Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Kajian Potensi Desa Suak Raya Kecamatan Johan Pahlawan Kabupaten Aceh Barat Naziratil Husna; Yusdiana; T.M Nur; Naya Desparita
Jurnal Sains Pertanian Vol. 9 No. 2: June, 2025
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Almuslim Bireuen Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51179/jsp.v9i2.3344

Abstract

Kajian ini bertujuan untuk mengeksplorasi potensi Desa Suak Raya yang terletak di Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat. Desa ini memiliki berbagai sumber daya alam dan budaya yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi kepustakaan. Hasil kajian menunjukkan bahwa potensi utama desa meliputi sektor pertanian dan perkebunan. Namun, tantangan seperti kurangnya infrastruktur, akses terhadap pasar, dan pengelolaan sumber daya yang belum optimal menghambat pengembangan potensi tersebut. Oleh karena itu, diperlukan strategi pengembangan yang melibatkan partisipasi masyarakat dan pemangku kepentingan untuk memaksimalkan pemanfaatan sumber daya desa. Dengan pengelolaan yang baik, diharapkan Desa Suak Raya dapat mencapai kemandirian ekonomi dan berkontribusi pada pembangunan daerah secara keseluruhan. Kata Kunci : Potensi Desa, Pertanian, Pengembangan, Aceh, Aceh Barat
IMPROVING FARMER FINANCIAL MANAGEMENT AND EMPOWERMENT TO BECOME INDEPENDENT FARMERS FOR POVERTY ERADICATION IN GAMPONG MEUNASAH KRUENG VILLAGE, PEUDADA DISTRICT, BIREUEN REGENCY Sri Yanna; Naziratil Husna; Mirza; Mai Simahatie; Sarah Nadia; Selpi Tiara
International Review of Practical Innovation, Technology and Green Energy (IRPITAGE) Vol. 5 No. 3 (2025): November 2025 - February 2026
Publisher : RADJA PUBLIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.19447326

Abstract

This community service program aims to empower Farmer Groups in Meunasah Krueng Village, Peudada District, Bireuen Regency, through training and assistance in increasing agricultural productivity and strengthening farmers' financial management. The main problems faced by partners are low rice production, weak managerial skills, and dependence on middlemen. The implementation method includes socialization, training (technical guidance), application of appropriate technology, mentoring, and evaluation. The results of the activity showed an increase in rice productivity from 3.5 tons to 6.8 tons per hectare, an increase in financial recording capabilities, and the independence of farmers in business planning. This program supports the achievement of SDGs number 1 (No Poverty), 2 (No Hunger), 8 (Decent Work and Economic Growth), and 12 (Responsible Consumption and Production).
Penentuan Inovasi Produk Olahan Jagung Manis Untuk Pengembangan Agroindustri Di Kabupaten Bireuen Nur Halimatuz Zuhra; Naziratil Husna
Jurnal Teknologi Pengolahan Pertanian Vol 8, No 1 (2026): Jurnal Teknologi Pengolahan Pertanian
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jtpp.v8i1.15546

Abstract

Kabupaten Bireuen memiliki potensi besar untuk pengembangan jagung manis guna meningkatkan ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat; namun, keterbatasan pengolahan pascapanen tetap menjadi kendala utama. Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi produk jagung manis olahan yang paling cocok untuk pengembangan lokal di Bireuen. Enam ahli dari tiga bidang terkait terlibat dalam menentukan jenis dan kategori produk agroindustri. Data dianalisis menggunakan Analytical Hierarchy Process (AHP) yang didukung oleh Excel Solver, berdasarkan tiga kriteria utama: ketersediaan teknologi, kemudahan penggunaan teknologi, dan kesesuaian pengguna. Hasil menunjukkan bahwa kemudahan penggunaan teknologi adalah kriteria yang paling berpengaruh (0,68), diikuti oleh kesesuaian pengguna (0,23) dan ketersediaan teknologi (0,09), dengan Rasio Konsistensi (CR) sebesar 0,03. Di antara alternatif yang dievaluasi, yaitu jagung manis beku pipil, jagung manis bongkol beku, jagung manis kalengan, dan jagung manis beku tongkol, jagung manis beku tongkol mencapai nilai prioritas tertinggi (0,675). Temuan ini menyoroti pentingnya memilih produk agroindustri yang didukung oleh teknologi sederhana dan mudah diterapkan untuk mendorong pengembangan industri lokal, ketahanan pangan, dan pertumbuhan ekonomi regional. Studi ini berkontribusi pada pengembangan metode pemilihan inovasi agroindustri berbasis masyarakat dengan mengintegrasikan penilaian ahli dengan kondisi kesiapan teknologi lokal dan pengguna, khususnya untuk wilayah nonindustri.
Dampak Pemberian Beberapa Jenis Mikoriza terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Cabai Rawit (Capsicum frutescens L.) Anggie Febrisia Putri; Mizan Maulana; Naziratil Husna
Science Tech: Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 12 No 2 (2026): August
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/st.vol12.no2.a22382

Abstract

This study aimed to determine the effect of different types of Arbuscular Mycorrhizal Fungi (AMF) on the growth and yield of bird's eye chili (Capsicum frutescens L.). Chili productivity is often constrained by the low availability of phosphorus (P), highlighting the need for biofertilizers that enhance nutrient uptake efficiency. The study was conducted from April to July 2025 at the Suka Tani Sejahtera Coffee Plantation Business Research Center, Bireuen, Aceh. A non-factorial Randomized Complete Block Design (RCBD) was employed with four treatments and three replications, consisting of a control, Glomus sp., Acaulospora sp., and a combination of Glomus sp. + Acaulospora sp. The observed parameters included plant height, number of leaves, number of fruits, fruit weight, fresh shoot biomass, fresh root biomass, root length, and percentage of AMF root colonization. The results showed that AMF application produced different responses among the observed parameters. AMF application had no significant effect on plant height, number of leaves, or fresh shoot biomass, but significantly affected fruit weight, fresh root biomass, and root length. The Glomus sp. treatment produced the highest fresh root biomass (45 g), whereas Acaulospora sp. resulted in the highest number of fruits (350 fruits) and fruit weight (238.67 g). The combined AMF treatment produced the highest fresh shoot biomass (160.67 g), although it did not exhibit a better synergistic effect than the single-species treatments. The highest root colonization reached 48–50% at an application rate of 15 g per plant. In conclusion, Glomus sp. was more effective in promoting root system development, whereas Acaulospora sp. was more effective in improving the generative yield of bird's eye chili.