Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

PEMANFAATAN LAHAN PEKARANGAN DALAM UPAYA PENGUATAN PANGAN KELUARGA MELALUI PELATIHAN BUDIDAYA TANAMAN SECARA VERTIKULTUR (Di Desa Talawi Mudiak, Kecamatan Talawi Kota Sawahlunto Sumatera Barat) andi, Andi alatas; Roni Jarlis; Juli Supriyanti; Vivi Hendrita; Fildza Arief Syuhada; Ananto; Refika Komala; Taufiqqurahman
Bersama : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2024): Bersama: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Fakultas Pertania Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/bsm.v2i1.24

Abstract

Pemanfaatan lahan pekarangan dalam upaya penguatan pangan keluarga melalui Pelatihan budidaya secara vertikultur ini merupakan solusi bagi masyarakat untuk memenuhi kebutuhan pangan rumah tangga  dengan memanfaatkan lahan pekarangan yang mereka miliki guna  menanam tanaman yang bermanfaat bagi keluarga untuk pemenuhan pangan secara mandiri . Tujuan dan manfaat pengabdian ini adalah untuk mentranfer ilmu pengetahuan kepada masyarakat tentang pemanfaatan lahan pekarangan rumah, yang dapat berguna bagi kehidupan masyarakat, memberi motivasi kepada masyarakat, Sehingga Kegiatan pengabdian ini diharapkan dapat memperbaiki Sumber Daya Manuasia, menambah pendapatan keluarga dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Metode yang dilakukan dalam Kegiatan yang dilaksanakan meliputi dengan memberikan penyuluhan tentang pentinganya pemanfatan lahan untuk pemenuhan pangan dan gizi keluarga. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan dengan tahapan penyuluhan serta edukasi dan demonstrasi tentang penanaman sayur-sayuran dengan menggunakan memanfaatkan media plastik bekas limbah rumah tangga seperti plastik bungkusan minyak goreng dan botol bekas minuman kemasan. Selama kegiatan pengabdian berlangsung peserta tampak antusias dan memperhatikan isi materi pengabdian
ANALISIS PENDAPATAN DAN KELAYAKAN USAHA SANTAN KELAPA. (ANALYSIS OF INCOME AND FEASIBILITY OF COCONUT MILK BUSINESS ). Peni, Maria Agusti; Syuhada, Fildza Arief
Agrifo : Jurnal Agribisnis Universitas Malikussaleh Vol. 9 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh - Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/ag.v9i1.15758

Abstract

Salah satu contoh bentuk UMKM dibidang pertanian adalah usaha santan kelapa yang mana bahan pokoknya dari hasil perkebunan yang dikelolah olah perseorangan atau kelompok yang usaha nya bersifat rumah tangga. Maka dari itu Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  tingkat pendapatan usaha santan kelapa di kecamatan IV Nagari Kabupaten Sijunjung dan Apakah usaha santan kelapa ini Layak untuk dijalankan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan febuari sampai juni 2023.yang berada di kecamatan IV Nagari, Kabupaten Sijunjung.Metode Yang Digunakan Dalam Penelitian Ini Adalah Metode Studi Kasus(Case Study). Data Yang Yang Digunakan adalah Analisis Data Kuantitatif. Biaya Produksi Dalam Usaha Santan Kelapa Di Kecamatan IV Nagari Sebesar Rp.202.713.752,- .Penerimaan Sebesar Rp.386.197.500,-.Pendapatan Sebesar Rp.183.483.748,-. Keuntungan  Sebesar Rp.164.721.248 . Berdasarkan Hasil Penelitian R/C Yang Didapatkan Sebesar 1,90 Dari  Usaha Santan Kelapa Di Kecamatan IV Nagari Bernilai Lebih Besar Dari 1(R/C>1) Yang Berarti Usaha Santan Kelapa Di Kecamatan IV Nagari Menguntungkan Dan Layak Untuk Dijalankan.
Analisis Faktor Produksi Teh Daun Gaharu Pada Kelompok Tani Hutan Putra Harapan Di Kabupaten Sijunjung Angelina, Riri; Syuhada, Fildza Arief
Journal of Agribusiness and Community Empowerment (JACE) Vol. 7 No. 1 (2024): March
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32530/jace.v7i1.738

Abstract

Gaharu merupakan salah satu komoditi hasil hutan non kayu yang cukup dapat diandalkan, apalagi mengingat sangat istimewa dibandingkan dengan hasil lainnya. Hampir seluruh bagian tanaman gaharu dapat dimanfaatkan berupa gubalnya. Selain gubalnya yang menguntungkan, daun gaharu juga dapat diproduksi menjadi teh herbal yang mampu menyehatkan dan menyegarkan badan. Adapun dalam proses produksi teh daun gaharu, diperlukan masukan berupa faktor produksi (bahan baku, modal, teknologi dan tenaga kerja), alat dan sarana agar berjalan dengan lancar. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui proses produksi teh dan faktor apa saja yang mempengaruhi produksi teh daun gaharu pada Kelompok Tani Hutan Putra Harapan. Metode penelitian menggunakan metode pendekatan secara kuantitatif, melalui pemanfaatan program SPSS. Responden penelitian adalah pihak yang terlibat secara langsung dalam proses produksi teh sebanyak 8 orang. Proses produksi teh daun gaharu sebagai berikut: tahap pertama pengambilan bahan baku, tahap kedua pemilahan daun gaharu, tahap ketiga pencucian daun, tahap keempat tahap pemotongan, tahap kelima yaitu tahap memasak daun dengan oven, tahap keenam yaitu tahap menghancurkan, tahap ketujuh yaitu packing. Secara parsial bahan baku (X1), modal (X2), dan teknologi (X3) tidak memiliki pengaruh terhadap produksi (Y) sedangkan tenaga kerja (X4) memiliki pengaruh terhadap produksi (Y). Penggunaan tenaga kerja mempengaruhi kualitas dan peningkatan produksi. Sedangkan secara simultan semua variabel bebas mempengaruhi produksi (Y) yakni 90% dan sisanya 10% dipengaruhi variabel lain.
Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning terhadap Hasil Belajar Mapel Ekonomi Kelas X di SMAN 2 Sijunjung Supriyanti, Juli; Hendrita, Vivi; Alatas, Andi; Syuhada, Fildza Arief
Neraca: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol. 9 No. 2 (2024): Neraca: Jurnal Pendidikan Ekonomi
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/neraca.v9i2.7264

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pengaruh dari siswa yang diajar dengan model pembelajaran problem based learning lebih tinggi hasil belajar  mata pelajaran ekonomi dibandingkan siswa yang diajar dengan model pembelajaran konvensional kelas X di SMAN 2 Sijunjung. Jenis penelitian ini adalah penelitian quasi eksperimen dengan menggunakan dua kelas penelitian yaitu kelas kontrol dan kelas eksperimen. Jumlah sampel penelitian dari kedua kelas adalah 66 orang siswa. Teknik pengumpulan untuk hasil belajar berupa tes dalam bentuk pilihan berganda yang diberikan diakhir pembelajaran. Teknik analisis data dilakukan uji persyaratan analisis data dan hipotesis dengan Anova dua jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar mata pelajaran ekonomi pada siswa yang diajarkan dengan  model pembelajaran problem based learning lebih tinggi daripada siswa yang diajarkan dengan menggunakan model pembelajaran konvensional di kelas X SMAN 2 Sijunjung. hasil uji menunjukkan bahwa nilai thitung 5,453 dan nilai probabilitas 0,000. Sehingga nilai probabilitas 0,000<0,05 maka H0 ditolak. Hal ini berarti bahwa hasil belajar ekonomi siswa yang diajar dengan model pembelajaran problem based learning secara signifikan lebih tinggi dari pada hasil belajar ekonomi siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran konvensional pada taraf signifikansi 0,05.
Training on Interactive Extension Media Development (PADI HEBAT) to Enhance Agricultural Extension Officers' Skills in Supporting Food Security Jarlis, Roni; Amelia, Kiki; Supriyanti, Juli; Hendrita, Vivi; Syuhada, Fildza Arief; Alatas, Andi; Fevria, Resti; Putri, Santi Diana; Putra, Ahadul
Pelita Eksakta Vol 8 No 2 (2025): Pelita Eksakta, Vol. 8, No. 2
Publisher : Fakultas MIPA Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/pelitaeksakta/vol8-iss2/295

Abstract

Sijunjung Regency has significant potential for rice farming development, supported by 1,643 farmer groups spread across 8 sub-districts and 80 agricultural extension officers. However, extension effectiveness is often hindered by limited attractive and interactive media. Data shows that 90% of 80 extension officers lack skills in developing effective extension media, with only 40% of farmers benefiting from interactive media. This community service program aimed to provide training on creating interactive media (brochures and pamphlets) for PADI HEBAT (Superior, Effective, ADDIE-based, and Measurable Rice) using Canva platform. The Research and Development (R&D) approach was employed with comprehensive training covering material socialization, hands-on practice, technology implementation, mentoring, and program sustainability. Results showed significant improvements: knowledge index increased from 71.19% to 78.66%, complete skills transformation from zero to competent level, motivation enhancement with 73.5% participants achieving high category, and successful implementation of digital media in routine extension activities. The program successfully transformed extension officers into digitally-literate professionals capable of creating attractive interactive extension materials
ANALISIS KEUNTUNGAN USAHA PETERNAKAN AYAM BROILER POLA KEMITRAAN DENGAN PT CIOMAS ADISATWA DI NAGARI MUARO BODI: PROFIT ANALYSIS OF BROILER CHICKEN FARMING BUSINESS PARTNERSHIP PATTERN WITH PT CIOMAS ADISATWA IN MUARO BODI VILLAGE Andiprita, Andiprita; Maiyontoni, Maiyontoni; Elisia, Rini; Komala, Refika; Syuhada, Fildza Arief
Tropical Animal Science Vol. 8 No. 1 May (2026): TROPICAL ANIMAL SCIENCE
Publisher : Universitas Boyolali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36596/tas.v8i1.2186

Abstract

The development of the livestock sector is part of the growth of the agricultural industry, as it holds strategic value in meeting food needs. The livestock subsector contributes to agricultural development, with the poultry industry being a key driver of business development in the livestock subsector. One interesting business activity to study in the livestock subsector is the broiler chicken business. Broiler chicken farming can be developed through a partnership model, namely a broiler chicken farm implemented using a nucleus-plasma scheme. This study aims to determine the partnership model implemented by Rizaldi Soetra with PT Ciomas Adisatwa and to determine the production costs and profits obtained from Rizaldi Soetra's broiler chicken farm. The study was conducted on Rizaldi Soetra's farm for two months, from June to August 2025 in Muaro Bodi Village, IV Nagari District, Sijunjung Regency. The study used 13,000 broiler chickens owned by Rizaldi Soetra during one production period to determine income and profits. The method used was a survey with direct field observations to obtain the necessary data. Data collection was conducted using observation, interviews, and documentation techniques. The results of this study indicate that Rizaldi Soetra's broiler chicken farm, operating in partnership with PT Ciomas Adisatwa, is highly profitable for farmers. It can be concluded that the partnership between Rizaldi Soetra's broiler chicken farm and its partner company, PT Ciomas Adisatwa, spans from upstream to downstream. The production costs for this business per unit are Rp386,086,758.11, resulting in a profit of Rp53,317,857.89, with a R/C ratio of 1.14.
Efektivitas Modul SL Padi Hebat Berbasis ADDIE dalam Meningkatkan Pengetahuan Petani Roni Jarlis; Juli Supriyanti; Vivi Hendrita; Taufiqqurrahman; Andi Alatas; Fildza Arief Syuhada
Agrifo : Jurnal Agribisnis Universitas Malikussaleh Vol. 11 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh - Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/ag.v11i1.26256

Abstract

Agricultural counseling through Field Schools (SL) has become a strategic approach in improving farmers' knowledge, but its effectiveness is often constrained by the quality of learning modules that are not structured, lack of supporting visuals, and are not accompanied by adequate evaluation instruments.This study aims to analyze the effectiveness of the ADDIE-based Great Rice SL Module in improving farmers' knowledge through a quantitative evaluation approach. The module was applied to 10 farmers participating in the Field School, and the effectiveness of learning was measured using the NGain test, knowledge structure analysis with Principal Component Analysis (PCA), and mapping the relationship between indicators through Pearson correlation. The results showed that the Great Rice SL module was able to increase farmers' knowledge with a medium effectiveness category, as reflected in the NGain value on three core variables: rice cultivation knowledge (0.31), disease identification (0.40), and balanced fertilization (0.41). The PCA analysis showed that the farmer's knowledge structure formed three main latent factors explaining the 26.9%, 19.1%, and 13% variances, respectively related to basic cultivation knowledge, field diagnostic capabilities, and fertilization technical skills. The results of the correlation visualization confirmed the existence of a strong positive relationship between the indicator plates, showing that the increase in knowledge occurred consistently in various aspects measured. Overall, the ADDIE-based SL Padi Hebat module has proven to be effective in increasing farmers' knowledge moderately and consistently, as well as reflecting the relevance of the module in supporting technical learning in the Field School program.
Strengthening Cooperative Capacity Through Business Feasibility Studies as a Strategy for Sustainable Agribusiness Development Fildza Arief Syuhada; Andi Alatas; Roni Jarlis; Juli Supriyanti; Taufiqqurrahman Taufiqqurrahman; Vivi Hendrita
Pelita Eksakta Vol 9 No 1 (2026): Pelita Eksakta, Vol. 9, No. 1
Publisher : Fakultas MIPA Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/pelitaeksakta/vol9-iss1/303

Abstract

This community service aimed to strengthen the capacity of Al-Barkah Mandiri Bersama Cooperative in Nagari Palaluar, Sijunjung, through training and mentoring on business feasibility studies for goat farming. Activities included socialization, discussions, technical training, technology application, and continuous mentoring covering market, financial, management, legal, and risk aspects. Evaluation using pre- and post-tests showed an increase in participants’ understanding from 46% to 71%, with an average normalized gain of 0.63 (medium category). These results indicate that the program effectively improved members’ knowledge and skills in preparing feasibility studies and raised awareness of their importance for sustainable agribusiness. The initiative contributes to cooperative empowerment and local agribusiness development while highlighting the need for follow-up support in financial recording and technical goat farming management to achieve more professional and competitive cooperative operations.
Analisis Peran Program Agrosolution Dalam Meningkatkan Hasil Produksi Kelapa Sawit di Kelompok Tani KUD Kumbang Jaya : studi kasus : Kelompok Tani KUD Kumbang Jaya di Desa Sidomakmur, Kabupaten Banyuasin sastya azzahra; Fildza Arief Syuhada; Andi Alatas; Roni Jarlis; Juli Supriyanti
Agrifo : Jurnal Agribisnis Universitas Malikussaleh Vol. 11 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh - Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/ag.v11i1.26614

Abstract

Abstract This study evaluates the effectiveness of the Agrosolution Program in optimizing oil palm productivity among farmer groups under the KUD Kumbang Jaya cooperative in Sidomakmur Village, Banyuasin Regency. The research is driven by the phenomenon of low yields in smallholder plantations, triggered by barriers to high-quality production inputs, delayed technology adoption, and a lack of continuous technical guidance. As a strategic solution, the Agrosolution Program, initiated by PT Pupuk Indonesia, employs an ecosystem-based approach that integrates technical assistance, provision of superior agricultural inputs, accessible financing, and marketing guarantees. Methodologically, this research adopts a descriptive quantitative design involving 94 oil palm farmers selected through purposive sampling. Primary data collected via observations and questionnaires were analyzed using a multiple linear regression model to examine variable effects both partially and simultaneously. The findings confirm that the Agrosolution Program intervention significantly impacts production enhancement. Specifically, technical assistance and fertilization technology emerge as the primary contributors with a significant influence, while the offtaker’s role shows a positive trend, though statistically it has not yet reached a dominant significance level. The R2 value indicates that the combination of variables in the model accounts for 47% of the variation in farmer production. Furthermore, comparative analysis confirms a substantial leap in productivity after farmers adopted the Agrosolution scheme. These results demonstrate that the program is an effective instrument for strengthening the independence and production capacity of smallholder oil palm farmers in the region. Keywords: Agrosolution Program, production, oil palm, farmer groups, cooperative. Abstrak Penelitian ini mengevaluasi efektivitas Program Agrosolution dalam mengoptimalkan produktivitas kelapa sawit pada kelompok tani di bawah naungan KUD Kumbang Jaya, Desa Sidomakmur, Kabupaten Banyuasin. Studi ini berangkat dari fenomena rendahnya hasil panen kebun rakyat yang dipicu oleh hambatan akses terhadap sarana produksi berkualitas, keterlambatan adopsi teknologi, serta minimnya bimbingan teknis yang kontinu. Sebagai solusi strategis, Program Agrosolution dari PT Pupuk Indonesia hadir dengan pendekatan ekosistem yang mengintegrasikan pendampingan teknis, penyediaan input pertanian unggul, kemudahan pembiayaan, hingga jaminan pemasaran. Secara metodologis, penelitian ini menerapkan desain kuantitatif deskriptif terhadap 94 petani kelapa sawit yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data primer yang dihimpun melalui observasi dan kuesioner diolah menggunakan model regresi linier berganda guna menguji pengaruh variabel secara parsial maupun simultan. Temuan penelitian menegaskan bahwa intervensi Program Agrosolution berdampak signifikan terhadap peningkatan produksi. Secara spesifik, variabel pendampingan teknis dan teknologi pemupukan menjadi kontributor utama yang berpengaruh nyata, sementara peran offtaker menunjukkan tren positif meskipun secara statistik belum mencapai level signifikansi yang dominan. Nilai R2 menunjukkan bahwa kombinasi variabel dalam model mampu menjelaskan 47% variasi produksi petani. Lebih lanjut, analisis komparatif mengonfirmasi adanya lompatan produktivitas yang nyata bagi petani setelah mengadopsi skema Agrosolution. Hasil ini membuktikan bahwa program tersebut merupakan instrumen yang efektif dalam memperkuat kemandirian dan kapasitas produksi petani kelapa sawit rakyat di wilayah tersebut. Kata kunci: Program Agrosolution, produksi, kelapa sawit, kelompok tani, KUD.
Analisis Pendapatan dan Kelayakan Usaha Agroindustri UMKM Kalamai Urang Awak di Muaro Kecamatan Sijunjung Kabupaten Sijunjung Elma Inesia Situmorang Lamris simajuntak; Juli Supriyanti; Fildza Arief Syuhada; Roni Jarlis; Andi Alatas
Agrifo : Jurnal Agribisnis Universitas Malikussaleh Vol. 11 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh - Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/ag.v11i1.26636

Abstract

This study aims to analyze the income generated by the Kalamai Urang Awak MSME in Nagari Muaro, Sijunjung District, and to assess the business feasibility of its agro-industrial opeRations. The research is driven by the strategic role of agro-industrial MSMEs in the regional economy and the importance of preserving traditional culinary products like kalamai, which possess significant cultural value and economic potential despite challenges in production efficiency and financial management. The method employed is descriptive quantitative, with data collection techniques including observation, interviews, and documentation. Business feasibility is measured using the Revenue-Cost Ratio (R/C Ratio), Break-Even Point (BEP), Payback Period (PP), and Net Present Value (NPV) indicators. The results show that Kalamai Urang Awak generates a monthly net income of Rp59,077,403 from a total revenue of Rp88,920,000, with production costs amounting to Rp29,842,597. The feasibility analysis indicates an R/C Ratio of 2.98, a production BEP of 180 packages per month, and a Payback Period of 1.43 indicating capital recovery within 1 year and 5 months which is well below the actual monthly production of 4,446 packages. Furthermore, the NPV is positive at Rp750,801,087 with a 10% discount rate. Based on these findings, it can be concluded that the Kalamai Urang Awak business is highly profitable and feasible for further opeRation and development as a leading agro-industrial enterprise.