Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Gambaran Kunjungan Antenatal Care Di Posyandu Karuhey Kelurahan Tumbang Rungan Rabiatunnisa, Rabiatunnisa; Suhartati, Susanti; Anita, Anita; Zulliati, Zulliati
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 7 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v7i1.179

Abstract

Indonesia kini menjadi salah satu dari 13 negara dengan angka kematian ibu tertinggi di dunia. Tingginya Angka kematian ibu disebabkan karena adanya komplikasi-komplikasi saat kahamilan. Menurut WHO (2018) sekitar 287.000 ibu meninggal karena komplikasi kehamilan dan kelahiran anak, seperti perdarahan 28 persen, preeklampsia/eklampsia 24 persen, infeksi 11 persen, dan penyebab tidak langsung (trauma obstetri) 5 persen Salah satu upaya yang diakukan untuk menurunkan dan mencegah terjadinya komplikasi saat melahirkan dengan melakukan pemeriksaan kehamilan (Antenatal care) secara rutin. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui gambaran kunjungan antenatal care di Posyandu Karuhey Kelurahan Tumbang Rungan. Penelitian ini adalah studi deskriptif yaitu peneliti menyelidiki gambaran kunjungan antenatal care di Posyandu Karuhey Kelurahan Tumbang Rungan. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan total sampling sebanyak 7 ibu hamil. Kemudian seluruh ibu hamil diberikan kuesioner tentang pemeriksaan antenatal care. Hasil penelitian didapatkan bahwa sebagian besar ibu hamil berpengetahuan rendah 71,4 persen, mempunyai sikap negatif 57 persen, penghasilan keluarga kurang dari UMR 57 persen, suami tidak mendukung 57 persen dan kunjungan antenatal care tidak sesuai jadwal 57 persen. Kesimpulan: masih terdapat ibu hamil dengan pengetahuan rendah dan bersikap negative, tidak mendapat dukungan dari suami serta melakukan kunjungan antenatal care tidak sesuai jadwal.
Pengaruh Pijat Bayi Dengan Kualitas Tidur Bayi Umur 0-6 Bulan Di PMB CU Martapura Rahmah, Aulia; Zulliati, Zulliati; Lestari, Yayuk Puji; Yuliana, Fitri
Sains Medisina Vol 3 No 4 (2025): Sains Medisina
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/snsmed.v3i4.688

Abstract

Kebutuhan tidur pada bayi harus dipastikan terpenuhi karena waktu tidur sangat penting bagi perkembangan bayi. Kurang tidur membuat bayi lebih rewel dan sering menangis. Latihan fisik pada bayi dapat dilakukan melalui teknik pemijatan, yang memiliki banyak manfaat untuk kesehatan dan kesejahteraan bayi. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh perawatan Pijat bayi dengan Kualitas Tidur Bayi di PMB Cahaya Ummi Martapura. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan rancangan penelitian yang akan dilakukan adalah Pre Eksperimental dengan rancangan One-Group Pretest-Postest Design. Sampel dalam penelitian ini adalah 30 bayi di PMB Cahaya Ummi Martapura. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan total sampling. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah kuesioner dan pedoman observasi. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis univariat dan bivariat dengan menggunakan perhitungan uji wilcoxon. Dari uji wilcoxon menunjukkan nilai p-value sebesar 0,000, yang lebih kecil dari 0,05 yang berarti ada pengaruh Pijat Bayi dengan Kualitas Tidur pada bayi 0-6 Bulan di PMB CU. Manfaat latihan fisik melalui pijat bayi dapat meningkatkan kualitas tidur, mendukung pertumbuhan fisik, merangsang perkembangan motorik, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, meredakan ketidaknyamanan dan kolik, dan meningkatkan ikatan emosional.
Pengaruh Status Anemia, KEK dan Jarak Kehamilan terhadap Kejadian BBLR Amalia, Nurul; Rahmawati, Dwi; Suhartati, Susanti; Zulliati, Zulliati
Journal of Language and Health Vol 6 No 2 (2025): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v6i2.7066

Abstract

Kabupaten Tapin menempati urutan ke 2 dengan kejadian BBLR Puskesmas Binuang mencatat tahun 2023 dengan 40 (11,3%) kasus KEK dan 13 (3,9%) mengalami anemia, pada tahun 2024 dengan 10 (8,4%) kasus KEK dan 13 (11%) mengalami anemia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pengaruh status anemia, KEK dan jarak kehamilan terhadap kejadian BBLR di Wilayah Kerja Puskesmas Binuang Tahun 2023. Jenis penelitian observasional analitik dengan pendekatan case control. Populasi semua ibu yang melahirkan bayi BBLR dan tidak BBLR tahun 2023 sebanyak 514 ibu. Sampel sebanyak 84 responden, dengan perbandingan kasus dan kontrol yaitu 1: 1. Kelompok kasus adalah ibu yang melahirkan BBLR sebanyak 42 orang dan kontrol adalah ibu yang tidak melahirkan BBLR sebanyak 42 orang. Teknik sampling yang digunakan adalah sampling Jenuh untuk kelompok kasus, dan Simple Random Sampling. Analisis menggunakan uji chi square. Karakteristik ibu terbanyak umur tidak berisiko sebanyak 72 responden (85,7%), Pendidikan menengah sebanyak 55 responden (65,5%), Pekerjaan ibu rumah tangga sebanyak 56 responden (66,7%), Paritas tidak berisiko sebanyak 66 responden (78,6%), Sosial Ekonomi rendah sebanyak 47 responden (56%). Status anemia ibu mayoritas tidak anemia sebanyak 58 responden (69%), Sebagian besar ibu tidak mengalami KEK sebanyak 69 responden (82,1%), mayoritas jarak kehamilan ibu tidak berisiko sebanyak 58 responden (69%), dan kejadian BBLR dan BBLN dengan kasus sebanyak 42 responden (50%) dan kontrol sebanyak 42 responden (50%). Ada pengaruh status anemia terhadap kejadian BBLR (p=0,002), adanya pengaruh KEK terhadap kejadian BBLR (p=0,004), dan adanya pengaruh jarak kehamilan terhadap kejadian BBLR (p=0,009). Adanya hubungan pengaruh status anemia, KEK dan jarak kehamilan terhadap kejadian BBLR di wilayah kerja Puskesmas Binuang tahun 2023
GAMBARAN PEMANFAATAN BILIK MENYUSUI DI KANTOR PEMERINTAHAN KABUPATEN HULU SUNGAI UTARA Hidayati, Nurmila; Zulliati, Zulliati; Lestari, Yayuk Puji
Midwifery And Complementary Care Vol 3 No 1 (2024): Midwifery and Complementary Care
Publisher : LPPM Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33859/mcc.v3i1.397

Abstract

Background: Exclusive breastfeeding for babies is very important and given until the baby is 6 months old. Breast milk, which is produced naturally by the body, contains nutrients that are important for the growth and development of babies, such as vitamins, proteins, carbohydrates and fats. One of the obstacles experienced by breastfeeding mothers in exclusive breastfeeding is if the mother works as an employee in an agency, both government and private. Objective: To find out the Utilization of the ASI Booth in the North Hulu Sungai District Government Office. Methods: This type of research with quantitative research with a descriptive observational design. The sample is the Head of Service and breastfeeding mothers who work in 6 Offices of North Hulu Sungai Regency in January 2023 totaling 34 people, taken using a total sampling technique. Retrieval of data using observation sheets. Data were analyzed using univariate analysis. Results: Almost all of the respondents were aged 20-35 years, almost all of the respondents' children were >6 months old, almost all of the respondents' homes to the office were ≤5 Km and all of the respondents worked 8 hours per day. Utilization of ASI booths in 6 Offices of Hulu Sungai Utara District for mothers who use them and Leaders/Management, all respondents stated that the utilization of ASI booths was optimal (100%). Conclusion: Utilization of ASI booths in 6 Offices of Hulu Sungai Utara District for mothers who use them and for Leaders/Management, all respondents stated that the utilization of ASI booths was optimal. Keywords: Breastfeeding Room, Exclusive Breastfeeding
HUBUNGAN RIWAYAT PEMAKAIAN KONTRASEPSI DENGAN RIWAYAT PENYAKIT KRONIS PADA WANITA USIA 45-55 TAHUN Rahayyu, Rini; Zulliati, Zulliati; Mahdiyah, Dede
Midwifery And Complementary Care Vol 3 No 1 (2024): Midwifery and Complementary Care
Publisher : LPPM Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33859/mcc.v3i1.398

Abstract

Background: Menopause is a normal life event which is marked by the physiological cessation of the last menstruation which is related to the elderly level of a woman. Women who use hormonal contraception will enter menopause longer or older. Objective: To determine the relationship between history of contraceptive use and history of chronic disease using the menopause rating scale (MRS) in women aged 45-55 years at the Dirgahayu Health Center, Kotabaru District. Methods: This study used an analytic survey with a cross-sectional approach. A sample of 30 mothers used accidental sampling. Data collection used a questionnaire which was analyzed in the form of a frequency distribution which was analyzed using the chi square test. Results: Most of the history of contraception use in women aged 45-55 years used hormonal as many as 19 people (63.3%). Mothers with mild and severe premenopausal complaints were 15 people (50.0%). Obtained a significant value of p = 0.014 (p.value <0.05), there is a relationship between history of contraceptive use and a history of chronic disease using the menopause rating scale (MRS) in women aged 45-55 years. Conclusion: there is a relationship between history of contraceptive use and history of chronic disease using the menopause rating scale (MRS) in women aged 45-55 years.
Pelaksanaan Skrining Anemia Pada Catin Wanita Di Puskesmas Tapin Utara Tahun 2021 Norma, Norma; Zulliati, Zulliati; Yuliantie, Putri
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia Vol. 3 No. 3 (2023): November : Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jikki.v3i3.2139

Abstract

Hb examination on female catin is useful to determine the status of anemia so that it can be prevented and intervened before pregnancy. According to the 2021 report of the Tapin District Health Office, the incidence of anemia in Catin was 160 people (14.1%) from 1135 catin examined. Puskesmas Tapin Utara is one of the puskesmas in Tapin regency that has provided reproductive health services to catin with the second most catin targets in Tapin district. The purpose of the study was to determine the implementation of anemia screening in women at the North Tapin health center. Quantitative descriptive observational research method on catin characteristics of anemic women through the reproductive health register instrument of the North Tapin Health Center in 2021. The results of the study of 130 women screened at the North Tapin health center in 2021 were 23 adolescents (17.7%), 107 adults (82.3). Very Thin category 12 people (9.2%), Thin category 23 people (17.7%), Normal 71 people (54.6%), Obese 10 people (7.7%), and Obesity 14 people (10.8%). Anemia 23 people (17.7%) and those who are not anemic 107 people (82.3%).
Statistics Enthusiast Movement: Enhancement of Posyandu and PKK Cadre Competencies in Desa Simpang Tiga for Monitoring Maternal and Child Health : Gerakan Cinta Statistik: Peningkatan Kompetensi Kader Posyandu dan PKK Desa Simpang Tiga dalam Pemantauan Kesehatan Ibu dan Anak Anggraini, Dewi; Rahkmawati , Yeni; Zulliati, Zulliati; Maulida, Maisya; Cahyadi, Rizqa Nabiilah; Nazili, Muhammad Haqin; Al Atqiaa , Muhammad Azkaa; Siahaan, Priscilla Aquirera Iory; Viranty, Miftah Rizky
Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 9 No. 2 (2025): Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/dinamisia.v9i2.25013

Abstract

Local area monitoring of maternal and child health is crucial for assessing health service quality. In Desa Simpang Tiga, challenges include a manual and unintegrated maternal and child health documentation system and limited cadre competencies in anthropometric measurements, antenatal care data management, and analysis. This community-based empowerment program aimed to address these issues through community partnership empowerment. The program involved focus group discussions and scientific and technical training for Posyandu and PKK cadres. A Wilcoxon Test evaluated the program's effectiveness by comparing pre- and post-training cadre competencies. Results showed significant improvements: cadre competency in anthropometric measurements increased by 20.8% (from 53% to 73.8%) (p < 0.05). Competency in maternal and child health data management and analysis increased by 43.8% (from 33.5% to 77.3%) (p < 0.05). These findings demonstrate the program's success in enhancing cadre competencies in basic maternal and child health measurements and data management in Desa Simpang Tiga.
Pengaruh Tekhnik Deep Breathing Pada Ibu Bersalin Terhadap Tingkat Nyeri Persalinan Kala I Fase Aktif di PMB Hj A Kota Banjarmasin Istiqamah, Istiqamah; Pratiwi, Dian; Zulliati, Zulliati; Haryono, Ika Avrilina
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 1 (2025): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i1.857

Abstract

Pendahuluan: Nyeri persalinan merupakan proses fisiologis yang dapat menimbulkan ketidaknyamanan ekstrem, memengaruhi kondisi fisik dan psikologis ibu bersalin. Nyeri yang berlebihan dapat meningkatkan stres dan gangguan hormonal yang berisiko terhadap kelancaran proses persalinan. Oleh karena itu, diperlukan intervensi non-farmakologis yang praktis dan efektif seperti teknik deep breathing, yang dapat menjadi solusi untuk mengurangi intensitas nyeri tanpa efek samping. Tujuan: Menganalisis pengaruh teknik deep breathing terhadap tingkat nyeri persalinan kala I fase aktif pada ibu bersalin di TPMB Hj. A Kota Banjarmasin. Metode: penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan quasi eksperimen pretest-posttest with control group design. Jumlah sampel sebanyak 12 orang ibu bersalin yang dibagi menjadi kelompok eksperimen dan kontrol masing-masing 6 orang. Data dianalisis menggunakan uji Paired Sample T-Test dan Independent Sample T-Test. Hasil:  Rata-rata skor nyeri sebelum intervensi pada kelompok eksperimen adalah 8,17 dan menurun menjadi 3,00 setelah intervensi. Pada kelompok kontrol, rata-rata skor nyeri sebelum intervensi adalah 8,17 dan menurun menjadi 7,50 tanpa intervensi. Uji paired t-test menunjukkan penurunan signifikan pada kelompok eksperimen (p = 0,000), sedangkan independent t-test menunjukkan perbedaan signifikan antara kedua kelompok (p = 0,000). Simpulan: Terdapat pengaruh yang signifikan antara Tingkat nyeri sebelum dan sesudah diberikan tekhnik deep breathing. Dengan cara memberikan dukungan emosional, seperti sentuhan lembut, kata-kata penyemangat, dan kehadiran yang menenangakan.
Optimalisasi Peran Kader Dan Keluarga Menggunakan Digitalisai Program Kelas Keluarga Dalam Mendukung Penurunan Stunting Zulliati, Zulliati; Hestiyana, Nita; Cipta, Subhan Panji; MS, Nur Cahya; Pahlevi, Gilang; EP, Safina Restu; Hafizah, Kintan
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (ABDIKEMAS) Vol 7 No 2 (2025): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (ABDIKEMAS)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Politeknik Kesehatatan Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/abdikemas.v7i2.3669

Abstract

Stunting merupakan permasalahan nasional yang perlu diperhatikan bersama baik lintas sektor, pemerintahan setempat petugas kesehatan maupun bagian pengembangan pendidikan kesehatan. Kabupaten Banjar yang menjadi lokus penurunan stunting salah satunya adalah Desa Gudang Hirang Kecamatan Sungai Tabuk, wilayah ini menjadi penyumbang terbesar untuk kasus stunting walaupun sudah mengalami penurunan yang signifikan dari tahun 2021 dan 2022 namun masih sangat jauh dari target nasional. Program Kelas Keluarga merupakan salah satu upaya yang dicanangkan untuk meningkatkan peran kader dan keluarga dalam mengatasi stunting. Pelaksanaan program kelas keluarga bertujuan untuk memingkatkan peran kader dan keluarga dalam pelibatan secara langsung menggunakan metode asuhan dan pendampingan pada ibu dan anak yang dimulai dari masa remaja hingga lansia. Kader bersama dengan perangkat desa akan menjadi informan utama sekaligus edukator secara langsung kepada keluarga. Pelatihan dalam kegiatan ini melibatkan kader dan perangkat desa, untuk meningkatkan keterampilan dalam mendeteksi penyulit pada kehamilan ibu dan mendeteksi penyimpangan pada tumbuh kembang anak. Peningkatan pengetahuan kader dan keluarga diperlukan sebuah digitalisasi yang dapat diakses oleh kader dan keluarga dalam bentuk WEB terstruktur yaitu https://prokel.id/.