Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

The Artisanal Business Scaling pada UMKM Desa Sokaraja Tengah Melalui Pavlovian Conditioning pada Digitalisasi Pemasaran dan Efisiensi Produksi Lina Fatimah Lishobrina; Yosita Dwiani Suryaningtiyas; Ade Yanyan Ramdhani; Hindun Afni Al Haya; Destyana Chandra Priyambodo; Abyan Naufal Azzam
JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 6 No. 3 (2025)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v6i3.1867

Abstract

Pada era digitalisasi yang berkembang pesat, upaya untuk mengembangkan dan memperkuat bisnis artisanal di tingkat lokal menjadi semakin penting. Studi ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi "Artisanal Business Scaling" pada UMKM Desa Sokaraja Tengah melalui implementasi Pavlovian Conditioning dalam digitalisasi pemasaran dan efisiensi produksi. Dengan menggunakan lima kata kunci terkait, yaitu UMKM, digitalisasi, pemasaran, efisiensi produksi, dan Pavlovian Conditioning, penelitian ini mengintegrasikan teori psikologi pembelajaran dengan prinsip digital marketing dan manajemen operasional. Melalui kegiatan sosialisasi dan pelatihan digital marketing, UMKM Desa Sokaraja Tengah diberikan pemahaman dan keterampilan untuk memanfaatkan teknologi digital dalam memperluas pasar dan meningkatkan visibilitas produk. Sementara itu, implementasi efisiensi produksi melalui digitalisasi bertujuan untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas produk, sekaligus mengurangi biaya produksi. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan baru tentang potensi dan manfaat strategi "Artisanal Business Scaling" bagi UMKM di daerah pedesaan, serta kontribusi terhadap pemahaman kita tentang integrasi teknologi dalam pengembangan bisnis lokal
Pengaruh Social Proof Dan Ease Of Use Terhadap Purchase Decision Dengan E-trust Sebagai Mediasi (studi Kasus : Pengguna E-commerce Shopee) - Dalam Bentuk Buku Karya Ilmiah Cristianti , Olivia; Fatimah Lishobrina, Lina; Dwiani Suryaningtiyas, Yosita
eProceedings of Management Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi bagaimana social proof dan ease of use mempengaruhi purchase decision pada platform e-commerce Shopee, dengan e-trust sebagai faktor mediasi. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kuantitatif, dengan menggunakan metode Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) untuk analisis. Data diperoleh melalui kuesioner yang disebarkan kepada 155 pengguna aktif Shopee. Temuan menunjukkan bahwa meskipun social proof secara signifikan berdampak pada purchase decision, namun tidak secara signifikan mempengaruhi e-trust. Di sisi lain, ease of use tidak secara langsung mempengaruhi purchasedecision tetapi menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap e-trust. Lebih lanjut, e-trust memainkan peran yang signifikan dalam mempengaruhi purchase decision dan berhasil memediasi hubungan antara ease of use dan purchase decision, meskipun tidak memediasi pengaruh social proof.Kata Kunci- social proof, ease of use, purchase decision, e-trust, e-commerce, Shopee
PENERAPAN TEKNOLOGI SEDERHANA DAN DIGITAL MARKETING UNTUK HILIRISASI PRODUK PERTANIAN BAGI KELOMPOK PETANI BAWANG MERAH BREBES DALAM UPAYA PENINGKATAN KESEJAHTERAAN PETANI Ramdhani, Ade Yanyan; Lishobrina, Lina Fatimah; Negoro, Ajeng Tita; Priyambodo, Destyana Chandra; Shafira, Melvi Indana
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.39758

Abstract

Kelompok tani Sidomakmur di Desa Sidamulya, Brebes, menghadapi tantangan dalam produksi dan pemasaran bawang merah olahan. Produksi masih menggunakan peralatan sederhana, menyebabkan kualitas produk rendah dan masa simpan yang pendek. Selain itu, pemasaran yang dilakukan masih tradisional, terbatas jangkauan pasar dan belum efektif dalam branding. Tujuan pengabdian ini adalah untuk mengatasi hal ini, pengabdian dilakukan dengan memperkenalkan teknologi produksi seperti vacuum fryer dan spinner untuk meningkatkan kualitas produk dan masa simpan. Pendampingan dalam pemasaran digital juga diberikan untuk memperluas jangkauan pasar, meningkatkan kesadaran merek, dan mengefisienkan biaya pemasaran. Metode pelaksanaan pada kegiatan pengabdian masyarakat adalah dengan pendekatan Participatory Action Research (PAR). Hasil pengabdian ini menunjukkan bahwa teknologi yang diperkenalkan telah berkontribusi positif dalam meningkatkan kualitas dan daya saing produk bawang merah olahan Sidomakmur. Upaya ini diharapkan dapat mendorong peningkatan ekonomi petani, khususnya saat harga bawang merah turun, dan mendukung pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) melalui pengabdian masyarakat.
Penerapan Teknologi Tepat Dan Strategi Branding Dalam Pemberdayaan Umkm Gapit 24 Sebagai Produk Unggulan Daerah Ramdhani, Ade Yanyan; Lina Fatimah Lishobrina; Affriza Brilyan Relo Pambudi Agus Putra
Jurnal Pengabdian Masyarakat Akademisi Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Jurnal Pengabdian Masyarakat Akademisi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54099/jpma.v5i1.1679

Abstract

UMKM Gapit 24 sebagai produsen makanan tradisional khas Cirebon menghadapi kendala dalam produksi, manajemen usaha, dan pemasaran, sehingga daya saingnya masih terbatas. Proses produksi yang masih manual menyebabkan rendahnya efisiensi, kapasitas, dan konsistensi mutu produk. Di sisi lain, strategi branding digital belum optimal dalam memperluas jangkauan pasar. Melalui program pengabdian masyarakat, diterapkan pendekatan partisipatif dengan fokus pada penggunaan teknologi tepat guna berupa mesin mixer dan vacuum sealer untuk meningkatkan produktivitas serta kualitas produk. Selain itu, dilakukan strategi branding digital melalui pembuatan identitas visual, optimalisasi media sosial, dan pemanfaatan platform e-commerce. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan efisiensi produksi, standar mutu yang lebih konsisten, serta perluasan pasar melalui pemasaran digital. Program ini tidak hanya berdampak pada peningkatan kapasitas UMKM mitra, tetapi juga mendorong penguatan produk lokal sebagai salah satu unggulan daerah dengan potensi berdaya saing di tingkat nasional.
Pengaruh Live Streaming Dan Citra Merek Terhadap Keputusan Pembelian (Studi Kasus Pada Produk Skintific Di Tiktok) Oktafiyani, Lilik; Fatimah Lishobrina, Lina; Brilyan Pambudi Agus Putra, Affriza
eProceedings of Management Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh live streaming dan citra merek terhadap keputusan pembelianproduk Skintific di kalangan masyarakat Purwokerto. Latar belakang penelitian ini didasari oleh meningkatnyatren penggunaan live streaming dalam pemasaran digital serta pentingnya citra merek dalam membentuk persepsidan keputusan konsumen. Secara teoritis, penelitian ini mengacu pada konsep perilaku konsumen, komunikasipemasaran digital, dan pembentukan citra merek, sementara secara praktis, penelitian ini relevan dengan strategipemasaran modern yang semakin mengandalkan media sosial interaktif. Permasalahan yang diangkat adalahbagaimana live streaming dan citra merek mampu memengaruhi keputusan pembelian, baik secara parsial maupunsimultan. Penelitian ini penting karena memberikan gambaran aktual mengenai perilaku konsumen dalamekosistem digital serta menjadi acuan bagi pelaku bisnis dalam mengoptimalkan konten live streaming sebagaimedia promosi. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dan analisis regresi, hasil penelitian menunjukkanbahwa baik live streaming maupun citra merek berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian.Kata Kunci- Citra Merek, Live Streaming, Pemasaran Digital, Keputusan Pembelian
Peran Estetika Visual Terhadap Engagement Di Instagram Pada Keputusan Pembelian Produk Fashion Lokal Generasi Z Di Indonesia Lapiga Bangun Zebua, Arlan; Fatimah Lishobrina, Lina
eProceedings of Management Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan industri Fashion lokal di Indonesia telah menunjukkan kemajuan yang signifikan, terutama denganmemanfaatkan media sosial seperti Instagram sebagai alat promosi dan interaksi dengan konsumen. Generasi Z, yangmerupakan pengguna aktif di platform digital, menjadi sasaran utama dalam pemasaran digital tersebut. Dalam situasiini, keindahan Visual memiliki peranan yang signifikan dalam menarik minat dan membentuk pandangankonsumen. Penelitian ini bertujuan untuk menilai dampak estetika Visual pada keputusan pembelian produk Fashionlokal oleh Generasi Z di Indonesia, dengan Engagement sebagai variabel perantara. Penelitian ini menerapkan metodekuantitatif dengan mengedarkan kuesioner kepada 130 peserta, yang setelah proses pembersihan data menghasilkan100 peserta yang memenuhi syarat untuk dianalisis. Data dianalisis menggunakan IBM SPSS 22 melalui beberapapengujian, yaitu validitas, reliabilitas, normalitas, analisis jalur, dan koefisien determinasi. Temuan dari penelitian inimengindikasikan bahwa estetika Visual memiliki dampak yang signifikan terhadap Engagement (R² = 0,682),Engagement juga mempengaruhi keputusan untuk membeli (R² = 0,781), dan estetika Visual turut memberikandampak langsung terhadap keputusan pembelian (R² = 0,760). Koefisien β untuk pengaruh langsung sebesar (0,872)lebih tinggi daripada pengaruh tidak langsung melalui Engagement yang mencapai (0,730), dengan total nilaideterminasi gabungan mencapai 84,4%. Kesimpulan dari penelitian ini mengindikasikan bahwa konten Visual yangmenarik di Instagram memiliki peranan penting dalam meningkatkan Engagement serta mendorong keputusanpembelian di kalangan Generasi Z. Dengan cara demikian, estetika Visual berperan sebagai elemen penting dalampemasaran digital yang berhasil untuk Brand Fashion lokal. Penemuan ini dapat menjadi panduan dalam menyusunkonten Visual yang lebih sesuai, menarik, dan mempengaruhi tingkat konversi pembelian.Kata Kunci- Instagram, Fashion, Generasi Z, Estetika, Engagement.
Analisis Faktor Kepuasan Pengguna Gopay dalam Digital Financial Management Lina Fatimah Lishobrina; Maliana Puspa Arum; Chusnul Maulidina Hidayat; Livia Irene Widianty; Graciela Putri Wengkau
Journal of Management and Social Sciences Vol. 2 No. 1 (2023): Februari : Journal of Management and Social Sciences
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Yappi Makassar Jl. Sumba no 46, Kota Makassar, Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jimas.v2i1.219

Abstract

Perkembangan teknologi untuk digitalisasi berdampak pada sistem pembayaran, analisis untuk situasi masalah yaitu memeriksa kualitas e-wallet Go-Pay dalam berbagai aspek, urgensi kegiatan yaitu untuk mengetahui apakah Go-Pay bagus produk e-wallet, tujuannya yaitu untuk mengetahui kualitas e-wallet Gopay, Dalam penelitian ini, selain teknik metodologi, dilakukan pencarian literatur pada perpustakaan untuk memperoleh informasi. Prosedur pengumpulan data kualitatif dilakukan dengan cara mengurangi data dan menggunakan sumber data yang sudah tersedia, dan penarikan kesimpulan yang etis dan logis. Terdapat tabel hasil, pembahasan, dan dampak dari beberapa jurnal yang membahas tentang Go-Pay. Keunggulan Go-Pay inilah yang mendorong pengguna Gojek untuk menggunakannya. Ketertarikan menggunakan sistem pembayaran digital Gopay juga dipengaruhi oleh utilitas yang dirasakan dan kenyamanan penggunaan. Tingkat dalam mempermudah dan keuntungan menggunakan aplikasi Go-Pay juga mempengaruhi minat pengguna Indonesia. Dari hasil dan pembahasan jurnal tersebut, disimpulkan bahwa GOPAY memiliki brand image dan kualitas aplikasi yang baik sehingga mempengaruhi kepuasan dan niat untuk terus menggunakan aplikasi tersebut. Faktor-faktor yang dipertimbangkan konsumen saat menggunakan dompet Go-paye sangat penting dalam menentukan kepuasan pelanggan.
Digitizing Strategy for MSMEs in Banyumas with a Web-Based Pavlovian Conditioning Approach Lina Fatimah Lishobrina; Putra Rakhmadani, Diovianto; Puspa Arum, Maliana; Yanyan Ramdhani, Ade
MATRIK: JURNAL MANAJEMEN, STRATEGI BISNIS, DAN KEWIRAUSAHAAN Vol. 20 No. 1 (2026)
Publisher : Faculty of Economics and Business Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MATRIK:JMBK.2026.v20.i01.p05

Abstract

This study examines MSME digitalization through a Web-Based Pavlovian Conditioning approach in Cikakak Village by integrating the Technology–Organization–Environment (TOE) and Diffusion of Innovation (DOI) frameworks. The environmental context includes environmental uncertainty and government support, the organizational context focuses on CEO innovativeness, and the technological context emphasizes IT infrastructure. Innovation attributes analyzed under the DOI model include Relative Advantage, Compatibility, Complexity, Trialability, and Observability. Using a quantitative approach, data were collected through questionnaires and analyzed using Structural Equation Modeling (SEM) with LISREL software. The results show that Relative Advantage, Compatibility, Trialability, Government Support, and Environmental Uncertainty significantly influence website-based digital adoption among MSMEs. These findings indicate that MSME actors prioritize perceived benefits, alignment with existing business processes, and opportunities for experimentation when adopting digital technologies. In contrast, CEO innovativeness, IT infrastructure, complexity, and observability do not significantly affect adoption, suggesting that external support and environmental conditions play a stronger role in early-stage digital ecosystems. Theoretically, this study contributes by integrating TOE and DOI models to provide a more contextual explanation of MSME digital adoption in rural areas, emphasizing the dominant influence of environmental factors over organizational readiness in developing regions.