Iskandar Iskandar
Mathematics Education Study Program, Faculty Of Social Sciences And Humanities, Nahdlatul Ulama Lampung University, Indonesia

Published : 16 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Exploring the Influence of Learning Styles on the Development of Critical Thinking Skills in Mathematics Endang Yuliani; Ummi Rosyidah; Irma Ayuwanti; Iskandar
Journal of Transdisiplinary Studies in Education Vol. 1 No. 1 (2025): Journal of Transdisiplinary Studies in Education
Publisher : CV. SPDFHarmony

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64268/jtse.v1i1.8

Abstract

Background: Critical thinking in mathematics is a vital skill for solving complex problems. However, students' ability to think critically in mathematics varies according to their learning styles. This study investigates how auditory, visual, and kinesthetic learning styles influence students' critical thinking abilities in mathematical contexts. Aims: The goal of this research is to explore how different learning styles affect the development of critical thinking skills in mathematics and to determine how these styles influence students' performance in tasks requiring mathematical reasoning. Methods: A descriptive qualitative research design was used. The participants were middle school students selected using purposive sampling. Data collection involved critical thinking tests, learning style surveys, and interviews. The collected data were analyzed through presentation, reduction, and conclusion drawing, with triangulation employed to ensure data reliability. Results: The results revealed that students with visual learning styles showed the highest level of mathematical critical thinking, particularly in evaluation, analysis, interpretation, and inference. Auditory learners performed reasonably well in evaluation and analysis but faced challenges with interpretation. Kinesthetic learners demonstrated potential but required further improvement in analysis and evaluation. Conclusion: The study concluded that learning styles have a significant impact on the development of mathematical critical thinking skills. Visual learners performed the best, while auditory and kinesthetic learners exhibited potential but need additional support to enhance their abilities in critical thinking tasks. The findings highlight the importance of incorporating diverse teaching strategies that cater to various learning styles.
Pengaruh Model Problem Based Learning (PBL) Berbantuan ‎Rolling Paper Questions Terhadap Kemampuan Pemecahan ‎Masalah Matematis Eli Rismawati; Iskandar Iskandar; Irma Ayuwanti
Dharma Pendidikan Vol 21 No 1 (2026): Dharma Pendidikan
Publisher : STKIP PGRI Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Matematika merupakan pembelajaran penting yang bertujuan untuk membantu peserta ‎didik memahami dan menyelesaikan berbagai permasalahan dalam kehidupan sehari-hari. ‎Namun, pada kenyataannya pembelajaran matematika masih dianggap sulit dan kurang ‎diminati oleh peserta didik sehingga kemampuan pemecahan masalah matematis peserta ‎didik tergolong rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model ‎pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbantuan Rolling Paper Questions terhadap ‎kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik. Penelitian ini menggunakan ‎metode kuantitatif dengan desain quasi experiment berupa posttest only control group ‎design. Teknik analisis data menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis ‎dengan Independent Sample t-test. Hasil analisis data menunjukkan bahwa nilai  ‎sebesar 3,218 lebih besar daripada   sebesar 1,671 dengan nilai signifikansi sebesar ‎‎0 sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan ‎bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbantuan ‎Rolling Paper Questions terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis peserta ‎didik kelas VII MTs Miftahul Ulum Seputih Surabaya.‎
Pengaruh Minat Belajar Siswa Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas VIII MTs Darul Hikam Seputih Banyak Annisa Ulfadhilah; Iskandar; Astri Setyawati
Jurnal Pendidikan Matematika Malikussaleh Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Pendidikan Matematika Malikussaleh
Publisher : LPPM UNIMAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jpmm.v6i1.25910

Abstract

Penelitian ini penting dilaksanakan karena masih banyak siswa yang memperoleh hasil belajar matematika di bawah harapan dan rendahnya minat belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh minat belajar siswa terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VIII MTs Darul Hikam Seputih Banyak. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian Ex Post Facto. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII Mts Darul Hikam Seputih Banyak dengan jumlah keseluruhan 65 siswa yang terbagi dalam 3 kelas. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 40 orang terbagi dalam 3 kelas yang diambil secara random sampling (teknik acak). Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner (angket) dan soal tes. Instrument yang digunakan adalah lembar angket dan lembar soal tes. Prosedur penelitian ini terdiri atas tiga tahapan, yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap penyelesaian. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji normalitas, uji linearitas, dan analisis regresi linear sederhana. Penelitian ini diharapkan memberikan dampak positif bagi dunia pendidikan, khususnya dalam meningkatkan kualitas pembelajaran matematika. Hasil penelitian dapat menjadi dasar bagi guru untuk mengembangkan strategi, metode, dan media pembelajaran yang lebih menarik sehingga mampu meningkatkan minat belajar siswa. Hasil penelitian mengukapkan bahwa dari analisis inferensial terdapat pengaruh yang signifikan antara minat belajar siswa terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VIII Mts Darul Hikam Seputih Banyak. Hal ini dapat dilihat dari hasil analisis uji regresi linier sederhana diperoleh  = 27,144 + 0,395X, di dapat nilai r2 sebesar 0,959 yang menandakan bahwa faktor minat belajar siswa memberikan pengaruh atau kontribusi terhadap hasil belajar matematika sebesar 95%, dari hasil uji signifikan diperoleh nilai signifikan sebesar 0,001 dimana nilai signifikan < 0,05 ( 0,001 < 0,05 ), maka H0 ditolak. Jadi dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara minat belajar siswa terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VIII Mts Darul Hikam Seputih Banyak.
Pengaruh Media Video Pembelajaran Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa di MTS Mathla’ul Anwar Dewi Ramlah; Iskandar Iskandar; Ummi Rosyidah
Indonesian Journal of Intellectual Publication Vol. 6 No. 3 (2026): Juli 2026, IJI Publication
Publisher : Perkumpulan Intelektual Madani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51577/ijipublication.v6i3.959

Abstract

Model Hybrid Microteaching Berbasis Teknologi Digital untuk Meningkatkan Kesiapan Mengajar Mahasiswa Sulis Anjarwati; Nina Ikhwati Wahidah; Iskandar
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 5 No 2: Juni (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v5i2.3253

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peningkatan kesiapan mengajar mahasiswa calon guru melalui inovasi pembelajaran microteaching yang sesuai dengan perkembangan teknologi digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model hybrid microteaching berbasis teknologi digital serta menguji tingkat validitas, kepraktisan, dan efektivitasnya dalam meningkatkan kesiapan mengajar mahasiswa. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang meliputi tahap analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Penelitian dilaksanakan di Universitas Nahdlatul Ulama Lampung dengan melibatkan 36 mahasiswa sebagai subjek penelitian. Data dikumpulkan melalui lembar validasi ahli, angket respons mahasiswa, lembar observasi keterampilan mengajar, dan tes kesiapan mengajar. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dan uji paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model yang dikembangkan memperoleh tingkat validitas sebesar 85,6% dengan kategori sangat valid, tingkat kepraktisan sebesar 85,9% dengan kategori sangat praktis, serta mampu meningkatkan kesiapan mengajar mahasiswa yang ditunjukkan oleh peningkatan nilai rata-rata dari 68,4 pada pre-test menjadi 84,7 pada post-test dengan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05). Dengan demikian, model hybrid microteaching berbasis teknologi digital dinyatakan layak, praktis, dan efektif untuk meningkatkan kesiapan mengajar mahasiswa calon guru
Students' Perceived Effectiveness of Artificial Intelligence in Online Learning: Evidence from Universitas Nahdlatul Ulama Lampung Nina Ikhwati Wahidah; Pixyoriza; Iskandar
JTP - Jurnal Teknologi Pendidikan Vol. 28 No. 2 (2026): Jurnal Teknologi Pendidikan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jtp.v28i2.66467

Abstract

The integration of Artificial Intelligence (AI) in online learning has increased significantly over the past decade; however, empirical evidence regarding its effectiveness in Indonesian higher education remains limited, particularly studies employing multidimensional inferential statistical analysis. This study aims to examine the effectiveness of AI in online learning at Universitas Nahdlatul Ulama Lampung. A quantitative survey design was employed involving 105 students selected from a population of 2,163 students. The research instrument consisted of a 40-item Likert-scale questionnaire encompassing four dimensions: AI usage, online learning participation, material comprehension, and challenges and concerns. Data were analyzed using descriptive statistics and a one-sample t-test at a significance level of 0.05. The findings indicate an overall mean score of 3.44, exceeding the scale midpoint of 3.00, with a statistically significant difference from the midpoint (t = 11.18, p < 0.001, Cohen’s d = 1.09). The highest mean score was observed for material comprehension (M = 3.55), whereas online learning participation was relatively lower (M = 3.38). These findings suggest that AI plays a substantial role in supporting online learning, particularly in enhancing material comprehension and learning flexibility, although it has not yet optimally fostered active student participation. These findings provide empirical evidence for universities in designing pedagogically appropriate AI integration strategies.