Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN IPA DALAM MENUMBUHKAN SIKAP PEDULI LINGKUNGAN SISWA SEKOLAH ADIWIYATA Jannah, An-Nisa Mutiara Rizky; Sari, Dhita Ayu Permata; Puspitarini, Sapti
BIOCHEPHY: Journal of Science Education Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : MO.RI Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52562/biochephy.v4i2.1264

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan sikap peduli lingkungan siswa melalui keterlaksanaan pembelajaran IPA di salah satu sekolah adiwiyata. Jenis penelitian menggunakan deskriptif kualitatif dengan desain studi kasus tunggal (single case study). Teknik pengumpulan data melalui observasi, analisis dokumen, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan pembelajaran IPA dalam menumbuhkan sikap peduli lingkungan dilakukan dengan menerapkan 1) tujuan pembelajaran berlandaskan lingkungan yang dibuat sesuai dengan capaian pembelajaran, 2) bahan ajar dan media pembelajaran dikaitkan dengan isu lingkungan 3) model pembelajaran menggunakan pendekatan yang menekankan keaktifan siswa atau Student Centered Learning, 4) pembelajaran yang memadukan pengetahuan konseptual serta prosedural dalam memecahkan masalah lingkungan, 5) penugasan berkaitan dengan lingkungan, 6) pembuatan karya dilakukan sesuai dengan tujuan pembelajaran, 7) pengetahuan lingkungan hidup yang didapat untuk mengatasi permasalahan lingkungan di kehidupan. Hal ini didukung data wawancara bersama guru IPA yang menyatakan bahwa membiasakan siswa terlibat langsung dengan lingkungan sehingga memiliki kemampuan berpikir kritis terhadap pengelolaan lingkungan hidup.
Piper betle L. Leaves Extract Potentially Reduce the Nitric Oxide Production on LPS-Induced RAW 264.7 Cell Lines Dwijayanti, Dinia Rizqi; Puspitarini, Sapti; Widodo, Nashi
The Journal of Experimental Life Science Vol. 13 No. 2 (2023)
Publisher : Graduate School, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jels.2023.013.02.02

Abstract

Chronic inflammation can lead to several diseases that represent the leading causes of mortality worldwide. Conventional treatment of inflammation can carry some risks. Therefore, research on herbal medicine that are suspected of having anti-inflammatory effects, such as Piper betle L., is important. This study aims to investigate the effect of P. betle L. extract on nitric oxide as a pro-inflammatory mediator. The dried leaves of P. betle L. were extracted by ethanol. RAW 264.7 cells were treated with LPS and P. betle L. extract (PBE). Nitric oxide was measured by the Griess method. Antioxidant activity was determined using 2,2–Diphenyl-1-picrylhydrazyl (DPPH) method. Total flavonoids and phenolic content were also identified by aluminium chloride and Folin–Ciocalteu colorimetric assay, respectively. This study demonstrated that the PBE has excellent NO suppression activity with the IC50 56.22±16.41 μg.mL-1, without cytotoxicity. PBE also has DPPH inhibitory concentration IC50 values of 279.67±11.36 ppm. Interestingly, PBE has a flavonoid content of 50.17±3.14 mg QE.g-1 and phenolic content of 128.92±1.2 mg GAE.g-1. These compounds are thought to be responsible for its anti-inflammatory as well as antioxidant. This study proved that P. betle L. leaves extract could be used as a candidate for anti-inflammatory drugs. Nevertheless, further research about the biological activity mechanism and their bioactive compounds' purification is still required. Keywords: Inflammation, lipopolysaccharide, Macrophage, Nitric Oxide, Piper betle. 
Preparation of Virgin Coconut Oil (VCO) Using the Pineapple Enzymatic Method Nisa, Alyyah Fikrotun; Fauziyah, Iffah Nur; Aini, Ika Nur; Wardhani, Raden Eliza; Astriani, Dyah; Puspitarini, Sapti
BIOTIK: Jurnal Ilmiah Biologi Teknologi dan Kependidikan Vol 13, No 1 (2025): JURNAL BIOTIK
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/biotik.v13i1.23682

Abstract

Virgin Coconut Oil (VCO) merupakan minyak nabati yang diekstrak dari endosperma kelapa segar dan matang tanpa penyulingan kimia atau panas tinggi. VCO dapat diproduksi dengan beberapa metode, salah satunya adalah metode enzimatik nanas. Hasil produksi VCO enzimatik nanas memiliki keunggulan dibandingkan metode lainnya. Nanas merupakan tanaman yang relatif mudah dibudidayakan di Indonesia, namun pemanfaatan nanas masih belum maksimal, biasanya hanya sebagai olahan makanan atau minuman yang dapat dikonsumsi langsung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui cara produksi VCO menggunakan metode enzimatik dari buah nanas dan parameter fisik VCO yang dihasilkan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode campuran. Hasil penelitian ini menghasilkan minyak sebanyak 40 ml dengan kejernihan bening, aroma sedikit menyengat khas kelapa, dan memiliki rasa khas minyak kelapa.
Pelatihan Guru IPA SMP dalam Membuat Lembar Kerja Peserta Didik Berbasis Culturally Responsive Teaching: Upaya Mewujudkan Implementasi Kurikulum Merdeka sebagai Kurikulum Nasional Tutut Nurita; Erman Erman; Enny Susiyawati; Ahmad Fauzi Hendratmoko; Sapti Puspitarini
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 6 No. 4 (2024): November
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v6i4.2173

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru IPA SMP dalam menyusun Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis Culturally Responsive Teaching (CRT) untuk mendukung implementasi Kurikulum Merdeka. Pelaksanaan melibatkan 45 guru anggota MGMP IPA Kabupaten Pasuruan menggunakan desain one-group pretest-posttest. Metode pelatihan terdiri dari blended learning yang mencakup workshop luring dan pendampingan daring melalui Google Classroom. Kegiatan melibatkan pengenalan CRT, praktik penyusunan LKPD, hingga pengunggahan karya di Platform Merdeka Mengajar. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan guru, dengan skor rata-rata posttest berada di kategori sangat baik (55,56%). Keterampilan guru dalam menyusun LKPD berbasis CRT juga meningkat, terutama dalam aspek integrasi budaya lokal dan strategi pembelajaran. Pembahasan mengungkapkan perlunya pendampingan berkelanjutan untuk penguasaan prinsip CRT. Rekomendasi mencakup penguatan pelatihan pada aspek integrasi budaya dan kolaborasi guru-peserta didik untuk efektivitas pembelajaran berbasis budaya. Training of Junior High School Science Teachers in Creating Student Worksheets Based on Culturally Responsive Teaching: Efforts to Realize the Implementation of the Independent Curriculum as a National Curriculum Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru IPA SMP dalam This program aimed to enhance junior high school science teachers' knowledge and skills in developing Student Worksheets (LKPD) based on Culturally Responsive Teaching (CRT) to support the implementation of the Independent Curriculum. The program engaged 45 teachers from the MGMP IPA in Pasuruan Regency, using a one-group pretest-posttest design. The training method combined blended learning, including face-to-face workshops and online mentoring via Google Classroom. Activities included CRT introduction, LKPD design practice, and uploading teacher-created worksheets to the Merdeka Mengajar Platform. The results showed a significant improvement in teachers’ knowledge, with an average posttest score categorized as excellent (55.56%). Teachers’ skills in developing CRT-based LKPD also improved, especially in integrating local cultural values and implementing teaching strategies. The discussion highlighted the need for continuous mentoring to deepen understanding of CRT principles. Recommendations include strengthening training in cultural integration aspects and fostering teacher-student collaboration for more effective culturally-based learning.  
KURAS SUMUR GEDE: TRADISI SAKRAL DAN KONSERVASI ALAM DI DESA SOBONTORO KECAMATAN TAMBAKBOYO KABUPATEN TUBAN Arika Nadia Zalfa; Fikky Dian Roqobih; Sapti Puspitarini; Enny Susiawati
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 2 No. 3 (2025): April
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v2i3.4368

Abstract

Tradisi “Kuras Sumur Gede” di Desa Sobontoro, Tuban, merupakan praktik kearifan lokal yang diwariskan untuk menjaga keseimbangan ekosistem dan konservasi air. Penelitian ini bertujuan menganalisis relevansi tradisi ini di tengah modernisasi dan perubahan lingkungan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa “Kuras Sumur Gede” tidak hanya berfungsi sebagai ritual pembersihan sumur, tetapi juga mengandung nilai filosofis, sosial, dan spiritual yang mendalam. Tradisi ini efektif dalam menjaga kualitas air dan mempererat solidaritas masyarakat. Kesimpulannya, “Kuras Sumur Gede” adalah model adaptif pelestarian lingkungan yang relevan untuk menjamin ketersediaan air di Desa Sobontoro. Implikasi penelitian ini adalah perlunya integrasi tradisi dengan inovasi modern untuk meningkatkan kesadaran generasi muda dan memperluas dampak konservasi.
Menggali Kearifan Lokal: Tradisi Nyadran Dam Bagong Dalam Upaya Konservasi Sumber Daya Alam Lingkungan Nabila Hanin Fitriani; Fikky Dian Roqobih; Sapti Puspitarini; Enny Susiyawati
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 2 No. 4 (2025): Juli
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v2i4.4385

Abstract

Indonesia, sebagai negara yang kaya akan keberagaman budaya, adat istiadat, suku, agama, dan ras, memiliki tradisi yang unik di setiap daerah. Salah satu tradisi yang menonjol adalah Nyadran Dam Bagong di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, yang merupakan ritual simbolik yang mengedepankan rasa syukur kepada Tuhan dan penghormatan kepada leluhur, khususnya Adipati Ageng Minak Sopal. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji sejarah, pelaksanaan, dan nilai- nilai yang terkandung dalam tradisi Nyadran, serta perannya dalam konservasi lingkungan dan keberlanjutan sosial masyarakat setempat. Metode yang digunakan adalah studi pustaka dan analisis data sekunder dari berbagai sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi Nyadran tidak hanya berfungsi sebagai ritual keagamaan, tetapi juga sebagai sarana untuk memperkuat identitas budaya, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan menjaga kelestarian lingkungan. Melalui pelaksanaan tradisi ini, masyarakat Trenggalek menunjukkan rasa syukur atas hasil pertanian yang melimpah dan berkomitmen untuk melestarikan nilai-nilai kearifan lokal. Dengan demikian, tradisi Nyadran Dam Bagong berkontribusi pada pengembangan pariwisata lokal dan pelestarian budaya, serta menciptakan hubungan harmonis antara manusia dan alam.
LELANG BANDENG KAWAKAN SEBAGAI WUJUD KEARIFAN LOKAL DALAM KONSERVASI SUMBER DAYA PERIKANAN DI SIDOARJO Novita Azzahra Ramadhina; Fikky Dian Roqobih; Sapti Puspitarini; Enny Susiawati
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 2 No. 4 (2025): Juli
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v2i4.4405

Abstract

Tradisi Lelang Bandeng Kawakan yang telah berlangsung sejak 1962 di Sidoarjo merupakan inisiatif lokal yang menggabungkan nilai ekonomi, budaya, dan sosial dalam pengelolaan sumber daya perikanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kontribusi tradisi tersebut terhadap konservasi perikanan dan keberlanjutan ekosistem perairan. Dengan pendekatan kualitatif melalui studi literatur dan wawancara dengan petani tambak dan masyarakat lokal, ditemukan bahwa lelang ini tidak hanya meningkatkan kesejahteraan ekonomi, tetapi juga mendorong praktik perikanan berkelanjutan. Partisipasi masyarakat dalam lelang memperkuat ikatan sosial dan kesadaran akan pentingnya menjaga sumber daya alam, khususnya ikan bandeng sebagai simbol kekayaan lokal. Selain itu, penerapan budidaya berkelanjutan dan pengelolaan limbah turut memperkecil dampak lingkungan. Tradisi ini juga berpotensi meningkatkan daya saing produk bandeng, menarik investasi, dan menciptakan peluang ekonomi jangka panjang bagi masyarakat pesisir.
PEWARNA ALAMI BATIK SENDANG LAMONGAN: SOLUSI RAMAH LINGKUNGAN DALAM UPAYA KONSERVASI ALAM Naurah Fakhrina; Enny Susiyawati; Fikky Dian Roqobih; Sapti Puspitarini
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 2 No. 4 (2025): Juli
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v2i4.4443

Abstract

Batik Sendang Lamongan merupakan batik yang diproduksi oleh masyarakat Desa Sendang Duwur, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan. Batik tersebut merupakan warisan budaya yang memiliki nilai estetika dan identitas yang khas melalui corak dan tata warna yang digunakan. Penggunaan pewarna alami yang diperoleh dari tumbuhan seperti pohon mengkudu, pohon thom, babakan tinggi, babakan kulit mahoni, dan lainnya nenjadi alternatif ramah lingkungan dibandingkan dengan penggunaan pewarna sintesis yang sering berdampak pada penjemaran lingkungan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan wawancara untuk menggali persepsi dan tantangan pada proses produksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan pewarna alami tidak hanya menjaga keaslian tradisi batik, tetapi juga mendukung konservasi keanekaragaman hayati dan lingkungan secara signifikan. Keberlanjutan sumber daya diperkuat dengan budidaya dan penanaman kembali tanaman pewarna, serta edukasi menyeluruh mengenai batik pewarna alami. Meskipun terdapat tantangan pada proses produksinya seperti warna alami yang dihasilkan tidak akan bisa sama dan biaya produksi yang lebih tinggi, penggunaan pewarna alami ini terbukti dapat meningkatkan kualitas produk dan memberikan dampak positif bagi lingkungan, sehingga inovasi tersebut juga dapat menjadi sumber acuan bagi daerah lain.
Peran Pemuda dalam Konservasi Berbasis Kearifan Lokal: Studi Kasus Upacara Larung Sembonyo di Trenggalek Shalkha Hanifi; Fikky Dian Roqobih; Sapti Puspitarini; Enny Susiyawati
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 2 No. 4 (2025): Juli
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v2i4.4481

Abstract

Upacara Larung Sembonyo merupakan tradisi tahunan masyarakat pesisir Trenggalek yang memadukan nilai spiritual, sosial, dan ekologis, namun korelasi empiris antara ritual ini dengan efektivitas konservasi sumber daya pesisir masih sangat minim. Tujuan dari dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengevaluasi peran Larung Sembonyo sebagai mekanisme sosial-ekologis dalam meningkatkan konservasi sumber daya alam. Metode yang digunakan pada penelitian ini menggunakan metode campuran dengan menggabungkan metode kualitatif yang didapatkan melalui wawancara dengan pemuda yang aktif mengikuti kegiatan upacara untuk melakukan analisis dalam mengidentifikasi persepsi dan makna konservasi, dan metode kuantitatif yang didapatkan melalui kuisioner kepada 25 pemuda di Kabupaten Trenggalek untuk mengukur pengetahuan dan sikap mereka terhadap upacara ini. Berdasarkan hasil yang didapatkan melalui penelitian ini diketahui bahwa Upacara Larung Sembonyo memiliki hubungan keterkaitan antara budaya dengan kearifan lokal yang ada di Trenggalek. Implikasinya adalah masyarakat di Trenggalek dapat melaksanakan budaya ini dengan berkolaborasi dengan berbagai pihak terutama generasi muda untuk dapat meningkatkan nilai – nilai budaya dan wisata yang ada di sana.
NYADRAN SEBAGAI SARANA PELESTARIAN LINGKUNGAN : STUDI NILAI LINGKUNGAN DALAM TRADISI BUDAYA MASYARAKAT SIDOARJO Rachma Firdauzi, Aliya; Fikky Dian Roqobih; Sapti Puspitarini; Enny Susiyawati
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 2 No. 4 (2025): Juli
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v2i4.4495

Abstract

Nyadran merupakan tradisi budaya yang diwariskan secara turun-temurun oleh masyarakat pesisir di Sidoarjo. Tradisi ini tidak hanya berfungsi sebagai ritual spiritual, tetapi juga mengandung nilai-nilai konservasi lingkungan yang tercermin dalam berbagai praktik budaya yang dilakukan masyarakat. Namun, modernisasi menyebabkan pergeseran makna ekologis dalam pelaksanaannya. Diperlukan strategi pelestarian melalui edukasi, program konservasi, dan kolaborasi diperlukan agar Nyadran tetap berperan dalam menjaga lingkungan secara berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana tradisi Nyadran berperan dalam pelestarian lingkungan serta nilai-nilai ekologis yang terkandung di dalamnya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah systematic literature review (SLR) dengan menggunakan data basis Google Scholar dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi ini berkontribusi dalam konservasi lingkungan melalui kegiatan pembersihan lingkungan, ungkapan syukur atas hasil laut, dan edukasi ekologis tetapi terdapat pengaruh modernisasi pada aspek perayaan dan hiburan yang lebih dominan.