Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Making Organic Aloe Vera Soap to Improve Bundo Kanduang Skills in Producing Environmentally Friendly Local Products DI Nagari Padang Sibusuk Vauzia - -; Resti Fevria; Juli Supriyanti; Vivi Hendrita; Santi Diana Putri; Roni Jarlis; Fildza Arief Syuhada; Andi Alatas
Pelita Eksakta Vol 8 No 1 (2025): Pelita Eksakta, Vol. 8, No. 1
Publisher : Fakultas MIPA Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/pelitaeksakta/vol8-iss01/268

Abstract

Soap has an important role in daily life, especially for cleaning hands from dirt, bacteria and germs caused by various activities. One plant that has great potential in making soap is Aloe vera (aloe vera). The saponin content in Aloe vera has natural antibacterial properties, making it the right choice as a raw material for making soap. Apart from being beneficial for skin health, the use of Aloe vera can also contribute to preserving the environment. In Sijunjung Regency, the use of Aloe vera-based soap is still not popular, especially among the public. Therefore, this service program aims to introduce the benefits of Aloe vera to the community and Bundo Kanduang, so that they care more about health and the environment. Developing skills in utilizing the potential of Aloe vera for making soap can be the right choice to improve the household economy. The methods used in this activity include lectures, demonstrations, questions and answers, and guided practice. Evaluation of the results of the activity showed an increase in participants' knowledge, skills and motivation in preserving the environment by using Aloe vera as a natural soap base that is environmentally friendly and has economic value
PERBANDINGAN PEMASARAN DIGITAL MELALUI MEDIA SOSIAL INSTAGRAM DAN WHATSAPP TERHADAP DAYA BELI KONSUMEN PRODUK UMKM JAHE MERAH CR2 Anggi Miftahul Rizki; Juli Supriyanti; Andi Alatas; Vivi Hendrita; Fildza Arief Syuhada
Jurnal AGRIBIS Vol. 12 No. 2 (2026): Oktober 2026
Publisher : Universitas Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36563/kqkx7a80

Abstract

Perkembangan teknologi digital yang semakin pesat telah mendorong perubahan dalam strategi pemasaran pada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), dari pendekatan konvensional menuju pemanfaatan media sosial sebagai sarana untuk meningkatkan daya beli konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji serta membandingkan pengaruh pemasaran digital melalui Instagram dan WhatsApp terhadap daya beli konsumen pada UMKM Jahe Merah CR2 yang berlokasi di Nagari Muaro Bodi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner yang disusun menggunakan skala Likert. Populasi penelitian mencakup seluruh konsumen UMKM Jahe Merah CR2, dengan jumlah sampel sebanyak 81 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Variabel independen dalam penelitian ini meliputi pemasaran digital melalui Instagram (X1) yang diukur berdasarkan kualitas konten, intensitas unggahan, interaksi pengguna, serta jangkauan audiens. Selain itu, pemasaran melalui WhatsApp (X2) diukur melalui kecepatan respon, penyampaian pesan promosi, interaksi pelayanan, dan kepuasan dalam transaksi. Sementara itu, variabel dependen yaitu daya beli konsumen (Y) diukur melalui indikator kesiapan membeli, persepsi terhadap harga, kemudahan dalam proses pemesanan, frekuensi pembelian ulang, serta preferensi konsumen. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linear berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan, pemasaran digital memberikan pengaruh yang signifikan terhadap daya beli konsumen. Secara parsial, WhatsApp terbukti memiliki pengaruh yang lebih dominan dan signifikan dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,529 dan tingkat signifikansi 0,000. Sebaliknya, Instagram menunjukkan pengaruh yang tidak signifikan dengan nilai koefisien 0,064 dan signifikansi sebesar 0,257. variasi daya beli konsumen dapat dijelaskan oleh variabel pemasaran digital yang diteliti. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa penggunaan WhatsApp lebih efektif dalam meningkatkan daya beli
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENGAMBILAN KEPUTUSAN PERALIHAN USAHA TANI KARET (Hevea brasiliensis) KE KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis) DI NAGARI SUNGAI LANSEK, KECAMATAN KAMANG BARU, KABUPATEN SIJUNJUNG Muhamad Sukri; Roni Jarlis; Fildza Arief Syuhada; Andi Alatas
Jurnal AGRIBIS Vol. 12 No. 2 (2026): Oktober 2026
Publisher : Universitas Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36563/hzfann51

Abstract

Peralihan usaha tani dari karet ke kelapa sawit merupakan fenomena yang banyak terjadi di Kabupaten Sijunjung, khususnya di Nagari Sungai Lansek, sebagai respons terhadap perubahan kondisi sosial, ekonomi,dan lingkungan. Namun demikian, keputusan petani untuk melakukan peralihan usaha tani tidak semata-mata dipengaruhi oleh faktor ekonomi, melainkan juga oleh berbagai faktor lainnya. Penelitian ini disusun guna mengungkap faktor-faktor yang berperan terhadap keputusan petani beralih dari karet ke kelapa sawit serta mengidentifikasinya secara parsial maupun simultan. Dengan pendekatan kuantitatif, data primer dikumpulkan melalui kuesioner dari 21 petani yang telah beralih ke kelapa sawit, lalu diolah menggunakan regresi linier berganda yang mencakup uji t, uji F serta koefisien determinasi. Dari lima variabel yang diuji, hanya akses informasi dan teknologi yang terbukti berpengaruh secara parsial (signifikansi 0,019), sementara faktor ekonomi, sosial budaya, teknis-lingkungan, serta kebijakan-kelembagaan tidak menunjukkan pengaruh yang berarti. Ketika diuji secara bersama-sama, kelima faktor tersebut justru signifikan (F hitung 4,762; signifikansi 0,008), dengan kontribusi yang menjelaskan sekitar 48,5% keragaman keputusan petani (Adjusted R Square 0,485), sedangkan sisanya dipengaruhi unsur di luar model. Sementara 51,5% lainnya ditentukan oleh  faktor di luar model. Artinya, keputusan beralih komoditas lahir dari kombinasi berbagai faktor, sehingga  diperlukan pendekatan kebijakan yang lebih komprehensif dalam mendukung peralihan usaha tani.   
Analisis Dampak Produksi Kelapa Sawit Terhadap Kondisi Sosial, Ekonomi, Dan Lingkungan Masyarakat Di Nagari Sinamar Fransiskus Ferdinan Mexco Nababan; Roni Jarlis; Fildza Arief Syuhada; Taufiqqurrahman; Andi Alatas
JAGO TOLIS : Jurnal Agrokompleks Tolis Vol 6 No 3 (2026): Juni - September
Publisher : Universitas Madako Tolitoli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56630/jago.v6i3.1577

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak produksi kelapa sawit terhadap kondisi sosial, ekonomi, dan lingkungan masyarakat di Nagari Sinamar, Kecamatan Asam Jujuhan, Kabupaten Dharmasraya. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan survei terhadap 26 petani kelapa sawit melalui purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert, wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan statistik deskriptif, uji validitas, uji reliabilitas Cronbach's Alpha, dan analisis indeks persentase berbantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan aspek produksi berada pada kategori tinggi (71%), aspek sosial tinggi (72%), aspek ekonomi cukup (57%), dan aspek lingkungan tinggi (75%). Produksi kelapa sawit berdampak positif terhadap pendapatan, kesempatan kerja, dan fasilitas umum, namun menimbulkan dampak negatif berupa konflik sosial, melemahnya gotong royong, serta penurunan kualitas tanah, air, dan tutupan hutan. Diperlukan pengelolaan perkebunan berkelanjutan guna mengoptimalkan manfaat ekonomi sekaligus menjaga kelestarian sosial dan lingkungan.