Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Pelatihan Retorika untuk Guru Sekolah Dasar Menggunakan Strategi Podcast Ika Rahmawati; Hendrik Pandu Paksi; Farida Istianah; Ricky Setiawan
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v6i1.10046

Abstract

Berdasarkan hasil observasi dan wawancara terhadap beberapa guru Sekolah Dasar di Kabupaten Banyuwangi diperoleh data masih banyak guru yang mengeluh kesulitan dalam menyampaikan materi karena kurangnya keterampilan menjelaskan materi. Kebanyakan siswa generasi alpha mudah bosan apabila guru terlalu banyak ceramah. Dari analisis situasi yang dilakukan, permasalahan utama terdapat pada kurangnya kemampuan guru dalam beretorika sehingga apa yang disampaikan terkesan monoton dan menjenuhkan. Maka dari itu, Tim Pelaksana PKM Unesa tergerak untuk ikut memberikan solusi terhadap permasalahan tersebut dengan memberikan Pelatihan Retorika untuk Guru SD menggunakan Strategi Podcast. Podcast dalam arti yang sederhana adalah rekaman audio. Dengan podcast seorang guru dapat merekam terlebih dahulu penjelasan materi pelajaran dan kemudian bisa disajikan dalam berbagai platform yang dapat diakses siswa secara langsung dan tidak langsung. Seiring perkembangan teknologi digital, podcast berkembang dari yang dulu hanya sekedar rekaman audio menjadi audio visual dan bisa dilakukan secara live atau realtime. Pelatihan ini dilaksanakan pada tanggal 22 Juli 2023 tepatnya pada hari Sabtu di Kabupaten Banyuwangi dan berlokasi di SDN 4 Wringinpitu Tegaldlimo Kabupaten Banyuwangi dengan menggunakan metode ceramah, tanya jawab, praktik terbimbing dan bimbingan pasca pelatihan. Pelatihan ini menghasilkan output utamanya berupa peningkatan pengetahuan dan keterampilan guru dalam beretorika menggunakan strategi podcast dalam pembelajaran. According to the findings of observations and interviews with various elementary school teachers in Banyuwangi Regency, many teachers still complain about challenges in delivering the curriculum due to a lack of ability to explain the information. Most alpha-generation pupils become easily bored if the teacher teaches too much. According to the situation analysis, the fundamental issue is the teacher's lack of rhetorical talent, which causes what is given to appear monotonous and dull. As a result, we felt compelled to help solve this problem by providing Rhetoric Training for Elementary School Teachers through the Podcast Strategy. In the most basic sense, podcasts are audio recordings. A teacher can use podcasts to first record an explanation of the lesson topic before presenting it on multiple platforms that students can access directly or indirectly. Podcasts have evolved from only audio recordings to audiovisuals that may be done in life or real-time as digital technology has advanced. This training was held on Saturday, July 22, 2023, in Banyuwangi Regency and is located in SDN 4 Wringinpitu Tegaldlimo Banyuwangi Regency. The lecture method, question and answer, guided practice, and post-training guidance are used. The main output of this program is an increase in teachers' knowledge and skills in rhetoric through podcast tactics in learning. 
Pelatihan Manajemen Kelas Bagi Guru-Guru di Padang Besar Municipality Thailand Ricky Setiawan; Ima Widiyanah; Nurul Istiqfaroh; Vania Ardelia; Ade Luh Febiola Kristanti
Kontribusi: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023): November 2023
Publisher : Cipta Media Harmoni

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53624/kontribusi.v4i1.276

Abstract

Pengabdian Masyarakat ini bertujuan untuk memfasilitasi guru-guru di Padangbesar Municipality Thailand dalam mengelola kegiatan pembelajaran yang inovatif dan kreatif, sekaligus untuk membantu guru-guru di Padangbesar Thailand dalam meningkatkan kemampuan memanajemen pembelajaran. Hal ini sangat penting karena untuk memberikan pemahaman serta mengembangkan kemampuan aplikatif dalam memanajemen pembelajaran yang efektif dan inovatif agar guru- guru dapat bekerja secara professional dan terampil. Manajemen kelas merupakan kegiatan yang sangat penting dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Demi menunjang kegiatan tersebut maka akan dilakukan Kerjasama dengan Sekolah Padangbesar Municipality Thailand. Metode yang dilakukan yaitu pelatihan secara langsung dengan mendatangkan beberapa narasumber dari Indonesia. Kegiatan ini akan dilakukan selama 2 hari dan ditindak lanjuti dengan kegiatan refleksi agar pelatihan manajemen kelas dalam penerapan kurikulum merdeka dapat di implementasikan oleh guru-guru Padangbesar Municipality Thailand.
PELATIHAN PENYUSUNAN ASESMEN LITERASI MATEMATIS BAGI GURU UNTUK DIAGNOSTIK AWAL SISWA DI SEKOLAH DASAR TRENGGALEK Zaenal Abidin; Ika Rahmawati; Farida Istianah; Hendrik Pandu Paksi; Ricky Setiawan
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 2 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i2.6927

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya pemahaman guru sekolah dasar dalam menyusun asesmen literasi matematis yang dapat digunakan sebagai instrumen diagnostik awal untuk mengidentifikasi kemampuan peserta didik. Asesmen yang digunakan guru selama ini masih didominasi oleh soal yang mengukur penguasaan konsep, sehingga belum mampu memberikan gambaran komprehensif mengenai kemampuan siswa dalam bernalar, memecahkan masalah, dan menerapkan konsep matematika dalam berbagai konteks kehidupan. Tujuan PKM ini adalah meningkatkan kompetensi guru dalam menyusun asesmen literasi matematis melalui kegiatan pelatihan dan pendampingan. Metode PKM terdiri atas tahap perencanaan dan persiapan, pelaksanaan pelatihan, serta evaluasi dan monitoring. Sasaran kegiatan adalah guru sekolah dasar di Kabupaten Trenggalek, Provinsi Jawa Timur. Pelaksanaan PKM dilaksanakan selama dua bulan pada Juli–Agustus 2023. Instrumen yang digunakan meliputi observasi, wawancara, dan lembar angket, sedangkan hasil kegiatan dianalisis secara deskriptif. Hasil PKM menunjukkan bahwa guru mengalami peningkatan pemahaman dan keterampilan dalam menyusun asesmen literasi matematis yang kontekstual, valid, dan sesuai dengan karakteristik peserta didik sekolah dasar sebagai dasar pelaksanaan diagnostik awal pembelajaran. Dengan demikian, pelaksanaan pelatihan dan pendampingan mampu meningkatkan kompetensi guru dalam menyusun asesmen literasi matematis untuk mendukung pembelajaran yang lebih efektif dan berpusat pada kebutuhan belajar siswa.
Pelatihan Manajemen Stres Berbasis Mindfulness: Efektivitas Pendekatan MBSA CR8+ terhadap Peningkatan Strategi Koping Positif Tenaga Kerja Indonesia di Hong Kong Mochamad Nursalim; Wulan Patria Saroinsong; Sherrin Nurlita Widya; Ricky Setiawan; Ni Made Marlin Minarsih; Nanda Audia Vrisaba; Hitta Alfi Muhimmah; Shelly Andari; Dhian Gowinda Luh Safitri; Vania Ardelia; Ima Widiyanah
Transformasi dan Inovasi : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 1 (2026): Volume 6, Nomor 1, Januari 2026
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpm.v6n1.p29-33

Abstract

Indonesian migrant workers (TKI) in Hong Kong face significant psychological stress due to heavy workloads, social isolation, and cultural adaptation pressures. Limited access to mental health services exacerbates this condition. This community service program aims to improve the stress management skills of Indonesian migrant workers through the Mindfulness-Based Stress Approach (MBSA) CR8+. The program was implemented comprehensively with a training design using a participatory and educational approach that was oriented towards increasing individual capacity in managing stress through mindfulness techniques. This training was attended by 200 participants.. The intervention included online training (Zoom and Google Classroom) and offline training in Hong Kong, with the MBSA CR8+ module covering mindfulness techniques, progressive relaxation, emotion regulation, and guided breathing. Pre-test results showed that 45% of participants experienced high stress and 40% experienced moderate stress, with the dominant complaints being heavy workloads (55%) and limited rest time (48%). Post-test results showed a decrease in physical symptoms (40% to 35%) and negative emotions (30% to 25%), as well as a significant increase in positive coping strategies from 10% to 20%. The MBSA CR8+ approach has been proven effective in increasing self-awareness and stress regulation in Indonesian migrant workers. This model has potential for replication in migrant worker communities in other countries. This program produces a mindfulness-based training module that can be sustainably adopted by community partners.
Empowering Elementary School Teachers through the Integration of Education for Sustainable Development (ESD) into the National Curriculum to Create Sustainable Schools Ricky Setiawan; Wulan Patria Saroinsong; Sujarwanto Sujarwanto; Zeni Zakia Zamania; Rifka Anisa Ummami; Moch. Naufal; Zinni Akmalia
Abimanyu : Jornal of Community Engagement Vol 7 No 1 (2026): February 2026 (In Press)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ESD (Education for Sustainable Development) is oneof the important approaches in realizing 21st century learning that isoriented towards sustainability. However, teachers at SD Labschool 2 UNESA still have limited understanding of integrating the concept of ESD into thenational curriculum. In addition, the unavailability of implementation guidelines andsystematic learning resources has resulted in suboptimal sustainability-based learning practices. Objective: This program aims to empower teachers in education management through the integration of Education for Sustainable Development (ESD) into the elementary school curriculum and the development of the ESD Connect platform as a collaborative tool to connect sustainable learning practices in schools. Methods: The method used in this study was the Project Action Plan (PAP), which was divided into three stages: (1) the preparation stage, (2) the implementation stage, and (3) the monitoring stage. Results: Based on the test results, the success rate for website creation was 100%, the participant attendance rate for the training was 86.67%, and the material delivery rate was 100%. Furthermore, based on observations, participants' ability to understand the material and fill in web content was considered good.Conclusion: These results show that the service program has been able to improve participants' ability to share and adopt best practices from other schools in sustainable education. Keywords: Teacher Empowerment; Education for Sustainable Development (ESD); National Curriculum.