Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Sekuritisasi Isu Pangan: Analisis Kebijakan Pangan Pemerintahan Prabowo Subianto Simbolon, Khairunnisa
Social Science Research Journal Vol. 3 No. 1 (2026): February
Publisher : Inovasi Saintific Review - Center of Policy Innovation and Social Politics

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/ssrj.v3i1.50

Abstract

Studi ini menganalisis proses sekuritisasi dalam kebijakan pangan pada era pemerintahan Prabowo Subianto dengan pendekatan kualitatif melalui telaah literatur dan analisis dokumen kebijakan. Sekuritisasi pangan dipahami sebagai pembingkaian isu pangan sebagai ancaman strategis terhadap kedaulatan dan kemandirian nasional yang membenarkan penerapan langkah-langkah luar biasa. Penelitian ini berfokus pada identifikasi narasi dan speech acts, pemetaan aktor dan audiens, serta penentuan referent object dan mekanisme kebijakan yang dihasilkan, termasuk alokasi anggaran besar, pembentukan kelembagaan baru, dan keterlibatan militer. Dengan menggunakan kerangka teori sekuritisasi Copenhagen School, studi ini menunjukkan bahwa kebijakan pangan di era Prabowo tidak hanya berorientasi pada produksi dan gizi, tetapi juga merefleksikan pergeseran pangan menjadi instrumen keamanan nasional, yang membawa implikasi penting bagi tata kelola demokratis dan ketahanan pangan berkelanjutan di Indonesia.
OPTIMALISASI PERAN GENERASI MUDA DALAM MENGHADAPI ERA POST TRUTH Nizar, Moh; Simbolon, Khairunnisa; UTAMI, ANISA; Mahmud, Imam
Jurnal Mitrawarga Vol. 4 No. 2 (2025): JURNAL MITRAWARGA
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jmw.v4i2.102

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan generasi muda dalam menghadapi tantangan era post-truth, di mana informasi yang beredar sering kali bercampur antara fakta dan hoaks. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, diskusi interaktif, serta pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pemahaman generasi muda terhadap pentingnya verifikasi informasi dan kemampuan berpikir kritis, dengan rata-rata nilai post-test lebih tinggi dibandingkan pre-test. Selain itu, peserta juga menunjukkan sikap lebih proaktif dalam memanfaatkan teknologi digital secara bijak serta berpartisipasi dalam penyebaran informasi yang akurat. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat peran generasi muda sebagai agen perubahan dalam membangun masyarakat yang cerdas, kritis, dan tangguh menghadapi arus informasi di era digital