif, dan kesetaraan. Hasil penelitian menunjukkan hambatan dalam aspek keterbukaan dan kesetaraan dalam komunikasi dengan keluarga, sedangkan aspek empati dan dukungan lebih banyak muncul dalam relasi pertemanan. Penelitian ini memberikan pemahaman mendalam mengenai cara perempuan remaja akhir membentuk dan mempertahankan relasi interpersonal di tengah ketidakhadiran figur ayah, serta dapat menjadi rujukan bagi keluarga tunggal, praktisi konseling, dan pembuat kebijakan untuk merancang pendekatan komunikasi yang lebih empatik dan mendukung kesejahteraan psikososial remaja.
Pengaruh Membership Starbucks Card Terhadap Brand Engagement Starbucks Kota Bandung Azizah, Sandra; Dianita, Indria Angga; Arifputri, Aiza Nabilla
eProceedings of Management Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kopi menjadi pilihan utama untuk dikonsumsi di Indonesia, bahkan dunia. Biji dan mesin kopi yang semakinberkembang pesat di seluruh dunia membuat negara Indonesia menjadi konsumen dalam industri kopi. Starbucks adalahkedai kopi yang sudah hadir sebelum minum kopi menjadi bagian dari gaya hidup. Perusahaan PT. Sari Coffeemempertahankan kedai kopi Starbucks tidak hanya dari penambahan gerai nya saja, namun juga melalui programmembership Starbucks. Membership Starbucks memberikan nilai lebih untuk Starbucks terutama Starbucks di kotaBandung. Brand Engagement merupakan proses hubungan rasional dan emosional antara pelanggan dengan brand.Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh Membership Card terhadap Brand EngagementStarbucks di Kota Bandung. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif melalui proses uji analisis regresi, koefisiendeterminasi, hipotesis, validitas, dan reliabilitas. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa Membership Card,berpengaruh terhadap Brand Engagement Starbucks Kota Bandung. Dengan nilai t hitung 4,865> t table 1,66055. Dapatdisimpulkan Ha diterima, sehingga terdapat pengaruh antara Membership Card (X) terhadap Brand Engagement (Y)Starbucks Kota Bandung. Hasil dari koefisien determinasi, Membership (X) berpengaruh sebesar 19,5% terhadap BrandEngagement Starbucks Kota Bandung. Kata Kunci-membership, Starbucks, brand engagement
Proses Produksi Maskot sebagai Brand Image di PT Mentari Mas Multimoda Januarizad, Firdausi Rizkilah; Putri, Idola Perdini; Arifputri, Aiza Nabilla
Journal of Communication, Business and Social Science (JCOBS) Vol. 1 No. 1 (1): October 2023
Publisher : Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/.v1i1.6527

Abstract

Perkembangan dunia industri membuat semakin banyaknya barang yang perlu dipindahkan dari suatu tempat ke tempat lainnya. Perdagangan lintas laut adalah yang paling banyak digunakan dalam memindahkan barang yang ada. Data menunjukkan bahwa lebih dari 80% perdagangan adalah perdagangan lintas laut. Industri pelayaran peti kemas merupakan salah satu industri yang meningkat dikarenakan pertumbuhan pergerakan barang ini. PT Mentari Mas Multimoda merupakan salah satu perusahaan pelayaran peti kemas yang baru berdiri pada tahun 2019 namun dapat bersaing dengan perusahaan pelayaran yang telah berdiri puluhan tahun di beberapa pelabuhan tujuan. PT Mentari Mas Multimoda ingin menonjolkan suatu hal yang baru dan berbeda dibandingkan dengan para kompetitornya khususnya pada bagian image perusahaan. Salah satu yang tidak dimiliki oleh para kompetitornya adalah maskot. Maka dari itu perancangan karya ini berjudul “Proses Produksi Maskot Sebagai Brand image PT Mentari Mas Multimoda”. Teori yang menjadi acuan dalam rancangan maskot ini adalah 5 unsur dimensi pembentuk brand image menurut Keller (2016) karena maskot akan merepresentasikan perusahaan dan mengandung unsur pembentuk brand image. Untuk perancangan maskot akan menggunakan 5 tahapan design thinking. Dalam memperoleh data untuk menciptakan maskot, penulis melakukan observasi, wawancara, dan studi dokumen. Perancangan ini menghasilkan Maskot bernama “Si Mas” yang mengandung berbagai nilai dari PT Mentari Mas Multimoda.
Fenomena Negosiasi Identitas Perempuan Berhijab Merokok (Fenomenologi Perempuan Berhijab Merokok di Kota Bandung) Hanafi, Muhammad Alin; Arifputri, Aiza Nabilla
eProceedings of Management Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perempuan berhijab yang merokok kerap menghadapi stigma berlapis, baik sebagai perokok maupun sebagai individuyang membawa simbol religius. Kota Bandung sebagai tempat yang dijadikan penelitian karena stigma terhadapperempuan berhijab merokok masih sangat hidup dikarenakan budaya patriarkis yang kuat dan merupakan topik yangminim dibicarakan oleh orang yang menjadikan urgensi penelitian. Penelitian ini menggunakan metode kualitatifdengan pendekatan fenomenologi Edmund Husserl (1859-1938) untuk mengungkap makna pengalaman subjektifinforman. Data diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap lima informan perempuan berhijab merokok. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa informan menjalani proses negosiasi identitas melalui strategi penyesuaian dri dalamberbagai konteks sosial. Dengan menggunakan Teori Negosiasi Identitas dari Stella Ting-Toomey & Tenzin Dorjee,2018, ditemukan bahwa ketiga unit analisis identitas budaya keanggotaan sosiokultural, identitas peran keluarga, danAtribut Identitas Pribadi saling terkait dalam membentuk respons terhadap stigma sosial. Informan cenderungmenyembunyikan kebiasaan merokok di lingkungan yang konservatif namun lebih terbuka dalam ruang yangdianggap aman. Penelitian ini menunjukkan bahwa identitas bukanlah kategori tunggal yang tetap, melainkan hasildari proses adaptif yang dinamis dalam interaksi sosial.Kata Kunci: Perempuan, Perempuan Berhijab Merokok, Identitas, Negosiasi Identitas. Fenomenologi.
mplementasi Sostac Pada Penggunaan Instagram Akun @Lifeatbuma Di Pt Bukit Makmur Mandiri Utama Aisyah, Silvinia Nur; Arifputri, Aiza Nabilla
eProceedings of Management Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanfaatan media sosial Instagram @lifeatbuma oleh PT Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA) dinilai belumoptimal sebagai media komunikasi digital perusahaan karena ketidak- konsistenan dalam melakukan upload konten.Instagram memiliki potensi strategis dalam membangun citra perusahaan, khususnya bagi perusahaan B2B, sertamemperkuat identitas merek di era digital. Akun @lifeatbuma digunakan untuk mendukung perayaan HUT ke-26perusahaan dan meningkatkan keterlibatan audiens internal. Melalui karya berjudul “Pemanfaatan Media SosialInstagram dalam Meningkatkan Engagement Rate Akun @lifeatbuma di PT Bukit Makmur Mandiri Utama”, penulismenerapkan pendekatan strategi komunikasi berbasis metode SOSTAC (Situation, Objectives, Strategy, Tactics,Action, Control). Data diperoleh melalui observasi lapangan, dokumen internal perusahaan, dan studi literatur. Hasilperancangan menunjukkan bahwa penerapan metode SOSTAC secara terstruktur dan kreatif mampu meningkatkanengagement rate Instagram @lifeatbuma dari 1,55% menjadi 2,14%, terutama melalui pemanfaatan fitur Instagramdan konten interaktif seperti Tanya BUMAners yang melibatkan partisipasi karyawan.Kata Kunci: Media sosial, Instagram, SOSTAC, Engagement rate, Perusahaan B2B
Komunikasi Guru Di Slb-C Sumber Sari Dalam Menggunakan Media Pembelajaran Pada Anak Berkebutuhan Khusus Agatha, Hanna; Arifputri, Aiza Nabilla
eProceedings of Management Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

SLB-C merupakan sekolah luar biasa yang diperuntukan bagi peserta didik yang dikategorikan sebagai tunagrahita ataumemiliki hambatan intelektual. Namun pada kenyataannya, SLB-C Sumber Sari Kota Bandung tidak hanyamengakomodasi peserta didik dengan kategori tunagrahita tetapi juga autis, down syndrome, ADHD, ADD, dan tunaganda.Selain itu tenaga pengajar di SLB-C Sumber Sari terbilang terbatas, dimana satu guru perlu menangani kondisi siswa yangberbeda dalam satu kelas yang sama. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana komunikasimelalui penerapan media pembelajaran yang diterapkan guru pada anak berkebutuhan khusus di SLB-C Sumber Sari padajenjang SMA. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan menggunakan observasi danwawancara sebagai metode pengumpulan data. Pengumpulan data dilakukan selama kurang lebih satu bulan dan dilakukankepada empat informan penelitian. Hasil pada penelitian ini menunjukan bahwa bentuk media pembelajaran yangditerapkan oleh guru pada anak berkebutuhan khusus di SLB-C Sumber Sari sangat beragam, diantaranya adalah mediagrafis, media audio, media proyeksi diam dan media permainan-simulasi. penggunaan media pembelajaran dalamkomunikasi yang dilakukan oleh empat guru jenjang SMA pada siswa/i berkebutuhan khusus di SLB-C Sumber Saritermasuk dalam representasi dari empat klasifikasi media pembelajaran menurut Jalinus & Ambiyar.Kata Kunci: Komunikasi, Media Pembelajaran, Guru SLB
engaruh Kualitas Konten “JakiMaulana” Pada TikTok @cecilianov Terhadap Pemenuhan Kebutuhan Informasi Penggunaan Transportasi Umum Kota Jakarta Febriyola, Chrystania; Arifputri, Aiza Nabilla
eProceedings of Management Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya minat masyarakat Jakarta dalam menggunakan transportasi umum,salah satunya disebabkan oleh kurangnya informasi yang jelas dan mudah diakses. Media sosial berperan penting sebagaisumber informasi, salah satunya melalui konten “JakiMaulana”. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruhkualitas konten tersebut terhadap pemenuhan kebutuhan informasi mengenai transportasi umum di Jakarta. Teori utamayang digunakan adalah Uses and Gratifications yang menekankan bahwa audiens secara aktif memilih media untukmemenuhi kebutuhannya. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan penyebaran kuesioner secaraonline melalui Google Form kepada 400 responden. Variabel independen (X) adalah kualitas konten, yang diukurmelalui indikator intrinsic, contextual, representational, dan accessibility (Wang & Strong, 1996). Variabel dependen(Y) adalah pemenuhan kebutuhan informasi, diukur dengan pendekatan current need, everyday need, exhaustive need,dan catching up need (Guha, 2019). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas konten berpengaruh signifikanterhadap pemenuhan kebutuhan informasi, dengan nilai koefisien determinasi sebesar 62,1%. Dari empat indikatorkualitas konten, accessibility memperoleh skor tertinggi (87,1%), sementara contextual menjadi indikator dengan skorterendah (79,5%).Kata Kunci : Kualitas Konten, Pemenuhan Kebutuhan Informasi, TikTok, Transportasi Umum, Uses and Gratification
Pengaruh Motivasi Penggunaan Media Sosial TikTok Terhadap Perilaku Online Dalam Fenomena Boneka Labubu Putri, Fakhrisa Nadya; Arifputri, Aiza Nabilla
eProceedings of Management Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seiring dengan pesatnya perkembangan media sosial, TikTok telah menjadi salah satu platform yang paling banyakdigunakan oleh masyarakat Indonesia. Aplikasi ini mampu memenuhi kebutuhan penggunanya melalui beragamkonten yang menarik dan menciptakan tren, salah satunya adalah fenomena boneka Labubu. Penelitian ini bertujuanuntuk mengetahui pengaruh motivasi penggunaan TikTok terhadap perilaku online pengguna dalam mengikuti trentersebut. Variabel independen dalam penelitian ini adalah motivasi penggunaan media sosial yang merujuk pada teoriUses and Gratifications, mencakup empat dimensi entertainment, information, integration and social interaction, danpersonal identity. Sementara itu, variabel dependen yaitu perilaku online, diukur menggunakan konsep COBRA(Consumer’s Online Brand-Related Activities) yang terdiri dari tiga dimensi: consuming, contributing, creating.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik purposive sampling dan melibatkan 385 respondenpengguna TikTok yang mengikuti tren Labubu. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner online dengan GoogleForm. Hasil analisis menunjukkan bahwa motivasi penggunaan TikTok berpengaruh positif dan signifikan terhadapperilaku online sebesar 59,2%, sementara 40,8% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar variabel yang diteliti.Temuan ini memperlihatkan bagaimana motivasi dalam menggunakan media sosial dapat mendorong partisipasi aktifpengguna dalam fenomena digital.Uses and Gratifications, COBRA (Consumer’s Online Brand Activities), Media Sosial, TikTok, Boneka Labubu