Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search
Journal : Sebatik

PEMBENTUKAN PORTOFOLIO OPTIMAL PADA SAHAM PERBANKAN DALAM INDEKS LQ 45 DI MASA VAKSINASI COVID-19 MENGGUNAKAN MODEL INDEKS TUNGGAL Rae Arun Sugara; Galih Rhendra Putra; Nabilla Aulia; Wisudanto Mas Soeroto
Sebatik Vol 25 No 2 (2021): Desember 2021
Publisher : STMIK Widya Cipta Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (375.262 KB) | DOI: 10.46984/sebatik.v25i2.1356

Abstract

Di masa Vaksinasi Covid-19, pertumbuhan ekonomi mulai meningkat kembali. Berbagai stimulus mulai dikurangi dikarenakan ekonomi masyarakat yang mulai membaik. Saat seperti ini merupakan waktu yang tepat bagi para investor untuk kembali menjajakan dananya pada instrumen investasi. Dengan melakukan investasi pada perbankan, investor tidak hanya mendapatkan Return, tetapi juga turut berkontribusi dalam meningkatkan kemampuan perbankan dalam memberikan kredit kepada masyarakat untuk kembali meningkatkan gairah ekonomi. Terdapat 7 emiten sektor perbankan yang tercatat dalam Indeks LQ45 periode Tahun 2016 - 2020. Dengan tetap mengutamakan prinsip diversifikasi, peneliti menggunakan Model Indeks Tunggal dalam perhitungan proporsi investasi untuk membentuk portofolio yang optimal di saham sektor perbankan dalam Indeks LQ45 periode Tahun 2016 - 2020. Penelitian ini bertujuan untuk menambahkan referensi lain terkait pembentukan portofolio optimal menggunakan model indeks tunggal khususnya untuk emiten - emiten yang bergerak di sektor perbankan. Dari hasil penelitian ini didapatkan hasil untuk memperoleh Return optimal perlu dibentuk portofolio optimal, salah satunya pada saham - saham sektor perbankan di dalam Indeks LQ45 menggunakan model indeks tunggal periode Tahun 2016 - 2020 menghasilkan 3 diversifikasi saham beserta dengan proporsi dana dari masing - masing saham yaitu: Bank Central Asia (BBCA) dengan proporsi 56%, Bank Rakyat Indonesia (BBRI) dengan proporsi 7%, dan Bank BTPN Syariah (BTPS) dengan proporsi 37%. Oleh sebab itu, calon investor yang akan berinvestasi saham khususnya di sektor perbankan hendaknya terlebih dahulu melakukan diversifikasi pada beberapa saham perusahaan sebagaimana diatas untuk memaksimalkan Return dan mengurangi risiko.
ANALISA KELAYAKAN INVESTASI SPBU MIKROSITE INDOMOBIL DI DESA GRAJAGAN Hendra Bhakti; Bela Iwari Setiawan; Wisudanto Mas Soeroto
Sebatik Vol 25 No 2 (2021): Desember 2021
Publisher : STMIK Widya Cipta Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (318.58 KB) | DOI: 10.46984/sebatik.v25i2.1547

Abstract

Semakin meningkatnya pertumbuhan ekonomi di Indonesia menyebabkan tingginya angka kepemilikan kendaraan oleh masyarakat. Hal ini didukung dengan masih berjalannya penjualan kendaraan bermotor dalam bentuk sepeda ataupun mobil sesuai data penjualan dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia Tahun 2021. Berdasarkan kondisi tersebut, juga berpengaruh pada konsumsi bahan bakar (BBM) kendaraan bermotor. BBM seakan benar-benar menjadi kebutuhan primer setara dengan sandang, pangan dan papan yang sangat dicari oleh masyarakat. Namun demikian, hal tersebut belum didukung dengan fasilitas penjualan atau biasa disebut Satuan Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang merata dan memadai seperti di Banyuwangi. Menindaklanjuti kondisi tersebut CV Ameera Jaya sebagai perusahaan start up melihat potensi pembangunan SPBU mikrosite sebagai prospek dalam berinvestasi. Tujuan dilakukannya penelitian ini sebagai analisis kelayakan bisnis untuk menunjang kelangsungan investasi. Dalam melakukan penelitian dilakukan pengambilan data dengan metode observasi dan wawancara serta mempelajari data menggunakan aspek hukum, aspek lingkungan, aspek pasar dan pemasaran, aspek teknis dan teknologi, aspek manajemen dan sumber daya manusia, serta aspek keuangan, Secara aspek hukum, investasi Microsite Grajagan layak dilakukan karena telah memenuhi persyaratan-persyaratan yang dibutuhkan. Secara aspek pasar dan pemasaran, investasi tersebut layak untuk dijalankan dengan estimasi omzet tahun pertama 99.180 liter atau Rp. 1.071.144.000,-. Secara aspek keuangan, payback period tercapai pada tahun ke 2 dan 9 bulan 14 hari serta Net Present Value (NPV) sebesar Rp. 494.831.444 dimana hal tersebut sudah layak untuk dilaksanakan karena maksimal payback period adalah 5 tahun dan NPV > 1.
ANALISIS KELAYAKAN INVESTASI DENGAN PENDEKATAN ASPEK FINANCIAL DAN STRATEGI PEMASARAN PADA PROGRAM AYAM PETELUR DI BUM DESA BUMI MAKMUR Febrita Kusuma Wardana; Muhammad Qomaruddin; Wisudanto Mas Soeroto
Sebatik Vol 25 No 2 (2021): Desember 2021
Publisher : STMIK Widya Cipta Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (283.22 KB) | DOI: 10.46984/sebatik.v25i2.1633

Abstract

PT Pertamina EP Cepu (PEPC) menginisiasikan Program Peningkatan Ekonomi Masyarakat melalui Optimalisasi Peran BUM Desa. Hal ini juga menjadi bentuk dukungan PEPC dalam upaya pencapaian target Pemerintah terkait pembentukan dan pengelolaan BUM Desa di setiap desa. Tujuan utama dari program peningkatan ekonomi masyarakat melalui optimalisasi peran BUM Desa adalah menjadi bagian dari sebuah konsep solusi terhadap dua kondisi permasalahan tersebut di atas, Menunjukkan komitmen Perusahaan dalam upaya menumbuh kembangkan masyarakat di sekitar area operasi dengan memaksimalkan potensi dan sumber daya yang ada di masyarakat, salah satunya yaitu potensi sumber daya berupa lembaga BUM Desa. Dalam perjalanan usaha BUM Desa, banyak permintaan telur setiap hari yang belum dapat dipenuhi, sehingga menjadi peluang untuk mengembangkan usahanya. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis kelayakan investasi dengan pendekatan aspek Finansial dan strategi pemasaran pada program ayam petelur di BUM Desa Bumi Makmur, di Desa Dolokgede. Analisis kelayakan usaha ini dilakukan untuk mengetahui apakah rencana pengembangan usaha telur ayam ras tersebut layak jika dilihat dari aspek finansial. Hasil analisis aspek menunjukkan bahwa usaha ini layak untuk dijalankan dan dikembangkan. Hal ini dikarenakan nilai NPV lebih besar dari nol, nilai net BCR lebih besar dari satu, nilai IRR lebih besar dari tingkat discount rate yang ditentukan, dan PP berada sebelum masa proyek berakhir. Hasil analisis menunjukkan bahwa usaha peternakan ayam ras petelur di BUM Desa masih tetap layak dijalankan maupun dikembangkan.
ANALISA KELAYAKAN INVESTASI PROYEK PENGGANTIAN SECONDARY CRUSHER PADA PT BERAU COAL SITE BINUNGAN Ahmad Fauzi Ridwan; Zacnudin Romli; Wisudanto Mas Soeroto
Sebatik Vol 26 No 1 (2022): Juni 2022
Publisher : STMIK Widya Cipta Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46984/sebatik.v26i1.1832

Abstract

PT Berau Coal merupakan salah satu perusahaan di Indonesia yang bergerak di bidang pertambangan batu bara. Salah satu kegiatan yang dilakukan Perusahaan adalah pengolahan batu bara yang bertujuan untuk memperkecil ukuran batubara melalui mesin peremukan sesuai kebutuhan penjualan. Coal Processing Plant (CPP) adalah tempat berlangsungnya peremukan batubara, di CPP memiliki 2 jenis peremuk yaitu Primary Crusher dan Secondary Crusher. Secondary Crusher merupakan salah satu bagian terpenting di CPP, tanpa adanya Secondary Crusher maka ukuran akhir batubara sebesar 5 cm tidak akan tercapai. Di CPP Site Binungan mempunyai empat jalur pengolahan batu bara yaitu CR-03, CR-04, CR-11, dan CR-12. Tiap jalur pengolahan mempunyai Secondary Crusher sebagai salah satu alat untuk meremukkan batubara. Secara riwayat, salah satu Secondary Crusher yang lama Di CPP Site Binungan CR-11 membutuhkan biaya perawatan yang tinggi dan kinerja yang tidak sesuai dengan kebutuhan produksi sebesar 1500 ton per jam. Maka dari itu PT Berau Coal Site Binungan berencana akan mengganti Secondary Crusher lama ke yang baru. Secara operasional penggantian Secondary Crusher ini diperlukan agar dapat memenuhi kapasitas produksi batubara dari tambang serta target penjualan dari PT Berau Coal. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui dan menilai kelayakan investasi proyek penggantian Secondary Crusher secara kuantitatif dan deskriptif ditinjau dari aspek ekonomi teknik. Parameter yang digunakan untuk meninjau investasi tersebut adalah metode Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), Payback Period (PP) dan Profitability Index (PI). Indikator-indikator tersebut akan menjadi pertimbangan manajemen untuk melihat kelayakan proyek ini. Dari analisa yang dilakukan didapatkan NPV sebesar Rp 6,345,433,814.78, IRR 47%, PP 2 tahun, dan PI sebesar 1.6. Dilihat dari NPV, IRR, PP, dan PI maka proyek ini layak secara ekonomi.
ANALISIS AKUISISI PT BANK ROYAL INDONESIA OLEH PT BANK CENTRAL ASIA TBK Rizki Kurniawati Munawaroh; Marcellina Marcellina; Wisudanto Mas Soeroto
Sebatik Vol 26 No 1 (2022): Juni 2022
Publisher : STMIK Widya Cipta Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46984/sebatik.v26i1.1838

Abstract

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengeluarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 12/POJK.03/2020 tentang Konsolidasi Bank Umum dengan harapan dapat menciptakan bank-bank yang tangguh menghadapi berbagai tantangan dan beradaptasi terhadap berbagai perkembangan zaman. Ketentuan yang ditetapkan oleh OJK mendorong beberapa bank untuk melakukan akuisisi maupun merger demi memenuhi ketentuan tersebut. Keputusan untuk melakukan akuisisi dan merger tentu memerlukan pertimbangan dan dipastikan dapat membawa manfaat bagi pihak yang terlibat. PT Bank Central Asia Tbk (BCA) mengakuisisi PT Bank Royal Indonesia pada Oktober 2019. Dilakukan analisis akuisisi yang dilakukan oleh Bank BCA berdasarkan rasio keuangan Bank BCA sebelum dan sesudah dilakukan akuisisi. Selain itu, dilakukan uji hipotesis untuk menentukan apakah terdapat perbedaan signifikan pada kinerja keuangan meliputi ROA, ROE, CAR, laba bersih dan harga saham sebelum dan setelah akuisisi dilakukan. Hasil analisa laporan keuangan menyatakan bahwa terdapat kenaikan laba bersih pada BCA setelah akuisisi dilaksanakan. Uji hipotesis yang dilakukan menyimpulkan bahwa tidak terdapat perubahan signifikan pada nilai ROA & ROE BCA setelah mengakuisisi Bank Royal. Namun pada nilai CAR, laba bersih, dan harga saham BCA terdapat peningkatan signifikan setelah akuisisi Bank Royal dilakukan.
ANALISIS KELAYAKAN INVESTASI PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SURYA ATAP DENGAN SISTEM ON-GRID DI PABRIK MINUMAN SIAP SAJI Muhammad Fajar Hiswandi; Febri Iswahyudi; Wisudanto Mas Soeroto
Sebatik Vol. 27 No. 1 (2023): Juni 2023
Publisher : STMIK Widya Cipta Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46984/sebatik.v27i1.2246

Abstract

Saat ini Indonesia masih dihadapkan pada persoalan pemenuhan kebutuhan energi berupa ketergantungan terhadap sumber energi berbasis fosil berupa minyak bumi, gas bumi dan batu bara. PLTS atap on-grid merupakan salah satu alternatif untuk mengurangi penggunaan energi fosil. Selain itu, juga sebagai dukungan kepada pemerintah dalam peningkatan peran energi baru dan terbarukan secara terus menerus untuk menjaga ketahanan dan kemandirian energi. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis dari kelayakan investasi PLTS atap on-grid pada sebuah pabrik minuman siap saji di Kabupaten Bekasi, dengan metode perhitungan Discounted Payback Period (DPP), Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), dan Profitability Index (PI). Metode yang digunakan penelitian ini berupa studi literasi dari penelitian yang sudah dilakukan sebelumnya dan simulasi keluaran energi dari PLTS atap on-grid yang dihasilkan melalui software analisis simulasi Helioscope untuk menghitung nilai DPP, NPV, IRR, dan PI sebagai dasar untuk menentukan kelayakan investasi PLTS atap on-grid. Hasil penelitian menunjukkan bahwa investasi PLTS atap on-grid di pabrik minuman siap saji di Kabupaten Bekasi dalam kategori layak untuk dilaksanakan. Hal ini dibuktikan oleh nilai DPP yang lebih kecil dari umur proyek, nilai NPV yang positif, nilai IRR lebih besar dari discount rate, dan nilai PI lebih besar dari satu sehingga terdapat penghematan biaya tagihan listrik PLN pada sebuah pabrik minuman siap saji di Kabupaten Bekasi.
PENGARUH KLASIFIKASI EMITEN SYARIAH DAN KONVENSIONAL BAGI INVESTOR UNTUK MEMILIH EMITEN PERUSAHAAN YANG TERCATAT DI BURSA EFEK INDONESIA Sulistio, Hansen Gunawan; Syuaib Ahkam; Wisudanto, Wisudanto
Sebatik Vol. 28 No. 1 (2024): June 2024
Publisher : STMIK Widya Cipta Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46984/sebatik.v28i1.2373

Abstract

Pasar modal di Indonesia telah mengalami perkembangan pesat, dengan semakin banyak perusahaan yang mencari pendanaan melalui penawaran saham kepada investor. Dalam konteks ini, investor memiliki beragam pilihan, termasuk investasi dalam saham emiten yang mengikuti prinsip-prinsip syariah atau saham emiten konvensional. Klasifikasi emiten ini dapat mempengaruhi keputusan investasi investor, dan pengaruhnya masih perlu diteliti lebih lanjut. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi apakah klasifikasi emiten mempengaruhi preferensi investor, dan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi pilihan investor. Penelitian ini menggunakan data historis saham dan informasi terkait dari Bursa Efek Indonesia selama periode tertentu. Sampel penelitian terdiri dari sejumlah emiten syariah dan konvensional yang terdaftar dalam pasar modal Indonesia. Berdasarkan hasil penelitian, penelitian ini memberikan wawasan yang berharga bagi pihak berkepentingan, termasuk perusahaan emiten, regulator pasar modal, dan investor, dalam memahami faktor-faktor yang mempengaruhi preferensi investasi di pasar modal Indonesia.
ANALISIS KELAYAKAN INVESTASI IMPLEMENTASI ENTERPRISE RESOURCE PLANNING PADA PERUSAHAAN UMUM (PERUM) JASA TIRTA I Rohman, Priya Setiawan A; Budiyanto, Budiyanto; Soeroto, Wisudanto Mas
Sebatik Vol. 27 No. 2 (2023): Desember 2023
Publisher : STMIK Widya Cipta Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46984/sebatik.v27i2.2376

Abstract

Perusahaan Umum (PERUM) Jasa Tirta I (PJT I) merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang ditugaskan oleh Pemerintah untuk melakukan pengusahaan Sumber Daya Air (SDA) dan sebagian pengelolaan SDA di Wilayah Sungai (WS) Brantas dan Bengawan Solo, WS Jratunseluna, Serayu Bogowonto dan Toba Asahan. Dalam rangka melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya perusahaan melakukan kegiatan usaha layanan jasa air baku, penyediaan tenaga listrik, penyediaan air permukaan, pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM). Selain kegiatan usaha utama, perusahaan menyelenggarakan usaha optimalisasi potensi sumber daya yang dimiliki perusahaan untuk pariwisata, perhotelan dan resort, sumber daya energi, Air Minum Dalam Kemasan (AMDK), jasa konsultansi, jasa konstruksi, ekobisnis, pusat pelatihan, usaha pertanian, jasa penyewaan, dan pengusahaan sarana dan prasarana yang dimiliki dan dikuasai perusahaan. Saat ini PJT I sedang melaksanakan transformasi bisnis dan organisasi menuju era digital. Transformasi bisnis ini diharapkan mampu meningkatkan kinerja perusahaan sehingga memiliki daya saing yang diperhitungkan di dunia usaha baik di tingkat nasional maupun regional dan menimbang beberapa hal dimana diversifikasi usaha yang dimiliki PJT I sangatlah beragam. Salah satu bentuk transformasi yang dilakukan PJT I adalah dengan melakukan implementasi Enterprise Resource Planning (ERP) yang merupakan salah satu sasaran strategis perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis kelayakan dari kegiatan investasi implementasi ERP di PJT I dengan menggunakan metode perhitungan Net Present Value (NPV), Profitability Index (PI) dan Payback Period (PP). Hasil penelitian didapatkan bahwa nilai Net Present Value (NPV) bernilai 173.802,88 juta, Profitability Index (PI) bernilai 11,72, dan Payback Period (PP) bernilai 2.75 bulan, sehingga disimpulkan bahwa investasi tersebut layak untuk dilaksanakan.
ANALISA MODAL KERJA TERHADAP KINERJA KEUANGAN PT ADHI KARYA (PERSERO) TBK Yonarta, Sandya Novia Sulung; Purnama, Winza Adhi; Wisudanto, Wisudanto
Sebatik Vol. 28 No. 1 (2024): June 2024
Publisher : STMIK Widya Cipta Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46984/sebatik.v28i1.2379

Abstract

Setiap aktivitas perusahaan terikat dengan masalah kebutuhan modal. Modal sangat dibutuhkan oleh perusahaan karena dijadikan sebagai sumber dana untuk melaksanakan kegiatan operasional, investasi dan pembiayaan perusahaan. Perusahaan dituntut untuk dapat mengelola modal kerjanya dengan efektif dan efisien dengan memanfaatkan aset lancar untuk mencapai laba yang maksimal.  Pada Perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), sebagian besar modalnya dimiliki oleh negara melalui penyertaan secara langsung yang berasal dari kekayaan negara dipisahkan. Dengan meningkatnya penyertaan modal, akan meningkatkan bagian ekuitas perusahaan dan tentunya akan menambah aset BUMN. Meningkatnya aset BUMN diharapkan akan meningkatkan pendapatan yang akan diterima oleh perusahaan. PT Adhi Karya (Persero) Tbk merupakan salah satu perusahaan BUMN yang bergerak di bidang jasa konstruksi pembangunan. Penelitian ini bertujuan menganalisis modal kerja terhadap kinerja keuangan pada PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI). Dalam penelitian ini, kinerja keuangan ADHI akan diukur dengan menggunakan pendekatan kuantitatif berupa berbagai macam rasio, antara lain: rasio likuiditas, solvabilitas, aktivitas, dan profitabilitas. Data yang digunakan dalam menyusun rasio-rasio tersebut diambil dari laporan keuangan ADHI pada tahun 2018 sampai dengan 2022 yang sudah diaudit. Laporan keuangan tersebut dapat diperoleh dari situs resmi Bursa Efek Indonesia (BEI). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kinerja keuangan yang dimiliki PT Adhi Karya masih perlu peningkatan. Adanya Penyertaan Modal Negara sebesar 1,98 triliun membantu meningkatkan kinerja perusahaan di beberapa rasio keuangan meski tidak terlalu signifikan.
ANALISIS GENDER DIVERSITY TERHADAP KINERJA KEUANGAN DAN NILAI PERUSAHAAN DENGAN ENVIRONMENTAL, SOCIAL, GOVERNANCE (ESG) SEBAGAI VARIABEL MODERATING Miharja, Indra Setya; Sormin, Syariful Hakim; Wisudanto, Wisudanto
Sebatik Vol. 27 No. 2 (2023): Desember 2023
Publisher : STMIK Widya Cipta Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46984/sebatik.v27i2.2380

Abstract

Perusahaan publik saat ini menghadapi tuntutan dari investor untuk lebih meningkatkan keberagaman dalam jajaran direksi dan menekankan pentingnya kesadaran untuk menangani permasalahan Environmental, Social and Governance (ESG). Semakin banyak investor yang melakukan penilaian terhadap Gender Diversity di perusahaan untuk menentukan bagaimana mereka dapat merespon risiko dan peluang ESG. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Gender Diversity (dalam bentuk kepemimpinan wanita) pada dewan direksi terhadap kinerja keuangan dan nilai perusahaan dengan Environmental, Social dan Governance (ESG) sebagai variabel moderasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linier berganda untuk panel data. Pemilihan sampel dilakukan dengan menggunakan purposive sampling dan mengumpulkan data sebanyak 75 sampel perusahaan periode 2021-2022 di Indonesia Stock Exchange (IDX) yang telah dinilai oleh lembaga penilai ESG (Morningstar Sustainalytics) dan telah memperoleh skor ESG. Variabel dependent dalam penelitian ini adalah ROA, ROE sebagai indikator kinerja keuangan perusahaan dan Tobin Q’s sebagai indikator nilai perusahaan. Variabel independent adalah Gender Diversity pada jajaran direksi. Variabel moderasi yang berperan adalah ESG Score. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Gender Diversity berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja keuangan dengan menggunakan indikator ROA, sementara dengan indikator ROE tidak berpengaruh signifikan, serta untuk Tobin’Q sebagai indikator nilai perusahaan, Gender Diversity memiliki pengaruh negatif dan signifikan. ESG sebagai variabel moderasi tidak berpengaruh signifikan untuk memperkuat pengaruh antara Gender Diversity terhadap kinerja keuangan dengan ROA dan ROE sebagai indikator. Namun untuk Tobin’Q sebagai indikator nilai perusahaan ESG menunjukkan pengaruh negatif dan signifikan.
Co-Authors A, Firmansyah Achmad Maulana Alfial Achmad Nur Indrajid Ahmad Fauzi Ridwan Aji, Mareta Danar Purwito Al Mustofa, Muhammad Ubaidillah Andi, Irfan Annisa Triana Talmera Apriady, Muhammad Nur Ardiyanto, Pramaditya Arif Kathon Subhekti Arif, Mochamad Shamsul Arifin, Vanesa Aristanti Bela Iwari Setiawan Brian Qaedi Laksono Putra Budiyanto Budiyanto Cahyolaksono, Narendro Bawono Caniago, Risye Rafani Celine Ilyassin Elsa Yustika Putri Erika Sefila Putri Eva Diana Faizal Kurniawan Febri Iswahyudi Febrita Kusuma Wardana Ferry Hariawan Fikri, Muhammad Javier Annas Firmansyah, Akhmad Andri Franky Napitupulu Gaima Keloko, Otta Galih Rhendra Putra Hasina, Zahwaril Hayyu Rachma Annisa Hendra Bhakti Hendra, Mochan Putra Hidayati Nur Rochmah Holy Rhema Soegiantoro Imron Mawardi Indarwati , Retno Irmaulidiyah, Astri Kartika Wijaya Kholiq, Mochamad Nur Kholiq Nur Lailatul Fitriyah Lily Cania Lina Rifda Naufalin Marcellina Marcellina Mareta Danar Purwito Aji Masruri, Syukron Masulili, Alwan Naufal Mayliya Alfi Nurrita Miharja, Indra Setya Mochamad Shamsul Arif Mohamad Nur Kholiq Muhamad Nafik Hadi Ryandono Muhamad Nafik Hadi Ryandono, Muhamad Nafik Muhammad Bob Iqbal Muhammad Fadhil Muhammad Fajar Hiswandi Muhammad Qomaruddin Muhammad Ubaidillah Al Mustofa Mustofa, Muhammad Ubaidillah Al Nabilla Aulia Nabillah Farras Luthfi Naufal, Achmad Noorlaily Fitdiarini, Noorlaily Nuryadi, Fredy Octavaldy, Evan Panjaitan, Selvy Pitaloka, Andini Pradana, Rizka Andika Prajamawan, Kuncara Prajasutra, Panji Anom Prawitra Thalib Puput Tri Komalasari Purnama, Winza Adhi Putra, Brian Qaedi Laksono Putra, Nurwahyu Dimas Putri, Tri Veny Qalbi, Zahrin Hazrina Qonitah, Iftinaniffah Rae Arun Sugara Rahmawati, Dyah Ramadhan, Bagus Mohamad Recky Suharmon Reski Putra Utama Rima Melati Anggraeni Rizki Kurniawati Munawaroh Rohman, Priya Setiawan A Rudy Riyanto P. Siahaan Sahab, Muhammad Tri Zulfi Salahuddin Rijal Arifin Saputra, Sahdan Sasikirono, Nugroho Sibarani, Hisyam Siddiq, Aminullah Sihite, Ivan Darma Sormin, Syariful Hakim Sri Hartini Subhekti, Arif Kathon Sugeng Santoso Sugiarto S Sugiarto Sugiarto Sulistio, Hansen Gunawan Syarif, Suhartin Mohamad Sylvia Dwi Wahyuni Syuaib Ahkam TAUDLIKHUL AFKAR Tika Widiastuti Tri Vena Putri Tri Vena Putri Tri Veny Putri Ulfa Puspa Wanti Widodo Wahyu Utomo Widodo, Triady Yonarta, Sandya Novia Sulung Zacnudin Romli