Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

PEDAGOGICAL CONTENT KNOWLEDGE (PCK) ABILITY OF PRE SERVICE BIOLOGICAL TEACHERS BASED ON LESSON PLAN AND TEACHING PRACTICE Risya Pramana Situmorang
EDUSAINS Vol 11, No 1 (2019): EDUSAINS
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training, UIN (State Islamic University) Syarif Hidayatul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (365.692 KB) | DOI: 10.15408/es.v11i1.10988

Abstract

PEDAGOGICAL CONTENT KNOWLEDGE (PCK) KEMAMPUAN GURU BIASA PRA PELAYANAN BERBASIS RENCANA PELAJARAN DAN PRAKTEK PENGAJARAN AbstrakPenelitian ini mengidentifikasi empat aspek berbeda dari pengetahuan pedagogi dan tiga aspek dari pengetahuan materi, serta terkait di antara aspek-aspek PCK. Penelitian ini menunjukkan bahwa skor PCK calon guru biologi dalam menyusun rencana pelajaran dan praktik mengajar berada dalam kategori baik, dengan hasil persentase skor CK 70,83% (baik), hasil persentase skor PK 75,70% (baik), dan hasil persentase skor PCK 66,67% (sangat baik). Temuan dalam penelitian ini adalah kemampuan smahasiswa calon guru mulai berkembang mengenai PCK melalui cara penyampaian materi pelajaran biologi dengan menghargai ide-ide siswa sebelumnya dalam pembelajaran, meskipun kedalaman pemahaman bervariasi. Selain itu, hasil PCK menunjukkan banyak perkembangan dalam perancangan rencana pelajaran melalui pengetahuan konstruktivis. Pengembangan terhadap pengetahuan pedagogi, konten dan PCK berkaitan dengan keterampilan mengajar merupakan aspek yang sangat penting. Penggunaan rencana pelajaran yang mudah diakses dapat meningkatkan kemampuan PCK untuk mengembangkan prinsip-prinsip pedagogis. Meskipun pengembangan konten dan PCK terkait pedagogis, mungkin cukup untuk memungkinkan mahasiswa calon guru untuk membuat dan menghubungkan konteks materi pelajaran biologi yang memfasilitasi siswa dalam pembelajaran kontekstual. AbstractThis study identified four distinct aspects of pedagogical knowledge and three aspects of content knowledge, as well as related among these PCK aspects. This study shows that the PCK scores of pre service biology teachers in preparing lesson plan and teaching practice are in good category, with result of CK score percentage 70.83% (good), result of PK score percentage 75.70% (good), and result of PCK score percentage 66.67% (very good). Finding in this study were pre service students ability about PCK began to develop an understanding of the way to deliver biology subject material that values students’ prior ideas in learning, eventhough the depth of this understanding varied. In addition, PCK show as much growth in their lesson plan with respect to the constructing knowledge. In developing a pedagogy and content knowledge of PCK, relating to skills about teaching, appears to be critical. Using lesson plan that is simple accessible seems to increase PCK ability to develop pedagogical principles. Although development of content and pedagogical related PCK, it may be enough to allow pre-service student to create and relate the biology subject material contexts that facilitate students in contextual learning.
The Development Of Crossword Game Media On Virus Material Mardiana Nata Ruron; risya pramana situmorang; Susanti Pudji Hastuti
EDUSAINS Vol 12, No 2 (2020): EDUSAINS
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training, UIN (State Islamic University) Syarif Hidayatul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/es.v12i2.15095

Abstract

PENGEMBANGAN MEDIA GAME CROSSWORD PADA VIRUS MATERIALAbstractCrossword game media was a learning tool that serves features to understand the concept and solve a problem. The media provides many features that facilitate students to learn enjoyably. This study aims to develop a viable and effective product to improve students' problem-solving skills and conceptual understanding. The ADDIE model is used as a type of research and development. The subjects were students of X-grade senior high school in Salatiga. Data collection was carried out through observation, questionnaires, and tests. Media experts and material experts carried out the validation of products. Teachers were involved in giving feedback about the practicality of the media. The validation concluded that the product was feasibly based on the media aspect= 85,5% (feasible) and the material aspect = 81,25% (feasible). The product's development has improved problem-solving skills and conceptual understanding effectively that the t-test showed a significant value with acquisition sig. 2 tailed < 0,05. The results indicate that the crossword game was feasible and effective in improving problem-solving skills and conceptual understanding.AbstrakMedia crossword game merupakan salah satu media belajar siswa, menyediakan fitur untuk menjadikan siswa dapat memahami konsep dan memecahkan masalah. Crossword game menyediakan banyak fitur yang memudahkan siswa untuk belajar dengan menyenangkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan produk yang layak dan efektif untuk meningkatkan keterampilan pemecahan masalah dan pemahaman konseptual siswa. Model ADDIE digunakan sebagai penelitian dan pengembangan. Subjek penelitian adalah siswa SMA kelas X di Salatiga. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, kuesioner, dan tes. Validasi produk melibatkan ahli media dan materi. Guru dilibatkan untuk memberikan umpan balik tentang kepraktisan media. Berdasarkan validasi, disimpulkan bahwa produk layak berdasarkan aspek media = 85,5% (layak) dan aspek material = 81,25% (layak). Pengembangan dari produk telah meningkatkan keterampilan pemecahan masalah dan pemahaman konseptual secara efektif sehingga berdasarkan uji-t menunjukkan nilai yang signifikan dengan perolehan sig. 2 tailed <0,05. Hasil menunjukkan bahwa media crossword game layak dan efektif dalam meningkatkan keterampilan pemecahan masalah dan pemahaman konseptual.  
IMPLEMENTASI KARAKTER PEDULI LINGKUNGAN SISWA MELALUI PROGRAM ADIWIYATA DI SMP NEGERI 7 SALATIGA Yohanis Beanal; Risya Pramana Situmorang; Susanti Pudji Hastuti
Bioma : Jurnal Ilmiah Biologi Vol 8, No 2 (2019): Bioma
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

SMP Negeri 7 Salatiga adalah sekolah yang telah menerapkan program sekolah adiwiyata. Program adiwiyata adalah lingkungan berbasis sekolah yang diprakarsai oleh Kementerian Lingkungan Hidup untuk sekolah yang berpartisipasi dalam pengelolaan lingkungan. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah kepala sekolah, guru dan siswa di kelas VII, VIII dan IX tingkat SMP Negeri 7 Salatiga. Objek penelitian ini adalah penerapan karakter kepedulian lingkungan di SMP Negeri 7 Salatiga. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan kepedulian terhadap lingkungan memiliki persentase tertinggi aspek anti-pengecualian dengan persentase kategori baik 79%. Sedangkan persentase terendah adalah krisis lingkungan dengan persentase 52% dalam kategori cukup. Implementasi karakter kepedulian terhadap lingkungan siswa melalui program adiwiyata di SMP Negeri 7 Salatiga mencapai 15% dalam kategori baik, dari total 83 siswa. Berdasarkan hasil pengamatan, pengembangan proses pembelajaran menerima persentase 86% dalam kategori baik.
ANALISIS POTENSI LOKAL UNTUK MENGEMBANGKAN BAHAN AJAR BIOLOGI DI SMA NEGERI 2 WONOSARI Risya Pramana Situmorang
JURNAL PENDIDIKAN SAINS UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SEMARANG Vol 4, No 1 (2016): JURNAL PENDIDIKAN SAINS UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SEMARANG
Publisher : Pendidikan Kimia Unimus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jps.4.1.2016.51-57

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi lokal lingkungan SMA Negeri 2 Wonosari dengan materi pokok ekosistem kelas X SMA. Hasil kajian potensi lokal yang diperoleh terdiri atas: sarana dan prasarana untuk pengelolaan sampah organik (komposter), berbagai tanaman-tanaman hias yang berada di green house, halaman yang cukup luas dan ditemukan beberapa jenis tumbuhan tingkat tinggi. Sementara untuk potensi lokal yang berada di luar sekolah terdapat lahan-lahan pertanian yang memanfaatkan sistem tumpang sari dan karakteristik lahan yang berbatu. Jenis tanaman yang khas yang terdapat di sekitar pantai Gunung Kidul adalah jenis tanaman pandan berduri dan cemara udang. Berdasarkan kriteria pembuatan bahan ajar yang terdiri atas kejelasan potensi, kesesuaian dengan tujuan belajar, kejelasan sasaran, kejelasan informasi yang dapat diungkap, kejelasan pedoman eksplorasi, kejelasan perolehan yang diharapkan maka kajian potensi lokal untuk pengemasan bahan ajar dapat dijadikan acuan pengembangan bahan ajar berbasis potensi lokal melalui penyesuaian terhadap Kurikulum 2013, karakteristik dan kebutuhan peserta didik serta kemampuan guru.
HUBUNGAN KETERAMPILAN GENERIK SAINS DAN SIKAP ILMIAH MELALUI MODEL INKUIRI DITINJAU DARI DOMAIN KOGNITIF Meidini Martiningsih; Risya Pramana Situmorang; Susanti Pudji Hastuti
JURNAL PENDIDIKAN SAINS UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SEMARANG Vol 6, No 1 (2018): JURNAL PENDIDIKAN SAINS UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SEMARANG
Publisher : Pendidikan Kimia Unimus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jps.6.1.2018.24-33

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah 1) mengetahui seberapa besar hubungan antara KGS dengan sikap ilmiah melalui model inkuiri ditinjau dari domain kognitif. 2) mengetahui seberapa besar hubungan antara KGS dengan sikap ilmiah melalui model konvensional ditinjau dari domain kognitif. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Subyek penelitian adalah siswa kelas XI IPA 2 dan XI IPA 4 SMA Negeri 1 Bringin berjumlah 62 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan menggunakan tes dan non tes. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi, angket dan soal tes. Uji hipotesis korelasional menggunakan data hasil observasi sikap ilmiah dan KGS. Analisis data  melalui uji analisis regresi linier berganda dengan kriteria Pearson. Hasil penelitian sebagai berikut: 1) hubungan KGS dengan sikap ilmiah melalui model inkuiri ditinjau dari domain kognitif adalah 0,943** artinya memiliki hubungan yang sangat kuat. 2) hubungan KGS dengan sikap ilmiah melalui model konvensional ditinjau dari domain kognitif adalah 0,883** artinya memiliki hubungan yang sangat kuat. 
EVALUATION OF AUTENTIC AUTHENTICAL ASSESSMENT ON LEARNING ON THE LEARNING RESULT OF PARTICIPANTS CLASSIFIED VIII SMP NEGERI 3 SALATIGA Andriyani Dea Wulandari; Risya Pramana Situmorang; Lusiawati Dewi
JURNAL PENDIDIKAN SAINS UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SEMARANG Vol 6, No 1 (2018): JURNAL PENDIDIKAN SAINS UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SEMARANG
Publisher : Pendidikan Kimia Unimus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jps.6.1.2018.34-46

Abstract

This study aims to determine the authenticity of the assessment and to know its relationship with learning outcomes. This research was conducted in SMP Negeri 3 Salatiga. The research method used is survey method with stake's countenance model. The subjects of the study were IPA teachers who used authentic assessment in evaluating learners' learning outcomes. Data retrieval using an authentic assessment appraisal observation sheet. Data analysis using score calculation and correlation analysis using spearman test. The results of the calculation of the scores obtained an authentic assessment on the knowledge aspects of the planning phase is very less, the implementation stage is very good, and the results of learning good. In the attitude aspect of the planning stage is good, the implementation stage is very good, and the learning result is very less. In the skill aspect of the planning stage is good, the implementation stage is very good, the learners learn good result. While the results of correlation analysis, which shows a significant correlation only the planning and learning outcomes of learners
Penerapan Model Bounded Inquiry Lab Berbantuan Macromedia Flash untuk Meningkatkan Hasil Belajar dan Sikap Ilmiah Siswa Kelas VIII SMP Kristen 2 Salatiga risya pramana situmorang
JURNAL PENDIDIKAN SAINS UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SEMARANG Vol 7, No 1 (2019): JURNAL PENDIDIKAN SAINS UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SEMARANG
Publisher : Pendidikan Kimia Unimus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jps.7.1.2019.70-80

Abstract

This research was classroom action research that implemented of bounded inquiry lab model assisted by macromedia flash to improve learning outcomes and scientific attitudes. This research method used the design model Kemmis and Mc Taggart which in class action research conducted with 2 cycles for one cycle of research there were 4 phases include planning, action, observation and reflection. The results of applying the bounded inquiry lab model assisted by macromedia flash to improve learning outcomes of the largest percentage cycle I, namely the medium category with a percentage score of 52% and a decrease in value of 4% from 25 In the second cycle, the average score was 32%, spread in three categories, namely medium, low, decreased and there was also no increased. students' scientific attitudes from cycle I to cycle II students were measured through observation of activities based on aspects of scientific attitudes and student response questionnaires. The average increased that occured from each aspect is 10%, with the average percentage of the overall indicator is 60%.
Development of Animated Media-based Discovery Learning to Improve Scientific Literacy Content for Senior High School Students in Human Circulatory System Material Andika Widiyana; Risya Pramana Situmorang; Marisa Christina Tapilouw
JURNAL PENDIDIKAN SAINS UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SEMARANG Vol 9, No 1 (2021): JURNAL PENDIDIKAN SAINS UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SEMARANG
Publisher : Pendidikan Kimia Unimus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jps.9.1.2021.69-80

Abstract

This study aims to: 1) develop animation media-based Discovery Learning on the circulatory system material, 2) determine the feasibility of the media-based Discovery Learning on the circulatory system material, and 3) examine the effectiveness of the media in increasing the dimensions of scientific literacy on content dimension in class XI IPA SMA. This type of research is research and development using the ADDIE model as steps for product development. The test instrument is used to measure the content dimension of scientific literacy content. The subjects of this study were high school students of class XI Science with a total of 30 students at Yasiha Gubug by taking purposive sampling. The media is validated by the validator of media experts, material experts, and  Biology teachers as a user. The results of media expert' validation concluded that media was valid with a score of 83.19% and material expert judgment obtained a score of 82.77% included a valid category. Test the effectiveness of the product using paired sample t-test with the acquisition of 0,000 <0.05 means that the animation media-based Discovery Learning is significant to the content dimension of scientific literacy. Based on the N-gain test, animation media-based Discovery Learning can also increase the content dimension of scientific literacy of score 52% with enough categories.
The development of learning song-integrated module based on flipped learning model to improve self-regulated learning and cognitive learning outcome of junior high school students Andreas Andreas; Risya Pramana Situmorang; Susanti Pudji Hastuti
JURNAL BIOEDUKATIKA Vol 7, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/bioedukatika.v7i2.12713

Abstract

The objectives of the research are to develop and produce a learning song-integrated module based on flipped learning model and to evaluate its effectiveness to improve student self-regulated learning and cognitive learning outcome. This development research is underpinned by Borg, W. R & Galls theory which has been modified into eight stages. Data collection techniques used were questionnaire, written test, and observation. During the development process, the data was analyzed using descriptive qualitative analysis, quantitative method and paired sample t-test. The results show that (1) the learning song-integrated module based on flipped learning model which was developed was feasible and effective to improve students self-regulated learning and cognitive learning outcome, 2) the learning song-integrated module based on flipped learning model about human digestive system material was feasible and effective in enhancing self-regulated learning and cognitive learning outcome of Grade VIII students of Grace Anak Terang Junior High School, Salatiga. The finding is supported by average percentage of self-regulated learning reaching 80% and cognitive learning outcome of students with a significance value of 0.00 < 0.05 (significance level 0.05) or 80.5%.
HUBUNGANANTARA GAYA BELAJAR MODEL KOLBDAN HASIL BELAJAR SISWASEKOLAH MENENGAH PERTAMA Elia Suwi; Risya Pramana Situmorang; Susanti Pudji Hastuti
Edudikara: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 3 No. 1 (2018): March
Publisher : IPTPI Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/edudikara.v3i1.78

Abstract

Tujuanpenelitianiniadalahuntukmenganalisishubunganantaragayabelajar model Kolb danhasilbelajarsiswa. Metodepenelitian yang digunakanadalahanalisiskorelasional.Teknikpengambilansampeldarisuatupopulasidilakukandenganteknikpurposive, yaitu 42 siswa.Teknikpengumpulan data adatigayaitutes, observasi, danangket (bedasarkangayabelajar model Kolb) untukmemperoleh data gayabelajardanketigaranahhasilbelajar. Data dianalisisdenganregresi linear bergandauntukmenganalisiskorelasigayabelajardanhasilbelajarsiswadengantingkatsignifikansi 0,05melalui program SPSS 018.Hasiluji statistic diperolehhasilsebagaiberikut:(1) adakorelasisignifikanantaragayabelajardanhasilbelajarsiswadengannilaisignifikansi 0,036 (sig<0,05) (2)terdapathubungan yangpositifdansignifikanantaragayabelajar model Kolb denganranahpsikomotorsiswakategorikuatdanpositifdengannilaikorelasi 0,753. (3) terdapathubunganantaragayabelajar model Kolb denganhasilbelajarsiswaranahafektifmemilkikategorisedangdanpositifdengannilaikorelasi 0,408(sig<0,05) (3) terdapathubunganantargayabelajardenganhasilbelajarranahkognitifmemilikikategorirendahdengannilaikorelasi 0,371.