Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Strategi Produksi Televisi Palang Merah Indonesia Tentang Edukasi Kesehatan Pada Masa Pandemi COVID-19 melalui Media Sosial Youtube Putri, Ayuga Kencono; Astagini, Nuria; Ramli, Muh. Ruslan
Jurnal Studi Jurnalistik Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Studi Jurnalistik
Publisher : Faculty of Da'wa and Communications Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jsj.v5i1.31707

Abstract

Di masa pandemi berbagai organisasi kemanusiaan berperan serta mengedukasi masyarakat melalui beragam media, salah satunya adalah Palang Merah Indonesia dengan akun PMI TV (@pmitv17945). Terdapat 11 konten video PMI TV terkait edukasi kesehatan di masa pandemi COVID -19. Konten edukasi tersebut mendapatkan tanggapan positif dari masyarakat. Kredibilitas PMI TV dalam memproduksi konten edukasi kesehatan terlihat melalui beberapa konten mereka yang kemudian digunakan sebagai materi edukasi oleh stasiun televisi nasional. Karena itu, tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan strategi tim produksi PMI TV dalam mengembangkan pesan edukasi kesehatan di masa pandemi Covid-19. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, yang di dalamnya semua informan ditentukan secara purposive. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara mendalam, observasi, serta studi literatur. Sedangkan analisis data dilakukan dengan menggunakan coding tematik. Hasil penelitian memperlihatkan ada tiga strategi yang dilakukan oleh tim produksi PMI TV dalam mengembangkan pesan edukasi di masa pandemi Covid-19, yaitu diseminasi pesan edukasi kesehatan melalui saluran media yang dapat diakses oleh target khalayak yang dituju dalam hal ini Youtube; adanya proses kolaborasi tim produksi PMI TV dengan berbagai pihak terkait produksi pesan edukasi kesehatan; serta upaya mempertahankan kredibilitas PMI TV sebagai komunikator yang berpengalaman di bidang kemanusiaan dan kesehatan sehingga pesan yang disampaikannya dapat diterima oleh seluruh lapisan masyarakat.
PRESENTASI DIRI PEKERJA RUMAH TANGGA PADA SITUS JEJARING SOSIAL FACEBOOK Astagini, Nuria
ARISTO Vol 4 No 2 (2016): Aristo Vol. 7 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/ars.v4i2.189

Abstract

AbstrakPengguna situs jejaring sosial Facebook kini sudah merambah berbagai kalangan, mulai dari pemimpin negara, hingga para pekerja rumah tangga (PRT). Meski sering diasosiasikan sebagai kalangan kelas bawah, para pekerja rumah tangga  ini merupakan pengguna aktif situs jejaring sosial. Melalui metode penelitian kualitatif dengan wawancara mendalam kepada informan yang berprofesi sebagai pekerja rumah tangga; diketahui bahwa mereka menggunakan situs jejaring sosial Facebook karena Facebook telah menjadi pengganti sahabat atau teman dekat yang mereka miliki di dunia nyata. Oleh karena itu penting bagi informan untuk menampilkan diri secara berbeda pada halaman profil Facebook mereka. Kedua informan mempresentasikan diri pada situs jejaring sosial ini sesuai dengan peran, naskah dan kostum mereka masing-masing.  Hal ini terlihat melalui berbagai konten yang mereka unggah, interaksi yang terjalin melalui halaman profil dan foto-foto yag ditampilkan pada profil mereka. Adapun terkait dengan profesi mereka sebagai PRT, keduanya sama-sama melemahkan stigma negatif dengan tidak mengasosiasikan profil mereka dengan profesi sebagai pekerja rumah tangga. Keberhasilan pengelolaan kesan pada panggung depan dinilai melalui tanda suka (like) dan komentar positif yang diberikan audience kepada informan. Bagi informan kedua hal ini merupakan bentuk perhatian dan penerimaan yang diberikan kepada merekaKata kunci:Pekerja Rumah Tangga, Domestik, Facebook, Situs Jejaring Sosial, Presentasi Diri, Dramaturgi
Communication Network Analysis on the Issue of #PertaminaKembaliTerbakar on Social Media X year 2023 Wangsa, Aurelia Kartika; Juliadi, Rismi; Astagini, Nuria
ARISTO Vol 12 No 2 (2024): July
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/ars.v12i2.8099

Abstract

The case of the Pertamina refinery that caught fire again in 2023 became a trending topic on social media platform X (formerly Twitter) shortly after the incident occurred. From this topic, researchers aimed to measure and analyze the communication network that was formed, the topics discussed, and the actors involved. Due to the limited research on social media communication networks related to the issue identification process for companies, this study also focused on analyzing the results of mapping the communication network that formed on social media platform X and its connection to the concept of reputation when a company faces a negative issue. Data collection was done using the Netlytic application, which was then processed using the Gephi application. From the data collection results, the research showed a diameter value of 9, indicating a relatively loose network of actors. The density, with a value of 0.001445, and the reciprocity, with a value of 0.0001443, indicated very low interaction density. From the actor's perspective, there were three main actors with the highest degree of centrality connecting other actors, but the topics discussed tended to be negative. These findings indicate that the actor @detikcom is dominant, with many other actors connected to the account to discuss topics related to Pertamina. The second dominant actors are @geiszchalifah and @giginpraginanto, who, upon further investigation, are active figures on social media providing information and commenting on political issues.
Retweet, Resah, dan Respon: Memetakan Penularan Emosi pada Wacana PPKM Darurat di Twitter Pontoh, Mujahid Shafiq M.A.; Astagini, Nuria; Murtiningsih, Bertha Sri Eko
KOMUNIKOLOGI: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 23, No 1 (2026): Komunikologi
Publisher : Lembaga Penerbitan Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/jkomu.v23i1.1932

Abstract

Pandemi COVID-19 telah memperluas fungsi media sosial sebagai ruang publik digital yang penuh muatan emosional, terutama selama pemberlakuan kebijakan publik seperti PPKM Darurat. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan penyebaran emosi di Twitter pada periode krusial 28 Juni hingga 4 Juli 2021, dengan fokus pada wacana kebijakan PPKM Darurat. Melalui kombinasi teori Emotional Contagion dan metode Social Network Analysis (SNA), penelitian ini memetakan jaringan retweet guna mengidentifikasi klaster afektif serta aktor kunci dalam diskursus publik. Hasil menunjukkan adanya penyebaran emosi negatif seperti kemarahan dan ketakutan yang memicu polarisasi opini publik. Temuan ini tidak hanya menguatkan pemahaman teoritis mengenai penyebaran emosi di ruang digital, tetapi juga memberikan rekomendasi praktis dalam penggunaan alat pemantauan media sosial bagi praktisi komunikasi dalam merespons krisis dan menyusun strategi komunikasi berbasis data.