Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search
Journal : Journal of Infrastructure and Civil Engineering

Studi Peluang Pengendara Sepeda Motor dalam Penggunaan Helm di Kabupaten Kuantan Singingi Yosi Alwinda; Mardani Sebayang; Benny Hamdi Rhoma Putra; Jennyfer Sudastin
Journal of Infrastructure and Civil Engineering Vol. 2 No. 01 (2022)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (973.961 KB) | DOI: 10.35583/jice.v2i01.11

Abstract

Helm merupakan hal yang sangat penting dipergunakan dalam berkendaraan sepeda motor. Penggunaan helm akan mengurangi tingkat kefatalan akibat kecelakaan dalam berkendara, karena fungsi helm melindungi kepala dari benturan saat terjadinya kecelakaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peluang pengendara sepeda motor dalam penggunaan helm di Kabupaten Kuantan Singingi. Metode yang dipergunakan pada penelitian ini adalah metode analisis deskriptif dan analisis regresi logistik. Pengambilan data dilakukan dengan pengamatan (survei) langsung dan melakukan wawancara kuesioner kepada sampel pengguna sepeda motor di ruas Jalan Nasional di Kabupaten Kuantan Singingi (Jalan Perintis Kemerdekaan, Jalan Ahmad Yani, Jalan Diponegoro, Jalan Tuanku Tambusai dan Jalan Proklamasi). Dari hasil penelitian ini, diperoleh peluang penggunaan helm di Kabupaten Kuantan Singing. Berdasarkan karakteristik dan peluang pengendara sepeda motor dari 14 variabel didapatkan yang memiliki hubungan dengan penggunaan helm terdiri dari 7 variabel. Variabel-variabel tersebut adalah: usia (umur), pendidikan, jumlah penumpang, gambaran kepatuhan, menggunakan helm, tali pengikat helm serta cedera kepala. Dari analisis diperoleh pengendara sepeda motor yang lewat di Jalan Nasional yang masuk ke daerah perkotaan di Kabupaten Kuantan Singingi termasuk kategori taat dalam aturan menggunakan helm saat berkendaraan di jalan raya.
Studi Kenyamanan Pejalan Kaki di Trotoar pada Kawasan Jalan Jendral Ahmad Yani Kota Pekanbaru Provinsi Riau Andre Kurniawan; Yosi Alwinda; Benny Hamdi Rhoma Putra
Journal of Infrastructure and Civil Engineering Vol. 2 No. 01 (2022)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1474.247 KB) | DOI: 10.35583/jice.v2i01.14

Abstract

Trotoar merupakan jalur khusus yang disediakan untuk pejalan kaki. Persoalan yang sering ditemui pada kawasan perkotaan yakni penyalahgunaan fungsi trotoar khususnya di trotoar pada kawasan jalan Jendral Ahmad Yani Kota Pekanbaru. Berdasarkan permasalahan tersebut peneliti perlu melakukan evaluasi dimensi trotoar dan tingkat pelayanan trotoar jalan Jendral Ahmad Yani Kota Pekanbaru, untuk standar perencanaan mengacu kepada Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor : 02/SE/M/2018 tentang Perencanaan Teknis Fasilitas Pejalan Kaki. Selain itu peneliti melakukan studi persepsi pejalan kaki melalui survei kuisioner untuk memperoleh tingkat kenyamanan pejalan kaki di trotoar pada kawasan jalan Jendral Ahmad Yani Kota Pekanbaru dengan metode analisis deskriptif persentase. Penelitian dilakukan dengan membagi ruas trotoar pada kawasan jalan Jendral Ahmad Yani Kota Pekanbaru menjadi empat segmen penelitian. Pembagian segmen dilakukan untuk memudahkan peneliti dalam melakukan pengamatan lokasi penelitian. Berdasarkan survei pengamatan langsung di lapangan diperoleh bahwa dimensi trotoar pada kawasan jalan Jendral Ahmad Yani Kota Pekanbaru sudah memenuhi standar perencanaan dan tingkat pelayanan trotoar atau level of service (LOS) di kawasan tersebut termasuk kriteria A sehingga tingkat pelayanan trotoar tergolong baik. Berdasarkan hasil survei kuisioner studi persepsi pejalan kaki diperoleh persentase tingkat kenyamanan pejalan kaki di segmen 1 sebesar 66,8 % termasuk kategori cukup nyaman, persentase tingkat kenyamanan pejalan kaki di segmen 2 sebesar 56,92 % termasuk kategori cukup nyaman, persentase tingkat kenyamanan pejalan kaki di segmen 3 sebesar 57,1 % termasuk kategori cukup nyaman, dan persepsi pejalan kaki di segmen 4 sebesar 75,8 % termasuk kategori nyaman. Persepsi pejalan kaki pejalan kaki hanya nyaman pada segmen 4 dan tiga segmen lainnya pejalan kaki termasuk kategori cukup nyaman. Berdasarkan persepsi pejalan kaki tersebut sehingga diperlukan peningkatan kualitas trotoar dan perawatan kondisi trotoar karena masih terdapat gangguan kenyamanan pejalan kaki akibat kondisi dan fasilitas trotoar yang rusak serta gangguan akibat pedagang kaki lima dan parkir liat di trotoar pada kawasan jalan Jendral Ahmad Yani Kota Pekanbaru.
Penetapan Rute dan Jumlah Unit Angkutan Kota Pada Kawasan Aglomerasi Kota Samarinda Kabupaten Kutai Kartanegara Prakasa, Rizqy Ridho; Audah, Safridatul; Putra, Benny Hamdi Rhoma; Adiman, Edi Yusuf; Ersyi Darfia, Novreta
Journal of Infrastructure and Civil Engineering Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/jice.v4i3.62

Abstract

Kota Samarinda merupakan salah satu rencana kota penyangga kawasan lbu Kota Negara (IKN) yang berlokasi di Kutai Kartanegara dan Penajam Paser Utara. Nantinya terbentuk kawasan aglomerasi perkotaan baru yang merupakan perkembangan dari lbu Kota Samarinda (Urban Sprawl). Pada kawasan aglomerasi ini belum direncanakan angkutan kota yang menghubungkan antar zona pada kawasan aglomerasi. Maksud dari penelitian ini untuk mengetahui pemodelan transportasi yang ideal terhadap kawasan aglomerasi. Pada tahap analisis ini, ada beberapa metode yang dilakukan yaitu penentuan zonasi, metode trip generation, metode trip distribution, dan metode trip assignment. Hasil yang didapatkan pada penelitian yaitu terbentuknya pemodelan transportasi pada kawasan aglomerasi berupa rute yang terkoneksi antar zona pada kawasan aglomerasi, dimana penentuan titik akhir rute angkutan kota terletak di Terminal Sungai Kunjang. Hal ini sebagai pendukung pengembangan penggunaan Terminal Sungai Kunjang, dimana terminal ini merupakan Type B yang ada di Kota Samarinda. Jumlah angkutan perkotaan yang beroperasi 8-10 unit dengan kapasitas bus sedang untuk 33 penumpang.
Studi Kenyamanan Pejalan Kaki di Trotoar pada Kawasan Jalan Jendral Ahmad Yani Kota Pekanbaru Provinsi Riau Kurniawan, Andre; Alwinda, Yosi; Hamdi Rhoma Putra, Benny
Journal of Infrastructure and Civil Engineering Vol. 2 No. 01 (2022)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/jice.v2i01.14

Abstract

Trotoar merupakan jalur khusus yang disediakan untuk pejalan kaki. Persoalan yang sering ditemui pada kawasan perkotaan yakni penyalahgunaan fungsi trotoar khususnya di trotoar pada kawasan jalan Jendral Ahmad Yani Kota Pekanbaru. Berdasarkan permasalahan tersebut peneliti perlu melakukan evaluasi dimensi trotoar dan tingkat pelayanan trotoar jalan Jendral Ahmad Yani Kota Pekanbaru, untuk standar perencanaan mengacu kepada Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor : 02/SE/M/2018 tentang Perencanaan Teknis Fasilitas Pejalan Kaki. Selain itu peneliti melakukan studi persepsi pejalan kaki melalui survei kuisioner untuk memperoleh tingkat kenyamanan pejalan kaki di trotoar pada kawasan jalan Jendral Ahmad Yani Kota Pekanbaru dengan metode analisis deskriptif persentase. Penelitian dilakukan dengan membagi ruas trotoar pada kawasan jalan Jendral Ahmad Yani Kota Pekanbaru menjadi empat segmen penelitian. Pembagian segmen dilakukan untuk memudahkan peneliti dalam melakukan pengamatan lokasi penelitian. Berdasarkan survei pengamatan langsung di lapangan diperoleh bahwa dimensi trotoar pada kawasan jalan Jendral Ahmad Yani Kota Pekanbaru sudah memenuhi standar perencanaan dan tingkat pelayanan trotoar atau level of service (LOS) di kawasan tersebut termasuk kriteria A sehingga tingkat pelayanan trotoar tergolong baik. Berdasarkan hasil survei kuisioner studi persepsi pejalan kaki diperoleh persentase tingkat kenyamanan pejalan kaki di segmen 1 sebesar 66,8 % termasuk kategori cukup nyaman, persentase tingkat kenyamanan pejalan kaki di segmen 2 sebesar 56,92 % termasuk kategori cukup nyaman, persentase tingkat kenyamanan pejalan kaki di segmen 3 sebesar 57,1 % termasuk kategori cukup nyaman, dan persepsi pejalan kaki di segmen 4 sebesar 75,8 % termasuk kategori nyaman. Persepsi pejalan kaki pejalan kaki hanya nyaman pada segmen 4 dan tiga segmen lainnya pejalan kaki termasuk kategori cukup nyaman. Berdasarkan persepsi pejalan kaki tersebut sehingga diperlukan peningkatan kualitas trotoar dan perawatan kondisi trotoar karena masih terdapat gangguan kenyamanan pejalan kaki akibat kondisi dan fasilitas trotoar yang rusak serta gangguan akibat pedagang kaki lima dan parkir liat di trotoar pada kawasan jalan Jendral Ahmad Yani Kota Pekanbaru.
Studi Peluang Pengendara Sepeda Motor dalam Penggunaan Helm di Kabupaten Kuantan Singingi Alwinda, Yosi; Sebayang, Mardani; Hamdi Rhoma Putra, Benny; Sudastin, Jennyfer
Journal of Infrastructure and Civil Engineering Vol. 2 No. 01 (2022)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/jice.v2i01.11

Abstract

Helm merupakan hal yang sangat penting dipergunakan dalam berkendaraan sepeda motor. Penggunaan helm akan mengurangi tingkat kefatalan akibat kecelakaan dalam berkendara, karena fungsi helm melindungi kepala dari benturan saat terjadinya kecelakaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peluang pengendara sepeda motor dalam penggunaan helm di Kabupaten Kuantan Singingi. Metode yang dipergunakan pada penelitian ini adalah metode analisis deskriptif dan analisis regresi logistik. Pengambilan data dilakukan dengan pengamatan (survei) langsung dan melakukan wawancara kuesioner kepada sampel pengguna sepeda motor di ruas Jalan Nasional di Kabupaten Kuantan Singingi (Jalan Perintis Kemerdekaan, Jalan Ahmad Yani, Jalan Diponegoro, Jalan Tuanku Tambusai dan Jalan Proklamasi). Dari hasil penelitian ini, diperoleh peluang penggunaan helm di Kabupaten Kuantan Singing. Berdasarkan karakteristik dan peluang pengendara sepeda motor dari 14 variabel didapatkan yang memiliki hubungan dengan penggunaan helm terdiri dari 7 variabel. Variabel-variabel tersebut adalah: usia (umur), pendidikan, jumlah penumpang, gambaran kepatuhan, menggunakan helm, tali pengikat helm serta cedera kepala. Dari analisis diperoleh pengendara sepeda motor yang lewat di Jalan Nasional yang masuk ke daerah perkotaan di Kabupaten Kuantan Singingi termasuk kategori taat dalam aturan menggunakan helm saat berkendaraan di jalan raya.
Penetapan Rute dan Jumlah Unit Angkutan Kota Pada Kawasan Aglomerasi Kota Samarinda Kabupaten Kutai Kartanegara Prakasa, Rizqy Ridho; Audah, Safridatul; Putra, Benny Hamdi Rhoma; Adiman, Edi Yusuf; Ersyi Darfia, Novreta
Journal of Infrastructure and Civil Engineering Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/jice.v4i3.62

Abstract

Kota Samarinda merupakan salah satu rencana kota penyangga kawasan lbu Kota Negara (IKN) yang berlokasi di Kutai Kartanegara dan Penajam Paser Utara. Nantinya terbentuk kawasan aglomerasi perkotaan baru yang merupakan perkembangan dari lbu Kota Samarinda (Urban Sprawl). Pada kawasan aglomerasi ini belum direncanakan angkutan kota yang menghubungkan antar zona pada kawasan aglomerasi. Maksud dari penelitian ini untuk mengetahui pemodelan transportasi yang ideal terhadap kawasan aglomerasi. Pada tahap analisis ini, ada beberapa metode yang dilakukan yaitu penentuan zonasi, metode trip generation, metode trip distribution, dan metode trip assignment. Hasil yang didapatkan pada penelitian yaitu terbentuknya pemodelan transportasi pada kawasan aglomerasi berupa rute yang terkoneksi antar zona pada kawasan aglomerasi, dimana penentuan titik akhir rute angkutan kota terletak di Terminal Sungai Kunjang. Hal ini sebagai pendukung pengembangan penggunaan Terminal Sungai Kunjang, dimana terminal ini merupakan Type B yang ada di Kota Samarinda. Jumlah angkutan perkotaan yang beroperasi 8-10 unit dengan kapasitas bus sedang untuk 33 penumpang.
Analisis Tingkat Kerusakan Jalan di Lingkungan Kampus Universitas Riau Menggunakan Surface Distress Index (SDI) Lyona, Vinka; Putra, Benny Hamdi Rhoma; Monica MG., Intan; Prakasa, Rizqy Ridho
Journal of Infrastructure and Civil Engineering Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/jice.v5i2.128

Abstract

Permasalahan kerusakan perkerasan jalan di lingkungan kampus dapat mengganggu mobilitas dan kenyamanan pengguna jalan yang dapat mengganggu kelancaran aktivitas akademika. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat kerusakan jalan di Kampus Universitas Riau dengan menggunakan metode Surface Distress Index (SDI) sebagai pendekatan visual fungsional. Pengumpulan data dilakukan melalui survei langsung pada ruas jalan sepanjang 630 meter yang dibagi menjadi 63 segmen, masing-masing sepanjang 10 meter. Setiap segmen diamati berdasarkan jenis kerusakan seperti retakan, lubang, penurunan, dan deformasi permukaan lainnya, kemudian dianalisis menggunakan formula SDI untuk menentukan klasifikasi kondisi jalan. Hasil analisis menunjukkan bahwa 80,95% segmen berada dalam kondisi baik, 15,87% dalam kondisi sedang, dan 3,17% tergolong rusak ringan. Jenis kerusakan dominan adalah lubang (potholes) dan retakan (cracking), yang menjadi indikasi awal penurunan kualitas perkerasan. Tidak ditemukan segmen dalam kondisi rusak berat. Berdasarkan klasifikasi SDI, sebagian besar ruas jalan masih layak digunakan namun tetap membutuhkan pemeliharaan rutin dan berkala. Temuan ini menegaskan bahwa metode SDI dapat digunakan sebagai alat penilaian kondisi jalan yang andal untuk mendukung perencanaan pemeliharaan secara tepat guna. Hasil evaluasi memberikan kontribusi dalam pengambilan keputusan teknis terkait pengelolaan infrastruktur jalan pada kawasan fungsional berskala lokal.